PUTUS RANTAI PENULARAN TB, LAPAS NARKOTIKA JAKARTA MENGADAKAN SKRINING TB

Jakarta, Lapsustik News – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dan juga Fullerton Health Foundation melalui anak perusahaannya Tirta Medical Center mengadakan kegiatan skrining Tuberkulosis (TB) untuk Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Jakarta, Rabu (26/02).

Kegiatan skrining TB diadakan di area Gazebo Lapas Narkotika Jakarta. Acara ini akan diadakan selama 7 hari dari tanggal 25 Februari s/d 2 Maret 2020. Adapun target yang ingin dicapai dari 7 hari kegiatan diadakannya skrining ini adalah terskriningnya seluruh petugas dan WBP Lapas Narkotika Jakarta.

Oga Gioffanni Darmawan selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta menyambut baik kegiatan ini. “saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan skrining TB ini dan semoga semua peserta skrining TB ini dapat mengikuti acara dengan tertib, sehingga kegiatan ini dapat berjalan  lancar dan aman.” Ucapnya.

Kegiatan skrining dimulai pukul 09:00 WIB, Acara diawali dengan doa bersama setelah itu sambutan dari Adesmia selaku tim dari Tirta Medical Center, dalam sambutannya “Kami ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran petugas Lapas Narkotika Jakarta yang telah menyambut kami dengan sangat baik. Kami ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI untuk melakukan skrining di Lapas Narkotika Jakarta, target kami adalah melakukan skrining TB untuk seluruh petugas dan juga para WBP yang ada di Lapas Narkotika Jakarta ini.”

Margono selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi. Binadik) menyampaikan, “Seharusnya acara ini dilaksanakan kemarin tetapi karena faktor cuaca dan terjadinya banjir di Jakarta dan sekitarnya maka dari itu acara ini diundur menjadi hari ini. saya ucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan dari Tim Tirta Medical Center yang akan melakukan skrining TB di Lapas Narkotika Jakarta ini. Untuk para WBP yang akan mengikuti kegiatan skrining ini diharapkan untuk mengikutinya dengan sepenuh hati dan menuruti semua petunjuk yang diberitahukan oleh tim medis.”

Selanjutnya kegiatan skrining TB dimulai, peserta skrining melakukan registrasi terlebih dahulu, setelah itu wawancara terhadap peserta oleh tim dari Tirta Medical Center, jika terdapat suspek TB maka peserta skrining tersebut akan diambil sempel dahagnya oleh tim Tirta Medical Center.

Tujuan diadakan skrining TB ini untuk meningkatkan cakupan, penemuan TB secara aktif dan masif serta terstruktur sehingga kita mendapatkan kesempatan untuk melakukan pengobatan secara dini dan memastikan untuk memutus rantai penularan pada yang lainnya.

 

Kontributor : Thoyib Andi

Pembukaan Pelatihan Kemandirian Bersertifikasi Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Jakarta, Lapsustik News-Selasa,(25/02) Menindak lanjuti Surat Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan nomor: PAS-679.PK.01.05.11 Tahun 2019 tentang Penetapan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sebagai Lapas industri. Oga Gioffanni Darmawan selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta melakukan kerjasama dengan Yayasan Qudwah Al-Barosiyah berupa Pelatihan Kemandirian Bersertifikasi Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. “Kegiatan ini sebagai bentuk upaya keberhasilan Pembinaan Pemasyarakatan yang melibatkan 3 Pilar penting yang saling berhubungan untuk menyukseskan bidang pemasyarakatan, yaitu Petugas karena Profesional dan integritas para petugas, katanya, akan mempengaruhi jalannya program pembinaan di pemasyarakatan, Pilar kedua adalah partisipasi dari masyarakat dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan, baik dari instansi pemerintah, swasta, ataupun perorangan, di sini Yayasan Qudwah Al-Barosiyah sebagai perwakilan dari sektor masyarakat, Sementara pilar ketiga adalah warga binaan itu sendiri, bagaimana mereka menjalani dan mengikuti program pembinaan di tempat mereka menjalani hukuman. Dengan Bersinerginya 3 pilar ini, niscaya mewujudkan Lapas Industri akan mudah diwujudkan” Ucap Oga kepada Tim Humas.

Kegiatan Pembukaan Pelatihan tersebut dilaksanakan di ruang kelas PKBM Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Tim dari Yayasan disambut hangat oleh Soeistanto Poedji selaku Kepala Seksi Kegiatan Kerja beserta jajaran .

