Lapas Narkotika Jakarta Gelar Rapat Pembentukan Tim Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM

LapsustikNews– Bertempat di Gazebo Lapangan Tembak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta melaksanakan rapat pembentukan tim pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (05/03).

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh para pejabat struktural. Adapun agenda rapat yakni membahas pembentukan anggota tim pembangunan ZI menuju WBK/WBBM, persiapan melakukan assesment anggota tim WBK dan pembentukan tim manajemen resiko Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP) yang akan dilakukan seleksi oleh pejabat yang berwenang atau ditunjuk berdasarkan kemampuan dan kompetensi.

Dalam arahannya, Bambang Wijanarko selaku Kalapas menyampaikan “Tahun 2021, Lapas Narkotika Jakarta berkomitmen untuk menjadi UPT yang memperoleh predikat WBK dari Kemenpan RB sehingga dibutuhkan keterlibatan dan komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai Lapas Narkotika Jakarta.”

“Seluruh jajaran saya harapkan selalu bersinergi dan berkoordinasi serta memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM di Lapas Narkotika Jakarta.” lanjut Bambang.

“Kita harus optimis kerahkan seluruh tenaga bahwa kita yakin tahun 2021 Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK.” tutup Bambang.

Kontributor : Tim Humas Lapsustik – G.D.P

Lapas Narkotika Jakarta ikuti Sosialisasi Indikator Survei IPK-IKM oleh Balitbang Hukum dan HAM

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti sosialisasi Indikator Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) –  Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbangkumham) secara virtual melalui media zoom meeting. Senin (08/02). Hal ini menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor : W.10-UM.01.01-125 perihal Penyampaian undangan Sosialisasi Indikator Survei IPK-IKM.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB dibuka oleh Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami. Dalam sambutannya, Sri Puguh menjelaskan tentang konsep, urgensi, tujuan pelaksanaan survei dan pengenalan aplikasi survei 3ASinergi Tahun 2021. “Perlu dilakukan sosialiasi terkait Survei IPK-IKM, hal ini merupakan indikator untuk mengetahui layak tidaknya satuan kerja (satker) untuk diajukan kepada Kemenpan RB dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)”.

Kemudian dilanjutkan paparan oleh Willy Wibowo selaku Ketua IPK-IKM Balitbang Hukum dan HAM, dalam paparannya menjelaskan tentang perubahan survei dari tahun ke tahun dan sekarang telah menggunakan Suvei digital. “Melalui Aplikasi survei 3A sebagai media survei digital yang dapat menghitung secara otomatis berdasarkan indikator penilaian dan pembobotan yang telah ditetapkan dengan proses penghitungan secara real time. Dengan ada survei 3AS ini akan mempercepat kita dalam mengetahui hasil penilaian dari masyarakat,” ucap Willy Wibowo.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yakni Kepala Pusat (Kapus) Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Asep Syarifuddin, dan Kapus Pengembangan Data dan Informasi Penelitian Hukum dan HAM Aman Riyadi.

Aman Riyadi menjelaskan tentang perubahan survei IPK/IKM setelah adanya pembaharuan dan perkembangan. “Ada sedikit perbedaan yang pertama dari sisi pertanyaan yang sudah disesuaikan dengan Menpan dan BPS. Kemudian untuk pengisian survei sekarang telah menyesuaikan situasi dan kondisi pada saat ini. Sehingga survei dapat diisi dimana saja dengan mengirim link QR Code kepada pengguna layanan,” tuturnya.

Diakhir kegiatan Asep Syarifudin menutup secara resmi kegiatan sosialisasi dan menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh peserta. “Saya sangat berterima kasih kepada Ibu/Bapak yang telah antusias mengikuti kegiatan. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua dan mudah-mudahan semua satker yang di usulkan tahun ini bisa mendapatkan predikat WBK/WBBM,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Oga G Darmawan menyampaikan “Kita tetap optimis di tahun 2021 kita bisa meraih Predikat WBK, kita jadikan tahun lalu sebagai sebuah pengalaman untuk kita lakukan evaluasi lagi agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pengguna layanan maupun warga binaan”.

