Semangat! Lapas Narkotika Jakarta Tampil di hadapan Tim Pembina ZI WBK Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta mantapkan Penguatan Zona Integritas menuju WBK secara langsung oleh Tim Pembina Dan Asistensi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta yang diikuti  oleh Kepala Lapas (Kalapas) Bambang Wijanarko beserta Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dalam hadapi Tim Penilai Nasional (TPN), Jum’at,(27/08).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB yang diawali dengan sambutan Lapas Narkotika Jakarta melalui Yel-Yel yang dipimpin langsung oleh kalapas. Kemudian Tim Pembina WBK Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta yang berjumlah delapan orang di komandoi oleh Suratin Eko Supono  dan Kalapas serta tim pokja menuju aula gedung satu lantai tiga.

Dimulai dengan penayangan jingle dari Lapas Narkotika Jakarta, kemudian Kalapas mengenalkan Maskot yang bernama Si IBRAN (Inovatif, Bersih, Ramah, dan Melayani) serta Duta Layanan yang bernama Aziz dan Dahlia. Setelah itu dilanjutkan dengan penayangan Video profil dan pemaparan oleh Kalapas, dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Ada beberapa arahan dimana inovasi yang dilakukan harus ada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan selama PPKM responden bisa dari stakeholder terkait. “Terimakasih atas arahan serta masukan dari Tim Pembina WBK Kanwil DKI Jakrta, ini semua sangat bermanfaat bagi guna menghadapi TPN, semoga semua dapat berjalan dengan lancar dan Lapas Narkotika Jakarta dapat meraih predikat WBK tahun 2021 ini”, ujar Bambang Wijanarko.

Kegiatan diakhiri dengan melihat langsung proses pelayanan serta inovasi yang sudah dijalankan. “Semua kegiatan dalam pemberian pelayanan sudah sangat baik, inovasi sudah sangat banyak disetiap pelayanan, mohon agar selalu dalam keadaan siap guna menghadapi TPN, dan segera tindaklanjuti terkait arahan serta masukkan dari kami”, tutur Suratin Eko. (Nar/Ft : Oz/Fir)

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

SAPA WBP, Media Warga Binaan dalam Menyampaikan Aspirasi Dan Keluhan

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta tak pernah berhenti melakukan inovasi baik kepada masyarakat maupun kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hari ini, Jumat (27/08), diselenggarakan kegiatan SAPA WBP (Salam Pemasyarakatan) kepada warga binaan yang ada di Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan dimulai pukul 09.30 bertempat di area Blok C lantai satu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni dengan memakai masker untuk  petugas maupun WBP yang mengikuti kegiatan.

Jumadi menyampaikan, SAPA WBP merupakan salah satu program unggulan di Lapas Narkotika Jakarta dimana seluruh jajaran turun langsung menemui WBP di Blok Hunian yang diselenggarakan secara rutin.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at, yang pada hari ini melibatkan petugas dari Subseksi Bimkemaswat, Registrasi dan Klinik yang langsung mendengarkan aspirasi maupun keluhan dari WBP”. ucap Jumadi.

Jumadi menambahkan bahwa SAPA WBP ini merupakan cara yang paling efektif karena petugas melakukan langsung jemput bola dengan menerima masukan, saran, aspirasi maupun keluhan.

“Apabila teman-teman mempunyai pertanyaan ataupun kritik dan saran, langsung sampaikan kepada kami, sehingga kami akan jawab dan selesaikan masalah yang teman-teman sampaikan kepada kami tersebut.” tutup Jumadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan tanya-jawab WBP perihal kepengurusan PB (Pembebasan Bersyarat), kepengurusan JC (Justice Colaburation) dan pemeriksaan Kesehatan kepada petugas.

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Jakarta

Lawan Covid-19 Dan Tingkatkan Herd Immunity, Lapas Narkotika Jakarta Laksanakan Vaksinasi Pengayoman

LapsustikNews- Sesuai dengan program pemerintah mengenai vaksinasi Covid-19 bagi seluruh masyarakat, serta mendukung penyelenggaran vaksin kepada seluruh Warga Binaan, maka Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 ke dua yang diselenggarakan di area Gazebo, Kamis (26/08).

 

Vaksinasi kedua ini dikhususkan bagi Warga Binaan yang sudah mendapatkan vaksin pertama per tanggal 23 Juli 2021 dengan vaksin jenis Sinovac.

Pada hari pertama, telah dilakukan vaksinasi terhadap 491 orang Warga binaan dari target vaksinasi terhadap 500 orang warga binaan. Dengan rincian 482 orang warga binaan mendapatkan vaksinasi, 7 orang warga binaan ditunda karena sakit, dan 2 orang warga binaan mempunyai penyakit penyerta atau komorbid. Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan oleh 12 orang tim medis Lapas Narkotika Jakarta dan tambahan personel 7 orang dari Biddokes Polda Metro Jaya.

Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan bahwa vaksinasi hari ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan menanggulangi Covid-19 dan kelanjutan dari Vaksinasi Pengayoman yang sudah dilaksanakan pada bulan lalu.

“Alhamdulillah hari pertama vaksinasi tahap dua ini berjalan dengan lancar dengan pencapaian 482 orang warga binaan yang divaksin hari ini dari target 500 orang. Untuk sisanya akan dilanjutkan esok hari.” ungkap Bambang.

Bambang melanjutkan bahwa Lapas Narkotika Jakarta mendukung penuh program vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia sehingga dapat mendukung herd immunity bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Dengan dilaksanakan vaksinasi ini saya berharap dapat menciptakan herd immunity bagi kita semua”. ujar Bambang.

Iwan salah satu warga binaan yang telah melakukan vaksinasi tahap kedua ini menyatakan bahwa dengan mengikuti program vaksinasi pengayoman merupakan salah satu bentuk dukungan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19.

“Saya berharap Covid-19 ini cepat berakhir dan kita dapat hidup normal sebagaimana semestinya. dan untuk teman teman warga binaan, mari kita dukung dan sukseskan vaksinasi tahap kedua ini, agar kita terhindar dari Covid-19”. tutup iwan.

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Jakarta

Lapas Narkotika Jakarta Menggelar Acara Penutupan Rehabilitasi Tahap Satu sekaligus Membuka Rehabilitasi Medis Tahap Dua Tahun 2021

LapsustikNews- Kegiatan penutupan Rehabilitasi tahap satu dan Pembukaan Rehabilitasi Medis tahap dua digelar di area Gedung Dua Lapas Narkotika Jakarta dan dihadiri oleh Marselina Budiningsih selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan, Bambang Wijanarko selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta, beserta tamu undangan dari BNNP DKI Jakarta dan BNNK Jakarta Timur.
Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Jumadi selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) yang menyampaikan bahwa Lapas Narkotika Jakarta ditunjuk langsung oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan rehabilitasi kepada 820 narapidana.
“820 Narapidana diawali dengan skrining dan dilaksanakannya Assesment yang didukung oleh BNNP DKI Jakarta dan BNNK Jakarta Timur, adapun program terhadap Narapidana peserta Rehabilitasi Sosial 420 dan Rehabilitasi Medis 200 peserta tahap satu dan 200 peserta tahap dua” ujar Jumadi.
Bambang Wijanarko menyampaikan bahwa dengan rehabilitasi di dalam lapas mampu merubah narapidana menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan memiliki ilmu sebagai bekal di masyarakat.
“Manfaatkan sebaik mungkin ilmu yang telah kalian dapatkan selama menjalani rehabilitasi. Jangan mudah tergoda untuk menggunakan kembali narkoba dalam kondisi apapun.” ucap Bambang.
Marselina Budiningsih menyatakan bahwa Lapas Narkotika Jakarta terbukti berhasil dalam program rehabilitasi.
“Saya berharap setelah bebas nanti benar-benar kualitas kehidupannya menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan dapat bermanfaat untuk keluarga maupun masyarakat.” harap Marselina yang sekaligus membuka kegiatan dan memberikan sertifikat serta menyematkan tanda peserta.
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Jakarta

Pengeluaran dan Pembebasan 8 Orang Napi di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta, siang ini (24/8), melaksanakan pembebasan Asimilasi Rumah kepada 8 orang Narapidana (Napi) yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24 Tahun 2021.

Di tahun 2021 ini, total napi yang sudah di bebaskan asimilasi rumah sebanyak 89 orang sampai bulan Agustus ini.

Jumadi selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) memberikan pengarahan kepada delapan orang napi yang diantaranya menyampaikan tentang maksud, ketentuan dan konsekuensi apabila terdapat pelanggaran ketentuan yang dilakukan para narapidana pada saat menjalani asimilasi rumah. “Pemberian asimilasi rumah ini karena seluruh Lapas dan Rutan se-Indonesia saat ini mengalami over kapasitas, diharapkan dengan pemberian asimilasi rumah pada warga binaan dapat terciptanya ruang gerak di Lapas atau Rutan yang ideal sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. Tetapi apabila para narapidana melakukan tindak pidana lagi selama menjalani asimilasi rumah, maka kepada yang bersangkutan akan dilakukan pencabutan atas Surat Keputusan Asimilasi Rumah”.

Dikesempatan ini pula para narapidana penerima program asimilasi rumah menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah atas program asimilasi rumah ini.

