Perawatan Kendaraan Dinas Di Lapas Narkotika Jakarta.

LapsustikNews- Jajaran Umum Lapas Narkotika Jakarta melakukan perawatan dan pemeliharaan Sarana dan Prasarana di Gedung I yang salah satunya adalah Kendaraan Dinas.

Jum’at, (16/10),  Guna memelihara dan memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang dalam perjalanan Dinas dalam keadaan baik dan berfungsi, Petugas Bagian Urusan Umum Lapas Narkotika Jakarta melakukan pemeliharaan rutin setiap harinya kepada seluruh sarana Transportasi penunjang Aktivitas Kantor yaitu Kendaraan Dinas yang selalu digunakan untuk keperluan Pejalanan luar Kantor .

Perawatan Kendaraan Dinas setiap harinya dilakukan dengan cara memanaskan mesinnya, mengecek bensin, dan lain-lain. Ini bertujuan agar ketika Kendaraan Dinas digunakan untuk keperluan dinas, Mobil sudah siap dan dengan kondisi baik.

Selaku Kepala Urusan Umum, Bisri Mustopa  menyampaikan “Kegiatan pemeliharaan ini merupakan tugas dan fungsi bagian urusan umum, yaitu pemeliharaan Barang Milik Negara (BMN) yang dilakukan secara berkala, khusus Kendaraan Dinas ini, kita selalu cek dan siapkan setiap hari”.

Oga G. Darmawan Kalapas Narkotika Jakarta mengatakan “ini adalah kegiatan rutin kami setiap hari, kesiapan Kendaraan Dinas itu penting, sehingga pada saat Kendaraan Dinas digunakan tidak ada hambatan atau mogok pada saat perjalanan dinas” pungkasnya.

Oga menambahkan bahwa pada saat ini Seluruh Transportasi atau Kendaraan Dinas  masih dalam kondisi yang baik, sehingga kita hanya perlu rutin dalam merawatnya.

 

kontributor: Gipsta

Mendukung Keberhasilan Pemulihan Dalam Program Rehabilitasi, Lapas Narkotika Jakarta Menyelenggarakan Family Support Group (FSG) di Era Pandemi

LapsustikNews- Kegiatan Family Support Group atau disebut dengan FSG dilaksanakan dengan menerapkan Protocoler Kesehatan  di Lapas Narkotika Jakarta Pada Hari Rabu (14/10). FSG merupakan salah satu kegiatan dalam rehabilitasi yang dilaksanakan dengan mengundang keluarga peserta untukhadir ke Lapas guna mendukung proses pemulihan yang sedang dijalani.

Dengan kondisi pandemi saat ini maka kegiatan diselenggarakan di Ruang Layanan Kunjungan Terpadu Lapas Narkotika Jakarta. Tidak semua keluarga menghadiri kegiatan ini, melainkan hanya yang diundang oleh Lapas yang berjumlah 20 orang, dikarenakan kondisi pandemi maka kegiatan ini dilakukan bergiliran setiap menggunya. Selain pihak keluarga juga dihadiri oleh tim rehabilitasi beserta konselor adiksi.

Dalam Kegiatan tersebut Kasi Binadik, Jumadi, menyampaikan imbauan kepada para Keluarga Warga Binaan agar senantiasa memberikan support kepada warga binaan yang sedang menjalankan program pembinaan di dalam lapas. Menurut beliau dukungan keluarga menjadi salah satu factor penting bagi keberhasilan program dikarenakan dengan dukungan keluarga akan menigkatkan motivasinya untuk berubah. Selaian itu beliau juga mengajak kepad keluarga warga binaan untuk  selalu menerapkan Protokoler Kesehatan dan selalu Melaksanakan 3M, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan ditambah untuk selalu Menjaga Kesehatan.