“Seluruh jajaran Lapas Narkotika harus berkomitmen, berikan dedikasi yang terbaik demi kemajuan Kementerian Hukum dan HAM”, ujar Kalapas.

Kontributor : Gde

Catat! Begini Syarat Narapidana/Anak Didik Bebas Melalui Asimilasi dan Integrasi Berdasarkan Kepmenkumham RI Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020

LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta,  dihari ke-2 telah membebaskan 54 Narapidana untuk mencegah penyebaran  COVID-19. Narapidana tersebut akan dibebaskan melalui asimilasi dan hak integrasi.

“Sebanyak 54 Narapidana yang tengah menjalani pidana di Lapas Narkotika Jakarta akan menghirup udara bebas lebih cepat terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) yang tengah mewabah di Indonesia pada khususnya dan seluruh dunia pada umumnya,” kata Kepala Lapas Narktoika Jakarta, Oga  G. Darmawan Kamis (2/4/2020).

” 54  Narapidana tersebut akan diusulkan asimilasi di rumah serta mendapat hak integrasi berupa pembebasan bersyarat (PB), khususnya yang 2/3 masa pidananya jatuh sebelum tanggal 31 Desember 2020 serta tidak terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2019 dan bukan warga negara asing,” lanjutnya.

Pengeluaran dan pembebasan tersebut didasarkan pada peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19. Serta Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No.M.HH-19 PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Hal tersebut juga tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan No.: PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang hal yang sama.

Untuk, Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, pengeluaran Narapidana dan Anak melalui asimilasi harus dilakukan dengan berbagai ketentuan.

  1. Narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020;
  2. Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020
  3. Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012
  4. Tidak sedang menjalani subsidair dan bukan warga negara asing (WNA).

Selain itu, asimilasi dilaksanakan di rumah dan surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh Kepala Lapas dan pembimbingan  serta pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan.

Pada hari ini (02/04) 54 Narapidana telah mengikuti Pendataan yang sebelumnya telah di filter berdasarkan syarat dan ketentuan, selanjutnya dilaksanakan Sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan). Sidang TPP tersebut dipimpin Oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Margono. Hadir Juga Pembimbing Kemasyarakatan  dari Balai Pemasyarakatan Jakarta Timur Utara, Selatan, Barat dan Pusat.

“Saya, mengajak kepada seluruh warga binaan yang saya cintai, Jangan lupa untuk bersyukur kepada Alloh SWT, laksanakan kewajiban asimilasi di rumah dengan sebaik-baiknya, laksanakan himbauan dari pemerintah terkait pencegahan penyebaran covid-19, dengan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan jaga kepercayaan yang telah diberikan, dengan tidak melakukan perbuatan yang melawan hukum” Pesan Margono

Pada Kegiatan tersebut hadir Petugas Medis, yakni Perawat dan Dokter Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta, Dr. Santi. Jumadi selaku Kepala Subseksi Bimkemaswat, terus memantau kesehatan wargabinaan saat ini ditengah pandemic global covid-19.

“Alhamdulillah bahwa sebanyak 54 narapidana, telah diperiksa suhunya oleh Tim Medis, berdasarkan hasil pemeriksaan semua dinyatakan dalam kondisi suhu normal yang artinya kondisi seluruh narapidana dalam keadaan sehat.” Pungkas Jumadi

Salah satu wargabinaan yang tidak disebutkan Namanya, mengungkapkan kebahagiaannya kepada Tim Humas, saat melakukan wawancara. “Saya ucapkan rasa Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Bapak Presiden Joko Widodo, Bapak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, Bapak Dirjen Pemasyarakatan, Bapak Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Bapak Kadiv Pemasyarakatan dan Bapak Kalapas Narkotika Jakarta atas program asimilasi dan integrasi ini, Dan Kami Tidak Dibebankan atau Dipungut Biaya Apapun”.

Kontributor: Ayep S.

