Lapas Narkotika Jakarta Hasilkan 300 Butir Telur Setiap Hari

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika Kelas llA Jakarta kini menghasilkan telur hasil kerja Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Lapas Narkotika Jakarta.

“Dari total 400 ekor ayam petelur yang kami pelihara, sebanyak 300 butir telur dihasilkan perharinya,” ujar Kepala Lapas Narkotika Jakarta Bambang Wijanarko di Kantornya, Kamis (23/9/2021).

Ia menyebutkan bahwa sebanyak 400 ekor ayam ini khusus dipelihara untuk menghasilkan telur. Dimana ayam petelur ini dipelihara secara langsung oleh warga binaan dan dibantu oleh petugas lapas.

“Hasil telur ini setiap harinya untuk kebutuhan lapas dan sisanya dijual kepada masyarakat luar yang berlangganan setiap harinya. Setiap harinya telur ayam kami pasti langsung habis,” kata Bambang.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Tanto juga mengatakan, kegiatan ternak ayam petelur ini merupakan program lapas dalam memberikan pembinaan atau pelatihan kemandirian kepada narapidana, dan merupakan satu dari beberapa pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Jakarta

“Kami akan terus memberikan pelatihan kepada warga binaan salah satunya dengan ayam petelur agar nantinya ketika sudah bebas dapat menggunakan kahliannya untuk membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Widhi selaku Kepala Subseksi Bimbingan Kerja mengatakan, dari keberhasilan beternak ayam petelur pihak Lapas Narkotika Jakarta berencana menambah populasi ayam petelur sebanyak 600 ekor guna menghasilkan telur lebih banyak untuk meningkatkan PNBP. Dan saat ini sedang di bangun kandang tambahan yang diperkirakan selesai awal bukan depan.

LAPAS NARKOTIKA JAKARTA DEKLARASIKAN ZERO HANDPHONE

Jakarta, LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta deklarasikan Zero Handphone, Rabu (22/9). Seluruh Pejabat Struktural dan Komandan Regu Jaga menandatangani deklarasi dengan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko dan dihadiri oleh seluruh Petugas .

Dalam arahannya, Bambang berharap dengan terselenggaranya deklarasi zero handphone ini, seluruh petugas Lapas Narkotika Jakarta dapat mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas, serta dapat mematuhi segala atutran yang berlaku. Pelaksanaan deklarasi ini merupakan implementasi dari surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Nomor PAS-PK.02.10.01-1147 Tanggal 19 September 2021 tentang Langkah Progressive Sebagai Tindak Lanjut atas Penertiban Jaringan Listrik, Handphone dan Peningkatan Kewaspadaan Keamanan dan Ketertiban Pada UPT Pemasyarakatan.

“Hal ini juga sebagaimana yang telah diinstruksikan sebelumnya oleh bapak Dirjenpas, Reynhard Silitonga, yang mana Lapas maupun Rutan harus bebas dari peredaran dan penggunaan handphone, baik itu kepada petugas saat melaksanakan tugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),” ucap Bambang.

Menurut Bambang, handphone merupakan salah satu alat komunikasi yang dapat mengakibatkan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam Lapas. Dengan dilaksanakannya deklarasi ini, ia berharap segala bentuk gangguan kamtib di Lapas Narkotika Jakarta dapat diminimalisir dengan baik.

“Kami juga memiliki inovasi pada bidang pengamananan untuk mecegah terjadinya peredaran handphone di dalam Lapas, yaitu dengan memberikan stiker dengan nomor ID pada setiap handphone yang dimiliki petugas. Jadi seluruh petugas yang akan memasuki area Lapas akan diperiksa terlebih dahulu apakah handphone mereka terdapat stiker tersebut atau tidak ” ujarnya.

Dikatakannya, dengan adanya komitmen pernyataan bersama ini akan menjadikan satu bentuk landasan bagi petugas dalam melaksanakan kinerjanya, sehingga tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan yang berlaku. Selain itu, langkah ini juga sebagai fungsi pengawasan yang melekat baik diantara sesama petugas maupun kepada WBP.

