Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Lapas Narkotika Jakarta

Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020 Di Lapas Narkotika Jakarta.


Pelaksanaan Kegiatan Diikuti Oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta Beserta Seluruh Pejabat Struktural dan Staf Melalui Daring (TVRI, Youtube, Sosial Media BPIP).
Kegiatan Pengibaran Bendera Merah Putih Juga Dilaksanakan Oleh Pramuka Lapas Narkotika Jakarta.

Seluruh Rangkaian Kegiatan, Sosialisasi Peringatan Telah dilaksanakan Lapas narkotika jakarta, Melalui Publikasi Sosialisasi di Media Sosial, Pemasangan Baner di Area Lapas Narkotika Jakarta, Dan Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Utama Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Ayep S

Lapas Narkotika Jakarta Mengikuti Focus Group Discussion Program Rehabilitasi Narkotika Oleh Badan Penelitian Dan Pengembangan Hukum Dan HAM

Jakarta, LapsustikNews– Dalam rangka melakukan Evaluasi Rehabilitasi bagi Tahanan dan Warga Binaan di UPT Pemasyarakatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (BALITBANG) menggandeng UPT Pemasyarakatan dalam rangka pengumpulan data lapangan terkait Pengkajian Program Rehabilitasi di Lembaga Pemasyarakatan.

Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM menggelar diskusi yang diselenggarakan melalui Teleconference via aplikasi Zoom, Kamis (28/5), yang diikuti oleh 8 UPT Pemasyarakatan yaitu: Lapas Narkotika Jakarta,  Rutan Makassar, Lapas Narkotika Sungguminasa, Lapas Narkotika Bandung, Lapas Narkotika Yogyakarta, Lapas Kerobokan Bali, Bapas Kelas I Jakarta Selatan dan Bapas Kelas I Jakarta Pusat.

Kegiatan dibuka oleh Taufik Hidayat Simatupang, S.H., M.H. selaku moderator dan Insan Firdaus, S.H., M.H. selaku peneliti dari BALITBANG Hukum dan HAM yang menggali informasi mengenai pelaksanaan Rehabilitasi yang sedang berlangsung di UPT Pemasyarakatan.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada Tim Peneliti “Lapas Narkotika Jakarta yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menyelenggarakan kegiatan Rehabilitasi dimana pelaksanaan Rehabilitasi di Lapas Narkotika sudah berjalan dengan baik dengan peserta 1400 orang dengan dibagi 2 gelombang, bulan Januari 2020 hingga Juni 2020 sebanyak 500 orang peserta rehabilitasi sosial dan 200 orang peserta rehabilitasi medis serta bulan Juli 2020 hingga Desember 2020 sebanyak 500 orang peserta rehabilitasi sosial dan 200 orang peserta rehabilitasi medis”

“Selama pandemi Covid-19, Lapas Narkotika Jakarta tetap menerapkan protokol kesehatan dan menyelenggarakan kegiatan rehabilitasi dengan menggunakan videocall antara peserta rehabilitasi dengan para pengajar sehingga pelaksanaan rehabilitasi tetap berjalan.” lanjut Oga.

Kegiatan diskusi ditutup oleh Insan Firdaus, S.H., M.H. selaku peneliti BALITBANG Hukum dan HAM yang menyampaikan “Kegiatan Rehabilitasi baik itu Rehabilitasi Sosial dan Rehabilitasi Medis merupakan satu kesatuan sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan seyogyanya dilaksanakan secara berkesinambungan/ tiap tahun.”

 

Kontributor: Pangku Shillazid | Dokumentasi: Ayep S

Komitmen Kalapas Narkotika Jakarta, Berikan Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 1441H Bebas Dari Pungutan Biaya

LapsustikNews, (25/05) Hari Kedua Lapas Narkotika Jakarta memberikan pelayanan Idul Fitri 1441 H kepada Wargabinaan Pemasyarakatan dan keluarga. Layanan yang diberikan adalah Pelayanan Penitipan Makanan matang dari keluarga dan Layanan Kunjungan Melalui Video Call.

Pada masa pandemic covid-19, Lapas Narkotika Jakarta tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, dengan tetap melaksanakan protocol Kesehatan pencegahan covid-19.

