Hari Waisak, 39 Wargabinaan Buddha Dapat Remisi

Jakarta, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta memberikan Remisi Khusus (RK) kepada 39 orang wargabinaan yang beragama Buddha pada hari raya Waisak Tahun 2021 yang diperingati, Rabu (26/5).

Dari 39 orang warga binaan menerima RK I atau pengurangan Sebagian. Dari jumlah penerima RK I, 13 orang menerima remisi satu bulan, 20 orang mendapat remisi 1 bulan 15 hari, dan dua bulan remisi untuk 6 orang warga binaan.

Kepala seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Jumadi A., menegaskan remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

“Seperti telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar pada register F, serta turut aktif mengikuti program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan,” ucap Jumadi dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (26/5).

Ia mengatakan pemberian remisi ini juga untuk memastikan hak-hak narapidana tetap diberikan di tengah pandemi COVID-19. Selain remisi, hak-hak yang lain juga diberikan seperti asimilasi dan integrasi, layanan kunjungan online, dan layanan kesehatan.

Bambang wijanarko, menyampaikan kembali terkait komitmen pelayanan kepada wargabinaan Lapas Narkotika Jakarta.

“Pemberian remisi merupakan wujud negara hadir untuk memberikan perhatian dan penghargaan bagi narapidana untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik, dan tidak melakukan pelanggaran. Diharapkan pemberian remisi dapat memotivasi narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari,” kata Bambang selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta

Diketahui, pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi.

Kontributor : Ayep S

Jemput Aspirasi Dan Keluhan Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Apa sih SAPA WBP itu ?  SAPA WBP adalah bentuk inovasi dari Lapas Narkotika Jakarta yaitu dengan menerima aspirasi dan keluhan serta menghadirkan solusi langsung di tengah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) oleh Kalapas serta seluruh jajaran yaitu Pembinaan, Keamanan dan  Fasilitatif guna mendukung kinerja Lapas Narkotika Jakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan Dalam rangka memberikan dan meningkatkan pelayanan prima kepada WBP.

Lapas Narkotika Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan SAPA (Salam Pemasyarakatan) kepada para WBP bertempat di Paviliun Ahmad Arif (Blok A) yang diikuti dengan sangat antusias oleh para WBP dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19, Jum’at  (21/5/2021).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta serta didampingi oleh pejabat struktural beserta staff yang membidangi seksi masing-masing yang ada di Lapas Narkotika Jakarta seperti Tata Usaha, Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) serta Kegiatan Kerja (Giatja).

Bambang Wijanarko dalam sambutannya menyampaikan “Kegiatan ini akan terus kami lakukan guna memberikan hak – hak WBP di Lapas Narkotika Jakarta, sehingga mereka merasa di perhatikan. Ini semua kami lakukan sebagai salah satu pelayanan prima petugas pemasyarakatan sehingga menciptakan situasi kondusif untuk Lapas Narkotika Jakarta lebih baik lagi.”

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian saran, keluhan dan aspirasi dari para WBP kepada Kalapas dan Pejabat Struktural seperti layanan pengaduan, layananan integrasi, layanan medis  demi pelayanan terbaik dan pelayanan prima yang ada di Lapas Narkotika Jakarta.

 

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

Komitmen Lapas Narkotika Jakarta, Berikan Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1442H Bebas Dari Pungutan Biaya

LapsustikNews, Lapas Narkotika Jakarta memberikan pelayanan Idul Fitri 1442 H kepada Warga Binaan Pemasyarakatan dan keluarga. Layanan yang diberikan adalah Pelayanan Penitipan Makanan matang dari keluarga dan Layanan Kunjungan Melalui Video Call. Kamis (13/05/2021)

 

Pada masa pandemi covid-19, Lapas Narkotika Jakarta tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, dengan tetap melaksanakan protokol Kesehatan pencegahan covid-19. Layanan penitipan makanan matang dibuka hanya 2 (dua) hari, yakni sejak tanggal 13 sampai 14 Mei 2021. Layanan dibuka mulai pukul 09.00 sampai 11.30 WIB pada sesi Pagi, dan pada sesi Siang mulai pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.

