Tingkatkan Sinergi Lapas Narkotika Jakarta dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat.

Jakarta, LapsustikNews- Untuk meningkatkan sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Lapas Narkotika Jakarta, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Aris Setiyawan melakukan Audensi ke Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. (Kamis,15/4).

Kedatangan Ka KPLP disambut hangat oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Panji Yoga dan Kanit 2 AkP Yoga.

Tujuan dalam Audensi kali ini membahas seputar Kerjasama dalam rangka Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba.
Selain itu guna menyukseskan program Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar), Ka KPLP melakukan diskusi bersama Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakpus Panji Yoga tentang Upaya Pemberantasan peredaran narkoba.

Aris Setiyawan menuturkan “Terimakasih kepada pihak Polres Metro Jakarta Pusat yang telah menerima kunjungan kami (Lapas Narkotika Jakarta), Kami siap bersinergi dengan Polres Metro Jakarta pusat dalam rangka Program pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”.

Kontributor : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta

Kalapas beserta Tim Pokja mengikuti Penguatan ZI WBK WBBM oleh Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti penguatan dan pembinaan satuan kerja (satker) menuju Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta secara daring melalui Zoom Meetings. Kamis (18/03).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Bambang Wijanarko didampingi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) beserta seluruh tim Pokja ZI WBK di Aula Lapas Narkotika Jakarta.

Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun membuka kegiatan dan menyampaikan arahan agar seluruh Satker di lingkungan Kemenkumham DKI Jakarta wajib melaksanakan pembangunan ZI WBK dan WBBM.

“Ada tahapan antara WBK dan WBBM, seluruh satker wajib melakukan inovasi, perubahan-perubahan dimana pelayanan harus inovatif, transparan, waktu pelayanan harus jelas, kemudian seluruh jajaran harus memahami dulu mengenai Reformasi Birokrasi”.

“Keharusan melaksanakan reformasi birokrasi adalah untuk mewujudkan cita-cita reformasi yaitu memberantas KKN dengan mewujudkan zona integritas”, terang Kakanwil.

Sementara itu, Bambang Wijanarko selaku Kalapas menyampaikan terimakasih kepada seluruh Tim Pokja ZI WBK yang hadir mengikuti jalannya kegiatan. “Kita optimis dengan adanya arahan penguatan dan pembinaan ZI WBK ini, Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK di tahun 2021”.

“Diharapakan kepada Tim Pokja masing-masing sudah mulai melakukan upload data dukung WBK sesuai dengan LKE (Lembar Kerja Evaluasi) WBK.” Tutup Kalapas.

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

Lapas Narkotika Jakarta Gelar Rapat Pembentukan Tim Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM

LapsustikNews– Bertempat di Gazebo Lapangan Tembak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta melaksanakan rapat pembentukan tim pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (05/03).

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh para pejabat struktural. Adapun agenda rapat yakni membahas pembentukan anggota tim pembangunan ZI menuju WBK/WBBM, persiapan melakukan assesment anggota tim WBK dan pembentukan tim manajemen resiko Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP) yang akan dilakukan seleksi oleh pejabat yang berwenang atau ditunjuk berdasarkan kemampuan dan kompetensi.

Dalam arahannya, Bambang Wijanarko selaku Kalapas menyampaikan “Tahun 2021, Lapas Narkotika Jakarta berkomitmen untuk menjadi UPT yang memperoleh predikat WBK dari Kemenpan RB sehingga dibutuhkan keterlibatan dan komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai Lapas Narkotika Jakarta.”

“Seluruh jajaran saya harapkan selalu bersinergi dan berkoordinasi serta memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM di Lapas Narkotika Jakarta.” lanjut Bambang.

“Kita harus optimis kerahkan seluruh tenaga bahwa kita yakin tahun 2021 Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK.” tutup Bambang.

