Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews – Kegiatan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta diawali dengan mengumandangkan Gema Takbir Bersama yang di ikuti oleh Pegawai dan Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta , Kamis (30/7) malam.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Idul Adha berjamaah di Dalam Masjid Darussyifa, pada Jum’at (31/7) Pagi. Bertindak selaku imam dan Khotib, yaitu Uztadz Abdul Manaf.SH. yang dalam kesempatan ini mengambil Tema ”Kesombongan dan Berkurban dengan harta”, di dalam ceramahnya.

Kalapas Narkotika Jakarta Oga G Darmawan menyampaikan dalam Sambutanya, “Saya mengucapkan Terima Kasih kepada Seluruh Panitia Kurban atas Kerja Kerasnya, sehingga dapat terlaksananya Rangkaian Kegiatan Perayaaan Hari Raya Idul Adha Tahun ini di Lapas Narkotika Jakarta dengan Baik”.

“Saya selaku pimpinan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah berkurban Terutama Kepada Bapak Menteri Hukum dan HAM RI Atas Sumbangannya, Bapak Syahroni Anggota DPR Komisi III  dan Pihak Lainnya yang telah Menyumbang Baik Sapi maupun kambing  dari yayasan, rekan-rekan pegawai maupun para warga binaan. Mudah-mudahan amal ibadah kita semua mendapat balasan dari Allah SWT, aamiin”.

Menurut ketua panitia perayaan Idul Adha Lapas Narkotika Jakarta, Erizal. “Idul Adha 1441 H terkumpul hewan kurban sebanyak 15 ekor kambing dan 7 ekor sapi. Pihak yang telah menyumbangkan hewan kurban meliputi: Yth Bapak Mentri Hukum dan HAM RI, Syahroni Anggota DPR Komisi III, Warga Binaan, Pegawai lapas, Koperasi pegawai, Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bank BRI Cabang Jatinegara dan para mitra Lapas Narkotika Jakarta. Sedangkan daging hewan kurban tersebut akan dibagikan untuk warga binaan Lapas Narkotika Jakarta yang saat ini berjumlah 2935 an orang”. Pembagian dalam bentuk sudah dimasak oleh dapur Lapas.

Kontributor : Gipsta Hanif

Lapas Narkotika Jakarta Mengikuti Teleconfrence Mengenai Pembinaan Data Base Pelayanan Publik Melalui Aplikasi SIPP & Pembinaan Pengaduan Masyarakat Melalui Aplikasi E-Lapor

Jakarta, LapsustikNews– Dalam rangka peningkatan Pelayanan Publik untuk Masyarakat,  di Lingkungan Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia, guna menghasilkan Pelayanan Prima dan Birokrasi Berkelas Dunia diseluruh Unit Pelaksana Teknis dan Di seluruh Kantor Wilayah Kemenkumham dari Sabang sampai Marauke.

Kementerian Hukum dan HAM  bekerjasama dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggelar diskusi yang diselenggarakan melalui Teleconference via aplikasi Zoom, Senin (27/7), yang diikuti oleh Seluruh Jajaran Kantor Wilayah dan Para Ka.UPT  Imigrasi maupun Pemasyarakatan  tak terkecuali diikuti Lapas Narkotika Jakarta,

Kegiatan ini awali dengan Pembacaan doa dan Laporan Kepala Biro Humas Kemenkumham Kepada Seluruh Audien yang mengikuti acara. serta dibuka oleh Sekertaris Jenderal Kemenkumham (Sekjen) Bambang Rantam Sariwanto, Sekaligus Memberikan Pengarahan, Beliau  Menyampaikan “ Pengaduan yang semakin Meningkat dari Tahun keTahun ,Harus selalu Kita Respon dengan baik dan Kita Jadikan sebagai Wujud Komitmen kita untuk Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Kita Harus Selalu Semangat Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat, Kita Sepakat bahwa Kemenkumham harus memberikan Pelayanan Publik yang PASTI” Ucapnya.

Pada Kesempatan Berikutnya Pengarahan Disampaikan  oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik  Kemenpan RB, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA. selaku Narasumber. Didalam Pengarahannya Beliau Menyampaikan “ Saya sangat Mengapresiasi  terhadap berbagai hal yang sudah  dilakukan Kemenkumham dalam Meningkatkan Pelayanan Publik. Terutama Road Map Kemenkumham yang membahas Mengenai  Pelayanan Prima dan  Mewujudkan Birokrasi Berkelas Dunia”. Beliau juga menyampaikan diakhir acara “ Kepada Seluruh Ka. Upt untuk Menindak Lanjuti aduan yang masuk Ke Aplikasi E-Lapor guna Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat”.