Pada hari pertama, berdasarkan data jumlah pendaftar yang menitipkan makanan matang berjumlah 284 orang. Kegiatan pelayanan kunjungan juga tetap diberikan, namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara kontak langsung. Tahun ini layanan kunjungan digantikan melalui layanan video call, sebagai penggantinya.Berdasarkan data dari Tim Petugas Layanan Kunjungan Video Call, Jumlah pendaftar pada hari pertama sebanyak  176 orang.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta,  Bambang Wijanarko menyampaikan kepada Tim Humas,“ Bahwa seluruh layanan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan pencegahan covid-19, dan menegaskan “ Seluruh Layanan yang kami berikan adalah Gratis tidak dipungut biaya apapun, Jika ada indikasi pungutan liar, segera Laporkan, dan akan Saya tindak Tegas!” Tegas Bambang.

Sebelumnya, Kalapas telah menyampaikan komitmennya, bahwa Lapas Narkotika Jakarta saat ini sedang membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, dan akan terus memastikan serta memerangi Praktek Pungli, Korupsi dan Gartifikasi dan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan pelayanan pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H, melibatkan bantuan personel dari TNI dan Polri sebagai bentuk sinergitas, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelayanan berlangsung.

Layanan Kunjungan melalui Video Call akan tetap dilaksanakan pada hari-hari selanjutnya sebagai pengganti Layanan Kunjungan Langsung, selama masa pandemi Covid-19. Keluarga Warga Binaan dapat melakukan pendaftaran Layanan Video Call melalui Pendaftaran Online pada Website Lapas Narkotika Jakarta.

 

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

Penuh Percaya Diri, WBP Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket A

LapsustikNews- “Pendidikan adalah bekal terbaik untuk perjalanan hidup.” ucap Aristoteles, seorang filsuf dari Yunani. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kita, karena dengan pendidikan kita akan mendapatkan ilmu yang berguna untuk bekal masa depan kita, tak terkecuali bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Jakarta yang mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket A dengan penuh semangat dan percaya diri.

Bertempat di Ruang Kelas Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lapas Narkotika Jakarta dengan bekerjasama dengan Kemendikbud, Senin (26/04) diselenggarakan kegiatan Ujian Kesetaraan Paket A Tahun 2021 yang diikuti oleh 26 Siswa PKBM.

Kegiatan dibuka pada pukul 09.00 WIB yang diawali oleh sambutan Herizal Yusuf selaku Kasubsi Bimkemaswat yang memberikan motivasi kepada Siswa yang mengikuti Ujian “Harapan saya kalian yang mengikuti UPK Paket A hari ini bisa lulus dengan nilai terbaik dan bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, yakni Paket B. Saya yakin dan percaya, kalian Bisa.”

Rusli Amin selaku Kepala Sekolah PKBM Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan “UPK menjadi tolak ukur pemahaman siswa atas materi yang telah diberikan selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.”

“Saya dan kami para pengajar berharap agar kalian dapat memberikan yang terbaik selama mengikuti kegiatan UPK dan lulus dengan predikat yang baik.” tutup Rusli Amin.

Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan “Menjadi Narapidana bukan berarti tidak bisa terus belajar dan tidak dapat mendapatkan ijazah. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Jakarta memberikan fasilitas dan kesempatan bagi Narapidana yang ingin melanjutkan pendidikannya dan dapat memperoleh ijazah. Supaya dapat berguna bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.”

Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket A dilakukan secara daring melalui website setara.kemendikbud.go.id yang diselenggarakan selama 5 hari, dimulai pada tanggal 26 April 2021 hingga tanggal 30 April 2021 dan dimulai pukul 09.00 WIB.

 

Kontributor: Humas Lapsustik Jakarta

Penuh Semangat, WBP Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Perlombaan Islami

LapsustikNews- Berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa (13/04), pengumuman tersebut disambut gembira oleh seluruh umat Islam di Indonesia, begitupun dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Narkotika Jakarta.

Untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1442 Hijriah, Masjid Daarusyifa Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan kegiatan perlombaan Islami yang diikuti oleh WBP yang berasal dari berbagai program pembinaan seperti Program Santri, Siswa Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Program Pramuka dan juga diikuti oleh perwakilan dari Blok Hunian yang ada di Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan perlombaan Islami diselenggarakan selama 3 hari dengan berbagai bidang lomba seperti perlombaan Adzan, perlombaan Tilawah Al-Quran serta perlombaan Tausyiah.

Herizal Yusuf selaku Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan menjelaskan kepada tim humas “Di Bulan Ramadhan, Masjid Daarusyifa Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan perlombaan Islami dengan berbagai bidang perlombaan seperti Adzan, Tilawah dan Tausyiah yang diselenggarakan untuk para WBP.”

“Diharapkan dengan adanya perlombaan ini semakin memeriahkan datangnya bulan suci Ramadhan serta saya mengajak mari kita manfaatkan waktu di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.” tutup Herizal.

Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan “Kegiatan ini kita selenggarakan setiap tahunnya, selain itu juga diadakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh para WBP.”

“Dengan adanya pesantren Ramadhan, saya berharap semakin bertambahnya ilmu agama Islam yang dimiliki oleh para WBP sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi WBP itu sendiri.” lanjut Bambang.

“Ini juga merupakan komitmen kami yang terus memberikan pelayanan-pelayanan dan memfasilitasi kebutuhan dan hak WBP dalam melaksanakan ibadah khususnya di bulan Ramadhan ini.” tutup Bambang.

 

Kontributor: Humas Lapsustik Jakarta

Sigap!! Lapas Narkotika Jakarta Kedatangan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham DKI Jakarta Untuk Melakukan Monitoring Dan Evaluasi

Jakarta, Lapsustik News –  Rabu,(14/4) Kepala Divisi Pemasyarakatan (Ka.Div PAS) Kementerian Hukum dan HAM DKI melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan, Penyelenggaraan Makanan dan Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi diawali dengan meninjau area Klinik Lapas Narkotika Jakarta, dengan melihat tempat Ruang Rawat Inap WBP harus sesuai dan layak. Kemudain dilanjutkan melihat mekanisme pendistribusian makanan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pemesanan dan penerimaan bahan makanan  mulai dari waktu kedatangan bahan makanan harus sesuai jadwal jam yang ditentukan kemudian jumlah, berat dan kualitas bahan makanan serta proses tiba datangnya pesanan sampai bahan makanan diterima dengan baik oleh Petugas dan Panitia Penerima Bahan Makanan bagian Pengolah  Bahan Makanan di Ruang Restorasi Dapur.

Kemudian menuju area blok hunian dimana WBP agar selalu tertib dan bagi Petugas Paste Blok harus melakukan setiap kegiatan dan tugas sesuai SOP. Mengingat Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Tahun 2021 ini Kembali jadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dicanangkan sebagai  Lapas yang membangun Zona Integritas Menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

“Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi, dimulai dari peninjauan area Klinik serta area blok hunian dan proses mekanisme pemesanan, kedatangan dan penerimaan bahan makanan lalu pelayanan kegiatan Restorasi dari kebersihan alat-alat masak, ruangan, bahan makanan, cara kerja, kualitas dan jumlah bahan makanan serta pendistribusian makanan sudah cukup baik. Serta Ruang Rawat Inap yang layak serta memadai bagi WBP” Ucap Marselina Budiningsih selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan DKI Jakarta.

 Jumadi selaku Kasie Binadik Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengucapkan “Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan dari pihak Kantor Wilayah khususnya Pemasyarakatan yang ingin menjadikan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjadi UPT yang benar-benar mampu berusaha dan berinovasi sebaik mungkin dalam memberikan layanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.” “Pastinya Monitoring dan Evaluasi ini menjadi motivasi bagi kita semua agar terus bekerja melayani sepenuh hati memberikan yang terbaik dalam segala hal.”

