Ka.DIV PAS DKI Jakarta Tegas Menyatakan “Sangat Yakin Dan Optimis LPN Jakarta Siap Laksanakan Program Rehabilitasi Sosial Dan Medik Sebanyak 1400 Narapidana”

Lapsustiknews :  Mengingat bahwa Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN)  Jakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas yang ditunjuk  oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk  menjadi tempat penyelenggara pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial dan Rehabilitasi Medik se-Indonesia. Rabu, (04/12) Pejabat Pelaksana Teknis (PLT) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta beserta Jajarannya disambangi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta dalam rangka meninjau langsung kesiapan seluruh Jajaran Petugas LPN Jakarta terutama pada Jajaran Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik) LPN Jakarta untuk melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial sebanyak 1000 dan Rehabilitasi Medik sebanyak 400 Narapidana LPN Jakarta.

Kehadiran R. Andhika Dwi Prasetya selaku Kepala Divisi Pemasyaratan (Ka.Div Pas) Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta disambut dengan semangat oleh Eddy Junaedi selaku PLT Kepala LPN Jakarta beserta jajarannya. Kemudian Ka. Div Pas didampingi oleh Plt Kepala LPN Jakarta dan Jajaran Struktural LPN Jakarta lainnya ikut mengecek kesiapan apa saja yang masih kurang baik itu dari Fasilitatif dan lainnya. Selama peninjauan berlangsung terlihat raut ekspresi Ka. Div Pas sangat senang karena dapat melihat langsung proses kesiapan dari Jajaran Petugas LPN Jakarta yang nampak bersungguh-sungguh melaksanakan rencana besar Program Rehab tersebut. 

Hal ini terbukti dari hasil wawancara kepada R. Andhika selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan  yang menyampaikan kepada Tim Humas  “Saya sangat yakin dan optimis bahwa Lapas Narkotika Jakarta akan siap melaksanakan Program Rehabilitasi Sosial dan Rehabilitasi Medik sebanyak 1400 Narapidana.”  Selanjutnya R. Andhika pun menambahkan “Saya sangat berterimakasih kepada Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta, karena sudah membuktikan berbagai upayanya untuk mempersiapkan diri dalam rangka mensukseskan Program Rehab tersebut.” Lalu R. Andhika mengakhiri “Semoga dengan adanya Program Prioritas Nasional ini Lapas Narkotika Jakarta berhasil dan sukses menyelenggarakannya dan akan semakin banyak para Pecandu Narkotika bisa berubah dan diharapkan mampu berhenti total dari jeratan obat-obatan terlarang.”

Kemudian pada kesempatan yang sama Eddy Junaedi selaku PLT Kepala LPN Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Bahwa Kami mewakili Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta akan mempersiapkan diri dengan maksimal untuk melaksanakan Program Prioritas Nasional ini yang nanti dilaksanakan pada tahun 2020 baik itu dari sisi kesiapan Personil Sumber Daya Manusianya, Fasilitas Sarana dan prasarana serta pastinya juga  Pengelolaan Anggaran yang nantinya akan kami siapkan dan laksanakan dengan sebaik-baiknya.”

 

Kontributor Berita : Nurmala Dewi ( Tim Humas LPN Jakarta )

Jajaran Pegawai LPN Jakarta Ikuti Penyuluhan Pencegahan Deteksi Dini Kanker Dan Tumor Bersama Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia

LapsustikNews –  Dalam rangka menindaklanjuti surat dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) dengan nomor surat 003/SPS/YSKI-DKI Jakarta pada tanggal 27 November 2019 perihal Permohonan Sosialisasi Kanker dan Tumor. Rabu, (04/12) Jajaran Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta mengikuti kegiatan Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan Deteksi Dini Kanker dan Tumor yang di laksanakan di Gedung I Aula Lantai III LPN Jakarta.

Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 s.d 10.00 wib disambut gembira oleh Jajaran Pegawai LPN Jakarta dan dihadiri 2 Petugas Penyuluhan dari YSKI. Hafrifki salah satu Petugas Penyuluh memberikan Sosialisasi terkait pentingnya mengetahui Pencegahan Deteksi Dini Kanker dan Tumor.

Dalam hal ini Hafrifki menyampaikan dalam materinya “Kanker merupakan suatu perubahan sel normal menjadi tidak normal (abnormal), Kanker bisa berawal dari Tumor dan  Tumor itu sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu Tumor Jinak dan Ganas.” Hafrifki melanjutkan “Tumor jinak Pertumbuhanya lambat, tapi bila dibiarkan dan tidak segera ditangani dikhawatirkan akan berubah menjadi Tumor Ganas dan kalau sudah menjadi ganas itulah yang dinamakan dengan KANKER ( Cancer ) dan Sel Kanker bisa berpindah kebagian tubuh lain melalui pembuluh darah (Metastasis).” Hafrifki menambahkan “Kanker Prostat, Rahim dan Payudara merupakan penyakit kanker yang paling banyak di Indonesia, maka dari itu disini saya sampaikan betapa pentingnya informasi yang harus diketahui dan difahami oleh kita untuk mencegah terjadinya penyakit yang mengerikan tersebut.” Hafrifki menjelaskan “Pencegahan deteksi dini agar terhindar dari penyakit kanker yang paling utama adalah menjaga pola makan dan hidup yang sehat lalu lakukan cek kesehatan secara rutin supaya bila muncul tanda gejala penyakit tersebut ada akan lebih awal diketahui dan proses pengobatan pastinya akan lebih besar peluangnya untuk sembuh.”

Terlihat semua peserta yang hadir mengikuti kegiatan penyuluhan terbukti dengan adanya beberapa peserta yang aktif bertanya kepada narasumber terkait dengan materi yang disampaikan.

 

Kontributor : Nurmala Dewi dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta