Tim Verifikasi Kanwil DKI Jakarta, Nilai Pelayanan Publik Berbasi HAM Di Lapas Narkotika Jakarta

Lapas Narkotika Jakarta menerima kunjungan dari Tim Penilai Verifikasi Kriteria Pelayanan Publik Berbasis HAM dari Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Sutirah, Rabu (8/7) dan disambut hangat oleh Jajaran Pejabat Struktural Lapas Narkotika Jakarta.

Dalam kunjungannya, Tim Penilai Pelayanan Publik berbasis HAM melakukan monitoring dan evaluasi tentang ketersediaan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (YANKOMAS) dan melakukan penilaian terhadap Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik berbasis HAM baik itu kepada pengunjung dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mulai dari Pendukung Layanan Kunjungan, Layanan Pendidikan, Layanan Ibadah, Layanan Kesehatan, Hunian WBP Lansia dan Disabilitas, Layanan Pembinaan, Layanan Rekreasi dan Olahraga serta Layanan Makan dan Minum bagi WBP.

Dalam kesempatan terpisah, Oga G. Darmawan menjelaskan kepada Tim Humas “Lapas Narkotika Jakarta tersedia Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (YANKOMAS) baik itu untuk pengunjung maupun Warga Binaan.”

“Sarana dan Prasarana pendukung Pelayanan Publik Berbasis HAM sudah tersedia untuk pengunjung dan warga binaan serta tersedia khusus kamar lansia dan disabilitas untuk warga binaan.”

Tim Penilai juga Menyempatkan Berkunjung Ke Area Beranggang  untuk Mengecek Kegiatan Asimilasi yang di Laksanakan Oleh Balai Latihan Kerja(BLK) di Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan Pembinaan Warga Binaan Asimilasi yang dilaksanakan di Beranggang Lapas Narkotika Jakarta diantaranya adalah Pembudidayaan Ikan Air Tawar, Penanaman Tanaman Sayur-Sayuran, dan Perternakan Ayam/Bebek.

Pada akhir Kegiatan, Sutirah  selaku Ketua Tim Penilai Menyampaikan Kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta “Saya Mengapresiasi Pelayanan  dan Pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Jakarta , saya Berharap kedepannya Lapas Narkotika Jakarta dapat Lebih meningkatkan lagi Pelayanannya kepada Masyarakat dan Pembinaannya kepada Warga Binaan”.

 

 

Kontributor: Fahrurozi | Dokumentasi: Gipsta