Kegiatan dilanjutkan dengan sidak kamar hunian WBP dan pemusnahan barang temuan hasil sidak.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer, Bukti Lapas Narkotika Jakarta Berpartisipasi Dalam Meningkatkan Kinerja Dan Mutu Layanan Pendidikan

LapsustikNews- Tak henti-hentinya Lapas Narkotika Jakarta selalu meningkatkan mutu layanannya kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya layanan pendidikan kepada WBP. Hari ini, Rabu (22/09), Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) kepada para siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Tenaga Pendidik dan Kepala Sekolah Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta.

ANBK merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah dengan tiga instrumen utama penilaian yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter dan survei lingkungan belajar yang diselenggarakan pada 20-23 September 2021 bagi siswa paket C, 4 -7 Oktober 2021 bagi siswa paket B, dan 15-18 November 2021 untuk siswa paket A. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja dan mutu sistem pendidikan yang juga dilaksanakan di PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Belajar PKBM dihadiri oleh Kasubsi Bimkemaswat, Herizal Yusuf, Kepala Sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri, Rusli Amin dan para tenaga pendidik serta dihadiri oleh Hasnah selaku Penilik Silang dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur.

Herizal Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa siswa Paket C yang menjadi sampling kegiatan hari ini untuk mengikuti kegiatan dengan baik karena membawa nama PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta.

“Hasil dari kegiatan nantinya akan digunakan untuk bahan evaluasi kinerja dan meningkatkan mutu sistem pendidikan kearah yang lebih baik lagi” ucap Herizal.

Herizal juga mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung mulai dari kegiatan Asesmen Paket C, B dan A serta asesmen yang dilakukan terhadap tenaga pendidik dan kepala sekolah.

Hasnah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini sangat penting, karena tidak akan mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

“Saya berpesan pada 2 peserta sebagai sampling pada hari ini agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengikuti kegiatan pembelajaran disekolah dengan serius agar kelak bisa merubah masa depan kearah yang lebih baik.” ujar Hasnah.

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Jakarta

 

 

 

Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Bulan Agustus, Ka.Lapas Narkotika Jakarta “Lakukanlah yang terbaik untuk Organisasi”

Jakarta, LapsustikNews- Senin, (20/09) Dalam rangka meningkatkan semangat Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta pimpin kegiatan Apel Pagi sekaligus memberikan penghargaan kepada 3 Pegawai Teladan LPN Jakarta periode bulan Agustus 2021.

Penghargaan pegawai teladan ini diberikan kepada pegawai yang telah berhasil melalui berbagai macam penilaian yang dilakukan oleh pejabat struktural di LPN Jakarta dengan beberapa kriteria antara lain yaitu kehadiran dalam pelaksanaan tugas, memiliki kinerja yang terukur, berpakaian dan berpenampilan sesuai ketentuan yang berlaku, dan memiliki estika dan perilaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang baik serta tertib dalam pelaksanaan tugas.

Berdasarkan penilaian tersebut, penghargaan 3 pegawai teladan periode bulan Agustus tahun 2021 di berikan kepada Purwanto selaku Petugas / Anggota Jaga, Rusli Amin selaku Pengelola Pembinaan Kepribadian dan Rahmat Syaefulloh  Petugas/Anggota Jaga di Lapas Narkotika Jakarta.

Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta dalam Amanat Apel mengatakan “Bahwa kegiatan ini, dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai yang telah memenuhi kriteria Pegawai Teladan, dan kepada pegawai yang belum atau tidak mendapat prestasi pegawai teladan pada bulan Agustus, Jangan menyerah, dan tetap lakukan yang terbaik bagi organisasi, karena dengan kita melakukan yang terbaik bagi organisasi, itu sama saja dengan melakukan tanggung jawab kita kepada pekerjaan yang kita laksanakan, semoga pekerjaan kita menjadi lading pahala bagi kita, Aamiin”

Kegiatan pemberian penghargaan ini disambut suka cita oleh seluruh Petugas LPN Jakarta yang menyaksikan langsung pada Apel Pagi yang dilaksanakan secara virtual dengan tetap mengikuti  protokol kesehatan covid-19.

Senpi Lapas Narkotika Jakarta di Apresiasi Polda Metro Jaya

LapsustikNews-Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta menerima kunjungan Polda Metro Jaya Jumat (17/09/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka Pengecekan kondisi Senjata Api dan sarana keamanan lainnya. Pengecekan kondisi Senjata Api dilakukan oleh Bagian Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya.