Dewi selaku perwakilan dari Yayasan Qudwah Al-Barosiyah dalam sambutannya berterimakasih kepada Kepala Lapas Narkotika Jakarta beserta jajaran yang telah melakukan kegiatan kerjasama ini.

Dalam sambutannya Soeistanto menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kemandirian Bersertifikasi ini merupakan salah satu wujud dari Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 seperti yang telah disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang memiliki target peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 35.850 (Tiga Puluh Lima Ribu Delapan Ratus Enam Puluh) Narapidana.

Dalam akhir sambutannya Soeistanto berharap Kepada teman-teman Warga Binaan setelah mengikuti kegiatan ini mempunyai keterampilan yang bersertifikat sehingga ketika telah selesai menjalani masa hukuman di Lapas, mereka bisa mendapatkan keterampilan bersertifikasi sebagai modal mencari pekerjaan kelak dikemudian hari.

Setelah melakukan Pembukaan di ruangan kelas, peserta pelatihan dan Instruktur dari Yayasan beranjak ke tempat Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Jakarta untuk melihat ragam kegiatan yang ada di workshop kegiatan kerja Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor: Firman. A

Kalapas Narkotika Jakarta Berikan Layanan Kunjungan Kontak Langsung Sebagai Bentuk Apresiasi Kepada Warga Binaan Pemasyarakatan LPN Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Sebagai bentuk wujud Apresiasi yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta, Rabu (19/02) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta beserta Jajarannya menyelenggarakan Layanan Kunjungan Kontak Langsung dan dilaksanakan oleh Petugas Kunjungan yang ditunjuk langsung oleh Oga Gioffanni selaku Kepala LPN Jakarta melalui surat perintah dengan nomor W.10.PAS.PAS.2.DL.03.04-0678 pada tanggal 17 Februari 2020.

Layanan pendaftaran kunjungan dibuka dari pukul 09.00 s.d 12.00 kemudian dilanjutkan kembali dari pukul 13.00 s.d 15.00 wib yang disambut gembira oleh seluruh Pengunjung WBP LPN Jakarta dengan mengambil nomor antrian yang telah disediakan Petugas, terlihat suasana ruangan pendaftaran, Portir dan Penggeledahan  tampak tertib begitupun pada Area Lapangan Hijau dimana tempat para pengunjung bertemu dengan Warga Binaan Pemasyarakatan LPN Jakarta.

Oga Gioffanni selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta menjelaskan kepada Tim Humas “Bahwa kunjungan kontak langsung sebagai bentuk Apresiasi dari Saya sebagai Kepala Lapas LPN Jakarta kepada Warga Binaan yang selama ini telah bersikap baik serta selalu berusaha mengikuti aturan yang berlaku selama berada di dalam Lapas Narkotika Jakarta.” Oga menambahkan “Selain itu Layanan ini diberikan sebagai wujud komitmen saya dan petugas Jajaran Lapas Narkotika Jakarta yang terus berusaha  memenuhi hak Warga Binaan untuk dikunjungi oleh keluarganya.” “Tentu harapan saya semoga diselenggarakannya Layanan Kunjungan ini bisa meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kunjungan sehingga mampu mendukung program pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani pada Lapas Narkotika Jakarta serta diharapkan juga bisa memotivasi warga binaan agar berprilaku dengan lebih baik dan terus lebih baik, sehingga proses pembinaan berjalan dengan lancar, aamiin.

Dalam kesempatan yang sama Soeistanto Pudji Djatmiko  selaku Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja)  LPN Jakarta yang juga bertindak sebagai salah satu Koordinator Layanan Kunjungan menyampaikan kepada Tim Humas “Kegiatan layanan kunjungan ini pun sebagai komitmen Petugas Lapas Narkotika Jakarta dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik  untuk memenuhi hak Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta.” Tanto melanjutkan “Setiap pelaksanaan Kunjungan Kontak Langsung kita selalu evaluasi dengan tujuan agar pelayanan yang diberikan semakin cepat, tak perlu lama menunggu antrian semua sudah dibagi dan diarahkan kebagian masing-masing petugas layanan kunjungan sehingga para pengunjung terlayani dengan lebih baik dari sebelumnya.”

 

Sugeng Suprayitno salah satu Petugas layanan kunjungan kontak langsung memberikan informasi kepada Tim Humas  “Total Warga Binaan Pemasyarakatan yang dikunjungi sebanyak 355 orang, sedangkan untuk Jumlah Pengunjung yang datang sebanyak 641 orang dengan rincian sebagai berikut : Pengunjung Pria yang berkunjung sebanyak 107 orang, Wanita sebanyak 410 orang dan Anak-anak sebanyak 124 orang.”