 

Kontributor : Humas Narkotika Jakarta

SIMASHAM Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews, Hak Asasi Manusia adalah Hak yang melekat sejak lahir sampai meninggal, Kemenkumham mewujudkan itu semua dengan membuat aplikasi SIMASHAM. Dimana pada hari ini Senin (29/03) Lapas Narkotika Jakarta Kedatangan Petugas dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta untuk melakukan Sosialisasi penggunaan aplikasi SIMASHAM terhadap Masyarakat.

Aplikasi Sistem Informasi Yankomas (SIMASHAM) merupakan salah satu aplikasi berbasis jaringan internet yang dapat digunakan untuk menyampaikan komunikasi oleh masyarakat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam Aplikasi ini, penyampai komunikasi juga dapat secara online memperoleh informasi mengenai kemajuan dalam penanganan permasalahan HAM yang di komunikasikannya.

Dalam kesempatan itu Andriani Pancawati selaku petugas Kanwil DKI Jakarta menerangkan terkait fungsi dari aplikasi tersebut yaitu bertujuan agar seluruh masyarakat dimanapun berada yang merasa terlanggar dapat mengadukan permasalahan hak asasi manusia selama dirinya dapat terhubung dengan jaringan internet. dimana aplikasi itu berisikan Form Pengaduan Hak Asasi Manusia bagi masyarakat yang ingin melapor apabilla ada pelanggaran HAM.

“Aplikasi ini sangat membantu bagi kami, terutama dalam hal mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Dengan ini Masyarakat tidak akan segan untuk melapor apabila ada pelanggaran HAM.” Tutur Enggar selaku Petugas Layanan Informasi

Melalui Aplikasi SIMASHAM, Lapas Narkotika Jakarta akan terus melakukan Pelayanan yang prima terhadap masyarakat dan masyarakat merasa terlayanai dengan baik sehingga memberikan citra yang baik untuk Kementerian Hukum dan HAM RI.

 

 

Kontributor: Humas Narkotika Jakarta

Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Pengisian Instrument Terkait Studi Pembentukan Unit Layanan Disabilitas Secara Virtual

LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti diskusi secara virtual dalam rangka pengisian instrument terkait Studi Pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan Penyediaan Akomodasi yang layak di Lapas dan Rutan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hak Asasi Manusia (Puslitbangham), Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbangkumham).

Kegiatan yang diselenggarakan pukul 09.00 WIB secara terpusat dari Puslitbangham melalui aplikasi Zoom Meeting. Acara ini diikuti oleh Rahardjo Sudharmono selaku Kasubag Tata Usaha, Herizal Yusuf selaku Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), dan 1 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengalami Disabilitas.

Herizal Yusuf menjelaskan kepada tim Humas “Pembentukan ULD ini dalam rangka menjalankan Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 13 Tahun 2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas.”

“Selain itu, pembentukan Unit Layanan Disabilitas di Lapas dan Rutan ini juga untuk menjalankan tugas dan fungsi dari Pemasyarakatan itu sendiri.” lanjut Herizal.

Sutiman, salah satu WBP yang diwawancara menjelaskan kepada tim peneliti “Di Lapas Narkotika Jakarta ini sudah terdapat sarana dan prasarana pendukung bagi kami WBP yang mengalami disabilitas.”

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan wawancara oleh tim peneliti kepada Lapas dan Rutan yang menjadi objek penelitian dalam studi pembentukan ULD.

 

Kontributor: Humas Lapsustik – P.S

Lapas Narkotika Jakarta Siap Memberantas TBC

LapsustikNews, Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium Tuberculosis, dengan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu) biasanya berdahak dan terkadang mengeluarkan darah, penyakit ini ditularkan melalui percikan ludah yang keluar dari penderita TBC, ketika berbicara, batuk atau bersin.

