Lapas Narkotika Jakarta Melakukan Focus Group Discussion Mengenai Riset Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan

Jakarta, LapsustikNews– Dalam rangka penelitian Lapangan Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan di wilayah Jabodetabek dan Nusakambangan, guna menghasilkan rancangan standar dan pedoman kerja Sistem Penilaian Perilaku Narapidana bagi Petugas di Lapas Super Maximum, Maksimum, Medium, dan Minimum Security.

Direktorat Jendral Pemasyarakatan bekerjasama dengan Center for Detention Studies (CDS) menggelar diskusi yang diselenggarakan melalui Teleconference via aplikasi Zoom, Kamis (02/7), yang diikuti oleh Beberapa  Ka.UPT  Pemasyarakatan beserta Jajarannya yang salah satunya Lapas Narkotika Jakarta, dan juga Perwakilan dari AIPJ (Australia Indonesia Patnership for Justice) sebagai Salah Satu Pembicara.

Kegiatan dibuka oleh Lollong M. Awi selaku Moderator Acara, dari CDS (Center for Detention Studies), dan Siwi Sarita Selaku Peneliti CDS kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Hasil Riset Revitalisasi PAS oleh CDS (Center for Detention Studies).dan Pemaparan Permasalahan yang ada di UPT Pemasyarakatan yang Mengikuti Diskusi.

Riset dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan mengenai Revitalisasi Pemasyarakatan yakni Permenkumham No. 35 Tahun 2018. Riset dilakukan karena setiap Kategori Lapas, baik itu Kategori Super Maksimum, Maksimum, Medium Maupun Minimum Security Membutuhkan Pedoman kerja yang berbeda-beda sehingga dibutuhkan pedoman kerja yang mengatur secara khusus.Riset ini juga dilakukan untuk mengetahui kebutuhan standar dan instrument penilaian di tiap-tiap kategori Lapas yang ada.

Tujuan dari Riset ini adalah Menghasilkan Pedoman Kerja untuk kategori Lapas Maksimum, Medium, dan Minimum, dengan Menghasilkan Standar SPPN dan Menghasilkan Instrument Penilaian perubahan perilaku Narapidana Umum dan Teroris.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada Tim Peneliti dari CDS “Blok Pamsus di Lapas Narkotika Jakarta sudah tidak Efektif lagi, karena Lapas narkotika Jakarta sudah menjadi Lapas dengan Keamanan Medium Security, dan Pelaksanaan Program Rehabilitasi Medis di Lapas Narkotika Jakarta Masih Memiliki Kendala yaitu Kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam Pelaksanaan di Lapangannya.

Kegiatan ini, dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi, dan sesi Siang. Kegiatan juga Dilanjutkan dengan Pembahasan Mengenai Pelaksanaan Pembinaan Rehabilitasi yang diLakukan di Lapas. yang  Dimana  setiap sesi paparan dilakukan diskusi dan tanya jawab.

 

Kontributor: Gipsta | Dokumentasi: Fahrurozi

Pelaksanaan Apel Sore Dengan Tatanan New Normal Di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan apel Sore dalam tatanan New Normal atau Normal Baru, Rabu (01/07) yang dimulai pukul 15.30 WIB dipimpin oleh Kepala Seksi Giatja, Soeistanto Poedji  Mewakili Ka Lapas, Oga G. Darmawan,  yang berhalangan Hadir. Apel Sore ini diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural dan Pegawai yang dimulai dengan pengecekan Anggota  yang hadir  diLapangan Apel Gedung I  Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan apel Sore dilanjutkan dengan penyampaian arahan oleh pembina apel berkaitan dengan persiapan tatanan New Normal atau Normal Baru di jajaran Pemasyarakatan, sebagai berikut:

  1. Himbauan Kepada Seluruh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta untuk selalu Mengikuti Protocoler Kesehatan di Area Lapas Narkotika Maupun di Rumah Masing-Masing, Guna Menghindari Penyebaran Virus COVID-19 yang setiap harinya Meningkat dari Waktu ke Waktu .
  2. Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Layanan Kunjungan, dalam Masa Pandemi COVID-19 sampai Menunggu Arahan dari pusat dan tetap mematuhi aturan penanggulangan COVID-19 yg telah dikeluarkan baik dari tingkat Kantor Wilayah, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan maupun Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
  3. Program-Program Pembinaan Rehabilitasi Medis dan Sosial serta Pembinaan Keterampilan Berbasis Sertifikasi tetap dilaksanakan tetap mengacu Pada Protocol COVID-19.
  4. Penerapan New Normal pada Lapas Narkotika Jakarta harus tetap mengedepankan Protokoler kesehatan dalam setiap menjalankan tugas dan tetap menjaga jarak demi keamanan kita semua dari penularan COVID-19.