Berikan Penguatan, Sekretaris Jenderal Kemenkumham Optimis Lapas Narkotika Jakarta Meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

LapsustikNews. 20/03 Setelah Melakukan Kunjungan Kerja Bersama Menteri Hukum dan Ham, Yasonna H. Laoly dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kala (JK) pada kegiatan pengarahan sekaligus menyaksikan kegiatan penyemprotan disinfektan oleh PMI di Lapas Klas I Cipinang. Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam S. Melanjutkan Kunjungan ke Lapas Narkotika jakarta, dan memberikan Pengarahan serta penguatan Dalam Rangka Pembangunan ZI WBK/WBBM di Lapas Narkotika Jakarta.

Pada Kesempatan tersebut Bambang, menyampaikan kembali sosialisasi pencegahan penyebaran Corona Virus Covid-19 di. Selanjutnya disampaikan juga penguatan integritas kepada seluruh pegawai yang turut hadir dalam kegiatan pengarahan tersebut.

Berikut point-point penting yang disampaikan oleh bapak Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI :

1. Mengajak untuk bersama-sama bergerak melakukan pencegahan Covid-19
2. Mengimplementasikan terus pelayanan Yang Sangat Baik kepada masyarakat
3. Keikhlasan dalam membangun ZI oleh pegawai adalah kunci keberhasilan
4. Komunikasi antar Pokja harus tetap dilakukan
5. Mengajak seluruh jajaran untuk optimis, bahwa tahun 2020 lapas narkotika jakarta harus WBK

“Mari kita bersama-sama niatkan dalam hati, bekerja dengan ikhlas, kita wujudkan bersama Zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi” Tutur Bambang

Kepada Tim Humas, Oga G. Darmawan selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta menyampaikan, bahwa apa yang telah disampaikan oleh bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI untuk dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga seluruh pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dirasakan sangat baik dan sudah tidak ada lagi indikasi-indikasi Korupsi, Pungli dan Gratifikasi.

“Saya Optimis, Tahun 2020 Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dapat kita raih, bersama kita wujudkan Pelayanan yang bersih dan Melayani” Pungkas Oga

 

Kontributor: Ayep S.

Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2020.

Jakarta, LapsustikNews- Berdasarkan surat Plh. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Nomor W10.PAS.PAS1.UM.01.03-0236 tanggal 30 Januari 2020 tentang Undangan Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ZI WBK dan WBBM.

Senin, 03 Februari 2020 Dalam rangka Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Oga Gioffanni Darmawan Selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta jajaran Pejabat Struktural melaksanakan kegiatan Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM Tahun 2020 bertempat di Lapas Kelas I Cipinang. Apel ini juga diikuti oleh 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, 6 UPT Imigrasi, dan 1 UPT Balai Harta Peninggalan (BHP)  di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Hukum dan HAM dan dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan diikuti oleh seluruh Pegawai di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta.

Masuk ke acara inti yaitu Proses Penandatangan Komitmen Bersama, Pakta Integritas, dan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang melibatkan Kepala Perwakilan OMBUDSMAN RI Jakarta Raya, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi dan Perwakilan dari Kepolisian Resort Meto Jakarta Timur.

Setelah proses penandatanganan, Bambang Sumardiono selaku Kepala Kantor Wilayah menyampaikan sambutan, dalam sambutannya beliau menyampaikan “kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM bukan hanya sekedar seremonial, yang terpenting bagaimana kita mampu mengimplementasikan isi Deklarasi tersebut dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Untuk seluruh Kepala UPT beserta jajaran untuk bisa memastikan terlaksananya Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IPK)  “

Oga Gioffani Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada tim humas bahwa “Kedepannya kita harus semakin progresif dalam mencapai target-target secara tepat waktu mari segera lakukan kolaborasi dan jalin komunikasi yang baik antar stakeholder ”

 

Kontributor :Firman.A, Dokumentasi: Ayep

Inovasi Yanlik: Isi Survey Pelayanan Publik Semudah Update Status Di Sosial Media dengan QR Code

LapsustikNews – Tim Survey Layanan Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA (Lapsustik) Jakarta terjun untuk melaksanakan survey kepada masyarakat pengguna layanan publik Lapsustik Jakarta terkait penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat. Jumat (24/01). Hal ini dilaksanakan menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Badan Peneltian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbangkumham) Nomor : PPH-UM.01.01-130 tanggal 17 Januari 2020 tentang Pelaksanaan Survei Mandiri Berbasis Elektronik.