Pada  Kesempatan Yang berbeda Oga G Daramawan Selaku Ka.Lapas Narkotika Jakarta Menyampaikan Arahannya  Kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta “ Kami Lapas Narkotika Jakarta Selalu Siap, untuk Melaksanakan Apa Yang di arahkan Oleh Bpk.Sekertaris Jendral dan Arahan dari Ibu Deputi Bidang Pelayanan Publik  Kemenpan RB  untuk Menindak Lanjuti Aduan Masyarakat Yang Masuk” Ucapnya.

Kegiatan ini, ditutup dengan sesi tanya Jawab antara Deputi Bidang Pelayanan Publik  Kemenpan RB dan beberapa Perwakilan dari Kantor Wilayah Di berbagai Macam Provinsi.

 

Kontributor: Gipsta | Dokumentasi: Pangku

Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dan LKBH UNSURYA mengadakan Penyuluhan dan Konsultasi Hukum di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta bekerjasama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) mengadakan kegiatan penyuluhan dan konsultasi hukum kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (24/07) yang bertempat di ruang kelas Gedung 2 Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB dibuka oleh Jumadi selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik dan Selamat Lumban Gaol selaku ketua LKBH UNSURYA dan 2 orang JFT Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta yakni Yuliana dan Elly Sabarijani.Kegiatan penyuluhan dan konsultasi hukum oleh penyuluh hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dan LKBH UNSURYA diikuti oleh 30 orang WBP Lapas Narkotika Jakarta yang masih menjalani proses persidangan, banding maupun kasasi dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 yakni social distancing dan physical distancing.

Jumadi dalam sambutannya menyampaikan “Kegiatan penyuluhan hukum dan konsultasi hukum ini diberikan secara cuma-cuma kepada WBP yang masih menjalankan proses persidangan, banding dan kasasi untuk mendapatkan layanan bantuan hukum.”

Selamat Lumban Gaol menyampaikan kepada WBP yang mengikuti kegiatan “Dasar warga binaan mendapatkan bantuan hukum yaitu karena Indonesia adalah negara hukum.”

“Negara hadir untuk menjamin hak-hak warga binaan untuk mendapat bantuan dan kepastian hukum dan hal ini diberikan secara cuma-Cuma.” lanjut Selamat.

Pada kesempatan terpisah, Oga G. Darmawan selaku kalapas menyampaikan kepada tim humas “Saya mendukung diadakannya kegiatan ini di Lapas Narkotika Jakarta sehingga para WBP mendapatkan informasi mengenai penyuluhan dan konsultasi hukum.”

“Saya berharap kegiatan ini bermanfaat bagi WBP dalam upaya mendapatkan bantuan hukum dan upaya-upaya hukum lainnya.” lanjut Oga.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan konsultasi hukum oleh JFT Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dan LKBH UNSURYA kepada WBP yang hadir.

Kontributor: Pangku

Penyuluhan Hukum dan Konsultasi Hukum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dilaksanakan di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta bekerjasama dengan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) Jakarta Selatan, menyelenggarakan kegiatan penyuluhan hukum dan konsultasi hukum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (23/07), yang bertempat di ruang kelas Gedung 2 Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan dibuka oleh Jumadi, selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik dan Eva Nurlita selaku ketua POSBAKUMADIN Jakarta Selatan didampingi 4 orang anggota serta 3 orang JFT Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh 30 orang WBP Lapas Narkotika Jakarta yang masih menjalankan proses persidangan, banding maupun kasasi dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 yaitu Social Distancing dan Physical Distancing.

Jumadi dalam sambutannya menyampaikan “Kegiatan ini sangat bermanfaat sehingga WBP mendapatkan informasi mengenai hukum khususnya penyuluhan hukum dan konsultasi hukum.”

Eva Nurlita selaku ketua POSBAKUMADIN Jakarta Selatan menyampaikan kepada WBP yang mengikuti kegiatan “Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan hukum kepada WBP di Lapas Narkotika Jakarta.”

“WBP juga wajib didampingi oleh pengacara sepaya lebih meringankan hukuman dan bantuan hukum tersebut diberikan secara gratis.” lanjut Eva.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas menyampaikan kepada Tim Humas “Bahwa saya sangat mendukung sekali kegiatan ini diselenggarakan di Lapas Narkotika Jakarta.”