Dalam kesempatan terpisah, Ka Lapas Oga G. Darmawan menyampaikan kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta, “Dalam Tatanan New Normal atau Normal Baru, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan demi keamanan kita sendiri baik itu di dalam kantor maupun diluar kantor agar kita terhindar dari penularan Virus Covid-19 yang kian hari semakin meningkat.”

Ka.Lapas Oga G. Darmawan juga Menghimbau Perlunya Kesadaran masing-Masing Individu untuk selalu Menjaga Kesehatan dan tidak Meremehkan Virus COVID-19 ini.

“Setiap pegawai wajib diukur suhu tubuhnya serta memakai masker dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer saat akan memasuki lingkungan kantor untuk bekerja.” Lanjut Oga.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta apel dengan hikmat.

 

Kontributor: Gipsta /Dokumentasi: Firman

Seminar Hasil Dan Penutupan Orientasi Lapangan Taruna Poltekip Angkatan 54 Di Lapas Narkotika Jakarta via Teleconference

Jakarta, LapsustikNews – Lapas Narkotika Jakarta mengikuti kegiatan Seminar Hasil dan Penutupan Orientasi Lapangan Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) Angkatan 54 yang diselenggarakan oleh Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Selasa (30/06) di Aula Lantai 3 Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan Video Teleconference menggunakan aplikasi Zoom yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Kegiatan diikuti oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Jumadi dan Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Herizal Yusuf serta 5 orang Taruna Poltekip Angkatan 54 yang melaksanakan orientasi lapangan di Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan dibuka oleh Umar Anwar selaku Moderator dari POLTEKIP dan menyampaikan bahwa kegiatan orientasi lapangan diikuti oleh seluruh Taruna POLTEKIP tingkat 1 angkatan 54 “Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 Taruna tingkat 1 yang tersebar di 170 UPT Pemasyarakatan seluruh Indonesia.”

“Kegiatan orientasi lapangan ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan kepada para Taruna mengenai latar belakang UPT Pemasyarakatan baik itu tata kerja, tata kelola, struktur organisasi serta pembinaan yang dilakukan oleh UPT Pemasyarakatan.” lanjut Umar.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil orientasi lapangan yang diwakili oleh Taruna yang melaksanakan orientasi di 9 UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dan pemaparan  Kepala UPT Pemasyarakatan mengenai hasil orientasi yang dilaksanakan oleh para Taruna.

Pada kesempatan terpisah, Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada tim humas “Dengan adanya orientasi lapangan ini, dapat menambah wawasan para Taruna POLTEKIP mengenai UPT Pemasyarakatan.”

“Semoga ilmu yang didapatkan oleh para Taruna POLTEKIP di Lapas Narkotika Jakarta dari hasil orientasi lapangan ini berguna untuk bekal para Taruna kedepannya.” Sambung Oga.

Kegiatan ditutup dengan Penyerahan Sertifikat oleh Taruna kepada Lapas Narkotika Jakarta dan dilanjutkan pemberian Cinderamata oleh Lapas Narkotika Jakarta dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

 

Kontributor: Pangku Shillazid

Bimbingan Teknis Tugas Kepolisian Khusus di Lapas Narkotika Jakarta Bekerjasama dengan POLDA Metro Jaya

Jakarta, LapsustikNews – Jumat, (26/06) Jajaran Petugas Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Tugas dan Kewenangan Kepolisian Khusus (Polsus) Pemasyarakatan. Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kerjasama Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Aula area Gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta yang dimulai pada pukul 09.30 s.d 11.00 WIB dan dihadiri oleh 45 Petugas Lapas dengan Narasumber diisi oleh AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag selaku Kasubdit Pembinaan Satuan Pengamanan Polsus dan Kompol. Uyun Rafei selaku Kasie Koordinator Pengawas Polsus Subdit Bin Satpam Polsus Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Heri Purnomo selaku Kepala Seksi Administrasi dan Keamanan (Kasie. Adkam)  Lapas Narkotika Jakarta menyambut hangat kedatangan Tim dari Polda Metro Jaya dan menyampikan sambutannya “Terimakasih banyak atas kehadiran Tim Narasumber dari Polda Metro Jaya  untuk memberikan bimbingan teknis mengenai Tugas dan Kewenangan dari Kepolisian Khusus Pemasyarakatan, Semoga dengan kegiatan ini seluruh Anggota Petugas Pengamanan Lapas Narkotika Jakarta bisa mengerti dan memahami terkait kewenangan serta tugas dan tanggung jawab Kepolisian Khusus.”