Oga Gioffanni Darmawan selaku Kepala Lapsustik Jakarta menjelaskan kepada Tim Humas “Maksud dan Tujuan dari adanya Survey ini adalah supaya kita mengetahui seberapa berhasil atau tidaknya dalam memberikan Layanan Publik kepada Masyarakat atau Pengunjung Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapsustik Jakarta, kita akan mendapatkan data dan Informasi terkait kepuasan para pengunjung hal apa saja yang harus dievaluasi dan ditingkatkan agar terbukti bahwa Lapsustik Jakarta benar-benar berusaha mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK dan WBBM) .”

Untuk membangun Zona Integritas, terdapat enam area perubahan yang harus diwujudkan, seperti area manajemen perubahan, area penataan tata laksana dan area penataan sistem manajemen SDM. Selain itu, perubahan juga harus dilakukan pada area akuntabilitas kinerja, area penguatan pengawasan dan area peningkatan kualitas layanan publik.

Perubahan pada area peningkatan kualitas pelayanan publik terus ditingkatkan untuk mewujudkan Pelayanan Prima. Peningkatan kualitas pelayanan hanya dapat dirasakan oleh penerima layanan, masyarakat /keluarga pengunjung khususnya. Selain dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Lapas Narkotika Jakarta juga dituntut untuk mempublikasikan Hasil Survey Indeks Kepuasan Masyarakat melalui baner, dan poster Papan Informasi, Website dan Sosial Media.

Sejak Awal Pencanangan ZI WBK dan WBB, Lapas Narkotika Jakarta  sudah melaksanakan kegiatan survey kepada Masyarakat dengan cara menyebarkan kuisioner untuk diisi secara mandiri, dan hasilnya pun langsung direkap oleh Tim Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Dengan adanya Inovasi Survey yang sudah berbasis digital dalam bentuk QRCode, hal ini untuk mempermudah masyarakat dalam pengisian survey. Seluruh Tim Layanan Kunjungan juga ikut berpartisipasi untuk mensosialisasikan cara penggunaan E-Survey ini kepada masyarakat dengan cara memberikan sosialisasi sebelum layanan kunjungan dibuka, menempelkan poster dan baner di area layanan Kunjungan.

Inovasi Survey ini, dapat digunakan bagi masyarakat pengguna Handphone Android dan iOS, cukup dengan Scan QRCode dan masyarakat sudah bisa mengisi survey pelayanan publik Lapas Narkotika Jakarta melalui gadgetnya masing-masing.

Gipsta salah satu Petugas sebagai Tim Survey Lapsustik Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “ Bahwa sampai saat ini sudah banyak responden yang sudah berpartisipasi untuk mengisi survey, diharapkan dengan adanya inovasi ini masyarakat mampu memberikan penilaian dengan mudah, cepat, dan tanpa intimidasi pihak manapun, yang artinya mereka semua mengisi berdasarkan hati nurani dan kesadaran diri bukan karena paksaan siapapun.”

 

Setelah selesai mengisi survey, salah satu pengunjung menyampaikan kesannya kepada Tim Humas “Pengisian surveinya lebih mudah, simpel dan tidak ribet hanya dengan menggunakan handphone saja” Selain itu juga memberikan dukungan dan menyampaikan harapannya “Semoga Pelayanannya semakin bagus dan Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih WBK dan WBBM”, lanjutnya.