“Kegiatan penyuluhan hukum dan konsultasi hukum ini membantu para WBP di Lapas Narkotika Jakarta yang masih menjalani proses persidangan, banding maupun kasasi.” Lanjut Oga.

Kegiatan dilanjutkan dengan materi penyuluhan dan konsultasi hukum oleh JFT Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dan POSBAKUMADIN Jakarta Selatan kepada WBP yang hadir.

 

Kontributor: Pangku

Bangun Citra Positif Dan Trust Pada Masyarakat, Jajaran Tim Humas LPN Jakarta Ikuti Teleconference Kehumasan

Jakarta, Lapsustik News  Senin, (20/07) sebagai upaya peningkatan kualitas kinerja dalam pemberitaan yang baik untuk membangun citra positif bagi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jajaran Tim Hubungan Masyarakat (Humas) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta mengikuti zoom teleconference yang diselenggarakan oleh Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI dengan agenda “Pemberdayaan Fungsi Kehumasan Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Melalui Publikasi Informasi Kinerja Kementerian Hukum dan HAM RI”.

Tampak hadir Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bambang Rantam Sariwanto, Kepala Biro Humas Pagar Butar Butar, Kepala Bagian Program dan Humas Toni Sugiarto, Kepala Subbagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi  Yayan Achmad Sufyani, Kepala Subbagian Program dan Pelaporan Erwin Wiryawan, seluruh Kantor Wilayah dan UPT.

Oga Gioffanni selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta dalam motivasinya menyampaikan kepada Tim Jajaran Humas “Dengan adanya zoom teleconference pemberdayaan fungsi kehumasan ini diharapkan bisa menambah pengetahuan bagi kita semua khususnya tim humas untuk bersama-sama meningkatkan karya yang mampu menambah pencitraan positif terhadap Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui berita atau informasi yang nantinya akan disampaikan kepada Masyarakat.”

Kegiatan di buka dengan Laporan yang diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Pagar Butar Butar yang menjelaskan “Bahwa tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan sebagai Pembinaan komunikasi dengan humas Unit Utama Pusat, Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis.”

Kemudian Bambang Sariwanto selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini  menyampaikan “Yang harus kita sadari, kita masih menghadapi pandangan-pandangan positif yang kurang pada masyarakat untuk itu kita harus meningkatkan citra positif tersebut. Baik Pusat maupun Kantor Wilayah dan UPT kita semua sama-sama  berperan untuk pembangunan citra positif.”

Zoom Teleconference ini diisi oleh dua narasumber yaitu Staf Khusus Menteri Fajar B. S. Lase dan Tenaga Ahli Bidang Media Komisi I DPR Muhamad Kardeni.

Selanjutnya, Fajar Lase selaku narasumber memaparkan “Pemberitaan yang tersebar belum tentu berasal dari kita dan belum tentu positif. Di era digital ini kitalah yang harus melakukan pemberitaan yang benar dan mengoreksi pemberitaan yang salah. Semua pemberitaan harus berwujud infografis dan videografis, dilihat, didengar dan dirasakan masyarakat. Fungsi kehumasan ada pada Public Relations. Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang punya passion untuk kehumasan, satukan minat, tempatkan orang yang tepat, The Right man in the Right place.” paparnya.

Pada kesempatan selanjutnya Muhammad kardeni menegaskan “Kita berharap adanya perubahan cara kerja, fungsi manajemen Kemenkumham Republik Indonesia. Penanganan harus lebih ekstra hati-hati dan persiapan harus matang, tingkatkan reputasi kehumasan melalui konten media karena Humas sebagai jembatan komunikasi.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan tanya jawab dan diskusi sampai pada akhir pelaksanaan acara.

Kontributor : Nurmala Dewi (Tim Humas LPN Jakarta)

Kalapas: Lapas Narkotika Jakarta Harus WBK !

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan apel pagi, Senin (20/07) yang dimulai pukul 07.30 WIB dipimpin oleh Ka Lapas, Oga G. Darmawan. Apel pagi ini diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan apel pagi dilanjutkan dengan penyampaian arahan oleh pembina apel , berikut amanat yang disampaikan :

1. Menghimbau kepada seluruh pegawai Lapas Narkotika Jakarta dalam rangka menyambut Tatanan New Normal untuk selalu senantiasa menjaga 2 hal yaitu kebersihan diri dan kebersihan lingkungan kerja.
2. Melaksanakan Tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur.
3. Terus mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diraih Lapas Narkotika Jakarta, dan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk organisasi.
4. Mengajak kepada seluruh petugas Lapas Narkotika Jakarta untuk terus mendukung pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Lapas Narkotika Jakarta Tahun 2020 ini, Harus WBK !” Ucap Oga dalam penutupan amanat apel.

