Semangat Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Menjalankan Ibadah Ditengah Pandemi Covid-19

LapsustikNews- Pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia tidak menyurutkan semangat Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta untuk tetap menjalankan ibadah sesuai agama yang dianutnya namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni 3M, mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Kegiatan peribadahan pada Jumat (13/11) dilaksanakan pada masing-masing tempat ibadah yang ada di Lapas Narkotika Jakarta yakni Masjid Daarusyifa, Gereja El Shaddai dan Vihara Cetiya Sila Ratana dengan menerapkan pembagian sesi tiap jam peribadahan untuk menghindari penumpukan warga binaan di tempat ibadah masing-masing agama.

Sebelum memasuki area tempat ibadah, warga binaan juga diharuskan mengikuti protokol kesehatan seperti dilakukan pengukuran suhu badan untuk memastikan bahwa yang mengikuti ibadah adalah orang sehat dan juga mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan di tempat ibadah.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan “Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan kegiatan ibadah bagi warga binaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.”

“Di pintu masuk tempat ibadah juga dilakukan pengukuran suhu tubuh serta menyediakan hand sanitizer dan tempat mencuci tangan.” lanjut Oga.

“Saya mengapresiasi semangat warga binaan Lapas Narkotika Jakarta yang selalu bersemangat menjalankan ibadah walaupun ditengah pandemic Covid-19 dan kita semua berdoa agar pandemi ini segera berakhir.” harap Oga.

Supri, salah satu warga binaan yang sedang melaksanakan kegiatan ibadah di masjid menyampaikan “Alhamdulillah, walau ada pandemi Covid -19 ini, kita masih bisa melaksanakan kegiatan di masjid walau harus memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.”

“Di gereja El Shaddai ini kita pertama melakukan pengukuran suhu dan tersedia hand sanitizer saat akan memasuki area gereja, kita juga selalu menggunakan masker dan tetap menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan ibadah.” ucap Jefrry, salah satu warga binaan lainnya.

 

Kontributor: Pangku Shillazid