Kalapas beserta Tim Pokja mengikuti Penguatan ZI WBK WBBM oleh Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti penguatan dan pembinaan satuan kerja (satker) menuju Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta secara daring melalui Zoom Meetings. Kamis (18/03).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Bambang Wijanarko didampingi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) beserta seluruh tim Pokja ZI WBK di Aula Lapas Narkotika Jakarta.

Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun membuka kegiatan dan menyampaikan arahan agar seluruh Satker di lingkungan Kemenkumham DKI Jakarta wajib melaksanakan pembangunan ZI WBK dan WBBM.

“Ada tahapan antara WBK dan WBBM, seluruh satker wajib melakukan inovasi, perubahan-perubahan dimana pelayanan harus inovatif, transparan, waktu pelayanan harus jelas, kemudian seluruh jajaran harus memahami dulu mengenai Reformasi Birokrasi”.

“Keharusan melaksanakan reformasi birokrasi adalah untuk mewujudkan cita-cita reformasi yaitu memberantas KKN dengan mewujudkan zona integritas”, terang Kakanwil.

Sementara itu, Bambang Wijanarko selaku Kalapas menyampaikan terimakasih kepada seluruh Tim Pokja ZI WBK yang hadir mengikuti jalannya kegiatan. “Kita optimis dengan adanya arahan penguatan dan pembinaan ZI WBK ini, Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK di tahun 2021”.

“Diharapakan kepada Tim Pokja masing-masing sudah mulai melakukan upload data dukung WBK sesuai dengan LKE (Lembar Kerja Evaluasi) WBK.” Tutup Kalapas.

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

Semangat!! Lapas Narkotika Jakarta Melawan Covid 19

LapsustikNews, “Mens Sana In Corpore Sano “didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Seperti kutipan kalimat tersebut,  yang berarti bahwa Menjaga Kesehatan adalah wajib bagi semua makhluk hidup. Begitu pun dengan Lapas Narkotika Jakarta, bertempat di lapangan apel Senin (15/03) melakukan Pembagian Multivitamin bagi pegawai.

Setelah melakukan apel pagi pegawai, dengan menerapkan protokol Kesehatan pencegahan virus covid 19. Pegawai sangat antusias dalam menerima multivitamin tersebut, terdapat beberapa multivitamin diantaranya ada madu, vitamin c, jamu anti masuk  angin, dan vitamin untuk daya tahan tubuh. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Bambang Wijanarko menyampaikan “Kesehatan sangat penting apalagi ditengah wabah virus seperti ini. Selain menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kami juga memberikan multivitamin sebagai bentuk usaha dalam menjaga Kesehatan bagi para pegawai”.

“Terima kasih untuk Lapas Narkotika Jakarta, dikala pandemi Covid 19 ini masih berlangsung, multivitamin ini sangat berguna sekali untuk saya, semoga multivitamin ini dapat menambah daya tahan tubuh sehingga saya semakin bersemangat dalam bekerja”. Ucap Pangku salah satu pegawai,

Di tengan pandemi Covid 19 yang tidak kunjung selesai, Lapas Narkotika Jakarta  akan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Oleh karena itu dibutuhkan Pegawai dengan Kesehatan yang baik di dukung dengan asupan multivitamin yang cukup.

 

Kontributor : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta

Ka.Lapas Narkotika Jakarta Berikan Pengarahan Terkait Pembangunan Zona Integritas

Jakarta, Lapsustik News Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta, Bambang Wijanarko  berikan pengarahan terkait Pembangunan Zona Integritas(ZI) menuju WBK/WBBM tahun 2021, kepada seluruh anggota Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas di Lapas Narkotika  Jakarta, Selasa,09/03/2021

Kegiatan Pengarahan dimulai pukul 08.00 WIB, yang bertempat  di Aula Gedung I Lantai III  Lapas Narkotika Jakarta, kegiatan ini  juga dihadiri oleh Pejabat Struktural  selaku Ketua Tim di masing-masing Pokja Pembangunan yang dimulai dari Pokja I hingga Pokja VI.