AKBP Jajang Hasan Basri mewakili Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya menyampaikan sambutan kepada jajaran petugas yang hadir. Dalam sambutannya menyampaikan “Terimakasih atas kesempatan pada hari ini kami dari Polda Metro Jaya melaksanakan tugas untuk memberikan Bimbingan Teknis terkait Tugas dan Fungsi Kepolisian Khusus di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta”. Jajang melanjutkan “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan Polda Metro Jaya dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas dan harmonisasi tugas Polsus guna pemantapan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta penguatan Sinergitas Polisional.”

Selanjutnya pemaparan materi disampaikan oleh Kompol Uyun Rafei. Dalam hal ini Kompol Uyun menyampaikan beberapa hal dalam materinya “Polsuspas mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan pengamanan di daerah tanggung jawabnya masing – masing sesuai dengan bidang teknisnya.” Uyun melanjutkan “Tugas POLSUS diatur berdasarkan Pasal 13 Undang-Undang No.2 Tahun 2002 serta Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 2012 dimana Polsus sebagai pengemban Fungsi Kepolisian yang bersifat bantuan fungsional dan tidak bersifat Struktural Hierarkis sesuai dengan peraturan per-undang-undangan.”

Selama kegiatan berlangsung terlihat petugas yang hadir begitu antusias menyimak setiap materi yang disampaikan oleh narasumber dan pelaksanaan kegiatan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak duduk serta mengenakan masker.

Oga G. Darmawan selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas bahwa “Sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap kerjasama antara Lapas Narkotika Jakarta dan Polda Metro Jaya semakin erat dalam hal sinergitas polisional sebagai upaya untuk menangkal potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.”

Diakhir acara dilakukan penyerahaan cinderamata dan buku tentang Tugas dan Fungsi Kepolisian Khusus oleh Pihak Polda Metro Jaya kepada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang diterima langsung oleh Kasie Adkam Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Gde Dwaja

Pembukaan Rehabilitasi dan Peluncuran Program Tatanan hidup baru/New Normal di Lapas Narkotika Jakarta.

Pada masa Tatanan Hidup Baru/New Normal saat ini Lapas Narkotika Jakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan tetap melaksanakan Tugas dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarganya.

Tepat pada hari rabu (24/06/2020), Lapas Narkotika Jakarta membuka program kegiatan rehabilitasi Tahap II dan program pembinaan keterampilan bersertifikasi serta peresmian teknologi pengukuran suhu tubuh&penggunaan masker, aplikasi pelayanan pendaftaran kunjungan online, aplikasi  belanja online, aplikasi panic button layanan kesehatan bagi narapidana di Lapas Narkotika Jakarta yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Liberti Sitinjak, Para Kepala Divisi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ka UPT jajaran Pemasyarakatan Kanwil DKI Jakarta, Kapolres Jakarta Timur, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Pengadilan Negeri Jakarta Timur, BNNP DKI Jakarta serta Mitra Kerja.

Kegiatan diawali dengan penyampaian testimoni dari peserta pelatihan rehabilitasi dan peserta konsuler kemudian laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Dilanjutkannya dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini  merupakan wujud salah satu bukti UPT kita telah mampu melakukan penyiapan diri dalam menghadapi Tatanan Kehidupan Baru New Normal dengan melakukan sinergitas dengan Mitra Kerja Lapas secara maksimal.

Penyerahan Sertifikat dan Penyematan tanda Peserta Kepada Peserta Rehabilitasi dan Pelatihan Keterampilan Berbasis Sertifikasi oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Penyerahan Bantuan 1000 Alat Rapid Test dari Jeera Foundation selaku mitra kerja kepada Kakanwil DKI Jakarta disaksikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan memberikan sambutan dan pengarahan “Pada situasi pandemi seperti ini bukan hanya bangsa Indonesia yang merasakan keprihatinan melainkan seluruh dunia merasakannya. Kondisi ini menyebabkan kita harus memulai kehidupan New Normal yang tentu tidak bisa sama seperti dulu lagi”. Bahkan Bapak Presiden Joko Widodo berpesan agar kita harus berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid dikarenakan belum ditemukannya vaksin terhadap virus tersebut. Dalam himbauan khusus kepada para Kepala UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga binaan dan keluarganya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Selalu cintakan inovasi dan bangun sinergi dengan pihak-pihak yang senantiasa tetap memberikan perhatian terhadap warga binaan walaupun di tengah pandemi yang dirasakan seluruh dunia.