 

Kontributor : Nurmala Dewi (Tim Humas Lapsustik Jakarta)

Ikatan Alumni Labschool (iLabs) Adakan Seminar Motivasi di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Kamis, (20/02) Di Hari Ulang Tahun Ke-52 Ikatan Alumni Labschool (iLabs) mengadakan seminar motivasi untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti Program Pembinaan Rehabilitasi Sosial Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta. Permohonan ini diajukan secara tertulis kepada pihak Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Oga Gioffanni Darmawan menyambut baik dan berharap kegiatan ini akan mampu memberi dampak positif bagi seluruh narapidana, dan meminta seluruh pejabat struktural untuk mendukung penuh kegiatan tersebut.

Seminar motivasi dengan Tema “Meraih Kemenangan Hidup Optimis, Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Tuhan” dilaksanakan di Ruang Aula Kelas Praktek Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri  yang dimulai pada pukul 09.00 s/d 10.30 WIB ini dipimpin oleh Ibu Winda Farhati selaku Ketua iLabs dengan didampingi 11 rekannya yang juga Alumni iLabs.

Ketua iLabs beserta Alumni disambut hangat oleh Margono selaku Kepala Seksi Pembinaan dan Anak Didik (Kasi. Binadik), Jumadi selaku Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) beserta petugas jajaran Binadik dan 70 WBP peserta rehab.

Margono yang juga sebagai Ketua Program Rehabilitasi Sosial dan Medis menyampaikan Ucapan terimakasih, Apresiasi atas kedatangan dari Ikatan Alumni Labschool karena telah menunjuk Lapas Narkotika Jakarta menjadi tempat untuk pelaksanaan seminar motivasi kepada kita semua, Semoga Kegiatan ini bisa bermanfaat untuk Lapas Narkotika Jakarta dan WBP yang nantinya setelah bebas bisa berubah menjadi orang yang berguna bagi keluarga dan masyarakat”.

Selanjutnya, Winda Farhati selaku Ketua iLabs memberikan sambutannya “Ilmu tidak hanya dalam bidang formal saja, tetapi ilmu juga bisa didapat dimana saja, apakah didalam program pelatihan pembinaan didalam Lapas atau dimanapun kita berada” Winda melanjutkan “Semoga kehadiran kami memberikan motivasi menjadi berkah buat kalian semuanya warga binaan yang mengikuti program pembinaan dan kegiatan yang ada di Lapas Narkotika Jakarta.” Winda mengakhiri dengan kalimat “Kami hanya mengajar, berbagi pengalaman dan memotivasi agar menjadi lebih baik, hasilnya semua tergantung dari komitmen dari diri masing-masing.”

Sebelum memulai kegiatan Seminar motivasi, Acara diawali dengan Doa bersama yang dipimpin oleh Abdul Manaf selaku Pembina Kerohanian di Lapas Narkotika Jakarta (LPNJ) dan pemotongan kue serta pemberian cinderamata berupa plakat oleh Ketua iLabs yang diterima langsung oleh Kasi Binadik.

Dr. Bety Nurbaiti. STP, ME yang akrab disapa Kak Bety sebagai anggota iLabs sekaligus sebagai motivator memberikan motivasi kepada WBP LPNJ bahwa “Hidup itu adalah pilihan, umur, jodoh, rejeki sudah diatur oleh Tuhan, tugas manusia hanya berikhtiar usaha, berdoa, ikhlas, tawakal berserah diri saat menjalani hidup.” Kak Bety melanjutkan “Manusia dihadapkan pada Pilihan Hidup : Jalan Kebenaran atau Jalan Kesesatan, tidak ada anak haram, tidak ada anak buangan, Kunci utama iyalah Kuasai hati (Qolbu), pikiran dan selalu berprasangka baik pada setiap Takdir Allah.” Percayalah Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan Umatnya, Pungkasnya mengakhiri sesi seminar.

Setelah memberikan motivasi, selanjutnya WBP diminta untuk memberikan Testimoni terkait manfaat program pembinaan yang telah diberikan Lapas Narkotika Jakarta sekaligus penyerahan hadiah, salah satu testimoni dari WBP yang mengikuti program TC (Teurapic Community) “Saya sangat bersyukur telah ada di Lapas Narkotika Jakarta ini, saya dapat mengikuti program rahabilitasi sosial ini yang sudah merubah pola hidup, prilaku saya kearah yang lebih baik, dan harapan saya kedepan setelah dari sini menjadi manusia yang lebih baik, terima kasih”. Ungkap salah satu peserta.