Kegiatan di buka dengan Pengarahan dari Ka Lapas Narkotika Jakarta yang dimoderatori oleh Herizal selaku Sekretaris Ketua seluruh  Pokja kepada anggota masing-masing Tim Pokja

Kemudian Kegiatan dilanjut dengan berdiskusi antar Pokja dari mulai Pokja I sampai dengan Pokja VI yang berisikan mengenai kendala dan kesulitan dalam pelaksanaan setiap kegiatan yang diharuskan oleh LKE, saat langsung di implementasikan di Lapangannya,  yang di bawakan oleh masing-masing ketua Pokja dan anggota Tim yang terjun langsung di lapangan.

Kegitan ini pun di tutup pada jam 11.30 WIB, dengan Kesimpulan bahwa seluruh Tim Pokja dan Seluruh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta harus bersama-sama berkomitmen dalam membangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di tahun 2021 ini.

Dalam kegiatan penutupan juga Ka.Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan, “bahwa kita harus mengevaluasi kesalahan-kesalahan kecil maupun besar yang dilakukan ditahun-tahun sebelumnya, sehingga kedepannya kita dapat lebih baik lagi dan dapat meraih predikat WBK/WBBM di tahun ini”

Beliau juga meminta dan menekankan kepada seluruh jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta agar dapat mendukung Pembangunan Zona Integritas  pada tahun 2021 ini.

 

Kontributor : Gipsta

Lapas Narkotika Jakarta Gelar Rapat Pembentukan Tim Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM

LapsustikNews– Bertempat di Gazebo Lapangan Tembak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta melaksanakan rapat pembentukan tim pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (05/03).

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh para pejabat struktural. Adapun agenda rapat yakni membahas pembentukan anggota tim pembangunan ZI menuju WBK/WBBM, persiapan melakukan assesment anggota tim WBK dan pembentukan tim manajemen resiko Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP) yang akan dilakukan seleksi oleh pejabat yang berwenang atau ditunjuk berdasarkan kemampuan dan kompetensi.

Dalam arahannya, Bambang Wijanarko selaku Kalapas menyampaikan “Tahun 2021, Lapas Narkotika Jakarta berkomitmen untuk menjadi UPT yang memperoleh predikat WBK dari Kemenpan RB sehingga dibutuhkan keterlibatan dan komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai Lapas Narkotika Jakarta.”

“Seluruh jajaran saya harapkan selalu bersinergi dan berkoordinasi serta memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM di Lapas Narkotika Jakarta.” lanjut Bambang.

“Kita harus optimis kerahkan seluruh tenaga bahwa kita yakin tahun 2021 Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK.” tutup Bambang.

Kontributor : Tim Humas Lapsustik – G.D.P

Tim Kajian Survei Balitbang Hukum dan HAM sambangi Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta kedatangan Tim Kajian Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbangkumham). Jumat (26/02). Kedatangan Tim yang tediri dari 3 orang disambut baik oleh Pejabat Struktural beserta Tim Pengelola Survei Internal Lapas Narkotika Jakarta.

Kedatangan Tim bertujuan untuk melakukan audiensi Metode Penentuan Jumlah Responden Survei Indeks Persepsi Korupsi dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IPK-IKM) Tahun 2021 kepada petugas yang ditunjuk sebagai Admin Aplikasi Survei IPK-IKM Lapas Narkotika Jakarta.

Willy Wibowo selaku Ketua Tim menjelaskan “Berdasarkan hasil rekapitulasi survei kebutuhan konsumen terkait Pelayanan Publik di Lapas Narkotika Jakarta, jumlah responden survei selama bulan januari sampai februari 2021 sudah melampaui target minimal 30 responden”.

Willy menambahkan “Jumlah minimal responden survei digital IPK-IKM setiap Satuan Kerja (Satker) ditentukan berdasarkan kaidah-kaidah perhitungan statistik, yakni mengacu pada populasi pengguna layanan dalam satu bulan”.

“Kami ingin mendata dan meminta masukan dari satker terkait penentuan jumlah responden survei berdasarkan jumlah pengguna layanan di Lapas Narkotika Jakarta” jelas Willy.

Bisri Mustofa selaku Kepala Urusan Umum menyampaikan mekanisme pelaksanaan survei dan pelaksanaan layanan di Lapas Narkotika Jakarta “Dengan adanya Pandemi Covid-19, layanan kunjungan telah ditutup dan dialihkan menjadi kunjungan online melalui layanan video call, layanan informasi terkait pengurusan JC, PB dibuka secara online melalui nomor layanan Whatsapp”

“Berdasarkan laporan dari Tim Layanan Kunjungan dan Informasi Lapas Narkotika Jakarta selama pandemi rata-rata dalam satu bulan mencapai 150 orang pengguna layanan, dengan hasil tersebut pelaksanaan survei tetap berjalan optimal ” Ujar Bisri.