Psikolog Lapas Narkotika Jakarta, Winanti, menyampaikan rasa terima kasihnya dan apresiasi kepada keluarga yang sudah bersedia hadir dalam kegiatan ini. Hal ini menunjukkan adanya dukungan dan kepedulian keluarga terhadap proses pemulihan warga binaan. Dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan bahwa program rehabilitasi merupakan sebuah program pemulihan ketergantungan narkoba sekaligus sebagai perubahan perilaku, yang merupakan program komprehensif dengan berbagai kegiatan salah satunya adalah FSG. Selain melibatkan petugas Lapas, program ini juga menggandeng konselor adiksi professional yang bertanggung jawab dalam melakukan konseling dan terapi perubahan perilakunya. Sehingga program ini bukalah program main-main karena merupakan prioritas nasional.

Para Konselor juga menyampaikan bahwa selama ini mereka bekerja keras untuk menjaga pemulihan para peserta rehabilitasi dan membantu peserta untuk mengatasi permasalahan yang dialaminya baik terkait adiksi maupun permasalahan sehari-hari. Konselor juga turut menghimbau agr keluarga senantiasa memberikan dukungan baik selama menjalani rehabilitasi di dalam lapas maupun setelah mereka berada di luar lapas dengan program pascarehabilitasinya

Kepala Lapas Narkotika Jakarta Oga G Darmawan menyambut baik kegiatan ini dan selalu memberikan dukungan terhadap terlaksananya program ini. Beliau menyampaikan Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta, betapa beliau mengapresiasi  kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada Keluarga Warga Binaan yang telah datang, menyempatkan waktunya di Kala Pandemi Covid-19 ini. Beliau sangat berharap para keluarga selalu memberikan Support  kepada para Warga Binaan dan memberikan himbauan kepada mereka untuk mengikuti aturan yang ada, agar mempermudah para Warga Binaan Pasca Rehab.

Kegiatan ini pun ditutup dengan sesi tanya jawab antara para Pengunjung dengan para Petugas.

 

Kontributor: Gipsta hanif

Pegawai Lapas Narkotika Jakarta Mengikuti Apel Sore Secara Virtual.

LapsustikNews– Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta melaksanakan Apel Sore pegawai secara virtual yang dipimpin oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta Oga G. Darmawan serta diikuti oleh Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta melalui aplikasi Zoom Meetings pada Jum’at (09/10).

Pelaksanaan Apel Sore secara Virtual ini merupakan bentuk tindak lanjut dari surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nomor: SEK-UM.04.01-302 Tanggal 4 Oktober 2020 tentang Pelaksanaan Apel Pagi dan Sore secara Virtual Pegawai ASN Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Apel Virtual dimulai pukul 15.30 WIB diikuti oleh Pejabat Struktural serta Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dari ruangan kerjanya masing-masing.

Dalam amanatnya Kalapas Narkotika Jakarta Oga G. Darmawan menyampaikan kepada seluruh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta Untuk Mempersiapkan diri dalam melaksanakan Kedatangan  Tim Penilai Menpan RB terkait Penilaian   WBK/WBBM di tahun ini, “Segera siapkan apa yang perlu di siapkan dan dibutuhkan, jangan sampai ketika Tim Penilai datang kita kelimpungan dalam mempersiapkan Materi yang ada, sehingga dapat mengurangi penilaian yang akan mereka lakukan”.

Lanjutnya “Dihimbauan juga kepada seluruh Petugas Lapas agar selalu disiplin dalam melaksanakan Social Distancing dan selalu melaksanakan Protokol kesehatan yang ada demi kesehatan kita bersama, agar meminimalisir penyebaran Virus Covid-19 di Lapas Narkotika Jakarta maupun di lingkungan Keluarga masing-masing Pegawai” Ucap Oga pada akhir amanat apel sore.

Apel ditutup dengan Menyanyikan Lagu Pemasyarakatan dan Pembacaan doa bersama.

 

 

Kontributor: Gipsta Hanif

Petugas Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Rapid Test Covid-19

LapsustikNews- Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, khususnya Lapas Narkotika Jakarta,  Menyelenggarakan kegiatan Rapid Test Covid-19 kepada Seluruh Pegawai baik Administrasi maupun Pengamanan  yang bertempat di Klinik Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan Rapid Test akan dilaksanakan selama 2 hari (Selasa, dan Rabu) dengan total 250 Jumlah Pegawai yang akan menjalankan Rapid Test selama 2 hari tersebut.