Tuberkulosis atau disebut dengan “TBC” masih merupakan masalah Kesehatan utama yang ada di Indonesia saat ini. Mengacu pada, WHO Global TB Report tahun 2020, saat ini masih terdapat 10 juta orang di dunia jatuh sakit karena TBC dan menyebabkan 1,2 juta orang meninggal karenanya. Indonesia termasuk delapan negara yang menyumbang 2/3 kasus TBC di seluruh dunia, menempati posisi kedua setelah India dengan kasus sebanyak 845.000 dengan kematian sebanyak 98.000 atau setara dengan 11 kematian/jam

Bertepatan dengan Hari TBC sedunia yang jatuh pada hari ini Rabu (24/03). Dengan tema “Setiap Detik Berharga, Selamatkan Bangsa dari Tuberkulosis.” Lapas Narkotika Jakarta memperingati hari tersebut dengan melakukan Sosialisasi terkait penyakit TBC kepada Warga Binaan Pemasyarakatan yang bertempat di lapangan upacara, dengan memakai Protokol Kesehatan pencegahan Covid 19.

Pada kesempatan tersebut dr Finnahari selaku dr Umum Klinik Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan “Kita harus peduli dengan penyakit ini karena tidak beda dengan Covid 19. Penyakit ini juga bisa menular dengan cepat melalui udara. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran untuk kita semua agar mempunyai etika ketika batuk dan bersin untuk menutupnya dan segera berobat apabila ada gejala.”

Kalapas Bambang Wijanarko juga menambahkan “Sama seperti Covid 19 penyakit ini juga sangat dengan mudah menyebar dan menular. Tetap jaga kesehatan secara mandiri dan segera lakukan pemeriksaan apabila ada gejala kepada petugas Klinik Lapas Narkotika Jakarta.”

Lapas Narkotika Jakarta akan terus mendukung pemerintah  salah satunya dengan memutus mata rantai penyeberan penyakit TBC dimana penyakit ini juga sama berbahayanya dengan Virus Covid 19. Layanan Kesehatan Klinik Lapas Narkotika akan terus melayani dengan pelayanan prima agar hak hak Warga Binaan Pemasyarakatan dapat terpenuhi terutama Kesehatan.

 

Kontributor : Humas Narkotika Jakarta

Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket C PKBM Pandu Belajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews, “Pendidikan Adalah Senjata Yang Paling Ampuh Yang Bisa Anda Gunakan Untuk Mengubah Dunia” – Nelson Mandela. Sebegitu pentingnya Pendidikan bagi semua manusia tidak terkecuali bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Jakarta. Bekerja sama dengan Kemendikbud pada hari ini Senin (22/03) bertempat di Ruang kelas PKBM Lapas Narkotika Jakarta sebanyak 46 Orang Siswa mengikuti Ujian Kesetaraan (UPK) Paket C tahun 2021.

Di awali oleh Imam Badruttamam selaku PLH Kasie Binadik, beliau menyampaikan “apa yang sudah kalian pelajari selama belajar di PKBM ini agar di cermati dengan baik. Supaya kalian bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan, sehingga kalian bisa lulus dan mendapatkan ijazah.” Rusli Amin selaku Kepala Sekolah juga menyampaikan “semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan siswa dapat mendapatkan nilai yang baik sehingga lulus lalu mendapatkan ijazah.” Dengan menggunakan Protokol Kesehatan pencegahan Covid 19, Siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan ini menggunakan Computer Based Test (CBT) dengan waktu mengerjakan 2 jam, dibagi menjadi dua sesi yang pertama ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia Kemudian mata pelajaran PPKN.

Ujian Kesetaraan ini berlangsung selama 6 hari yaitu dimulai pada hari ini 22 Maret 2021 sampai 27 Maret 2021. Dimana pada tahun ini dilaksanakan secara daring melalui web setara.kemendikbud.go.id.

Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta menambahkan “ Menjadi Narapidana bukan berarti tidak bisa terus belajar dan tidak dapat mendapatkan ijazah. Melalui kegiatan ini, kami Lapas Narkotika Jakarta memberikan fasilitas dan kesempatan bagi Narapidana yang ingin melanjutkan pendidikannya dan dapat memperoleh ijazah. Supaya dapat berguna bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

Lapas Narkotika Jakarta akan terus memberikan pembinaan yang baik terhadap Narapidana, memberikan apa yang menjadi haknya secara terbuka. Dan selalu bersinergi dengan baik terhadap instansi pemerintah lainnya.

 

 

Kontributor : Humas Narkotika Jakarta