Acara diakhiri dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada petugas dan WBP yang mengikuti program rehabilitasi sebagai peserta seminar serta foto bersama.

Setalah selesai acara, selanjutnya Tim iLabs melakukan kunjungan ke Balai Latihan Kerja (BLK) LPNJ didampingi oleh jajaran Binadik beserta staf dan petugas.

 

Kontributor : Gde Dwaja dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta

Wujudkan Pelayanan Prima: Abang – None Siap Melayani Dengan Sepenuh Hati

LAPSUSTIKNEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta, terus bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para pengunjung.

Hal tersebut diwujudkan dari komitmen yang di implementasikan dengan menetapkan beberapa petugas Lapas Narkotika Jakarta, guna mengemban tugas sebagai Duta Pelayanan, yang dimana fungsi dan tugasnya menjadi ikon positif dalam memberi kemudahan akses dalam hal pelayanan terhadap pengunjung, termasuk bagi kelompok difabel dan lansia.

“Selain mindset SDM, yang terus digenjot sebagai bentuk implementasi dari penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan prima nan gratis, ini juga merupakan bukti tekad petugas Lapas Narkotika Jakarta dalam mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta, Oga Gioffanni, Kamis (20/2).

Menurut Oga, selain infrastruktur serta inovasi dari beberapa spot layanan juga terus dikembangkan dengan mengedapankan konsep Hak Asasi Manusia.

“Ada beberapa titik pelayanan, yang kita sempurnakan guna mengakomodir pengunjung difabel yang berniat mengunjungi sanak keluarga atau kerabat yang sedang menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Jakarta ini,” ungkap Oga.

Selain itu, ketersediaan petugas siaga dalam pelayanan yang diberikan pada proses kunjungan terus dioptimalkan. Kesiapan petugas dimaksudkan untuk turut mendukung pelayanan prima yang sekaligus mendorong revitalisasi Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis HAM.

“Dukungan pelayanan tersebut diwujudkan dengan pembentukan Duta Layanan yang dipadukan dengan busana khas betawi untuk menghadirkan nuansa budaya betawi“ ujarnya.

Dukungan layanan kunjungan yang diberikan oleh Duta Layanan berlaku sejak tanggal Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Pada Bulan Januari 2019 lalu, dan seterusnya dihari-hari pelayanan.

“Atribut identitas Duta Layanan pun menjadi simbol yang harus digunakan dalam pelaksanaan tugasnya. Atribut yang digunakan bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali identitas fasilitator pelayanan Lapas Klas IIA Narkotika Jakarta,” tuturnya.

Heriyanto Syafrie selaku Koordinator Tim Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan, juga menjelaskan bahwa, peran duta layanan dalam pelayanan kunjungan warga binaan bukan hanya sekedar memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait ketentuan layanan kunjungan, akan tetapi juga memberikan perhatian khusus dalam membantu kelancaran kunjungan untuk kelompok rentan. Kelompok rentan yang dimaksud antara lain Pengunjung lansia, Anak, Ibu Hamil, dan Disabilitas.

“Semua proses kunjungan dari proses registrasi kunjungan, pemeriksaan barang dan badan, bantuan penggunaan alat kelompok rentan menuju ruang kunjungan, pelaksanaan kunjungan hingga berakhirnya kunjungan dibantu oleh duta layanan yang telah ditunjuk,” jelasnya.

Duta layanan juga memilki peran untuk melayani masyarakat ataupun stakeholder lain yang membutuhkan informasi terkait informasi masa pidana dan pengurusan PB, CB, CMB, Remisi warga binaan.

Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta mencoba mewawancarai salah satu pengunjung pengguna Layanan. Pengunjung tersebut bernama Rina turut memberikan komentarnya terkait hadirnya Duta Layanan.

“Sekarang pelayanan disini (Lapas Narkotika Jakarta) sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya, saya merasa puas, tidak kebingungan lagi, dilayani dengan ramah karena kan petugasnya juga muda-muda dan ganteng-ganteng” Ucap Rina

Rina berharap Lapas Narkotika Jakarta terus meningkatkan Kualitas Pelayanan, sehingga semua pengguna layanan dapat merasakan kepuasan dalam pelayanan.

Kontributor : Ayep Saepuloh

Kegiatan Deteksi Dini Kerawanan Gangguan Keamanan dan Ketertiban di Lapas Narkotka Jakarta.