Dengan adanya audiensi mengenai evaluasi pelaksanaan survei elektronik IPK-IKM melalui scan QR Code, Lapas Narkotika Jakarta diharapkan memperoleh hasil sangat baik dan bisa diusulkan menjadi Satker menuju Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Balitbang Hukum dan HAM.

Selama kegiatan audiensi berlangsung terlihat Tim Survei begitu antusias dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Kontributor : Gde

Lapas Narkotika Jakarta ikuti Sosialisasi Indikator Survei IPK-IKM oleh Balitbang Hukum dan HAM

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti sosialisasi Indikator Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) –  Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbangkumham) secara virtual melalui media zoom meeting. Senin (08/02). Hal ini menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor : W.10-UM.01.01-125 perihal Penyampaian undangan Sosialisasi Indikator Survei IPK-IKM.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB dibuka oleh Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami. Dalam sambutannya, Sri Puguh menjelaskan tentang konsep, urgensi, tujuan pelaksanaan survei dan pengenalan aplikasi survei 3ASinergi Tahun 2021. “Perlu dilakukan sosialiasi terkait Survei IPK-IKM, hal ini merupakan indikator untuk mengetahui layak tidaknya satuan kerja (satker) untuk diajukan kepada Kemenpan RB dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)”.

Kemudian dilanjutkan paparan oleh Willy Wibowo selaku Ketua IPK-IKM Balitbang Hukum dan HAM, dalam paparannya menjelaskan tentang perubahan survei dari tahun ke tahun dan sekarang telah menggunakan Suvei digital. “Melalui Aplikasi survei 3A sebagai media survei digital yang dapat menghitung secara otomatis berdasarkan indikator penilaian dan pembobotan yang telah ditetapkan dengan proses penghitungan secara real time. Dengan ada survei 3AS ini akan mempercepat kita dalam mengetahui hasil penilaian dari masyarakat,” ucap Willy Wibowo.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yakni Kepala Pusat (Kapus) Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Asep Syarifuddin, dan Kapus Pengembangan Data dan Informasi Penelitian Hukum dan HAM Aman Riyadi.

Aman Riyadi menjelaskan tentang perubahan survei IPK/IKM setelah adanya pembaharuan dan perkembangan. “Ada sedikit perbedaan yang pertama dari sisi pertanyaan yang sudah disesuaikan dengan Menpan dan BPS. Kemudian untuk pengisian survei sekarang telah menyesuaikan situasi dan kondisi pada saat ini. Sehingga survei dapat diisi dimana saja dengan mengirim link QR Code kepada pengguna layanan,” tuturnya.

Diakhir kegiatan Asep Syarifudin menutup secara resmi kegiatan sosialisasi dan menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh peserta. “Saya sangat berterima kasih kepada Ibu/Bapak yang telah antusias mengikuti kegiatan. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua dan mudah-mudahan semua satker yang di usulkan tahun ini bisa mendapatkan predikat WBK/WBBM,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Oga G Darmawan menyampaikan “Kita tetap optimis di tahun 2021 kita bisa meraih Predikat WBK, kita jadikan tahun lalu sebagai sebuah pengalaman untuk kita lakukan evaluasi lagi agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pengguna layanan maupun warga binaan”.

“Seluruh jajaran Lapas Narkotika harus berkomitmen, berikan dedikasi yang terbaik demi kemajuan Kementerian Hukum dan HAM”, ujar Kalapas.

Kontributor : Gde

Lapas Narkotika Jakarta Adakan Family Support Group Ke-3 Bagi Keluarga WBP

LapsustikNews- Kegiatan Family Support Group atau disebut dengan FSG dilaksanakan Pada Hari Kamis (12/11)  bertempat di Lapas Narkotika Jakarta dengan tetap menerapkan Protocoler Kesehatan, Kegiatan FSG ini merupakan salah satu kegiatan dalam rehabilitasi yang dilaksanakan dengan mengundang keluarga peserta untuk hadir ke Lapas Narkotika Jakarta guna mendukung proses pemulihan yang sedang dijalani oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan didalam lapas.