Kontributor : Tim Humas Lapsustik – G.D.P

Tim Penilai Nasional Kunjungi Pusat Layanan Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews, Lapas Narkotika Jakarta pada hari Kamis (26/11) menerima kunjungan Tim Penilai Nasional TPN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka proses penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Tim disambut langsung oleh Kalapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan, didampingi oleh pejabat struktural. Tim terjun langsung melihat sarana prasarana dan fasilitas penunjang pelayanan publik di Pusat Pelayanan Terpadu Lapas Narkotika Jakarta.Kalapas  Narkotika Jakarta, turut menjelaskan kepada Tim Penilai terkait area-area pelayanan publik dan 8 Inovasi Unggulan berbasis IT, yang telah diciptakan untuk kemudahan pelayanan  dan memangkas praktek pungli, korupsi dan gratifikasi.

Ditengah pandemic covid 19, Lapas Narkotika Jakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik yang mudah, praktis dan gratis, sehingga tidak menjadi alasan pelayanan public menjadi terhambat. Karena saat ini seluruh pelayanan sudah berbasi IT, seperti Layanan Informasi sudah bisa diakses melalui nomor whatsapp dan social media, Layanan Kunjungan dialihkan menjadi Layanan Video Call, dan Layanan Pengaduan sudah bisa diakses melalui nomor whatsapp dan social media.

Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan “Saya berkomitmen dan mengajak seluruh jajaran Lapas Narotika Jakarta untuk terus meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelayanan, menjauhi praktek korupsi, pungli dan gratifikasi, mari bersama  mewujudkan Lapas Narkotika Jakarta menuju  Wilayah Bebas dari Korupsi dan Bersih Melayani” Tutur Oga

Setelah selesai melaksanakan kunjungan ke Lapas Narkotika Jakarta, Tim melanjutkan kunjungan ke UPT selanjutnya.

Kontributor : Ayep S

Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Webinar STRANAS PK.

Jakarta,LapsustikNews- Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan nomor PAS.5.TI.06.03-804 tanggal 02 November 2020 tentang Undangan Webinar oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dan dalam rangka mensosialisasikan hasil capaian Stranas PK Triwulan VI/2020 dan juga aksi-aksi yang sudah dilaksanakan, maka Stranas PK mengadakan serial webinar yang membahas mengenai capaian-capaian pada fokus yang ada pada Stranas PK.

Lapas Narkotika Jakarta  bersama Instansi Penegak Hukum lainnya mengikuti kegiatan webinar yang membahas capaian salah satu program Stranas PK  dengan tema “Cegah Korupsi: Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Penegakan Hukum Melalui Teknologi Informasi” pada hari Kamis (5/11).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB oleh Neneng Widasari selaku moderator dari Stranas PK, pemaparan materi pertama disampaikan oleh Indira Malik perwakilan dari Kedeputian Informasi dan Data Komisi Pemberatantasan Korupsi yang menjelaskan tentang Cegah Korupsi dalam Proses Penegakan Hukum dan  Peran Teknologi Informasi dalam Pencegahan Korupsi.

Indira Malik menjelaskan tentang Aplikasi Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Online, SPDP Online merupakan aplikasi berbasis internet untuk berkoordinasi penanganan Tipikor “manfaat dari SPDP online adalah membantu validitas dan akuntabilitas informasi & data, sharing informasi untuk memudahkan koordinasi dan mendukung pertukaran informasi & data” ucap Indira.

Disamping kelebihan tersebut adapun masalah yang dihadapi dari aplikasi SPDP seperti data antar APH tidak sama, belum semua satker di daerah memiliki jaringan internet yang memadai, dan sering pergantian petugas (user) akibat mutasi yang relatif cepat.

Dilanjutkan dengan paparan oleh Brigjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto selaku Direktur TIPIDKOR BARESKRIM POLRI tentang Komitmen POLRI Pada Penanganan TP Korupsi Yang Transparan & Akuntabel Dalam Rangka Gakkum Melalui Teknologi Informasi.

