Jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta ikuti Kegiatan Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkuham.

Jakarta, LapsustikNews Selasa (18/08/2020) – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Rantam Sariwanto, memberikan pengarahan dan penguatan Zona Integritas menuju WBK/WBBM bagi seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta yang telah diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi selaku Tim Penilai Nasional (TPN) Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Lapas Narkotika Jakarta selaku satker yang diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh TPN mengikuti  Pengarahan dan Penguatan tersebut melalui Teleconference Aplikasi Zoom. Degan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, Jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta  menyimak Pengarahan dan Penguatan WBK oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham melalui Teleconference Aplikasi Zoom di ruang aula gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta.

Acara diawali oleh Laporan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak , dalam laporannya Liberti menyampaikan bahwa berdasarkan usulan dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta satker yang diusulkan Pembangunan ZI WBK/WBBM adalah sebanyak 28 satker, tetapi yang lolos dari Penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) sebanyak 17 satker, Liberti menghimbau agar seluruh peserta menyimak mater yang akan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham guna memperkuat pembangunan ZI pada masing-masing satker.

Dilanjuktan dengan pembacaan Pernyataan Sikap oleh Kepala Kantor Wilayah, para Kepala Divisi, serta Kepala UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Masuk ke acara inti yaitu pengarahan dan penguatan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto menyampaikan “Saya yakin teman-teman di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dapat meraih predikat ZI WBM/WBBM meskipun tantangannya luar biasa, berikan perhatian lebih pada Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), karena nanti mystery gues (selaku utusan TPN) akan melakukan survei kepada pengunjung selaku pengguna layanan. Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kita di era digitalisasi ini harus dapat meningkatkan sumber daya manusia unggul melalui Corporate University. Maksud Corporate University ini adalah bagaimana kita menularkan pengalaman kita, kemampuan kita dan keberhasilan kita kepada ASN yang akan melanjutkan perjuangan membangun Kementerian Hukum dan HAM. Karena kita tidak selamanya pada posisi sekarang untuk itu mari kita tularkan keberhasilan kita melalui metode Corporate University. Sehingga apa yang telah kita hasilkan dapat terus berkesinambungan dan dapat dilanjutkan oleh penerus kita.” Pungkasnya.

Terakhir Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI menyampaikan “Tetap semangat kepada Tim Pokja, perjuangan sudah diujung, atur strategi hingga mencapai tujuan kita bersama yaitu Predikat ZI WBMK/WBBM”

Dalam kesempatan berbeda, Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta yang mengikuti kegatan tersebut secara langsung menyampaikan kepada Tim Humas “Kami Lapas Narkotika Jakarta siap mewujudkan Pembangunan Zona Integritas WBK, seluruh Komponen Pengungkit dan Komponen Hasil sudah kami persiapkan sedemikian rupa untuk menghadapi penilaian oleh TPN”

Kontributor: Firman.A