Survey Pengukuran Sinyal Seluler di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Kamis (28/02) mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta untuk meninjau lokasi yang rencanannya dalam triwulan pertama akan segera dilakukan pemasangan Alat Pengendali Sinyal Seluler yang lebih canggih dari alat sebelumnya. Project  ini ditargetkan sudah terpasang di daratan Lapas/Rutan Cipinang dan Salemba. Alat ini dapat mengendalikan Sinyal WIFI, Sinyal Handphone, Sinyal Radio dan jangkauan sinyal di Area tertentu di mana alat tersebut dipasang.

Kegiatan Suvey Pengukuran sinyal ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS5.TI.02-140 tanggal 27 Februari 2019 perihal pemberitahuan survey pengukuran sinyal seluler di Cipinang dan Salemba yang ditandatangani oleh Dodot Adikoeswanto selaku Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama, yang merupakan tindak lanju hasil rapat antara Direkorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (KOMINFO) dan Ditjen PAS perihal Design Review Meeting alat pengendali sinyal.

Kegiatan ini terlaksana dengan baik berkat kerjasama Kementerian Hukum dan Hak Asas Manusia (KEMENKUMHAM), Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditikers dan Kamtib).

Tujuan dari survey pengukuran sinyal seluler untuk meningkatkan pengamanan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang sebelumnya sudah terpasang alat pengendali sinyal jaringan 3G dan saat ini akan diperbarui menjadi jaringan 4G yang lebih canggih dari alat sebelumnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya transaksi maupun pengendalian bisnis narkoba yang dilakukan warga binaan dari dalam Lapas serta melibatkan petugas di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan ini perwakilan dari Direktorat Teknologi Informasi dan Kerjasama (Ditikers) didampingi petugas Lapas Narkotika melakukan pemeriksaan perangkat, lokasi pemasangan dan pengukuran sinyal, agar perangkat terbaru dapat segera dipasang dan bisa berfungsi dengan baik.

Kegiatan survey ini dilakukan dengan menyusuri area branggang dan lapangan tembak Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, “setelah survey di Lapas Narkotika selesai selanjutnya kami akan bergerak ke RS Pengayoman , Rutan dan Lapas Klas I Cipinang”, ungkap Arif kepada Tim Humas

 

Kontributor dan Dokumentasi : Gde dan Ibnu (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)