“POLRI melalui DITTIPIDKOR BARESKRIM POLRI beserta jajaran telah berkomitmen melaksanakan penanganan tindak pidana korupsi secara transparan dan akuntabel, untuk menjamin keterbukaan informasi publik, DITTIPIDKOR memiliki situs resmi yang dapat di akses secara terbuka oleh masyarakat luas, pada situs tersebut memiliki fitur-fitur yang mendukung penanganan tindak pidana korupsi melalui penggunaan teknologi informasi, terutama pengaduan daring” pungkas Brigjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto.

Selanjutnya moderator menyampaikan bahwa SPPT-TI merupakan satu kesatuan rangkaian dari sistem manajemen perkara pidana mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, persidangan dan pelaksanaan putusan atau penetapan yang melibatkan komponen peradilan pidana yakni Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Lapas dengan memanfaatkan teknologi informasi yang menghasilkan informasi yang bermanfaat dalam penegakan hukum.

Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta mengatakan “Saya sangat berharap aplikasi SPPTI ini segera dapat running. Sehingga mempermudah dalam melaksanakan tugas dan mencegah korupsi dalam proses penegakan hukum”.

“Dari paparan narasumber saya kira sudah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dari masing masing institusinya. yang dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi sehingga publik  cukup bisa mengakses data yang sudah terintegrasi/sinergi saja” tambah oga.

 

Kontributor: Firman Aditya

Kegiatan Apel Pagi Secara Virtual Pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

Jakarta,LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta melaksanakan kegiatan apel pagi pegawai secara virtual yang diikuti oleh jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai dari masing-masing bagian melalui aplikasi Zoom Meetings pada hari Senin (19/10).

Pelaksanaan Apel Pagi secara Virtual ini merupakan bentuk tindak lanjut dari surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nomor: SEK-UM.04.01-302 Tanggal 4 Oktober 2020 tentang Pelaksanaan Apel Pagi dan Sore secara Virtual Pegawai ASN Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Apel Virtual dimulai pukul 07.45 WIB diikuti oleh Pejabat Struktural serta Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dari ruangan kerjanya masing-masing.

Menyampaikan arahan dari Kalapas Narkotika Jakarta Oga G. Darmawan, Heri Purnomo selaku Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (ADKAMTIB) menjelaskan bahwa Lapas Narkotika Jakarta menjadi Satuan Kerja (Satker) yang akan melaksanakan Desk Evaluasi Zona Integritas Tahun 2020 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selaku Tim Penilai Nasional (TPN) dalam rangka Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang menurut jadwal akan dilaksanakan pada Selasa 27 Oktober 2020.

“Bapak Kalapas menghimbau kepada seluruh jajaran untuk saling berkoordinasi menyiapkan apa-apa saja yang diperlukan untuk menunjang kegiatan Desk Evaluasi tersebut berjalan sukses baik dari sarana maupun data dukung” ucap Heri Purnomo.

Terakhir Kalapas Narkotika Jakarta berpesan kepada seluruh Pegawai untuk senantiasa memberikan pelayanan Prima kepada Warga Binaan serta Keluarga Warga Binaan dan tetap  disiplin protokol kesehatan dan melaksanakan 3M  yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak demi kesehatan kita bersama untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Covid-19.

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dokter dan Perawat Terjun Langsung

LapsustikNews-Lembaga Pemasyarakatan Narkotika saat ini tengah di usulkan menjadi Unit Pelaksanan Teknis Menuju Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Seluruh pelayanan kepada masyarakat baik itu wargabinaan, Keluarga ataupun mitra diberikan secara gratis dengan pelayanan prima.

Kalapas Narkotika Jakarta telah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang sangat baik, sehingga terciptanya birokrasi yang melayani, dan bersih dari korupsi atau pungli.

Juma’t (11/09) Tim Medis Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan kontrol kesehatan ke seluruh area blok hunian untuk melakukan pengecekan Kesehatan wargabinaan Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh dr. Birindra selaku ketua koordinator Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan, untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan Kesehatan bagi seluruh wargabinaan pemasyarakatan. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan Kesehatan kepada corve blok.  Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta menyediakan pelayanan kesehatan bagi seluruh wargabinaan tanpa pungutan biaya / gratis.