Jakarta,LapsustikNews- Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. Senin(17/02) Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Deteksi Dini Kerawanan Gangguan Keamanan dan ketertiban serta Profiling Lapas/Rutan/Cabang Rutan di Lapas Narkotika Jakarta.

Pukul 10.00 WIB Tim tiba di Lapas Narkotika Jakarta disambut oleh Oga Gioffanni Darmawan selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta, dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang dipersilahkannya Tim mengambil data yang diperlukan guna mencapai sasaran yang diharapkan organisasi, pada prinsipnya lapas narkotika jakarta siap mendukung kegiatan ini.

 Selanjutnya Tim diarahkan ke Gedung 2 disambut oleh Margono Selaku Kepala Seksi Binadik, Heri Purnomo Kepala Seksi Adkamtib, Heriyanto Syafrie ka.KPLP dan jajarannya. Iswandi selaku koordinator Tim yang melakukan Deteksi Dini menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk Pencapaian Target Kinerja B03 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Direktorat Keamanan dan Ketertiban dengan melaksanakan rencana aksi meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban dari luar maupun dari dalam Lapas/Rutan/Cabang Rutan.

Iswandi  beserta 6 orang anggota Tim melakukan Deteksi Gangguan Keamanan dan Ketertiban dengan berbagi tugas, melihat Blok Kamar Hunian Narapidana, untuk melihat fasilitas bagi Narapidana di kamar hunian di dampingi oleh Heriyanto Syafrie selaku kepala KPLP Dan Mengunjungi Bagian Registrasi didampingi oleh Imam Badruttamam selaku Kasubsie Registrasi.

Setelah melakukan serangkaian kegiatan Deteksi Gangguan Keamanan dan Ketertiban yang selesai sekitar pukul 11.00, Tim yang di Koordinir oleh Iswandi bertolak meninggalkan Lapas Narkotika Jakarta.

 

Kontributor: Firman.A

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Dki Jakarta Berikan Pendampingan Kepada Tim Pembangunan ZI WBK/WBBM

Jakarta, Lapsustik News  Senin, (17/02) Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta senantiasa terus membuktikan usaha seriusnya membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan mengikuti kegiatan Apel Pagi sekaligus mendengarkan Arahan dan Motivasi dari Ceno Hersusetiokartiko Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Pelaksanaan penguatan satker WBK berdasarkan Surat dari Kantor Wilayah dengan Nomor Surat W.10.UM.01.01-205 Tanggal 14 Februari 2020 Perihal Penguatan Satuan Kerja WBK.

Mulai pukul 07.45 s.d 08.15 WIB, Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berkumpul di Lapangan Apel Untuk melaksanakan Apel Pagi terlebih dahulu. Kepala Divisi Administrasi yang bertugas selaku pembina apel memberikan amanat kepada seluruh peserta apel .” Saya harapkan seluruh jajaran terlibat dalam pembangunan Zona Inegritas Menuju WBK dan WBBM, karena di tahun yang akan datang sudah tidak lagi diusulkan, melainkan sudah menjadi kewajiban untuk meraih predikat WBK. Saya Optimis Lapas Narkotika Jakarta mampu meraih Predikat WBK pada tahun 2020 ini.” Ungkap Ceno

Apel ditutup dengan Do’a dilanjutkan dengan bersalaman bersama peserta apel.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan kepada Tim Pokja Pembangunan WBK Lapas Narkotika Jakarta, kegiatan dilaksanakan di Ruang Aula Lantai III Gedung Utama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang langsung dibuka oleh Oga Gioffanni selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

“Terima kasih banyak atas kesedian Bapak untuk memberikan arahan dan motivasi kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas mewujudkan WBK/WBBM pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Ucap Oga

Lis pun selaku Ketua Tim Pokja WBK menambahkan “Semoga kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan kepada seluruh anggota Timrbisa mendengarkan dan memahami dengan sebaik mungkin, sehingga harapan kita menjadikan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjadi Lapas berpredikat WBK/WBBM terwujud, aamiin.