Diakhiri dengan Penayangan Video Singkat dan Peresmain teknologi pengukuran suhu tubuh&penggunaan masker, Aplikasi Pendaftaran Kunjungan Online, Aplikasi SMART Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Aplikasi Belanja Online melalui JEERA POS MOBILE, dan Aplikasi Panic Button Pelayanan Kesehatan Bagi Narapidana sebagai Tanda Kesiapan Menyongsong New Normal Pelaksanaan Pembinaan Bagi Narapidana Oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Pada kesempatan lain Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan pada tim humas “Kegiatan hari ini merupakan langkah langkah Lapas Narkotika Jakarta dalam menyongsong Tatanan hidup baru untuk tetap memberikan layanan yang prima kepada narapidana dan keluarganya, bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga berpesan agar kegiatan ini bukan hanya sekedar simbolis dan seremonial saja, namun akan menjadi tonggak bagi terciptanya kualitas pelayanan yang lebih baik di Lembaga Pemasyarakatan”

Kontributor: Firman . A

Assessment Akhir Peserta Rehabilitasi Tahap 1 Bekerjasama dengan BNN Kota Jakarta Timur Diselenggarakan di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Bekerjasama dengan BNN Kota Jakarta Timur, Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan kegiatan assessment akhir kepada peserta Rehabilitasi Narkotika Tahap 1, Kamis (18/06) yang dimulai pukul 13.30 WIB di area Ruang Kunjungan Lapas Narkotika Jakarta.

Lapas Narkotika Jakarta menjadi salah satu satuan kerja yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM untuk melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial dan Medis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Pengguna Narkotika.

Kegiatan dibuka oleh Jumadi, selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik dan Wiwin Herwina, selaku Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kota Jakarta Timur. Kegiatan assessment dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari 18 Juni 2020 hingga 1 Juli 2020 dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan seperti menggunakan masker, Social Distancing  dan Physical Distancing.

“Tujuan kegiatan assessment ini adalah dalam rangka penilaian akhir kegiatan rehabilitasi dan untuk mengukur keberhasilan dari program Rehabilitasi yang diselenggarakan.” Tutur Jumadi.

“Target dari assessment ini adalah 700 orang peserta Rehabilitasi tahap 1 yang dibagi menjadi 70 orang peserta perhari untuk dilakukan assessment oleh BNN Kota Jakarta Timur.” Lanjut Jumadi.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas menyampaikan kepada tim Humas, “Saya menyambut baik kegiatan assessment ini dan berharap kegiatan rehabilitasi yang telah diselenggarakan dapat bermanfaat bagi peserta sehingga tujuan rehabilitasi untuk menjadikan mereka produktif dan aktif di tengah masyarakat dapat terwujud.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan wawancara kepada peserta rehabilitasi sosial dan medis oleh 6 orang petugas BNN Kota Jakarta Timur.

 

Kontributor: Pangku Shillazid

Apel Pagi Perdana dengan Tatanan New Normal di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan apel pagi perdana dalam tatanan New Normal atau Normal Baru, Senin (15/06) yang dimulai pukul 07.30 WIB dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Lis Susanti yang menggantikan Ka Lapas, Oga G. Darmawan, karena mengikuti kegiatan Apel Pagi Bersama di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta. Apel pagi ini diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural dan Pegawai yang dimulai dengan pengecekan suhu tubuh setiap pegawai oleh Tim Medis.