Kontributor : Gde Dwaja (Tim Humas Lapsustik Jakarta)

Pegawai Lapas Narkotika Jakarta mengikuti Teleconference Pelaksanaan Kegiatan Apel Pagi dan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020

Jakarta-LapsustikNews Senin, (06/01) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta mengikuti Teleconference pelaksanaan Kegiatan Apel Pagi dan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 Tingkat Pusat di Lapangan Utama Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta.

Kegiatan yang dihadiri oleh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional serta Staff Lapas Narkotika Jakarta ini di saksikan melalui media Aplikasi Zoom, Teleconference dilaksanakan di Aula Gedung 1 Lantai 3 Lapas Narkotika Jakarta.

Pada deklarasi tersebut memuat penandatanganan Janji Kinerja dan Pakta Integritas 2020 serta pemberian secara simbolis pakaian dinas kepada perwakilan CPNS 2018.

Deklarasi Janji Kinerja 2020 ini disaksikan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly, Ketua KPK Firli Bahuri, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, yang diundang untuk hadir menyaksikan penandatanganan para Pimpinan Tinggi di jajaran unit pusat Kemenkumham dan para Kepala Kantor Wilayah diseluruh Indonesia.

Menkumham Yasonna H Laoly menjadi Inspektur pada pelaksanaan Apel Janji Kinerja 2020 sekaligus menyampaikan sambutannya :

“Terima kasih kepada Ketua KPK, serta Ketua Ombudsman RI yang hadir untuk menyaksikan  penandatanganan Janji Kinerja dan Pakta Integritas 2020 pegawai Kemenkumham. Saya berharap kedepan KPK dan Ombudsman mengawal dan mendampingi kami memperbaiki kualitas kinerja Kementerian Hukum dan HAM dalam mewujudkan zona integritas dan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM”.

“Deklarasi janji kinerja ini menjadi pondasi dasar dalam bekerja secara PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif) dan juga bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan target-target yang telah disepakati. Demikian juga dengan pencanangan zona integritas dan penandatanganan pakta integritas adalah bagian dari ikhtiar kita mewujudkan Kementerian Hukum dan HAM terus berintegritas dan bersih dari korupsi”.

“Acara hari ini adalah langkah awal di Tahun 2020 dalam mewujudkan komitmen bersama kita untuk mewujudkan “SDM Unggul, Kemenkumham Maju”. Saya minta kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM untuk tetap fokus melaksanakan tugas dan fungsi nya dengan Beritegritas, Cerdas, dan Penuh Energi untuk mewujudkan Prioritas Nasional”.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dengan Corporate University ini di harapkan menjadi Unggul dan Terpercaya agar Keberadaan Kemenkumham dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat”.

“Selamat Bekerja, Tahun 2020 semoga kita tetap semangat dalam mewujudkan Kementerian Hukum dan HAM yang Unggul dan Maju, Tandasnya.

Selanjutnya setelah pencanangan Deklarasi Janji Kinerja yang terpusat di Kantor Pusat Kemenkumham selesai dilaksanakan, maka sesuai Surat Edaran Nomor W10.PR.01.03-01 Tanggal 2 Januari 2020 dari Kantor Wilayah DKI Jakarta, maka seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis pada Bulan Januari 2020 wajib melaksanakan Deklarasi sebagaimana dimaksud dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

 

Kontributor : Budi Leksono P.

Antusias Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Dalam Acara Nonton Bareng Film Penumpasan G30S/PKI

LapsustikNews : Selasa (01/10) Antusias dan Semangat terpancar di wajah warga binaan pemasayarakatan (WBP) Narkotika Klas IIA Jakarta ketika mengikuti Kegiatan Nonton Bareng Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang diadakan Lapas. Kegiatan ini berlangsung di area Gedung 2 Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta  mulai pukul 09.00 s.d 11.30 WIB, yang diikuti oleh 143 wbp yang mengikuti program, yaitu kegiatan belajar mengajar (PKBM), Theraupetic Community (TC) dan Program Criminon. Selain WBP, acara ini juga dihadiri oleh pelaksana Tugas (PLT) Kepala Lembaga pemasyarakatan (kalapas) Narkotika Klas IIA jakarta Eddy Junaedi, pejabat struktural Narkotika Klas IIA Jakarta serta dihadiri oleh tamu dari suku dinas pendidikan DKI Jakarta, Komunitas Muda Bersejarah dan mahasiswa dari Universitas Jakarta (UNJ).