Kemudian Ceno sebagai Kepala Divisi Administrasi Kanwil DKI Jakarta memberikan materi arahan dan motivasinya sebagai berikut :

  1. Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM tahun 2020 merupakan Program Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PermenPAN) No.14 Tahun 2014 Tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah,
  2. Hal Pertama yang perlu di laksanakan yaitu Manajemen perubahan (Perubahan mindset pola pikir dan budaya kerja)
  3. Apabila pada saat nanti Tim Penilai Internal maupun Nasional akan melaksanakan Penilaian diharapkan Tim Pokja Lapas Narkotika Jakarta Agar mendampingi Tim penilai dengan pemahaman yang mudah dimengerti dan diterima.
  4. Dokumen dapat di upload menggunakan data dukung tahun lalu. Terkait dengan catatan-catatan yang kurang dapat ditambahkan. (dokumen pengungkit) hasil dari penilaian Itjen dan Hotel Grand Kemang.
  5. Batas akhir upload dokumen pengungkit sampai dengan tanggal 1 maret 2020
  6. Kejelasan terkait dengan alur layanan kunjungan dan layanan yang disediakan oleh masing-masing satker
  7. ATM amati, Tiru dan Modifikasi buat terobosan terkait dengan inovasi dari Satker yang sudah berpredikat WBK/WBBM
  8. Terkait dengan Layanan Internal (Arahan Ka. Kanwil) terkait dengan adanya pegawai yang mendapatkan Hukuman Disiplin agar dilakukan pembinaan kepada pegawai tersebut. DISIPLIN (Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2010)
  9. Laporkan apabila ada pegawai dari Kanwil yang meminta sesuatu untuk sesuatu keperluan pribadi.
  10. Pelajari terkait Zona Integritas WBK dan WBBM dan sampaikan kepada seluruh pegawai di lapas narkotika Jakarta
  11. Pahami dan pelajari 6 area perubahan dalam Zona Integritas (manajemen Perubahan, Tata Laksana, Sumber Daya Manusia, Akuntabilitas, Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik)
  12. Buatkan Aplikasi dalam mengakses layanan agar memudahkan masyarakat
  13. Dokumentasi semua kegiatan yang dilaksanakan di lapas narkotika terkait dengan layanan yang tersedia.
  14. Setiap pelaksanaan harus dengan UANG U= undangan A= Absensi  N= Notulensi dan G= Gambar atau Dokumentasi .

 

 

Kontributor : Ayep Saepuloh

Monev Pelaksanaan Rehabilitasi Oleh Tim Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Di LPN Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN)  Jakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas yang ditunjuk  oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk  menjadi tempat penyelenggara pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial dan Rehabilitasi Medis se-Indonesia. Jumát, (14/02) Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) perihal pelaksanaan Rehabilitasi yang dilaksanakan di LPN Jakarta.

Tim monev dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta terdiri dari Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan Kesehatan, Rehabilitasi Pengelolaan Benda Sitaan Barang Rampasan Negara Keamanan dan Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan Perawatan Kesehatan Dan Rehabilitasi beserta jajarannya.

Kedatangan Tim disambut baik oleh Oga Gioffanni selaku Kepala Lapas Narkotika (Kalapas) Jakarta beserta jajarannya  “Terimakasih atas kedatangan Tim Monev dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, apa yang disampaikan nantinya tentu menjadi motivasi bagi kita semua dan pastinya akan banyak informasi serta arahan agar kegiatan rehabilitasi ini menjadi lebih baik banyak ragam variasinya secara teknis sehingga tidak menimbulkan rasa jenuh atau bosan.”Ujar Kalapas  kepada Tim Humas.

Kemudian Salis Farida Fitriani selaku Kepala Bidang Pelayanan Tahanan Kesehatan, Rehabilitasi Pengelolaan Benda Sitaan Barang Rampasan Negara Dan Keamanan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta menyampaikan kepada Jajaran Tim Rehab LPN Jakarta “Bahwa kegiatan rehabilitasi yang telah berjalan di Lapas Narkotika Jakarta pada umumnya sudah baik tapi tetap ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu setiap pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi berjalan itu harus ada UANG artinya ini singkatan U yakni Undangan atau Surat Perintah sebagai dasar legalitas hukum yang jelas kemudian A yakni Absensi jangan sampai terlewatkan setiap kegiatan harus ada Absensi hukumnya wajib ada, kemudian N yaitu Notulensi ini sebagai bukti catatan tertulis sebagai bentuk laporan dan terakhir G yang artinya Gambar atau dokumentasi dimana terlihat foto-foto setiap kegiatan berlangsung yang kesemuanya ini sebagai bukti laporan harian yang harus dilaksanakan.” Kemudian Sulis menambahkan “Tolong untuk Jadwal materi Rehabilitasi agar lebih diatur usahakan untuk dibuatkan seperti silabus materi yang tersusun rapih agar tujuan yang ingin dicapai dapat fokus terlaksana.”

