Wujudkan Pelayanan Prima: Abang – None Siap Melayani Dengan Sepenuh Hati

LAPSUSTIKNEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta, terus bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para pengunjung.

Hal tersebut diwujudkan dari komitmen yang di implementasikan dengan menetapkan beberapa petugas Lapas Narkotika Jakarta, guna mengemban tugas sebagai Duta Pelayanan, yang dimana fungsi dan tugasnya menjadi ikon positif dalam memberi kemudahan akses dalam hal pelayanan terhadap pengunjung, termasuk bagi kelompok difabel dan lansia.

“Selain mindset SDM, yang terus digenjot sebagai bentuk implementasi dari penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan prima nan gratis, ini juga merupakan bukti tekad petugas Lapas Narkotika Jakarta dalam mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta, Oga Gioffanni, Kamis (20/2).

Menurut Oga, selain infrastruktur serta inovasi dari beberapa spot layanan juga terus dikembangkan dengan mengedapankan konsep Hak Asasi Manusia.

“Ada beberapa titik pelayanan, yang kita sempurnakan guna mengakomodir pengunjung difabel yang berniat mengunjungi sanak keluarga atau kerabat yang sedang menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Jakarta ini,” ungkap Oga.

Selain itu, ketersediaan petugas siaga dalam pelayanan yang diberikan pada proses kunjungan terus dioptimalkan. Kesiapan petugas dimaksudkan untuk turut mendukung pelayanan prima yang sekaligus mendorong revitalisasi Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis HAM.

“Dukungan pelayanan tersebut diwujudkan dengan pembentukan Duta Layanan yang dipadukan dengan busana khas betawi untuk menghadirkan nuansa budaya betawi“ ujarnya.

Dukungan layanan kunjungan yang diberikan oleh Duta Layanan berlaku sejak tanggal Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Pada Bulan Januari 2019 lalu, dan seterusnya dihari-hari pelayanan.

“Atribut identitas Duta Layanan pun menjadi simbol yang harus digunakan dalam pelaksanaan tugasnya. Atribut yang digunakan bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali identitas fasilitator pelayanan Lapas Klas IIA Narkotika Jakarta,” tuturnya.

Heriyanto Syafrie selaku Koordinator Tim Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan, juga menjelaskan bahwa, peran duta layanan dalam pelayanan kunjungan warga binaan bukan hanya sekedar memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait ketentuan layanan kunjungan, akan tetapi juga memberikan perhatian khusus dalam membantu kelancaran kunjungan untuk kelompok rentan. Kelompok rentan yang dimaksud antara lain Pengunjung lansia, Anak, Ibu Hamil, dan Disabilitas.

“Semua proses kunjungan dari proses registrasi kunjungan, pemeriksaan barang dan badan, bantuan penggunaan alat kelompok rentan menuju ruang kunjungan, pelaksanaan kunjungan hingga berakhirnya kunjungan dibantu oleh duta layanan yang telah ditunjuk,” jelasnya.

Duta layanan juga memilki peran untuk melayani masyarakat ataupun stakeholder lain yang membutuhkan informasi terkait informasi masa pidana dan pengurusan PB, CB, CMB, Remisi warga binaan.

Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta mencoba mewawancarai salah satu pengunjung pengguna Layanan. Pengunjung tersebut bernama Rina turut memberikan komentarnya terkait hadirnya Duta Layanan.

“Sekarang pelayanan disini (Lapas Narkotika Jakarta) sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya, saya merasa puas, tidak kebingungan lagi, dilayani dengan ramah karena kan petugasnya juga muda-muda dan ganteng-ganteng” Ucap Rina

Rina berharap Lapas Narkotika Jakarta terus meningkatkan Kualitas Pelayanan, sehingga semua pengguna layanan dapat merasakan kepuasan dalam pelayanan.

Kontributor : Ayep Saepuloh