Pelatihan Bercocok Tanam Secara Hidroponik Bagi Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Bersama Ronny Tanumihardja

LapsustikNews : Sebanyak 36 Petugas dan 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta mengikuti Pelatihan Bercocok Tanam Secara Hidroponik bersama Ronny Tanumihardja beserta Tim di Ruang PKBM Gedung II LPN Jakarta, Rabu (18/09).

Pelatihan ini dimulai dari pukul 09.00 s.d 12.00 wib dan terselenggara atas kerjasama dari LPN Jakarta dengan Tim Relawan Hidroponik, dimana Ronny Tanumihardja sebagai ketua tim memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan dari Petugas dan WBP Lapas Narkotika Jakarta.

Soeistanto Pudji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) LPN Jakarta  dalam sambutannya menyampaikan “Maksud dan tujuan agar bisa memberikan manfaat untuk bekal ilmu pengetahuan WBP LPN Jakarta agar kelak ketika kembali ke tengah Masyarakat para WBP diharapkan bisa mempraktekannya”.

Adanya Pelatihan Hidroponik ini merupakan bukti bahwa Program Pembinaan Kemandirian berjalan dengan serius dan terus mengupayakan untuk memberikan hak layanan terbaiknya kepada Warga Binaan Pemasyarakatan berupa ilmu teori dan praktek sebagai bekal kelak ketika nanti WBP bebas dan kembali ke lingkungan masyarakat.

Selanjutnya Abdul Manaf menambahkan “Ucapan terimakasih banyak kepada seluruh pihak yang telah membantu terutama kepada Narasumber dari Tim Relawan Hidroponik dengan keikhlasannya memberikan Pelatihan Gratis kepada Petugas dan WBP disini, semoga Alloh SWT membalas semua kebaikan yang ada,aamiin.”

Selama kegiatan berlangsung nampak para Petugas dan WBP LPN Jakarta terlihat sangat antusias terbukti dengan keseriusan menyimak teori dan prkatek yang diberikan oleh Ronny Tanumihardja selaku Narasumber menyampaikan “Bahwa Hidroponik sistem menanam dengan media air dan bisa dilakukan di tempat yang sempit, memudahkan bercocok tanam, bisa dilakukan oleh siapa saja dan merupakan hobby yang menyenangkan.”

 

 

Ronny dan Tim juga mengadakan sesi tanya jawab dan langsung memberikan contoh untuk praktek bagaimana cara menanam, membuat intalasi, menyemai berbagai aneka benih dengan media tanam air yang diberi nutrisi (abmix) dalam box sirkulasi.

 

Kontributor : Syaeful dan Heri Pratama

 

MENIMBA ILMU DARI BALIK TEMBOK PENJARA

Jakarta, Lapsustiknews – Belajar itu bisa dimana saja dan kapan saja, dengan belajar kita mendapatkan banyak ilmu, karena ilmu itu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu yang akan menjaga kita sedangkan harta, kitalah yang menjaganya. Siapa saja boleh belajar tak terkecuali para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Jakarta. Pada hari ini PKBM yang ada di Lapas Narkotika Jakarta yang bernama Pandu Pelajar Mandiri membuka penerimaan murid baru untuk para WBP Lapas Narkotika Jakarta, Jum’at (14/6).

Hermansyah selaku petugas Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas) dan juga selaku Kepala sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri Menyampaikan kepada tim humas “kegiatan ini sangat penting karena disinilah kita bisa menjelaskan kepada siswa baru tentang visi dan misi sekaligus tata tertib PKBM, agar siswa baru betul-betul memahaminya sehingga tidak ada lagi siswa yang putus ditengah jalan karena jenuh atau alasan tidak nyaman, jadi mereka siap lahir bathin, sungguh-sungguh dan ikhlas dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di PKBM Pandu Pelajar Mandiri”.

Kegiatan penerimaan siswa baru berjalan dengan aman dan tertib. Para WBP yang mendaftar sebagai siswa baru di PKBM Pandu Pelajar Mandiri sebanyak paket C 32 orang, paket B 26 orang dan Paket A 6 orang.

“Semoga kedepannya semakin banyak lagi WBP yang mendaftar Sebagai siswa baru di PKBM Pandu Pelajar Mandiri ini”, ucap Hermansyah.

Kontributor : Thoyib Andi W

Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti rangkaian kegiatan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Kesetaraan Program Paket C Tahun Ajaran 2018-2019

Jakarta, LapsustikNews –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta (18/03) melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Kesetaraan Program Paket C Tahun Pelajaran 2018-2019 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pengawas Ujian sedang mengisi sampul soal USBN

USBN dilaksanakan di ruang belajar mengajar Program Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta, diikuti oleh 25 orang peserta dalam 1 hari dibagi dalam 2 ruang kelas dan didampingi oleh Petugas Lapas Narkotika Jakarta selaku Pengelola PKBM sekaligus sebagai Pengawas Ujian.