Walaupun dalam  kondisi pandemi  ini, kegiatan tetap diselenggarakan dengan penuh semangat baik dari pihak penyelenggara Lapas Narkotika Jakarta maupun Pihak yang diundang  yaitu Keluarga Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta, kegiatan ini  dilaksanakan  di Ruang Layanan Kunjungan Terpadu Lapas Narkotika Jakarta.Kegiatan juga berjalan dengan lancar dengan partisipasi para keluarga Warga Binaan yang mendukung penuh seluruh kegiatan yang di laksanakan di Lapas Narkotika Jakarta.

Dalam Kegiatan tersebut Kasubsi Bimkemaswat, Herizal yusuf, menyampaikan penjelasan mengenai persyaratan PB(Pembebasan Bersyarat) dan  step by step  pengurusan PB sampai dengan selesai dan menekankan kepada Keluarga bahwa “Kami Petugas di Lapas Narkotika Jakarta hanya pada sampai tahap pengusulan saja, Keputusan untuk mengeluarkan SK PB itu wewenang mutlak dari Dirjen PAS(Direktorat Jendral Pemasyarakatan)”

Herizal yusuf juga menekankan, “saya memohon untuk seluruh keluarga yang ada disini, untuk selalu Koperatif dalam menjalani pengurusan PB, agar para Warga Binaan di dalam bisa cepat bebas dan bertemu keluarga kembali” tutupnya

Para Konselor juga menyampaikan. agar keluarga senantiasa memberikan dukungan kepada para warga binaan baik selama menjalani masa Pindananya maupun sesudah bebas dan kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta Oga G Darmawan menghimbau dalam kegiatan ini untuk selalu menerapkan protocoler kesehatan dan selalu menjaga kesehatan baik itu dari petugas maupun kepada para keluarga warga binaan, beliau juga berkata ” Saya juga menghimbau kepada bapak ibu yang berada disini untuk selalu mensuport keluarganya yang sedang menjalani masa pidanannya

Kegiatan ini pun ditutup dengan sesi tanya jawab antara para Pengunjung dengan para Petugas.

 

 

Kontributor: Gipsta hanif

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dokter dan Perawat Terjun Langsung

LapsustikNews-Lembaga Pemasyarakatan Narkotika saat ini tengah di usulkan menjadi Unit Pelaksanan Teknis Menuju Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Seluruh pelayanan kepada masyarakat baik itu wargabinaan, Keluarga ataupun mitra diberikan secara gratis dengan pelayanan prima.

Kalapas Narkotika Jakarta telah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang sangat baik, sehingga terciptanya birokrasi yang melayani, dan bersih dari korupsi atau pungli.

Juma’t (11/09) Tim Medis Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan kontrol kesehatan ke seluruh area blok hunian untuk melakukan pengecekan Kesehatan wargabinaan Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh dr. Birindra selaku ketua koordinator Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan, untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan Kesehatan bagi seluruh wargabinaan pemasyarakatan. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan Kesehatan kepada corve blok.  Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta menyediakan pelayanan kesehatan bagi seluruh wargabinaan tanpa pungutan biaya / gratis.

Kalapas  Narkotika Jakarta menyampaikan bahwasannya, seluruh layanan harus diberikan kepada seluruh wargabinaan tanpa terkecuali, dengan pelayanan yang sangat baik tanpa pungutan apapun.

 

Kontributor : Ayep S

Jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta ikuti Kegiatan Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkuham.

Jakarta, LapsustikNews Selasa (18/08/2020) – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Rantam Sariwanto, memberikan pengarahan dan penguatan Zona Integritas menuju WBK/WBBM bagi seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta yang telah diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi selaku Tim Penilai Nasional (TPN) Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Lapas Narkotika Jakarta selaku satker yang diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh TPN mengikuti  Pengarahan dan Penguatan tersebut melalui Teleconference Aplikasi Zoom. Degan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta  menyimak Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham melalui Teleconference Aplikasi Zoom di ruang aula gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta.

Acara diawali oleh Laporan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak , dalam laporannya Liberti menyampaikan bahwa berdasarkan usulan dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta satker yang diusulkan Pembangunan ZI WBK/WBBM adalah sebanyak 28 satker, tetapi yang lolos dari Penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) sebanyak 17 satker, Liberti menghimbau agar seluruh peserta menyimak mater yang akan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham guna memperkuat pembangunan ZI pada masing-masing satker.

