Kemenpan RB Lakukan Sosialisasi Evaluasi ZI

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan Kegiatan Teleconfrance yang bertema Sosialisasi Evaluasi Zona Integritas Menuju WBK/WBBM dari Kemenpan RB yang diikuti oleh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta, Selasa (25/08) yang dimulai pukul 08.30 sampai 10.15 WIB dan dipimpin oleh Agusdin Muttakin. Ak. Selaku Moderator dan Drs. Agus Uji Hantara Selaku Narasumber Sesi Pertama.

Dalam Kegiatan Tersebut dapat beberapa Himbauan Kepada Tim Penilai kepada Tim Pelaksana di Lapangan

  1. Dimasa Pandemi ini, tidak akan manghalangi kami untuk melakukan Penilaian. jadi penilaian akan tetap berjalan dengan di sesuaikan dengan Kondisi yang sedang terjadi.
  2. Kepada Unit Pelaksana Teknis yang sudah Mendapat Predikat WBK agar Terus Konsisten Meningkatkan Pelayanan, jangan sampai yang sudah Mendapatkan Predikat WBK, Tidak dapat Konsisten dalam Melaksanakan Peningkatan Pelayanan, sehingga Masyarakat tidak Mendapat Merasakan Pelayanan yang Maksimal dari unit Pelaksana Teknis yang sudah mendapat Predikat WBK.
  3. Kami akan Melaksanakan Survei Secara Online dengan Ketentuan yang  sudah di tentukan
  4. Kami akan Melaksanakan Langkah-Langkah Objektif yang Melibatkan Pihak Lain agar lebih Transparan dalam Pelaksanaan Kegiatan-Kegiatan yang kami Laksanakan.
  5. Dan melaksanakan Penilaian Melalui Misteri Shoper agar Lebih Objektif.

Setelah Sesi Pertama Selesai di lanjutkan dengan Sesi Kedua dimulai jam 10.30 yang di narasumberi oleh Canggih hangga Wicaksono, S.ST Selaku Analis Kebijakan Muda-Sub Koordinator Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi.

Didalam Kegiatan Sesi Kedua ada Beberapa Arahan dari Narasumber Mengenai Survei Online,yaitu :

  1. Responden survei diutamakan adalah pengguna layanan yang baru selesai menerima pelayanan saat survei dilaksanakan (On The Spot ) atau telah selesai menerima layanan dalam jangka waktu maksimal 2 bulan kebelakang.
  2. Jumlah responden yang diinput ke dalam aplikasi ditargetkan sebanyak 100 responden untuk setiap unit kerja yang mengajukan ZI (Dikecualikan untuk unit kerja yang memiliki pengguna layanan dibawah 100) dan 100 responden untuk setiap IP yang dievaluasi RB..
  3. Jumlah responden (yang mengisi survei) minimal 30 responden untuk setiap unit kerja yang mengajukan ZI.

Dan Arahan Terakhir adalah Penjelasan Mengenai Mekanisme Pelaksanaan Survei kepada StakeHolder atau Masyarakat yang Menerima Layanan.

Dalam kesempatan terpisah, Ka Lapas Narkotika Oga G. Darmawan menyampaikan kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta, “Saya himbau Kepada seluruh Petugas/Pegawai di Lapas Narkotika Jakarta untuk Mempersiapkan apa yang dibutuhkan dalam Pelaksanaan Penilaian yang akan di lakukan oleh menpan RB kepada setiap Unit Pelaksana Teknis yang sudah diusulkan untuk WBK/WBBM di tahun 2020 ini,Tingkatkan Pelayanan yang ada dengan sebaik-baiknya dan Tanggapi dengan Cepat apabila ada aduan yang masuk, sehingga pada tahun 2020 ini kita dapat meraih predikat WBK dengan Nilai yang Sangat Baik.”Ucapnya

Kegiatan ditutup dengan Sesi Tanya Jawab Para UPT di beberapa Instansi Kepada Narasumber dan Moderator Acara Penyelengara.

 

 

Kontributor: Gipsta Hanif