Kegiatan hari pertama dilaksanakan pada hari Selasa (22/09) mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00  dengan Target  Pegawai/Petugas berjumlah 125 orang pada hari Pertama, yang Berasal dari:  Rupam I, Rupam II, P2U II, P2U III dan Para Pegawai dari Berbagai Sub Seksi yang berbeda di Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan di Laksanakan di Klinik  Lapas Narkotika Jakarta, yang bertujuan untuk melakukan pencegahan dan Mengendalian Covid-19 bagi Para Pegawai yang Reaktiv Maupun yang Non Reaktiv di Lapas Narkotika Jakarta.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan “Kegiatan ini dilaksanakan untuk Mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 dari pegawai yang Reaktiv kepada Pegawai yang sehat, Sehingga kita dapat lebih cepat dalam  Memutus mata rantai Penyebaran Covid-19, apabila ada pegawai yang Reaktiv.” Ucapnya  Kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta.

Dr. Birindra Dewi selaku koordinator Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan ”Kegiatan Rapid Test  Kepada Pegawai merupakan  langkah yang harus di lakukan dengan cepat  di karenakan penyebaran Virus Corona di Luar Lapas sangat  Tinggi, Dengan di adakannya Kegiatan ini, Kita dapat Menanggulangi penyebaran Virus Corona dengan Mengambil Tindakan yang tepat, Sehingga dapat Mencegah Tertularnya Para WBP oleh para Petugas yang Reaktiv  .”Ucapnya

“Selanjutnya apabila ada Petugas/Pegawai  yang Melaksanakan Rapid Test ada yang reaktif, maka Petugas tersebut akan kita Beri Surat Pengantar untuk di lakukan Tes SWAP di Rumah Sakit yang sudah kita Rujuk .” Lanjut dr. Birindra.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan Rapid Test kepada Petugas/Pegawai yang dilaksanakan oleh Para Dokter poliklinik Lapas Narkotika Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk Para Dokter  Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta,dan  menggunakan masker dan tetap menjaga jarak Untuk Petugas dari  Beberapa Sub bagian Berbeda dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

 

Kontributor: Gipsta

Lapas Narkotika Jakarta Serahkan 3000 Ekor Bibit Ikan Lele Kepada LPKA Jakarta

LapsustikNews- Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta, saat ini telah mengikuti berbagai macam kegiatan pelatihan, salah satunya kegiatan budidaya ikan lele. Ikan lele yang dibudidayakan oleh warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta sebanyak kurang lebih 100 ribu ekor. Kegiatan budidaya tersebut merupakan salah satu wujud dari Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 dengan  target peningkatan kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 35.850 (Tiga Puluh Lima Ribu Delapan Ratus Enam Puluh) Narapidana dan meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Pada hari Senin (14/09) Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Jakarta telah melakukan penyerahan 3000 ekor bibit ikan lele berukuran 7-8 cm. Bibit tersebut diberikan kepada Seksi Kegiatan Kerja LPKA Jakarta dalam rangka sinergitas membangun pelatihan dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Bibit tersebut diserahkan langsung oleh Soeistanto P Djatmiko selaku Kasi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Jakarta kepada Aryo Samiaji, selaku Perwakilan Seksi Binadik  Lembaga Pembinaan Khusus Anak Jakarta.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta, Oga G. Darmawan merasa, Bahwa Kerja Sama Antar Unit Pelaksana Teknis Mengenai Pembinaan Budi Daya Perikanan di Lingkungan Pemasyarakatan ini, Harus Terus di tingkatkan, sehinga mampu membangun ketahanan pangan yang sangat baik di lingkungan Pemasyarakatan, dan diharapkan wargabinaan memiliki bekal keterampilan budidaya ikan lele dan bisa bekerja secara mandiri, pasca keluar dari Lembaga Pemasyarakatan. “Dalam hal ini, Bibit Lele yang dibagikan merupakan bukti keberhasilan dari pelatihan budidaya ikan lele yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Lapas Narkotika Jakarta” Tutur Oga

Masa pandemi covid19 tidak menjadikan seluruh kegiatan pembinaan di Lapas Narkotika Jakarta berhenti, dengan tetap menerapkan protocol Kesehatan seluruh kegiatan pembinaan ataupun pelatihan tetap terus dilaksanakan, sehingga tetap berkreasi dan produktif.

