Kajian Dzuhur sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440H Bersama Putra Almarhum Kyai Sejuta Umat

Jakarta, LapsustikNews  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta menyelenggarakan kajian dzuhur sekaligus Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW untuk yang kedua kalinya di Tahun ini, Rabu (28/11). Hadir dalam Acara ini Kepala Kantor Wilayah  ( Kakawil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Perwakilan dari Polres Metro Jakarta Timur, Perwakilan dari Badan Narkotika Nasional, Perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Pejabat Struktural dan Staff Pegawai Lapas Narkotika Jakarta serta sekitar 700 an Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta.

Acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kali ini dimulai pada Ba’da Dzuhur. Setelah Jamaah melaksanakan Ibadah Solat Dzuhur secara Berjamaah, seluruh peserta dengan Khidmat mengikuti rangkaian Kegiatan.

Asep Sutandar selaku Kepala Lapas menyampaikan dalam laporannya “Berterima kasih kepada panitia dan tamu undangan terutama KH.Fikri Haikal MZ yang menyediakan waktunya nanti untuk mengisi tausiyah.” Asep Menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan Maulid ini bisa menambah kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan pastinya ilmu pengetahuan agama islam dengan baik tentang Nabi Muhammad SAW.”

Bambang Sumardiono selaku Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta dalam Sambutannya  menyampaikan “Momen dan Kesempatan ini manfaatkanlah dengan semaksimal mungkin, ia berharap melalui kegiatan semacam ini dapat menambah Keimanan Warga Binaan Pemasyarakatan dan Petugas Lapas Narkotika Jakarta”. Fikri Haikal MZ menyampaikan, “Satu – satunya Pemimpin di Dunia yang cintanya kepada umat dari Dunia hingga Akhirat adalah Nabi Besar Muhammad SAW, kita patut meneladani Hidup Beliau, Nabi Hidup dengan Sangat Sederhana. Ada 3 Hal yang menjadi Pesan terakhir Sebelum Beliau Wafat, Yaitu :

  1. Assholatu Immaddudin yang artinya sholat adalah tiang agama bagi umat islam dimana Alloh langsung yang turun memerintahkan kepada Nabi Muhammad SWT. Sholat merupakan cara untuk berinteraksi dengan Alloh SWT, sholatlah dengan rasa cinta bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja.
  2. An Nissa, Mengangkat Harkat dan Martabat Wanita, Muliakanlah Wanita. Bagi kaum wanita jagalah akhlaq karena wanita merupakan insan yang bisa menimbulkan ujian bagi kaum laki-laki. Jangan pernah menjadi wanita bertingkah seperti Iblis yang selalu mengganggu. Wanita merupakan tiang negara, jika wanita nya baik maka negara pun akan baik
  3. Ummati, Nabi Muhammad SAW mengucapkan kalimat tersebut sebelum meninggal. Nabi Muhammad selalu memikirkan nasib umatnya dan Alloh menyampaikan kepada malaikat Jibril bahwa tidak akan dimasukan hamba Alloh ke dalam syurgaNya sebelum umatnya Nabi Muhammad SAW. Seluruh Umat Islam bersikaplah yang baik, pandailah memilih teman bergaul karena contoh nyata warga binaan pemasyarakatan yang ada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini disebabkan salah pergaulan dan kedepan setelah bebas dari Lapas di harapkan para wbp dapat menjadi pribadi yang lebih baik, taat beribadah dan tidak mengulangi perbuatan jahat lagi.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)