Acara Nonton Bareng ini merupakan acara perdana yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Klas IIA jakarta yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai pancasila dan meningkatkan jiwa nasionalisme serta memahami sejarah masa lalu bangsa indonesia yang pernah di rongrong oleh ideologi lain selain pancasila.

Kegiatan dibuka oleh sambutan dari perwakilan Komunitas Muda Bersejarah, beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting, untuk merefresh kembali pengetahuan sejarah bangsa indonesia dan meningkatkan jiwa nasionalisme berbangsa dan bernegara. Kemudian setelah itu acara dilanjutkan oleh sambutan plt kalapas Narkotika Klas IIA Jakarta, beliau menghimbau agar WBP mampu memahami perjuangan pahlawan dalam mempertahankan idiologi pancasila dan juga memberikan motivasi agar wbp tetap optimis dalam menjalani hidup dan kehidupan. Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sertifikat oleh plt kalapas Narkotika Klas IIA Jakarta kepada komunitas muda bersejarah sebagai apresiasi atas kehadirannya turut memeriahkan nonton bareng Film Penumpasan G30s/PKI dan sebagai pemantik diskusi dalam kegiatan tersebut.

Pada saat pemutaran film berlangsung wbp sangat antusias dalam mengikuti alur film, hal ini terlihat dengan khidmatnya wbp dalam mengikuti alur cerita dalam film tersebut. “Film ini sangat bagus pak, untuk mengingatkan kembali kita dengan sejarah bangsa, kalau perlu ada pemutaran film lain yang mengisahkan tentang perjuangan pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia,” tungkas salah seorang wbp berinisial F.

Acara ini ditutup oleh kesimpulan dari perwakilan Komunitas Muda Bersejarah yang memberikan pesan perlunya pemahaman sejarah dalam upaya peningkatan nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara.

Kontributor: Heri dan Rasyid | Dokumentasi : Tim Humas Lapsustik Jakarta.

Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Kedatangan tamu dari Suku Dinas Perpustkaan dan Kearsipan DKI Jakarta untuk melakukan survei penempatan perpustakaan keliling

LapsustikNews : Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta kedatangan tamu dari Suku Dinas Perpustkaan dan Kearsipan Jakarta . Adapun kunjungan perdana mereka ke Lapas Narkotika melakukan  Survei Lokasi  dan melihat penempatan yang strategis untuk Perpustakaan mobil keliling di Lapas Narkotika Jakarta, Selasa (01/10).

dimana Kevin, perwakilan dari Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta dalam kunjungannya menyampaikan  ”saya sangat mengapresiasi kepada Lapas Narkotika dengan adanya perpustakaan yang sangat baik dan nyaman untuk membaca dan menambah wawasan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP) di Lapas Narkotika Jakarta”.

Soeistanto Pudji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) LPN Jakarta berbincang kepada Tim Kontributor menyampaikan “Maksud dan tujuan agar bisa memberikan manfaat dan menambahkan bekal ilmu pengetahuan WBP di LPN Jakarta mendatangkan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta dengan Perpustakaan Mobil keliling.

Nantinya kegiatan ini dilaksanakan rutin sekali dalam 1 minggu untuk mendatangkan Perpustakaan Mobil Keliling dari Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ke Lapas Narkotika Jakarta.Di harapkan dengan kerja sama ini  Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP) di Lapas Narkotika menambah wawasannya dan Haknya dalam memperoleh Pendidikan.