Heri Purnomo, selaku Kasi Adkamtib menyambut baik kedatangan bagian Wasendak Polda Metro Jaya. ’‘kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut perintah Dirjen Pemasyarakatan dalam rangka menjalin sinergitas dengan aparat penegak hukum terutama dari Kepolisian untuk pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban sehingga kondisi Lapas aman dan tertib. Pemeliharaan Senjata Api milik Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta langsung di lakukan oleh Bagian pengawasan senjata api dan bahan peledak” ungkapnya.

Pihak Polda Metro Jaya mengapresiasi mekanisme perawatan Senpi di Lapas Narkotika Jakarta. “Kami mengapresiasi kinerja rekan-rekan Lapas dalam perawatan senpi, mekanis senpi nya tidak ada yang rusak atau macet”. sebut salah satu anggota Polda Metro. Dia menambahkan Senpi harus tetap di rawat minimal sebulan sekali.

Selain Pengecekan Senjata Api jenis P-3A dan memastikan kelengkapan surat-suratnya juga turut diperiksa Shot Gun beserta amunisi, shot gun gas air mata, pepper gun, Merica Spray. Hal ini dimaksudkan, untuk dapat mengetahui Kelayakan Senjata Api yang ada di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta dan pada Pengecekan tersebut Senjata Api masih dalam keadaan baik dikarenakan selalu dilakukan Perawatan terhadap Senpi yang ada.
(ADKM).

Kalapas, Petugas , dan Narapidana Lapas Narkotika Jakarta Ikuti Pelatihan Penanganan Kebakaran.

Jakarta, LapsustikNews- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta  beserta Petugas dan Narapidana ikuti pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan langkah pertama penanggulangan terjadinya kebakaran, Selasa (14/9). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama pihak Lapas dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan.

Dalam Sambutannya, Kepala Lapas Narkotika Jakarta , Bambang Wijanarko menyampaika bahwa kegiatan ini sebagai  deteksi dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh bencana, seperti kebakaran. Ia juga berharap ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi peserta pelatihan.

“Dengan ini, apabila terjadi kebakaran kita bisa mengatasi. Meski tidak sesederhana yang kita bayangkan, timbalah ilmu sebanyak-banyaknya untuk kepentingan kita bersama,” pesannya.

Pada sesi materi, Nur Hidayat selaku Analis Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta beserta Ahmad Fauzi selaku petugas damkar menyampaikan teori sekaligus praktik penanganan pertama pada kebakaran api menggunakan alat-alat sederhana, seperti kain goni basah hingga APAR.

“Saya mewakili petugas dan WBP menghaturkan terima kasih atas ilmu yang diberikan para pemateri,” ujar Bambang.

Mantapkan Diri Hadapi TPN, Lapas Narkotika Jakarta Mendapatkan Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi Oleh Tim Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Jakarta, LapsustikNews- Dalam rangka memperisapkan diri menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN) Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta mendapatkan monitoring penguatan Pembangunan Zona Integritas oleh Tim Penilai Internal (TPI) dalam hal ini adalah Tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI pada hari Selasa (14/09).

Tim yang dikomandoi oleh Endang Supriyatno selaku Pengendali Teknis Tim 1 bersama Widya Purnama Sari selaku Ketua Tim 1 dan anggota tiba di Loby Lapas Narkotika Jakarta pukul 09.00 WIB disambut dengan Yel-yel WBK oleh Bambang Wijanarko selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta beserta ketua dan anggota tim pokja.

Dilanjutkan dengan Simulasi Desk Evaluasi yang bertempat di ruang Aula Lapas, Kalapas Narkotika Jakarta memaparkan 6 Area Perubahan dan Inovasi yang dimiliki. Pada akhir paparan Bambang Wijanarko menyampaikan bahwa rekomendasi hasil Desk Evaluasi TPI telah ditindak lanjuti.

Tim Penilai memberikan apresiasi kepada Lapas Narkotika Jakarta terhadap persiapan dan tindaklanjut yang telah dilakukan dalam menghadapi TPN. Selanjutnya Tim meninjau langsung proses pelayanan serta inovasi ada pada Lapas Narkotika Jakarta.