Sebagaimana diketahui bahwa Lapas Narkotika Jakarta telah diusulkan oleh Tim Penilai Internal untuk melanjutkan evaluasi pada tingkat Nasional.

Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Mars Kemenkumham dan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta apel.

 

 

Kontributor : Ayep

Tim Verifikasi Kanwil DKI Jakarta, Nilai Pelayanan Publik Berbasi HAM Di Lapas Narkotika Jakarta

Lapas Narkotika Jakarta menerima kunjungan dari Tim Penilai Verifikasi Kriteria Pelayanan Publik Berbasis HAM dari Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Sutirah, Rabu (8/7) dan disambut hangat oleh Jajaran Pejabat Struktural Lapas Narkotika Jakarta.

Dalam kunjungannya, Tim Penilai Pelayanan Publik berbasis HAM melakukan monitoring dan evaluasi tentang ketersediaan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (YANKOMAS) dan melakukan penilaian terhadap Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik berbasis HAM baik itu kepada pengunjung dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mulai dari Pendukung Layanan Kunjungan, Layanan Pendidikan, Layanan Ibadah, Layanan Kesehatan, Hunian WBP Lansia dan Disabilitas, Layanan Pembinaan, Layanan Rekreasi dan Olahraga serta Layanan Makan dan Minum bagi WBP.

Dalam kesempatan terpisah, Oga G. Darmawan menjelaskan kepada Tim Humas “Lapas Narkotika Jakarta tersedia Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (YANKOMAS) baik itu untuk pengunjung maupun Warga Binaan.”

“Sarana dan Prasarana pendukung Pelayanan Publik Berbasis HAM sudah tersedia untuk pengunjung dan warga binaan serta tersedia khusus kamar lansia dan disabilitas untuk warga binaan.”

Tim Penilai juga Menyempatkan Berkunjung Ke Area Beranggang  untuk Mengecek Kegiatan Asimilasi yang di Laksanakan Oleh Balai Latihan Kerja(BLK) di Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan Pembinaan Warga Binaan Asimilasi yang dilaksanakan di Beranggang Lapas Narkotika Jakarta diantaranya adalah Pembudidayaan Ikan Air Tawar, Penanaman Tanaman Sayur-Sayuran, dan Perternakan Ayam/Bebek.

Pada akhir Kegiatan, Sutirah  selaku Ketua Tim Penilai Menyampaikan Kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta “Saya Mengapresiasi Pelayanan  dan Pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Jakarta , saya Berharap kedepannya Lapas Narkotika Jakarta dapat Lebih meningkatkan lagi Pelayanannya kepada Masyarakat dan Pembinaannya kepada Warga Binaan”.

 

 

Kontributor: Fahrurozi | Dokumentasi: Gipsta

Lapas Narkotika Jakarta Melakukan Focus Group Discussion Mengenai Riset Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan

Jakarta, LapsustikNews– Dalam rangka penelitian Lapangan Pelaksanaan Revitalisasi Pemasyarakatan di wilayah Jabodetabek dan Nusakambangan, guna menghasilkan rancangan standar dan pedoman kerja Sistem Penilaian Perilaku Narapidana bagi Petugas di Lapas Super Maximum, Maksimum, Medium, dan Minimum Security.

Direktorat Jendral Pemasyarakatan bekerjasama dengan Center for Detention Studies (CDS) menggelar diskusi yang diselenggarakan melalui Teleconference via aplikasi Zoom, Kamis (02/7), yang diikuti oleh Beberapa  Ka.UPT  Pemasyarakatan beserta Jajarannya yang salah satunya Lapas Narkotika Jakarta, dan juga Perwakilan dari AIPJ (Australia Indonesia Patnership for Justice) sebagai Salah Satu Pembicara.

Kegiatan dibuka oleh Lollong M. Awi selaku Moderator Acara, dari CDS (Center for Detention Studies), dan Siwi Sarita Selaku Peneliti CDS kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Hasil Riset Revitalisasi PAS oleh CDS (Center for Detention Studies).dan Pemaparan Permasalahan yang ada di UPT Pemasyarakatan yang Mengikuti Diskusi.