Kontributor : Ibnu Dharmawan dan Fahrurrozi

Serah Terima Jabatan Dan Lepas Sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews  Selasa (24/09) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta menggelar Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Lepas Sambut Kepala LPN Jakarta dari Asep Sutandar, Amd.IP, S.Sos, M.Si kepada Eddy Junaedi A.md.IP, S.Sos, M.Si dilaksanakan di Lapangan Upacara Area Gedung III LPN Jakarta yang dimulai dari pukul 10.00 s.d 12.00 wib.

Acara diawali dengan prosesi Adat Sunda dengan memberikan hiasan bunga sebagai bentuk sambutan untuk menyambut kedatangan Asep Sutandar selaku Kepala LPN Jakarta yang lama dan Eddy Junaedi selaku Pejabat Pelaksana Tugas (PLT)  Kepala LPN Jakarta yang baru. Kemudian dilanjut dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Penandatanganan Buku Memori Sertijab Kalapas LPN Jakarta yang disaksikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, dilanjutkan prosesi acara Lepas Sambut Kalapas.

Dalam sambutanya Asep Sutandar yang didampingi istrinya menyampaikan “Alhamdulillah, Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada seluruh Jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta yang selama ini telah membantu saya dalam pelaksanaan tugas di Lapas Narkotika Jakarta, sudah banyak kegiatan dan rencana program pembinaan baik dibidang teknis dan administratif berjalan dengan baik bahkan program pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi pun sudah mulai berjalan sejak akhir tahun 2018.” Asep menambahkan “Terima kasih atas semua yang telah berperan dan mendukung saya sehingga saya dapat promosi naik jabatan menjadi Kepala Divisi Pemasyarakatan Papua Barat, tentunya hal ini menjadikan saya sangat bersyukur karena saya pergi membawa prestasi.” “Permohonan Maaf pastinya sebagai manusia saya dan istri tak luput dari kesalahan untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, Do’a dan harapan saya semoga dimanapun kita ditempatkan tetap mampu melaksanakan tugas dengan penuh kehati-hatian, tingkatkan kewaspadaan dan bekerja dengan Ikhlas sehingga amanah bisa terselesaikan dengan baik, aamiin.”

Berikut sambutan dari Eddy Junaedi selaku PLT Kepala LPN Jakarta yang didampingi istri menyampaikan “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta yang telah menunjuk saya sebagai PLT Lapas Narkotika Jakarta, Mohon kepada seluruh Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta untuk bantuannya supaya kita bisa saling kerjasama agar apa yang menjadi tujuan dari Organisasi Lapas Narkotika Jakarta ini bisa tercapai dengan baik.”

Pada kesempatan yang sama Bambang Soemardiono selaku Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta memberikan sambutannya “ Selamat kepada Bapak Asep Sutandar yang telah menerima promosi kenaikan jabatannya menjadi Kepala Divisi Pemasyarakatan Papua Barat dan selamat datang kepada Bapak Eddy Junaedi selaku PLT Kepala Lapas Narkotika Jakarta yang telah menerima Jabatan barunya ini.” Bambang menambahkan “ Semoga untuk yang bertugas dimanapun ditempatkan tetap mampu menjalankan amanahnya, karena penunjukan ini pasti dianggap mampu melaksanakan tanggung jawab dengan baik.”

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Kepala Kantor Wilayah Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta,Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Seluruh Ka.UPT DKI Jakarta, Ibu- Ibu Dharma Wanita LPN Jakarta, Staf Perwakilan dari Divisi Pemasyarakatan Papua Barat, Kepala Kelurahan Cipinang Besar Utara, Perwakilan Kepala BNNP Kota Wilayah Jakarta Timur,  Dewan Pengajar Pembinaan Agama Islam dan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah Kota Jakarta Timur.

Dilanjutkan dengan penampilan hiburan dari Petugas LPN Jakarta dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) LPN Jakarta.

Kegiatan acara diakhiri dengan Upacara Pedang Pora sebagai tanda pelepasan kepada Bapak Asep Sutandar dan Istri yang dihantarkan oleh seluruh Jajaran Petugas LPN Jakarta. 

Kontributor : Nurmala Dewi Beserta Tim Dokumentasi LPN Jakarta