Kholidin, salah satu napi yang mendapatkan program asimilasi rumah mengungkapkan “Saya berterima kasih kepada pemerintah dan Lapas Narkotika atas segala pembinaan yang saya terima, kemudahan dan kejelasan atas segala pengurusan program asimilasi serta tidak adanya pungutan biaya apapun atas segala proses program asimilasi rumah ini”.

Rasa syukur dan haru di tunjukan oleh Napi maupun keluarga Napi yang menyambut pembebasan asimilasi ini. (Nar/ft: Um)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Jakarta

GELAR PENANAMAN NILAI INTEGRITAS, KALAPAS : KEDISIPLINAN PETUGAS HARUS DITINGKATKAN

LapsustikNews- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko melaksanakan Penanaman Nilai Integritas bagi petugas, Selasa (24/08).

Penanaman Nilai Integritas yang bertempat di gazebo Lapas Narkotika Jakarta ini, dilaksanakan pukul  13.00 , diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan jajaran.

Dalam amanatnya,  Kalapas menyampaikan pentingnya apel bagi petugas di lingkungan Lapas Narkotika Jakarta, ” Apel bagi petugas merupakan hal yang wajib diikuti, dengan kegiatan apel seperti ini dapat meningkatkan kembali integritas dan rasa kedisiplinan petugas. Dengan mengikuti apel artinya petugas masih memiliki Integritas dan disiplin dalam dirinya,” tegas Bambang

Bambang menambahkan, apabila petugas disiplin dalam melaksanakan kewajiban sehari-hari maka Lapas Narkotika Jakarta akan tetap kondusif.

Dalam apel ini, Kalapas juga mengajak petugas untuk melakukan  pembinaan fisik berupa lari bersama dimana Kalapas juga turut serta lari bersama petugas.

” Pembinaan fisik ini bertujuan untuk membangkitkan kembali sikap disiplin dan integritas petugas, jadikan pelecut semangat untuk lebih berintegritas dan disiplin lagi”, ujar Kalapas.

Selain meningkatkan kedisiplinan dan Integritas, pembinaan fisik yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan imun para petugas dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

” Petugas harus bisa menjaga kondisi kesehatan masing-masing di masa pandemi ini, salah satunya dengan rajin berolahraga dan menjaga imun tubuh tetap baik,” tutup Bambang.

 

Kontributor : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta

Satgas Kamtib Lapas Narkotika Jakarta berantas habis Blok Hunian Napi demi Wujudkan Zero Halinar

Jakarta, LapsustikNews –  Satuan Petugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta laksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada blok hunian Warga Binaan (Narapidana). Kegiatan sidak ini dilaksanakan di Blok B Lantai 1 pada Senin Malam. (23/08)

Diawali dengan Apel Kekuatan Personil, Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Bambang Wijanarko memimpin langsung sidak tersebut bersama staff KPLP, dan anggota regu pengamanan jaga yang dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai.

Dalam arahannya Kalapas menghimbau agar sidak dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) “Awali dengan doa, Tetap jaga sopan santun dalam penggeledahan kamar warga binaan, jangan lupa untuk tetap jalankan SOP dan protokol kesehatan  “ ujar Bambang Wijanarko.

Sidak yang dilakukan Satgas Kamtib dilaksanakan secara rutin guna deteksi dini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di blok hunian warga binaan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Dalam sidak tersebut ditemukan beberapa jenis barang terlarang yaitu senjata tajam, alat komunikasi dan Charger. Selanjutnya barang bukti hasil penggeledahan kamar diamankan untuk dimusnahkan guna mengantisipasi gangguan Kamtib di dalam Lapas.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta dalam mewujudkan Zero Halinar dan Program P4GN sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai langkah deteksi dini mencegah ganggung Kamtib agar Lapas Narkotika Jakarta selalu aman dan kondusif,” tutup Bambang Wijanarko. (Nar/Ft: Gde/Ozi)

Kontributor : Humas Lapas Narkotika Jakarta

Gegerkan Cipinang, Napi Setor Uang Ke Negara

LapsustikNews- Dalam rangka Peningkatan PNBP, Lapas Narkotika Jakarta datangkan dua mesin bordir skala industry terbaru, guna tingkatkan produksi Bet Bordir Karya Warga binaan.

Dengan datangnya dua mesin ini, Warga Binaan langsung melakukan uji coba mesin bordir yang diawasi oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta, Bambang Wijanarko beserta Jajarannya,Senin(23/08).

