Hari Kedua, Petugas Lapas Narkotika Jakarta Antusias Mengikuti Rapid Test

LapsustikNews- Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Lapas Narkotika Jakarta menyelenggarakan kegiatan Rapid Test Covid-19 kepada Seluruh Pegawai baik Administrasi maupun Pengamanan  yang bertempat di Klinik Lapas Narkotika Jakarta, Rabu (23/09). Kegiatan Rapid Test akan dilaksanakan selama 2 hari (Selasa, dan Rabu) dengan total 250 pegawai yang akan menjalankan Rapid Test.

Pada hari kedua, kegiatan Rapid Test diselenggarakan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dengan target 125 pegawai yang akan menjalani Rapid Test yang berasal dari Rupam III, Rupam IV, P2U I dan P2U IV serta para pegawai yang pada hari pertama belum melaksanakan Rapid Test. Kegiatan yang dilaksanakan di Klinik  Lapas Narkotika Jakarta ini, bertujuan untuk melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi para pegawai yang reaktif maupun yang non reaktif.

Oga G. Darmawan selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada tim Humas “Kegiatan Rapid Test pada hari kedua ini dilakukan bagi para pegawai untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 apabila terdapat hasil reaktif, sehingga tidak menularkan kepada pegawai dan narapidana yang sehat.”

“Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal.” harap Oga.

dr.Birindra selaku koordinator poliklinik menyampaikan kepada tim humas “kegiatan Rapid Test merupakan langkah yang harus cepat dilakukan karena penyebaran Covid-19 sudah sangat tinggi.”

“Dengan dilaksanakan kegiatan ini, kita dapat melakukan penanggulangan penyebaran Covid-19 bagi para pegawai dan dapat diambil tindakan yang tepat jika terdapat pegawai yang reaktif.” lanjut dr. Birindra

”Selanjutnya, akan kita berikan surat pengantar untuk melakukan tes SWAB apabila terdapat pegawai yang reaktif.” tutup dr. Birindra.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Rapid Test kepada pegawai yang dilaksanakan oleh dokter Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk para dokter, serta  menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.

 

Kontributor: Pangku Shillazid