Bambang Wijanarko mengutarakan “Terimakasih kepada Tim Penilai Internal atas arahan dan masukan yang diberikan pada penguatan kali ini. Kami senantiasa melakukan perbaikan dalam rangka menyediakan pelayanan terbaik dan besar harapan kami bahwa Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih predikat WBK pada tahun ini.”

Usai Laksanakan Sidak Kamar Hunian, Kalapas Narkotika Jakarta Berikan Sosialisasi Pengunaan Listrik Kamar Hunian Kepada Narapidana.

Jakarta, LapsustikNews- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta Bambang Wijanarko bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Aris Setiyawan, dan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik (BINADIK) Jumadi melakukan Sosialisasi kepada Narapidana Lapas Narkotika Jakarta (Rabu 08/09).

Kegiatan ini guna memberikan arahan kepada Narapidana dalam hal Kerapian kamar Hunian dan Penggunaan Aliran Listrik serta deteksi dini penertiban saklar aliran listrik pada Lapas Narkotika Jakarta agar terhindar dari segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban.

Bambang Wijanarko menyampaikan kepada Narapidana “Baru saja kami melaksanakan sidak dan penertiban instalasi listrik pada kamar hunian, karena salah satu penyebab korselting adalah instalasi listrik liar, mari bersama-sama menjaga kerapian ketertiban dan keamanan di dalam lapas.”

Lakukan Deteksi Dini, Kalapas Narkotika Jakarta Bersama Jajaran Satops Patnal PAS Laksanakan Sidak Kamar Hunian Narapidana.

Jakarta, LapsustikNews- Dalam rangka melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta menindak lanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta tentang penertiban instalasi listrik pada blok dan kamar hunian, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta bersama Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal PAS) melaksanakan sidak kamar hunian narapidana (Rabu, 08/09).

Kegiatan dimulai dengan apel dan pengarahan oleh  Kalapas Narkotika  Jakarta Bambang Wijanarko dan dihadiri oleh Kasubdit Penindakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan , 45 Anggota Satopspatnal Ditjen PAS,  Pejabat Struktural Lapas Narkotika, Tim Satopspatnal Lapas Narkotika,  serta Jajaran Pengamanan yang bertugas.

Selanjutnya Tim dibagi menjadi 8 Kelompok guna melakukan Kegiatan sidak penertiban kabel serta barang terlarang pada Blok A, Blok B, Blok C dan Blok S.

Bambang Wijanarko menyampaikan “Sesuai dengan arahan Bapak Ka. Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan instalasi listrik pada blok dan kamar hunian guna mencegah gangguan keamanan ketertiban serta korsleting listrik di Lapas Narkotika Jakarta.”

Kalapas Narkotika Jakarta Beserta Jajaran Hadiri Pembukaan Supervisi Pagu Anggaran TA 2022 Secara Virtual.

Jakarta, LapsustikNews- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Bambang Wijanarko beserta Kasubbag Tata Usaha (Rahardjo Sudharmono), Kaur Kepegawaian dan Keuangan (Muryani) dan pegawai pengelola keuangan Lapas Narkotika Jakarta menghadiri Pembukaan Supervisi Pagu Anggaran Satuan kerja di Lingkungan kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham DKI Jakarta Tahun Anggaran 2022 secara virtual pada Selasa (07/09).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB dibuka oleh Sardi Kepala Bagian Program dan Humas Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dengan menyapa Satuan Kerja yang hadir secara virtual.

Dilanjutkan dengan pemberian arahan dan materi oleh Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Sorta Delima menyampaikan Ketentuan Penyusunan Pagu Anggaran Kementerian Hukum Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2022.

“Khusus untuk jajaran Pemasyarakatan mohon memperhatikan dan memprioritaskan pengalokasikan anggaran Langganan daya jasa (listrik, telepon dan air) untuk 1 tahun anggaran, Pemenuhan kualitas makanan, Kebutuhan sandang, dan hal hal lain yang berhubungan dengan  narapidana/tahanan/anak, “

Senada dengan hal tersebut, Bambang Wijanarko menyampaikan “Kami akan mengimplementasikan arahan yang telah disampaikan oleh Kepala Divisi Administrasi  sehingga Lapas Narkotika Jakarta dapat menyusun perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan kaidah yang berlaku dan dapat tercapainya target kinerja yang maksimal”.