Kalapas  Narkotika Jakarta menyampaikan bahwasannya, seluruh layanan harus diberikan kepada seluruh wargabinaan tanpa terkecuali, dengan pelayanan yang sangat baik tanpa pungutan apapun.

 

Kontributor : Ayep S

Jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta ikuti Kegiatan Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkuham.

Jakarta, LapsustikNews Selasa (18/08/2020) – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Rantam Sariwanto, memberikan pengarahan dan penguatan Zona Integritas menuju WBK/WBBM bagi seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta yang telah diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi selaku Tim Penilai Nasional (TPN) Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Lapas Narkotika Jakarta selaku satker yang diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh TPN mengikuti  Pengarahan dan Penguatan tersebut melalui Teleconference Aplikasi Zoom. Degan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta  menyimak Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham melalui Teleconference Aplikasi Zoom di ruang aula gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta.

Acara diawali oleh Laporan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak , dalam laporannya Liberti menyampaikan bahwa berdasarkan usulan dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta satker yang diusulkan Pembangunan ZI WBK/WBBM adalah sebanyak 28 satker, tetapi yang lolos dari Penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) sebanyak 17 satker, Liberti menghimbau agar seluruh peserta menyimak mater yang akan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham guna memperkuat pembangunan ZI pada masing-masing satker.

Dilanjuktan dengan pembacaan Pernyataan Sikap oleh Kepala Kantor Wilayah, para Kepala Divisi, serta Kepala UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Masuk ke acara inti yaitu pengarahan dan penguatan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto menyampaikan “Saya yakin teman-teman di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dapat meraih predikat ZI WBM/WBBM meskipun tantangannya luar biasa, berikan perhatian lebih pada Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), karena nanti mystery gues (selaku utusan TPN) akan melakukan survei kepada pengunjung selaku pengguna layanan. Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kita di era digitalisasi ini harus dapat meningkatkan sumber daya manusia unggul melalui Corporate University. Maksud Corporate University ini adalah bagaimana kita menularkan pengalaman kita, kemampuan kita dan keberhasilan kita kepada ASN yang akan melanjutkan perjuangan membangun Kementerian Hukum dan HAM. Karena kita tidak selamanya pada posisi sekarang untuk itu mari kita tularkan keberhasilan kita melalui metode Corporate University. Sehingga apa yang telah kita hasilkan dapat terus berkesinambungan dan dapat dilanjutkan oleh penerus kita.” Pungkasnya.

Terakhir Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI menyampaikan “Tetap semangat kepada Tim Pokja, perjuangan sudah diujung, atur strategi hingga mencapai tujuan kita bersama yaitu Predikat ZI WBMK/WBBM”

Dalam kesempatan berbeda, Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta yang mengikuti kegatan tersebut secara langsung menyampaikan kepada Tim Humas “Kami Lapas Narkotika Jakarta siap mewujudkan Pembangunan Zona Integritas WBK, seluruh Komponen Pengungkit dan Komponen Hasil sudah kami persiapkan sedemikian rupa untuk menghadapi penilaian oleh TPN”

Kontributor: Firman.A

Optimis Raih WBK, Kalapas Narkotika Jakarta Lakukan Simulasi Paparan Desk Evaluasi Zona Integritas

LapsustikNews, 06 Agustus 2020 – Rangkaian kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM dalam upaya mewujudkan Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta sebagai Unit Pelayanan Teknis yang sesuai dengan Perpres 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 di ikuti dengan semangat dan antusias. Bertempat di Aula Lt. 4 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta seluruh Tim Zona Integritas WBK/WBBM menyerukan Yel-Yel, penayangan Video Profil serta paparan hasil kegiatan.


Selaku Tim Penguji Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Reformasi Birokrasi Drs Nugroho, Bc.I.P., M.Si., Kepala Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM DKI Jakarta, Drs. Liberti Sitinjak, M.M. M.Si. Dan Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta.