 

Layanan penitipan makanan matang dibuka hanya 2 (dua) hari, yakni sejak tanggal 24 sampai 25 Mei 2020. Layanan dibuka mulai pukul 09.00 sampai 11.30 WIB pada sesi Pagi, dan pada sesi Siang mulai pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.

Pada hari pertama, berdasarkan data jumlah pendaftar yang menitipkan makanan matang berjumlah 164 orang, sedangkan dihari kedua berjumlah 147 orang.

Kegiatan pelayanan kunjungan juga tetap diberikan, namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara kontak langsung. Tahun ini layanan kunjungan digantikan melalui layanan video call, sebagai penggantinya.

Berdasarkan data dari Tim Petugas Layanan Kunjungan Video Call, Jumlah pendaftar pada hari pertama sebanyak 86 orang dan pada hari kedua sebanyak 75 orang.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan kepada Tim Humas, bahwa seluruh layanan dilaksanakan sesuai protocol kesehatan pencegahan covid-19, dan menegaskan “ Seluruh Layanan yang kami berikan adalah Gratis tidak dipungut biaya apapun, Jika ada indikasi pungutan liar, segera Laporkan !, dan akan Saya tindak Tegas !” Tegas Oga.

Sebelumnya, Oga telah menyampaikan komitmennya, bahwa Lapas Narkotika Jakarta saat ini sedang membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, dan akan terus memastikan serta memerangi Praktek Pungli, Korupsi dan Gartifikasi dan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan pelayanan pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H, melibatkan bantuan personel dari TNI dan Polri sebagai bentuk sinergitas, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelayanan berlangsung.

Layanan Kunjungan melalui Video Call akan tetap dilaksanakan pada hari-hari selanjutnya sebagai pengganti Layanan Kunjungan Langsung, selama masa pandemi Covid-19. Keluarga Wargabinaan dapat melakukan pendaftaran Layanan Video Call melalui Pendaftaran Online pada Website Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Ayep S

Dirjenpas Serahkan Langsung SK Remisi Idul Fitri 1441 H Kepada Perwakilan Wargabinaan Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News,  Perayaan  Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditengah pandemic covid-19 tidak mengurangi semarak perayaan Idul Fitri di Lapas Narkotika Jakarta. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kegiatan Penyerahan SK Remisi kepada Wargabinaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama islam tetap dilaksanakan di Hari Raya Idul Fitri Tahun ini , Minggu(24/05).

Kegiatan Penyerahan SK Remisi Secara Simbolis dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Reynhard Saut Silitonga, dan dihadiri Oleh Staff Khusus Menteri, Ian Siagian, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Bambang Sumardiono, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, R. Andika Dwi Prasetya, Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan, serta Pejabat Struktural Lapas Narkotika Jakarta.

Dalam Kegiatan tersebut, Dirjenpas membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly

“Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat memotivasi saudara-saudara untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari, serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang saudara jalani”. Ucap Yasonna dalam Sambutannya

Kemudian dilanjut dengan acara Penyerahan SK Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri secara simbolis  oleh Irjen Pol Reynhard Saut Silitonga selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dan Pemberian sembako dan tali kasih Oleh Bambang Sumardiono kepada peserta Asimilasi secara simbolis.

Selanjutnya Direktur Jenderal Pemasyarakatan memantau langsung kegiatan pelayanan kunjungan melalui Video Call yang telah disiapkan oleh Lapas Narkotika Jakarta yang berjumlah 30 Unit Komputer.

Dilanjutkan dengan Kegiatan Pemantauan Pelaksanaan Layanan Penitipan Makanan dari Keluarga Wargabinaan.

“ Tetap laksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan SOP dan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19” Ucap Reynhard

Dalam Kesempatan yang sama, Oga G. Darmawan Menyampaikan Kepada Tim Humas dan Media, Jumlah Wargabinaan yang mendapatkan Remisi  bagi  Warga binaan yang beragama islam di Lapas Narkotika Jakarta.

 “Pada Hari Raya tahun ini, narapidana yang memperoleh pengurangan masa pidana atau remisi berjumlah 826 (Delapan Ratus Dua Puluh Enam) Orang. Uraian Remisi Khusus (RK) I yaitu pengurangan sebagian sebanyak 794 (Tujuh Ratus Sembilan Puluh Empat) Orang, sedangkan RK II yaitu narapidana dapat langsung bebas sebanyak 32 (Tiga Puluh Dua) Orang.” Tutur Oga.