Kegiatan apel pagi dilanjutkan dengan penyampaian arahan Dirjen PAS oleh pembina apel berkaitan dengan isu aktual Pemasyarakatan dan persiapan tatanan New Normal atau Normal Baru di jajaran Pemasyarakatan, sebagai berikut:

  1. Berbagai Kasus Narkoba yg terjadi di UPT PAS mewajibkan kita Perlu melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kembali citra Pemasyarakatan di tengah masyarakat.
  2. Pelanggaran 1 orang petugas yg terlibat narkoba, konsekuensinya akan di copot 2 tingkat pejabat di atasnya. Itu adalah komitmen Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk pelanggaran narkoba.
  3. Penerapan New Normal pada Lapas Narkotika Jakarta harus tetap mengedepankan Protokoler kesehatan dalam setiap menjalankan tugas dan tetap menjaga jarak demi keamanan kita semua dari penularan Covid-19.
  4. Persiapan pelaksanaan Tugas dan Fungsi pada Situasi New Normal ini seperti layanan kunjungan dan program program pembinaan lainnya tetap menunggu arahan dari pusat dan tetap mematuhi aturan penanggulangan Covid-19 yg telah dikeluarkan baik dari tingkat Kantor Wilayah, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan maupun Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam kesempatan terpisah, Ka Lapas Oga G. Darmawan menyampaikan kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta, “Dalam Tatanan New Normal atau Normal Baru, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan demi keamanan kita sendiri baik itu di dalam kantor maupun diluar kantor agar kita terhindar dari penularan virus Covid-19.”

“Setiap pegawai wajib diukur suhu tubuhnya serta memakai masker dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer saat akan memasuki lingkungan kantor untuk bekerja.” Lanjut Oga.

Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Mars Kemenkumham dan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta apel.

 

Kontributor: Pangku | Dokumentasi: Ayep

Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta ikuti Teleconference pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Jakarta,LapsustikNews- Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta mengikuti kegiatan teleconference pengarahan oleh Reynhard Silitonga selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta pemberantasan narkoba dalam Lapas/Rutan kepada seluruh Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia pada Jumat (12/6/2020).

Kegiatan Teleconference pengarahan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan diikuti oleh  Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Jajaran Pejabat Struktural serta petugas Lapas Narkotika Jakarta, kegiatan yang dilaksanakan di aula gedung 1 Lapas Narkotika Jakarta dimulai pukul 09.00 s.d pukul 11.00.

Dalam arahannya, Reynhard menyampaikan bahwa para Kepala UPT Pemasyarkatan harus melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas/Rutan seluruh Indonesia untuk menghindari timbulnya pelarian narapidana dan tahanan serta timbulnya kerusuhan di Lapas/Rutan .

Selanjutnya turut membahas topik tentang pemberantasan Narkoba dalam Lapas/Rutan, adapun beberapa pesan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan adalah mengoptimalkan penggeledahan dan pemeriksaan barang dan orang di area P2U, seluruh petugas menitipkan barang bawaannya sebelum memasuki area  Lapas/Rutan pada loker yang telah disediakan, melarang masuk petugas diluar jam tugasnya kecuali mendapat izin atasan, melaksanakan penggeledahan dan tes urine dalam upaya meminimalisir peredaran narkoba di Lapas/Rutan, perkuat sinergitas dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian, dan mitra kerja lainnya demi lancarnya tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta selalu mendokumentasikan kegiatan dan mempublikasikan berbagai kegiatan melalui Website dan Media Sosial serta menggandeng pihak media dalam pengelolaan strategi media untuk counter narasi.

Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta mendukung penuh dan siap melaksanakan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan “Kami Jajaran Lapas Narkotika Jakarta Siap melaksanakan seluruh instruksi dari Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dan siap menyambut New Normal” ujar Oga kepada tim Humas.

 

Kontributor: Firman . A

Kunjungan Sesditjen PAS di Lapas Narkotika Jakarta.

Jakarta, LapsustikNewsSekretaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sudjonggo meninjau langsung kesiapan penerapan prosedur standar new normal atau kenormalan baru di Lapas Narkotika Jakarta pada selasa (9/6/2020).

Saat tiba di Lapas Narkotika Jakarta Sudjonggo disambut oleh Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta beserta jajaran pejabat struktural Lapas Narkotika Jakarta, Turut diperlihatkan Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju hazmat, face shield, masker kain dan kerajinan tangan lainnya hasil karya narapidana Lapas Narkotika Jakarta.

Setelah melihat APD hasil karya narapidana, Sudjonggo didampingi Oga G. Darmawan meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal atau kenormalan baru di area ruang layanan pendaftaran kunjungan, dilanjutkan dengan melihat kegiatan layanan kunjungan berbasis video call bagi narapidana yang telah berlangsung selama pandemi covid-19 sebagai pengganti layanan kunjungan.