Kegiatan pelaksanaan Ujian ini merupakan tahap rangkaian setelah Ujian Akhir Semester (UAS) yang dilaksanakan pada bulan Februari lalu, hingga nanti pelaksanaan Ujian terakhir yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksakan pada bulan April mendatang yang menjadi Ujian penentu kelulusan bagi para peserta.

Kepala Tata Usaha PKBM Pandu Pelajar mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Hermansyah menjelaskan “Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 18 – 23 Maret 2019, dalam 1 hari jadwal ujian terdiri dari 2 mata pelajaran yang diujikan dengan sesi pertama dimulai pukul 13:30 – 15:30 dan sesi kedua pukul 16:00 – 18:00 WIB.”

Hermansyah menambahkan “Adapun 12 Mata pelajaran yang diujikan dalam pelaksanaan USBN yaitu Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Matematika, Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Bahasa Inggris, Pendidikan Agama, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) dan Orkes serta Muatan Lokal (Mulok – red).”

Selain itu Jumadi selaku Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyaraktan dan Perawatan (Bimkemaswat) menyampaikan kepada Tim Humas, “Meskipun dengan keterbatasan Hak, tidak menghalangi semangat Warga Binaan untuk menempuh Ujian yang kelak nanti bisa berguna saat mereka bebas dari masa hukumannya”.

Dari awal dimulai Pelaksanaan Ujian USBN sampai selesai kegiatan berjalan secara khidmat, tertib dan lancar.

 

Kontributor dan Dokumentasi : Gde Dwaja Putra dan Ayep Saepuloh (Tim Humas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta)

PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta Menerima Bantuan Sarana Prasarana Sebanyak 26 Unit Komputer Dari PT. Priamanaya Group Untuk Memfasilitasi Kegiatan UNBK 2019

Jakarta, Lapsustik News Kamis,(28/02) Pengurus Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta menerima bantuan sarana prasarana sebanyak 26 Unit Komputer dari PT. Priamanaya Group untuk memfasilitasi kegiatan Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan Maret mendatang.

Bantuan Sarana Prasarana Komputer yang diberikan PT. Priamanaya Group ini merupakan implementasi dari Undang-undang  Pemasyarakatan No.12 Tahun 1995 yang menjelaskan bahwa Sistem Pemasyarakatan adalah suatu tatanan mengenai arah dan batas serta cara pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan berdasarkan Pancasila yang dilaksanakan secara terpadu antara pembina, yang dibina, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan, dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.

Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menyambut dengan baik dan berharap “Semoga sinergitas hubungan antara PKBM Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dimana isinya ada yang membina (Pengurus dan Pengelola)  dan yang dibina (WBP) dengan PT.Priamanaya Group selaku perwakilan dari  Masyarakat terus dapat berjalan dan harus diakui bahwa kerjasama ini sangat berperan membantu terlaksananya Sistem Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Ucap Asep kepada Tim Humas.”

Lis Susanti selaku Kepala Subbag Tata Usaha menjelaskan kepada Tim Humas “Bantuan Sarana Prasarana Komputer untuk Kegiatan PKBM di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini sungguh sangat berguna dan membantu mengingat tidak ada Anggaran Belanja Modal pada DIPA Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Tahun 2019, Alhamdulillah PT.Priamanaya Group bisa memberikan sesuai permintaan usulan proposal yang diajukan oleh Pengurus PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Lis juga menambahkan “Serah terima bantuan Sarana Prasarana Komputer ini sangat mendukung kualitas kegiatan pelayanan Pembinaan Kepribadian dalam bidang pendidikan PKBM di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dimana PKBM Pandu Pelajar Mandiri ini telah beberapa kali mendapatkan prestasi dengan kategori Pengelola PKBM terbaik tingkat Provinsi dan juga berhasil meraih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Provinsi (BAN-PROV) tahun lalu.”

Kemudian Jumadi sebagai Kepala Subsi Bimkemaswat yang juga sekaligus mengkoordinir dan mengawasi langsung proses kegiatan serah terima bantuan sarana prasarana Komputer ini menyampaikan “Terima kasih banyak kepada PT.Priamanaya Group yang telah membantu memberikan 26 Unit Komputer untuk persiapan kegiatan Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK-red) PKBM Pandu Pelajar Mandiri di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, yang dilaksanakan Maret mendatang.” Jumadi melanjutkan “Semoga Sinergitas antara PKBM Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan PT.Priamanaya bisa terus berjalan dengan baik.”

Selanjutnya 26 Unit Komputer telah diterima langsung dan ditata rapih oleh Pengurus dan Pengelola PKBM Pandu Pelajar Mandiri beserta Tim untuk kesiapan menyambut datangnya kegiatan Ujian Negara Berbasis Komputer yang nantinya akan dilakukan Gladi bersih sebagai tanda bahwa PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta siap melaksanakan UNBK  Tahun Ajaran 2019.

Nurmala Dewi ( Kontributor Berita Kegiatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta)

 Ayep (Dokumentasi)