Dalam Perayaan Idul Fitri Tahun Ini , Lapas Narkotika Jakarta membuka layanan Video Call sebagai pengganti layanan kunjungan langsung, dan layanan penitipan Makanan Matang dari Keluarga sesuai Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor: PAS-OT.02.02 Tahun 2020 Tanggal 15 Mei 2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020 di tengah situasi pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) pada LAPAS/RUTAN/LPKA.

Layanan Video Call dan Layanan Penitipan Barang Makanan dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 24 sampai 25 mei 2020, dan jadwal pelayanan yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Untuk hari berikutnya hanya pelayanan kunjungan melalui video call saja, sebagai pengganti layanan kunjungan langsung.

Seluruh Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan protocol Kesehatan pencegahan Covid-19.

 

 

Kontributor: Ayep S

Dirkamtib Pantau Kesiapan Layanan Hari Raya Idul Fitri 1441 H Di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Malam ini Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjenpas, Tejo Harwanto melaksanakan Pemantauan Kesiapan Pelayanan Video Call, Pemberian Remisi dan Layanan Penitipan Makanan dari Keluarga Wargabinaan di Lapas Narkotika Jakarta, Sabtu (23/5).

Tejo memastikan kesiapan Lapas Narkotika Jakarta dalam pelaksanaan persiapan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pelaksanaan tetap mengikuti prosedur penanganan protocol Covid-19. Pada kesempatan pertama menyampaikan apresiasi kepada Lapas Narkotika Jakarta atas persiapan yang sudah dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan kunjungan melalui VIDEO CALL dan Pemberian Remisi yang disiapkan di area Gazebo Lapas Narkotika Jakarta dan menghimbau kepada seluruh jajaran Lapas Narkotika Jakarta agar pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dilaksanakan berpedoman pada Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS-OT.02.02 Tahun 2020 Tanggal 15 Mei 2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020 di tengah situasi Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) Pada LAPAS/RUTAN/LPKA.

Dirjen Pas Pantau Persiapan Pelaksanaan Layanan Hari Raya Idul Fitri 1441H Dalam Masa Pandemi Covid-19

Jakarta, LapsustikNews – hari ini Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM melaksanakan kunjungan perdana ke Lapas Narkotika Jakarta, Kamis (21/5).


Direktur Jenderal Pemasyarakatan di dampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkum HAM DKI Jakarta dan Kalapas Narkotika Jakarta melaksanakan kontrol pemantauan pelaksanaan persiapan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pelaksanaan tetap mengikuti prosedur penanganan protocol Covid-19. Pada kesempatan pertama menyampaikan apresiasi kepada Lapas Narkotika Jakarta atas persiapan yang sudah dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan kunjungan melalui VIDEO CALL yang disiapkan di area Gazebo Lapas Narkotika Jakarta.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Juga menghimbau kepada seluruh jajaran Lapas Narkotika Jakarta agar pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dilaksanakan berpedoman pada Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS-18.OT.02.02 Tahun 2020 Tanggal 15 Mei 2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H Tahun 2020 di tengah situasi Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) Pada LAPAS/RUTAN/LPKA.

Simak! Berikut Layanan Hari Raya Idul Fitri 1441H Yang Akan Dilaksanakan Di Lapas Narkotika Jakarta

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-18.OT.02.02 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditengah situasi pandemi corona virus disease ( Covid-19 ) pada Lapas/Rutan/ LPKA.
——
Lapas Narkotika Jakarta
Membuka Layanan :
1. Layanan Kunjungan Melalui Video Call.
2. Penitipan Makanan Matang dari Keluarga.
3. Penitipan Uang Melalui Jeera Wallet.
——
Dilaksanakan Dalam 2 Hari (Tanggal 24 – 25 Mei 2020)
——
Wajib Menggunakan Masker.
——
Pengantar Hanya Diperbolehkan 1 Orang.
——
Kami Melayani Penitipan MAKANAN MATANG Saja.
——
Pengantar WAJIB membawa Identitas KTP dan Foto copy KTP.
——
Seluruh Layanan GRATIS Tidak dipungut Biaya Apapun.
——
Silahkan Disimak Jadwal, Syarat dan Ketentuan serta Tata Tertib Layanan.
——
Apabila Masih ada Pertanyaan silahkan ditanyakan melalui Email, Inbok dan DM di sosial Media, Live Chat di Website dan Google.