Tujuan didatangkannya alat ini, guna meningkatkan produksi karya wbp khusunya Bet Bordir. Menurut Kasi Giatja, Soestanto pelatihan ini sudah berjalan lima bulan dengan alat seadanya, “Kegiatan pelatihan bordir di balai latihan kerja Lapas Narkotika Jakarta ini, sudah bejalan dengan peserta 20 orang. Melihat potensi/peluang usaha bordir yang kian diminati maka kami berinisiatip untuk memproduksi bodir dalam skala besar guna pemenuhan kebutuhan pasar”, ujar Soeistanto.

Menurut Soeistanto selain pelatihan bordir Lapas Narkotika Jakarta juga mengadakan pelatihan menjahit, sablon dan konveksi lainnya.

Sementara itu Kalapas Narkotika Jakarta sangat mendukung kegiatan pelatihan terkait konveksi dengan mendatangkan dua alat bordir. Menurut Bambang Wijanarko pelatihan dibidang konveksi ini dapat meningkatkan pemasukan PNBP,” saya sangat mendukung kegiatan ini selain dapat meningkatkan minat bakat WBP sehingga pembinaan Kemandiran di Lapas Narkotika dapat berjalan secara maksimal. Selain itu dapat meningkatkan PNBP sesuai pogram yang diharapakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan”, Ucap Bambang Wijanarko.

Bambang Wijanarko berharap kegiatan produksi konveksi ini dapat diikuti dengan baik oleh WBP Lapas Narkotika Jakarta hingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selain itu pelatihan ini dapat menjadikan bekal hidup setelah bebas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat serta turut dalam pembangunan Nasional.

Kontributor : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta

Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Bulan Juli, Ka.Lapas Narkotika Jakarta “Jangan Menyerah Untuk Menjadi Yang Terbaik”

Lapsustiknews : Senin, (23/08) Dalam rangka meningkatkan semangat Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta pimpin kegiatan Apel Pagi sekaligus memberikan penghargaan kepada 3 Pegawai Teladan LPN Jakarta periode bulan Juli tahun 2021.

Penghargaan pegawai teladan ini diberikan kepada pegawai yang telah berhasil melalui berbagai macam penilaian yang dilakukan oleh tim pejabat struktural di LPN Jakarta dengan beberapa kriteria antara lain yaitu kehadiran dalam pelaksanaan tugas, memiliki kinerja yang terukur, berpakaian dan berpenampilan sesuai ketentuan yang berlaku, dan memiliki estika dan perilaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang baik serta tertib dalam pelaksanaan tugas.

Berdasarkan penilaian tersebut, penghargaan 3 pegawai teladan periode bulan Juli tahun 2021 di berikan kepada dr. Birindra Dewi dari Klinik Lapas, Dahlia Maharani dari Staf Umum serta Aziz Satriandi dari Petugas/Anggota Jaga di Lapas Narkotika Jakarta.

Bambang Wijanarko dalam Sambutannya mengatakan “Bahwa kegiatan ini, dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai yang telah memenuhi kriteria Pegawai Teladan, dan kepada pegawai yang belum atau tidak mendapat prestasi pegawai teladan pada bulan Juli, Jangan menyerah, dan tetap lakukan yang terbaik bagi organisasi, karena dengan kita melakukan yang terbaik bagi organisasi, itu sama saja dengan melakukan tanggung jawab kita kepada pekerjaan yang kita laksanakan, semoga pekerjaan kita menjadi lading pahala bagi kita, Aamiin”

Kegiatan pemberian penghargaan ini disambut suka cita oleh seluruh Petugas LPN Jakarta yang menyaksikan langsung pada Apel Pagi yang dilaksanakan secara virtual dengan tetap mengikuti  protokol kesehatan covid-19.

Kontributor : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta

 

Lapas Narkotika Jakarta Terima Kunjungan Monev SPPT-TI dan Satops Patnal PAS Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Jakarta, LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Peradilan Pidana Terpadu berbasis Teknologi Informasi (SPPT TI) dan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal PAS) Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta (Senin, 23/08).

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan pandemi Covid-19 Iswandi Kepala Subbidang Pembinaan, Teknologi Informasi Dan Kerja Sama selaku penanggung jawab bersama tim monev disambut hangat oleh Bambang Wijanarko selaku Kalapas Narkotika Jakarta.

Tim Monev meninjau sarpras SDP, server, self service, kunjungan, layanan informasi dan SPPT – TI serta memeriksa kondisi sarpras penanggulangan huru-hara.

Selanjutnya tim juga memeriksa administrasi persuratan pada Tata usaha.

“Dengan adanya kunjungan monitoring dan evaluasi, Lapas Narkotika Jakarta akan terus berkomitmen melaksanakan instruksi dan perbaikan dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta” tutur Bambang Wijanarko.