Pada kesempatan ini R Andika Dwi Prasetya selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta menyampaikan Motivasi dan Arahan kepada Jajaran Tim Rehabilitasi LPN Jakarta “Saya berharap dan menghimbau kepada Tim Rehab Lapas Narkotika Jakarta untuk tetap semangat terus, sama-sama kita sukseskan program rehabilitasi ini mengingat bahwa Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta terbesar dan paling banyak se-Indonesia diminta oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan Program Rehabilitasi.”

Selama kegiatan monev berlangsung terlihat begitu antusias Warga Binaan Pemasyarakatan yang mengikuti Rehabilitasi menyimak dengan serius arahan dan motivasi yang disampaikan oleh Wiwin selaku salah satu  Psikolog dari Tim Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta pada saat berkunjung dan meninjau hunian blok dimana rehab dilaksanakan.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama Kadiv Pemasyarakatan dengan Kalapas LPN Jakarta beserta jajarannya dan Tim Konselor Rehabilitasi.

Kontributor : Nurmala Dewi  Dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta

Serius Wujudkan WBK dan WBBM ; Kalapas Narkotika Jakarta Pimpin Langsung Rangkaian Kegiatan Pembangunan Zona Integritas

LapsustikNews – Sebanyak 253 Petugas Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas yang disaksikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kegiatan Pembangunan ZI WBK/WBBM di Lapas Narkotika Jakarta diawali dengan Pencanangan Zona Integritas dengan melaksanakan Penandatanganan  Komitmen Bersama, Piagam Pencanangan  dan Pakta Integritas yang dilaksanakan secara terpusat di Lapas Klas I Cipinang pada hari Senin, 13 Februari 2020.

Selanjutnya, Pada hari Rabu (05/02) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta menyampaikan arahan dalam kegiatan Pengarahan Kalapas kepada seluruh petugas Lapas Narkotika Jakarta terkait pembangunan Zona Integirtas. Kalapas Menekankan keseriusannya untuk mewujudkan ZI WBK/WBBM.

“Ini merupakan salah satu percepatan implementasi reformasi birokrasi” jelas Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Oga Gioffanni Darmawan.

Budaya integritas, budaya kinerja, dan budaya melayani merupakan nilai-nilai pokok dalam pembangunan zona integritas sehingga akan menciptakan pelayanan yang berkualitas. Komitmen pimpinan unit kerja memiliki peranan penting dalam melakukan perubahan. “Semangat perubahan ini sudah saatnya kita gelorakan bersama-sama,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan seleksi Pembentukan Tim Pokja Pembangunan WBK/WBBM. Seleksi dilaksanakan dengan menggunakan metode Assessment, para peserta sebelumnya telah dipilih berdasarkan daftar riwayat hidup, dan data kepegawai dari SIMPEG. Itu semua bertujuan untuk menghadirkan Tim yang berintegritas, berkinerja baik, disiplin dan mempunyai jiwa melayani.

Kegiatan seleksi pembentukan Tim Pokja WBK dan WBBM dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pembangunan ZI WBK dan WBBM, Lis Susanti (Kasubbag Tata Usaha). Lis menegaskan implementasi reformasi birokrasi harus dilakukan secara optimal dan berkelanjutan. Ke depan, akan melihat terus kemajuan-kemajuan, progres, maupun inovasi terbaru pelayanan yang dilakukan di Lapas Narkotika Jakarta. Ekspektasi masyarakat terhadap perbaikan pelayanan di pemerintah sangat tinggi, terutama untuk menekan praktik pungutan liar atau pungli.

Selanjutnya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kembali menghadiri kegiatan Pembinaan Pembangunan ZI WBK dan WBBM yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta. Kalapas yang ditemani oleh 6 Koordinator Tim Pokja dan 1 orang Operator E-RB. (07/02)

Pada Kegiatan tersebut hadir Staf Ahli Bidang RB, Nugroho, Plt BPSDM, Mien Usihen, selaku narasumber pada kegiatan tersebut.

“Dalam penilaian Zona Integritas menuju WBK/WBBM, terdapat enam aspek penilaian, yakni manajemen perubahan, Penataan Tata laksana, Manajemen SDM, Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Pelayanan Publik “ Ujar Nugroho

Nugroho menjelaskan bahwa pada Tahun 2020, seluruh satuan kerja yang akan diverifikasi berkas pendukung WBK dan WBBM sudah tidak lagi menggunakan kertas (hardcopy). Kini, seluruh data dukung wajib diupload (softcopy) melalui laman E-RB (erb.kemenkumham.go.id). Dengan hadirnya inovasi tersebut, diharapkan seluruh satker tidak perlu lagi membawa berkas-berkas yang banyak dan cukup merepotkan bagi para Tim Pokja yang berjarak jauh dari Pusat Verifikasi, yang biasanya dilaksanakan di Inspektorat Kemenkumham.