Majelis Taklim Khairunnisa Lapas Narkotika Jakarta Bagikan 170 Sembako Untuk Warga Sekitaran Cipinang Dan 500 Makanan Takjil Dalam Rangka Peduli Pencegahan Pademi COVID-19

LapsustikNews – Rabu, (20/05) Dalam rangka perduli pencegahan pademic Covid-19 yang dilaksanakan pada hari ke-26 Romadhon dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada ALLAH SWT, Maka untuk kesekian kalinya Pengurus   Majelis Taklim Khairunnisa Lapas Narkotika (LPN) Jakarta kembali menyelenggarakan Kegiatan Bakti Sosial(Baksos) berupa pembagian Sembako gratis sebanyak 170 paket Sembako kepada yatim, dan kaum duafa sekitaran cipinang yang dibagikan di beberapa titik tempat yang antara lain, Area samping Lapas Narkotika Jakarta, Pasar Cipinang Pulo Maja dan Musholla Jannatul Ma’wa Cipinang Besar Utara   yang berdekatan di area Lapas Narkotika Jakarta.

Selain itu Panitia Bakti Sosial yang sekaligus juga sebagai Pengurus Majelis Taklim Khairunnisa LPN Jakarta sehari sebelumnya telah memberikan 500 Makanan Takjil untuk berbuka puasa yang diberikan kepada santri warga binaan pemasyarakatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, pada  tanggal (19/05) di Masjid Darusyifa Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan Pembagian Sembako dan Takjil merupakan program rutinitas yang dilakukan Lapas Narkotika Jakarta dibulan Romadhon yang dimulai sejak tahun 2009 silam, Kegiatan  yang dipakarsai oleh pengurus Majelis Taklim Khairunnisa ini, Pada setiap tahunnya selalu mendapatkan dukungan penuh oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta beserta Jajarannya serta seluruh pegawai di Lapas Narkotika Jakarta.

Oga Gioffani selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta sangat mendukung, adanya kegiatan bakti sosial dengan membagikan 170 sembako dan 500 Makanan takjil untuk berbuka puasa. Dalam Dukungannya Oga Menyampaikan “Ucapan Syukur dan Terima Kasih kepada seluruh jajaran Petugas  Lapas Narkotika Jakarta terutama pengurusan Majelis Taklim Khairunnisa yang telah menggerakan untuk mengumpulkan  dana infaq sedekah para pegawai Lapas Narkotika Jakarta, Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkahi kita semua, aamiin.” Ujar Oga

      

Pada kesempatan yang sama Hanunatus Zahroh selaku Ketua Bakti Sosial tahun 2020 ini menyampaikan informasi kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta Dia berucap “ Alhamdulillah , terima kasih saya ucapkan atas dukungan dan partisipasi dari seluruh Pejabat dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta yang telah mempercayakan Infaq dan sedekah untuk kami jadikan bahan semboko  serta takjil yang dibagikan kepada warga yang terkena efek dari Pandemi Covid-19 ini.” Hainun menambahkan “Bahwa Dana Infaq sedekah yang terkumpul melampaui dari target yang ditentukan dari awalnya, yang  target awal itu hanya 100 dan 400 takjil, sekarang menjadi 170  paket sembako dan 500 takjil, yang paket sembako itu dibagiakan kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan janda yang berada di sekitaran cipinang dan takjil untuk warga binaan di Lapas Narkotika Jakarta.

Selama proses pemberian Sembako dan Takjil berlangsung terlihat bahwa semua pihak yang menerima Sembako maupun Takjil  Nampak antusias dan menyambut gembira dengan tetap melaksanakan Kegiatan sesuai protokoler Covid-19, agar tetap menjaga jarak Sosial Distancinng, Mengunakan Masker  dan Mencuci tangan baik sebelum pembagian maupun sesudah pembagian.

 

 

Kontributor : Gipsta dan Nurmala (Humas LPN Jakarta)

Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Pengarahan Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Media Teleconference Aplikasi Zoom

Jakarta, LapsustikNews – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti kegiatan Entry Briefing yang diadakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Itjen Kemenkumham) melalui Teleconference Aplikasi Zoom Kepada Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, dan Kepala UPT Pengayoman Seluruh Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Aula Gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta yang dimulai pada pukul 10:00 s/d 11.30 WIB. Rabu (20/05/2020).