Kasi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Jakarta menyatakan “ Selanjutnya Lapas Narkotika Jakarta akan meyerahkan kembali bibit ikan lele kepada Lapas lainnya, seperti Lembaga Pemasyarkatan Terbuka Kelas IIB Ciangir dan Lapas/Rutan Lian yang membutuhkan ” Ucap Tanto.

 

 

 

Kontributor : Gipsta / Dokumentasi : Pangku

Kegiatan Pengarahan dan Penguatan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Kepada Pegawai Lapsustik Jakarta Dalam Rangka Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Jakarta, Lapsustik News  Menindaklanjuti hasil penilaian survey internal  dari Badan Penelitian Hukum dan HAM, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta bertekad dan  bersemangat berupaya serius meraih predikat Wilayah Bebas dari Prilaku Korupsi (WBK) Tahun 2019.Seluruh Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarti mengikuti kegiatan rutin Apel Pagi sekaligus mendengarkan dengan khidmat pengarahan dan penguatan yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Selasa,(09/04) yang dilaksanakan di Lapangan Apel Gedung Utama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Andhika Prasetya selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta yang juga bertindak sebagai Pembina Apel di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan motivasi, arahan dan bimbingannya antara lain :

  1. “Bangga dan salut kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah bersemangat memperjuangkan usaha membangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
  2. Berterima kasih kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta karena dilihat dari fasilitas sarana prasarana yang digunakan untuk peningkatan Layanan Publik pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta itu sudah sangat baik.
  3. Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta harus saling mendukung agar pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM ditahun 2019 berhasil diraih.
  4. Semangat juang dari Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjadi Inspirasi bagi Lapas/Rutan lainnya sehingga yang tadinya hanya dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas ditargetkan menjadi Lapas WBK kini menjadi seluruh UPT Se-DKI Jakarta.
  5. Harus lebih ditingkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada Pengunjung dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terutama menunjukan sikap lebih ramah, sopan, santun, humanis yang semuanya harus muncul dari ketulusan hati.
  6. Agar pelayanan yang dibutuhkan WBP, Seluruh Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta harus berupaya jemput bola untuk memberikan layanan agar kebutuhan yang diperlukan WBP segera terlayani.
  7. Lakukan sosialisasi secara rutin, sampaikan secara persuasif yang aktif perihal aturan apa saja yang terkait dengan perolehan hak-hak WBP selama menjalani hukuman di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.
  8. Untuk keberhasilan dalam pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, maka seluruh Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta harus terlibat dan mau bekerjasama saling membantu dalam kebaikan dan mencegah dalam keburukan.
  9. Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM ini tidak hanya di Lapas/Rutan saja tapi diseluruh bagian Kantor yang memberikan layanan itu semua harus WBK seperti Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta pun sama saat ini kami beserta jajaran di Kanwil sedang menuju WBK”.

Selesai Apel Pagi, kegiatan dilanjutkan dengan menyaksikan pertunjukan koloni senjata dari penampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) angkatan 2017 yang langsung dipilih oleh  Direktur Keamanan dan Ketertiban  Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kemudian acara berikutnya adalah Rapat Koordinasi Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dihadiri oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta , Pejabat Struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Tim Pokja Kesekretariatan WBK Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Rapat ini membahas tindak lanjut poin-poin apa saja yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta tentang Peningkatan layanan publik dan pembinaan  dengan sikap humanis kepada seluruh pengunjung dan WBP pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk meningkatkan pengungkit dan penilaian dalam rangka pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.

 

 

Kontributor : Nurmala Dewi  (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)