Resolusi Tahun Baru 1440 H, WBP Lapas Narkotika Jakarta Deklarasi “Hapus Buta Huruf Al-Qur’an”

“Kami warga binaan pemasyarakatan beragama Islam bertekad untuk:

  1. Belajar membaca, menulis dan memahami Al-qur’an.
  2. Menjalankan seluruh kewajiban ibadah agama Islam dengan baik dan benar
  3. Mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik sesuai aturan yang berlaku”

Jakarta-LapsustikNews, – Disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) DKI Jakarta, Bambang Sumardiono, Direktur Perawatan Kesehatan Dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Asminan Mirza, suara warga binaan pemasyarakatan (WBP) menggema di Masjid Daarussyifa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengawali resolusi tahun baru Islam 1440 Hijriyah, dengan melakukan deklarasi “Hapus Buta Huruf Al-qur’an”, Senin (10/9). Kegiatan deklarasi tersebut dirangkai dengan kegiatan Do’a Bersama pegawai dan WBP, yang dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-103 tanggal 09 September 2018 Tentang Pelaksanaan Do’a Bersama Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah.

Dalam sambutannya, Bambang Sumardiono, yang membacakan sambutan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, mengharapkan pelaksanaan  ini merupakan resolusi awal tahun 1440 H dan merupakan pelaksanaan program pembinaan kepribadian.

 

“Atas perkenan dan ridha Allah subhanahuwata’ala, alhamdulillah hari ini dalam menyambut tahun baru 1440 hijriyah kita melaksanakan Do’a Bersama dan deklarasi “Hapus Buta Huruf Al-qur’an” bagi warga binaan dan tahanan yang beragama Islam  seluruh Indonesia, sebagai resolusi awal memulai catatan pahala diawal tahun ini,” ucap Bambang Sumardiono dalam sambutannya.

 

“Edukasi melek huruf Al-Qur’an ini merupakan pelaksanan program pembinan kepribadian dalam bentuk pendidikan spiritual sekaligus pendidikan intelektual yang diwajibkan bagi warga binaan pemasyarakatan beragama Islam. Al-Qur’an akan menuntun pada pemahaman isi Al Qur’an, yang kita yakini sebagai panduan kebaikan untuk menuju surga Ilahi. Al Qur’an adalah pedoman yang akan menuntun warga binaan pemasyarakatan dalam menyadari kesalahan, serta menjadi manusia yang berakhlak baik sebagai tujuan sistem pemasyarakatan”, lanjut Kakanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta tersebut.

 

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an Surat Al ‘Alaq oleh santri Lapas Narkotika Jakarta, yang dilanjutkan dengan deklarasi “Hapus Buta Huruf Al Qur’an” oleh warga binaan yang beragama Islam. Dalam acara tersebut, juga diberikan Al-Quran secara simbolis kepada WBP dan santunan kepada anak yatim. Acara ditutup dengan tausiyah oleh KH Achmad Bachru Rozak, MA dengan tema “Fadilah membaca Al Qur’an” dan diakhiri dengan do’a bersama.

Turut hadir dalam acara tersebut pejabat struktural di lingkungan Kanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta, Kalapas Narkotika Klas IIA Jakarta, pejabat struktural dan pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

 

Kontributor : Sadi (Tim Humas LapsustikJkt