Kegiatan dibuka oleh Bambang Rantam Sariwanto selaku Sekretaris Jenderal Kemenkumham, kemudian dilanjutkan dengan arahan Inspektur Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto yang memberikan arahan mengenai 7 (Tujuh) Fokus Utama Kemenkumham, Capaian Kinerja Tahun 2019, Hukuman Disiplin Pegawai dan Arahan Menteri Kemenkumham serta Membangun Sistem Pengawasan dalam pelaksanaan tugas.

Dalam arahannya, Andap menyampaikan 7 (tujuh) point penting arahan Menteri Hukum dan HAM kepada Inspektur Jenderal pada pelantikan 4 Mei 2020 yang lalu antara lain sebagai berikut :

  1. Lakukan terobosan kreatif atasi tantangan tingkatkan moralitas dan etika pegawai;
  2. Tingkatkan pengawasan pelayanan publik, administrasi keuangan, disiplin pegawai (zero mistake);
  3. Jaga dan tingkatkan indeks integritas sehingga menjadi lebih baik;
  4. Jangan beri ruang terhadap Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN);
  5. APIP (Aparatur Pengawas Intern Pemerintah) sebagai “role model” integritas, harus benar-benar dijaga sebagai quality assurance;
  6. Deteksi dini berbagai penyimpangan (early warning system);
  7. APIP harus bisa antisipasi fraud berbagai penyimpangan.

 

Andap menegaskan untuk dapat mengantisipasi dan menciptakan mekanisme yang tepat untuk tidak memberikan ruang terjadinya KKN. “Bila kita tidak mampu mengatasi, kita berarti memberikan kesempatan orang lain nabrak dalam hal ini KPK, Kejaksaan dan bila kita tidak mampu melindungi teman-teman kita berarti kita memberikan ruang kepada orang lain masuk” tegasnya.

Selain mengantisipasi ruang terjadinya KKN, Andap juga meminta jajarannya untuk menyiapkan deteksi dini berbagai penyimpangan dan langkah antisipasi fraud berbagai penyimpangan. “Deteksi dini berbagai penyimpangan apa saja? perlu kita sampaikan apa yang harus dibenahi, jangan sampai terdapat temuan yang berulang-ulang, jika ada data kita sampaikan datanya dan bagaimana langkah antisipasi yang kita tawarkan atau bagaimana program antisipasi yang kita gulirkan,” ujarnya.

Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan kepada tim humas “Kegiatan Entry Briefing tentang 7 Fokus Utama arahan Menteri Kemenkumham ini sangat bermanfaat bagi kami selaku Unit Pelaksana Teknis karena bisa mendapatkan pengetahuan baru serta bisa menjadi pedoman pelaksanaan tugas di lingkungan UPT Pemasyarakatan Kanwil DKI, dan semoga Tuhan melindungi kita semua dalam melaksanakan tugas di Lapas Narkotika Jakarta yang kita cintai bersama”.

Kontributor : Gde

Lapas Narkotika Jakarta Masuki Babak Kedua Evaluasi Pembangunan ZI Menuju WBK

Jakarta, LapsustikNews – Setelah berhasil lolos dari penilaian verifikasi berkas oleh Kantor Wilayah, kini, Lapas Narkotika Jakarta memasuki babak baru yaitu evaluasi data dukung yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkumham selaku Tim Penilai Internal (TPI), Senin (19/5). Melalui Media Converence, Kepala Lapas, Oga G. Darmawan, memberikan paparan kepada TPI terkait dengan perubahan yang telah dilakukan untuk memenuhi kriteria Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.

Dalam paparannya, Ia menjelaskan mengenai 6 area perubahan yang telah dilakukan, mulai dari perubahan pola pikir, budaya kerja, hingga pembenahan pelayanan publik.

Dihadapan tim penilai, Kepala Lapas beserta dengan Tim tampil dengan maksimal dan penuh percaya diri. Hal tersebut pun mendapat apresiasi dari TPI.
“Meskipun ada beberapa data dukung yang harus dilengkapi, Kami tetap optimis untuk bisa lanjut ke tahap berikutnya.” Ujar Oga G. Darmawan

Kepala Lapas beserta seluruh Tim Pokja berharap mendapat nilai yang baik sehingga dapat menuju ke tahap berikutnya.

 

 

Kontributor; Ayep S