Dilanjuktan dengan pembacaan Pernyataan Sikap oleh Kepala Kantor Wilayah, para Kepala Divisi, serta Kepala UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Masuk ke acara inti yaitu pengarahan dan penguatan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto menyampaikan “Saya yakin teman-teman di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dapat meraih predikat ZI WBM/WBBM meskipun tantangannya luar biasa, berikan perhatian lebih pada Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), karena nanti mystery gues (selaku utusan TPN) akan melakukan survei kepada pengunjung selaku pengguna layanan. Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kita di era digitalisasi ini harus dapat meningkatkan sumber daya manusia unggul melalui Corporate University. Maksud Corporate University ini adalah bagaimana kita menularkan pengalaman kita, kemampuan kita dan keberhasilan kita kepada ASN yang akan melanjutkan perjuangan membangun Kementerian Hukum dan HAM. Karena kita tidak selamanya pada posisi sekarang untuk itu mari kita tularkan keberhasilan kita melalui metode Corporate University. Sehingga apa yang telah kita hasilkan dapat terus berkesinambungan dan dapat dilanjutkan oleh penerus kita.” Pungkasnya.

Terakhir Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI menyampaikan “Tetap semangat kepada Tim Pokja, perjuangan sudah diujung, atur strategi hingga mencapai tujuan kita bersama yaitu Predikat ZI WBMK/WBBM”

Dalam kesempatan berbeda, Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta yang mengikuti kegatan tersebut secara langsung menyampaikan kepada Tim Humas “Kami Lapas Narkotika Jakarta siap mewujudkan Pembangunan Zona Integritas WBK, seluruh Komponen Pengungkit dan Komponen Hasil sudah kami persiapkan sedemikian rupa untuk menghadapi penilaian oleh TPN”

Kontributor: Firman.A

Pendampingan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Tim Penilai Internal Kunjungi Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang terdiri dari Doktor Gurning selaku Pengendali Teknis, Ristianti Muji Kartikasari selaku Ketua Tim dan jajaran tim melakukan peninjauan sarana dan prasarana, inovasi layanan serta pendampingan terhadap pembangunan Zona Integritas, Jumat (14/08), yang disambut hangat oleh Kalapas Narkotika Jakarta, Oga. G. Darmawan.

Dengan didampingi oleh pejabat struktural, tim yang tiba pukul 14.30 langsung melakukan peninjauan yang dimulai dari area luar lapas,  yaitu area parkir kendaraan, area pintu masuk utama lapas, dan ruang layanan kunjungan.

“Layanan Kunjungan di Lapas Narkotika sudah menggunakan IT seperti pengambilan nomor antrian, pendaftaran kunjungan online, layar informasi digital” ucap Oga kepada Tim Penilai Internal.

Tim Penilai Internal juga melakukan peninjauan area dalam lapas seperti self service saung monas, self service pencetakan SK reintegrasi, ruang layanan informasi dan pengaduan, ruang kunjungan dalam, balai latihan kerja, area dapur serta halte pembinaan narapidana. Tim Penilai Internal juga melakukan peninjauan ke area ruang kelas Gedung 2 dan melihat kegiatan pembinaan yang dilakukan kepada narapidana serta peninjauan area klinik lapas.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan yang diikuti oleh seluruh ketua tim pokja pembangunan zona integritas dan tim Sekretariat WBK. Kegiatan dilakukan dengan simulasi desk evaluasi dengan menampilkan yel-yel, video profil dan paparan dari Kepala Lapas.

Dalam paparannya, Oga G. Darmawan menyampaikan “Lapas Narkotika Jakarta memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan saya berharap tahun ini, Lapas Narkotika Jakarta dapat meraih predikat WBK” ungkap Oga.

Doktor Gurning dalam paparannya menyampaikan “Lapas Narkotika Jakarta agar mempersiapkan diri menghadapi penilaian dari Tim Penilai Nasional (TPN)” ucap Doktor Gurning.

“Masukan-masukan dalam perbaikan data pendukung untuk penilaian oleh tim TPN agar di unggah kembali melalui aplikasi e-RB” lanjut Doktor Gurning.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Oga G. Darmawan selaku kalapas kepada Tim Penilai Internal atas masukan-masukan yang diberikan dan perbaikan data pendukung akan segera dilakukan.

 

Kontributor: Pangku