Lapas Narkotika Jakarata Mengikuti Kegiatan Uji Petik Rancangan Keputusan Menteri Hukum Dan HAM RI Tentang Pemanfaatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan.

Jakarta, LapsustikNews- Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Sudjonggo melakukan sosialisasi Uji Petik Rancangan Keputusan Menteri Hukum Dan HAM RI Tentang Pemanfaatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan pada hari Senin (19/10).

Bertempat di ruang aula Lapas Narkotika Jakarta, Kegiatan yang turut mengundang seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta dimulai pukul 13.00 WIB.

Dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 kepada setiap tamu yang datang dilakukan pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, dan menyemprotkan cairan disinfektan pada alas kaki.

Acara dibuka dengan pemaparan umum kegiatan Uji Petik Rancangan Keputusan Menteri Hukum Dan HAM RI Tentang Pemanfaatan PNBP Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan oleh Sudjonggo selaku Sestidjen Pemasyarakatan.

Sudjonggo menyampaikan bahwa tujuan Pemanfaatan PNBP Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan adalah untuk mewujudkan akuntabilitas kerja UPT Pemasyarakatan dalam mengelola anggaran PNBP dari hasil kegiatan industri serta menguatkan dan mengembangkan program Pembinaan Kemandirian khusus di bidang industri senagao bentuk stimulus bagi UPT dalam menyelnggarakan kegiatan industri.

Setelah dibuka oleh Sesditjen Pemasyarakatan, agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan umum kegiatan Uji Petik Rancangan Keputusan Menteri Hukum Dan HAM RI Tentang Pemanfaatan PNBP Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan dalam konteks Kegiatan Industri, Konteks Keuangan, dan Konteks Legislasi.

Dalam penutupnya, Sudjonggo menghimbau kepada seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan yang hadir “mari saling menggandengkan tangan saling bahu membahu untuk membuat Pemasyarakatan semakin maju, karena kalau bukan kita lantas siapa lagi”

Selaku Kalapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan bahwa sangat mendukung Tentang Pemanfaatan PNBP Dari Hasil Kegiatan Industri Di Lembaga Pemasyarakatan, “Kami Lapas Narkotika Jakarta mendukung penuh program Bapak Sesditjen PAS, tentunya sangat bermanfaat bagi Pemasyarakatan seperti terwujudnya peningkatan kualitas Pembinaan kemandirian berbasis industri dan meningkatkan kualitas Narapidana Indonesia untuk siap Berintegrasi di masyarakat”.

Kontributor: Firman. A

Latihan Menembak Dalam Rangka Kegiatan Fisik, Mental Dan Disiplin (FMD) Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews – Jum’at 16 Oktober 2020 Bertempat di Mako Paspampres dilaksanakan Kegiatan Latihan Menembak yang diikuti oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta, Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta khususnya dalam bidang pengamanan.

Kegiatan tersebut mendapatkan kehormatan, karena dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Prof. Yasonna H. Laoly, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol Reynhard Silitonga, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta Oga G Darmawan. Kegiatan dibuka dengan kegiatan simulasi pengawalan presiden dan wakil presiden yang disaksikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan Latihan Menembak bagi pegawai Lapas ini sangat penting untuk diikuti karena selain untuk pembinaan FMD juga untuk memelihara kemampuan/kapasitas Pegawai Lapas dalam menggunakan Senjata Api khususnya dalam hal pengamanan Lapas yang secara Undang-undang dibolehkan untuk penggunaan senjata api, Oleh karenanya Beliau berpesan agar benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk berlatih dan menimba ilmu dari para pelatih Paspampres terkait kemampuan penggunaan senjata api.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan juga pemberian cinderamata dari Menkumham kepada Komandan Paspampres.

Kontributor : Ayep S

Kegiatan Apel Pagi Secara Virtual Pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

Jakarta,LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta melaksanakan kegiatan apel pagi pegawai secara virtual yang diikuti oleh jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai dari masing-masing bagian melalui aplikasi Zoom Meetings pada hari Senin (19/10).

Pelaksanaan Apel Pagi secara Virtual ini merupakan bentuk tindak lanjut dari surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nomor: SEK-UM.04.01-302 Tanggal 4 Oktober 2020 tentang Pelaksanaan Apel Pagi dan Sore secara Virtual Pegawai ASN Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Apel Virtual dimulai pukul 07.45 WIB diikuti oleh Pejabat Struktural serta Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dari ruangan kerjanya masing-masing.

Menyampaikan arahan dari Kalapas Narkotika Jakarta Oga G. Darmawan, Heri Purnomo selaku Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (ADKAMTIB) menjelaskan bahwa Lapas Narkotika Jakarta menjadi Satuan Kerja (Satker) yang akan melaksanakan Desk Evaluasi Zona Integritas Tahun 2020 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selaku Tim Penilai Nasional (TPN) dalam rangka Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang menurut jadwal akan dilaksanakan pada Selasa 27 Oktober 2020.

“Bapak Kalapas menghimbau kepada seluruh jajaran untuk saling berkoordinasi menyiapkan apa-apa saja yang diperlukan untuk menunjang kegiatan Desk Evaluasi tersebut berjalan sukses baik dari sarana maupun data dukung” ucap Heri Purnomo.

Terakhir Kalapas Narkotika Jakarta berpesan kepada seluruh Pegawai untuk senantiasa memberikan pelayanan Prima kepada Warga Binaan serta Keluarga Warga Binaan dan tetap  disiplin protokol kesehatan dan melaksanakan 3M  yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak demi kesehatan kita bersama untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Covid-19.