Oga G. Darmawan menyampaikan pada tim humas jika Lapas Narkotika Jakarta siap menyambut new normal atau kenormalan baru , beliau menuturkan bahwa Lapas Narkotika Jakarta sudah melakukan pengukuran suhu tubuh bagi yang datang ke Lapas Narkotika Jakarta, menyediakan wastafel dan handsoap pada beberapa titik seperti di area pintu masuk Lapas, serta di depan Blok Hunian, menyediakan Bilik sterilisasi, serta menerapkan area wajib masker sehingga seluruh petugas dan warga binaan wajib menggunakan masker,  Oga menambahkan “Pak Sesditjen PAS berpesan agar senantiasa menerapkan protokol covid-19 dengan konsisten agar tidak ada Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta yang terpapar Covid-19 sampai pandemi ini dapat berakhir nanti”.

Kontributor : Firman. A

Jajaran Petugas LPN Jakarta Ikuti Teleconference Tentang Penguatan Pelaksanaan New Normal ASN Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Jumát (05/06) Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta ikuti kegiatan Teleconference tentang penguatan pelaksanaan New Normal Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. Kegiatan dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural, Staf Pelaksana Jabatan Fungsional Umum dan Tertentu yang dilaksanakan di Aula Lantai III LPN Jakarta.

Acara ini berlangsung sebagai tindak lanjut dari surat undangan dari Kantor Wilayah Kementerian  Hukum dan HAM DKI Jakarta dengan nomor W.10-UM.01.01-577 pada tanggal 03 Juni 2020 perihal undangan untuk mengikuti acara Penguatan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam rangka terwujudnya Kementerian Hukum dan HAM Corporate University pada masa Tata Normal Baru Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta secara virtual melalui Teleconference aplikasi zoom di Unit Pelaksana Teknis masing-masing.

Pelaksanaan kegiatan teleconference dipusatkan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Ham beserta jajarannya , Direktur Jenderal Imigrasi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkumham RI, Para Pimpinan Tinggi Pratama pada Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta beserta jajarannya dan Para Kepala UPT di Lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Bambang Rantam Sariwanto selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI menyampaikan dalam arahannya “Mulai tanggal 5 Juni 2020 seluruh ASN melaksanakan tugas kedinasan baik di kantor (Work From Office/WFO), maupun di rumah/ tempat tinggal masing-masing (Work From Home/WFH) sesuai hari dan jam kerja yang telah ditetapkan.” Selain itu Bambang Rantam pun melanjutkan “ASN berangkat dari rumah dalam kondisi sehat, Selama perjalanan ASN wajib menggunakan masker, jaga jarak, tidak menyentuh bagian tubuh sensitif (mata, hidung, mulut) dan peralatan/fasilitas umum dan selalu gunakan pembayaran nontunai dalam bertransaksi (e-money),Tiba di kantor wajib mencuci tangan, tetap memakai masker, jaga jarak, bersihkan tempat kerja, kurangi kontak fisik dan saling mengingatkan sesama ASN akan pentingnya melaksanakan Protokol Kesehatan, Tetap mengisi administrasi kepegawaian melalui Aplikasi Simpeg (absensi mandiri, mengisi jurnal harian dan kewajiban lainnya), Setiap ASN wajib menggunakan Pakaian Dinas Khusus (PDK) lengan panjang pada setiap hari kerja dan Ketentuan penggunaan pakaian dinas khusus lengan panjang.”

Pada kesempatan yang sama Oga Giofanni Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menegaskan “bahwa dalam rangka terwujudnya Kementerian Hukum dan HAM Corporate University pada masa Tata Normal Baru Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta sangat  diharapkan seluruh ASN terutama untuk Jajaran Lapas Narkotika Jakarta harus tetap memperhatikan dan melaksanakan protokoler kesehatan setiap beraktifitas kerja.”

Oga melanjutkan “Guna mendukung pelaksanaan New Normal Lapas Narkotika Jakarta telah memasang banner-banner sosialisasi, penyediaan sarana cuci tangan di seluruh area Lapas, penempatan hand sanitizer, pengecekan suhu badan bagi seluruh petugas, penyediaan bilik sterilisasi, pojok suplemen serta penyemprotan disinfektan secara berkala.”

“Sehingga diharapkan kita semua bisa berdamai dengan kondisi apapun, karena sebagai ASN kita harus tetap professional dalam bertugas.” Pungkas Oga.

Selama kegiatan berlangsung terlihat semua petugas Lapas Narkotika Jakarta menyimak dan memperhatikan dengan khidmat arahan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kontributor : Nurmala Dewi  Dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta