Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta menggunakan Hak Pilihnya

Jakarta, LapsustikNews – Sekitar 1.253 Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta menggunakan hak pilih dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kalapas Narkotika Jakarta R. Andika Dwi Prasetya mengatakan “Semua warga binaan yang memiliki alamat DKI berdasarkan putusan pengadilan kita sampaikan ke KPU, kemudian KPU verifikasi. Selanjutnya sesuai dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) hanya diperoleh 1.325 DPT di Lapas Narkotika Jakarta dan ternyata yang menggunakan Hak Pilih nya ada 1.253 orang karena ada yang meninggal, ada yang mutasi, ada yang bebas,” tambah Andika.

Tujuh TPS yang ada di Lapas Narkotika Jakarta adalah TPS no 70, 71, 72, 73, 74, 75, dan 76. Ketujuhnya berlokasi di lapangan tengah Lapas Narkotika Jakarta. Semua TPS yang berada di Lapas Narkotika Jakarta mengambil tema khas Betawi dimana semua Petugas TPS menggunakan Pakaian Khas Betawi.

Untuk sosialisi para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI, menurut Andika dilakukan oleh KPUD DKI Jakarta.

“Yang jadi persoalan itu mengenai penetapan DPT karena kami tidak bisa verifikasi ke daerah masing-masing dan tergantung data dari Dukcapil (Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri), contoh alamatnya berbeda, kecuali yang bersangkutan membawa KTP, lalu jika tidak terdapat dalam DPT yang ada di lapas ini, kita sarankan untuk membawa form A5 agar dapat memilih di sini,” jelas Andika.

Adapun Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara di Tempat Pemungutan Suara Lapas Narkotika Jakarta yaitu Pasangan Calon nomor urut 1 sebanyak 206 suara, Pasangan Calon nomor urut 2 sebanyak 709 suara, Pasangan Calon nomor urut 3 sebanyak 306 suara, dan terdapat 32 suara tidak sah.

Kontributor : Budi Leksono ( Tim Humas )