Riset dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan mengenai Revitalisasi Pemasyarakatan yakni Permenkumham No. 35 Tahun 2018. Riset dilakukan karena setiap Kategori Lapas, baik itu Kategori Super Maksimum, Maksimum, Medium Maupun Minimum Security Membutuhkan Pedoman kerja yang berbeda-beda sehingga dibutuhkan pedoman kerja yang mengatur secara khusus.Riset ini juga dilakukan untuk mengetahui kebutuhan standar dan instrument penilaian di tiap-tiap kategori Lapas yang ada.

Tujuan dari Riset ini adalah Menghasilkan Pedoman Kerja untuk kategori Lapas Maksimum, Medium, dan Minimum, dengan Menghasilkan Standar SPPN dan Menghasilkan Instrument Penilaian perubahan perilaku Narapidana Umum dan Teroris.

Oga G. Darmawan selaku Kalapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada Tim Peneliti dari CDS “Blok Pamsus di Lapas Narkotika Jakarta sudah tidak Efektif lagi, karena Lapas narkotika Jakarta sudah menjadi Lapas dengan Keamanan Medium Security, dan Pelaksanaan Program Rehabilitasi Medis di Lapas Narkotika Jakarta Masih Memiliki Kendala yaitu Kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam Pelaksanaan di Lapangannya.

Kegiatan ini, dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi, dan sesi Siang. Kegiatan juga Dilanjutkan dengan Pembahasan Mengenai Pelaksanaan Pembinaan Rehabilitasi yang diLakukan di Lapas. yang  Dimana  setiap sesi paparan dilakukan diskusi dan tanya jawab.

 

Kontributor: Gipsta | Dokumentasi: Fahrurozi

Pelaksanaan Apel Sore Dengan Tatanan New Normal Di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews- Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan apel Sore dalam tatanan New Normal atau Normal Baru, Rabu (01/07) yang dimulai pukul 15.30 WIB dipimpin oleh Kepala Seksi Giatja, Soeistanto Poedji  Mewakili Ka Lapas, Oga G. Darmawan,  yang berhalangan Hadir. Apel Sore ini diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural dan Pegawai yang dimulai dengan pengecekan Anggota  yang hadir  diLapangan Apel Gedung I  Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan apel Sore dilanjutkan dengan penyampaian arahan oleh pembina apel berkaitan dengan persiapan tatanan New Normal atau Normal Baru di jajaran Pemasyarakatan, sebagai berikut:

  1. Himbauan Kepada Seluruh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta untuk selalu Mengikuti Protocoler Kesehatan di Area Lapas Narkotika Maupun di Rumah Masing-Masing, Guna Menghindari Penyebaran Virus COVID-19 yang setiap harinya Meningkat dari Waktu ke Waktu .
  2. Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Layanan Kunjungan, dalam Masa Pandemi COVID-19 sampai Menunggu Arahan dari pusat dan tetap mematuhi aturan penanggulangan COVID-19 yg telah dikeluarkan baik dari tingkat Kantor Wilayah, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan maupun Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
  3. Program-Program Pembinaan Rehabilitasi Medis dan Sosial serta Pembinaan Keterampilan Berbasis Sertifikasi tetap dilaksanakan tetap mengacu Pada Protocol COVID-19.
  4. Penerapan New Normal pada Lapas Narkotika Jakarta harus tetap mengedepankan Protokoler kesehatan dalam setiap menjalankan tugas dan tetap menjaga jarak demi keamanan kita semua dari penularan COVID-19.

Dalam kesempatan terpisah, Ka Lapas Oga G. Darmawan menyampaikan kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta, “Dalam Tatanan New Normal atau Normal Baru, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan demi keamanan kita sendiri baik itu di dalam kantor maupun diluar kantor agar kita terhindar dari penularan Virus Covid-19 yang kian hari semakin meningkat.”

Ka.Lapas Oga G. Darmawan juga Menghimbau Perlunya Kesadaran masing-Masing Individu untuk selalu Menjaga Kesehatan dan tidak Meremehkan Virus COVID-19 ini.

“Setiap pegawai wajib diukur suhu tubuhnya serta memakai masker dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer saat akan memasuki lingkungan kantor untuk bekerja.” Lanjut Oga.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta apel dengan hikmat.

 

Kontributor: Gipsta /Dokumentasi: Firman