Beberapa evaluasi terkait paparan yang telah dilaksanakan. “Segala macam perubahan terkait dengan kegiatan pelayanan sampaikan, berikan nilai jual kepada hasil kegiatan, buat kami yakin banwa konsumen puas terhadap pelayanan yang telah diberikan” Ungkap Bapak Nugroho dalam memberikan arahan.

Kalapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan optimisnya bahwa Lapas Narkotika Jakarta Tahun 2020 bisa meraih Predikat WBK.“Terima Kasih atas evaluasi yang telah diberikan, kami akan terus berupaya memberikan dan menampilkan yang terbaik, sehingga Lapas Narkotika Jakarta Tahun 2020 bisa meraih Predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi)” Pungkas Oga.

 

Kontributor: Ayep S

Bangun Citra Positif Dan Trust Pada Masyarakat, Jajaran Tim Humas LPN Jakarta Ikuti Teleconference Kehumasan

Jakarta, Lapsustik News  Senin, (20/07) sebagai upaya peningkatan kualitas kinerja dalam pemberitaan yang baik untuk membangun citra positif bagi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jajaran Tim Hubungan Masyarakat (Humas) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta mengikuti zoom teleconference yang diselenggarakan oleh Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI dengan agenda “Pemberdayaan Fungsi Kehumasan Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Melalui Publikasi Informasi Kinerja Kementerian Hukum dan HAM RI”.

Tampak hadir Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bambang Rantam Sariwanto, Kepala Biro Humas Pagar Butar Butar, Kepala Bagian Program dan Humas Toni Sugiarto, Kepala Subbagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi  Yayan Achmad Sufyani, Kepala Subbagian Program dan Pelaporan Erwin Wiryawan, seluruh Kantor Wilayah dan UPT.

Oga Gioffanni selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta dalam motivasinya menyampaikan kepada Tim Jajaran Humas “Dengan adanya zoom teleconference pemberdayaan fungsi kehumasan ini diharapkan bisa menambah pengetahuan bagi kita semua khususnya tim humas untuk bersama-sama meningkatkan karya yang mampu menambah pencitraan positif terhadap Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui berita atau informasi yang nantinya akan disampaikan kepada Masyarakat.”

Kegiatan di buka dengan Laporan yang diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Pagar Butar Butar yang menjelaskan “Bahwa tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan sebagai Pembinaan komunikasi dengan humas Unit Utama Pusat, Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis.”

Kemudian Bambang Sariwanto selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini  menyampaikan “Yang harus kita sadari, kita masih menghadapi pandangan-pandangan positif yang kurang pada masyarakat untuk itu kita harus meningkatkan citra positif tersebut. Baik Pusat maupun Kantor Wilayah dan UPT kita semua sama-sama  berperan untuk pembangunan citra positif.”

Zoom Teleconference ini diisi oleh dua narasumber yaitu Staf Khusus Menteri Fajar B. S. Lase dan Tenaga Ahli Bidang Media Komisi I DPR Muhamad Kardeni.

Selanjutnya, Fajar Lase selaku narasumber memaparkan “Pemberitaan yang tersebar belum tentu berasal dari kita dan belum tentu positif. Di era digital ini kitalah yang harus melakukan pemberitaan yang benar dan mengoreksi pemberitaan yang salah. Semua pemberitaan harus berwujud infografis dan videografis, dilihat, didengar dan dirasakan masyarakat. Fungsi kehumasan ada pada Public Relations. Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang punya passion untuk kehumasan, satukan minat, tempatkan orang yang tepat, The Right man in the Right place.” paparnya.

Pada kesempatan selanjutnya Muhammad kardeni menegaskan “Kita berharap adanya perubahan cara kerja, fungsi manajemen Kemenkumham Republik Indonesia. Penanganan harus lebih ekstra hati-hati dan persiapan harus matang, tingkatkan reputasi kehumasan melalui konten media karena Humas sebagai jembatan komunikasi.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan tanya jawab dan diskusi sampai pada akhir pelaksanaan acara.

Kontributor : Nurmala Dewi (Tim Humas LPN Jakarta)