Masih dalam rangkaian pembangunan Zona Integritas, Kalapas Narkotika Jakarta (11/02) melaksanakan kegiatan penandatanganan pakta integritas yang diikuti oleh seluruh petugas Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan dilaksanakan di lapangan apel. Sebelum penandatanganan dilaksanakan, para petugas mengucapkan Pakta Integritas terlebih dahulu.

Kegiatan penandatanganan dilaksanakan secara simbolis oleh masing-masing perwakilan yang disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta. Pada sambutannya Oga, menyampaikan kembali terkait keseriusannya dalam membangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.

“Mari kita sama-sama bahu-membahu untuk mewujudkan Lapas Narkotika Jakarta Tahun 2020 meraih predikat WBK dan WBBM.” Pungkas Oga.

Oga juga berharap, bukan hanya sekedar pengucapan dan goresan tinta diatas kertas yang dibubuhkan dengan materai. Ia sangat berharap kepada seluruh jajarannya untuk mengimplementasikan seluruh Pakta Integritasnya dalam Lingkungan kerja masing-masing.

Kegiatan ditutup, dengan do’a bersama.

Kontributor : Ayep S

LPN Jakarta Kembali Ukir Prestasi Raih Peringkat III Terbaik Satuan Kerja Di Lingkup KPPN Jakarta V

Jakarta, Lapsustik News  Untuk Kesekian kalinya Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN)  Jakarta Kembali Ukir Prestasi mendapat penghargaan sebagai Satuan Kerja (SatKer) Peringkat  III Terbaik Di Lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta V Tahun Anggaran 2019 dalam kategori  Satker Pagu Kecil.

Kegiatan diawali dengan pembacaann laporan pelaksanaan Evaluasi Anggaran dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam kegiatan evaluasi anggaran.

Kemudian Penghargaan diberikan dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2019 di Ruang Auditorium Kementerian Pertanian Jl. Harsono RM No.3 Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (6/2). Pemberian penghargaan diberikan dari Ludiro selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Provinsi Jakarta yang diterima oleh Lis Susanti selaku Kepala Subbag Tata Usaha yang dalam hal ini mewakili Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta yang berhalangan hadir.

Pada kesempatan ini, Lasmaria Manurung sebagai Kepala KPPN Jakarta V  menjelaskan “Bahwa dari 550 Peserta  satker mitra KPPN Jakarta V, terdapat 21 satker yang mendapat penghargaan dengan 3 kelompok yaitu Pagu Besar, Pagu Sedang dan Pagu Keci.” Lasmaria mengungkapkan “Saya merasa bangga kepada satuan kerja yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan penghargaan.” “Kepada setiap satker yang menjadi juara nanti akan kita beri kartu “sakti”. Dengan kartu sakti nanti tidak usah antri saat ke KPPN”, tambah Lasmaria Manurung.

Oga Gioffanni selaku Kepala LPN Jakarta mengungkapkan “Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada seluruh Jajaran yang telah berusaha keras khususnya tim pengelola keuangan Lapas Narkotika Jakarta sehingga kita bisa meraih prestasi ini.” Oga melanjutkan “Doa dan harapan saya semoga awal dan akhir tahun 2020  kita mendapatkan prestasi yang berbuah manis, mampu meraih, mempertahankan serta meningkatkan apa yang sudah diraih.”

Dalam penghargaan tersebut, Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Lis Susanti. Kepada tim humas, Lis Susanti mengungkapkan rasa syukurnya karena telah mendapatkan penghargaan tersebut. Tidak lupa pula beliau  menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Narkotika Jakarta. “Berkat bantuan do’a dan kerja sama seluruh jajaran Lapassustik, tim keuangan, tim umum dan do’a dari pimpinan Bapak Kalapas kita mendapat penghargaan ini. Terima kasih. Tambah sukses untuk tim Tata Usaha kedepannya”, ucap Kasubag Tata Usaha Lapas Narkotika Jakarta . Lis menambahkan “Doa dan Usaha yang sungguh-sungguh tidak akan mengkhianati hasil semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk kita semua,aamiin.”

 

Kontributor : Nurmala Dewi  Dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta