Tes Urine dilaksankan di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Menindak lanjuti arahan Dikertur Jendral Pemasyarakatan yang di sampaikan langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan  Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta tentang upaya pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di jajaran Pemasyarakatan seluruh Indonesia. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, melaksanakan tes urine terhadap 100 orang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang ada di lingkungan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, yang di ikuti Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta  (Kalapas), seluruh Pejabat Struktural, serta jajaran staf dan regu pengamanan. Pemeriksaan urine ini dilakukan setelah pelaksanaan Bakti Sosial di Lingkungan Kelurahan CipinangBesar Utara bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta. Jumat (11/10).

Alat tes urine yang di gunakan memiliki 8 parameter yang langsung di distribusikan oleh kantor Wilayah Kemnkumham DKI Jakarta. Urine dapat dinilai berdasarkan penampilan fisiknya (warna, kejernihan, bau), pH (tingkat asam dan basa), adanya glukosa (gula), protein, nitrit, sel darah putih dan merah, bilirubin, kristal, bakteri dalam urine, dan lain-lain. Sementara Kegiatan tes urine yang  dilaksanakan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta merupakan kegiatan yang rutin dilakukan secara berkala dengan melibatkan Dokter dan Perawat yang bertugas di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

“Tes urine ini merupakan bentuk kepedulian Lembaga Pemasyarakatan  terhadap Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ), serta bentuk kontrol pimpinan terhadap jajaran yang ada di lingkungan Lapas ”, tutur kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta, Eddy Junaedi.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta dan Perwakilan dari BNNK Jakarta Timur turut memantau jalannya kegiatan tersebut. Perwakilan dari BNNK Jakarta Timur, Ni Nyoman Rusmiati mengatakan, tes urin dilaksanakan sebagai upaya pencegahan, berdasarkan intruksi presiden No.6 Tahun 2018, bahwa semua instansi harus melakukan pencegahan narkoba.

Sementara dari 100 pegawaiPemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta yang mengikuti tes urine di peroleh hasil keseluruhan Negatif.

Kontributor :  Ibnu dan Heri