Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu Ke-91 di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta-LapsustikNews –  Senin, (23/12) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta turut serta melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu yang ke-91. Pelaksanaan upacara dimulai dari pukul 08.00 s.d 08.45 WIB, diikuti oleh seluruh Pegawai dan sekitar 500 an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta.

Ada yang Spesial pada upacara kali ini yaitu Terlibatnya Mayoritas Pegawai Perempuan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih yang terdiri dari Dian, Dahliya, Nonik, Karima, Novia, Agustina, Lina, Hanik, Widya. Muryani sebagai Perwira Upacara, Winanti bertugas menjadi Komandan Upacara, Retno sebagai Pembawa Acara, Diti bertugas menjadi Ajudan Inspektur Upacara, Tri Hartika selaku pembaca pembukaan UUD 1945, dr. Fina selaku pembaca sejarah singkat Hari Ibu , Nurmala bertugas menjadi pembaca do’a dan Citra selaku dirigen. Pasukan Pengibar Bendera kali ini menggunakan Formasi 9 orang. Walaupun hanya 3 hari persiapan, namun para petugas pengibar bendera dapat bertugas dengan Baik tanpa ada kesalahan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Lis Susanti, mewakili Kalapas bertindak selaku Inspektur Upacara. dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, “Pelaksanaan Peringatan Hari Ibu (PHI) mengingatkan kita tentang perjuangan kaum perempuan indonesia telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki – laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan”.

“Hakikat PHI setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia”.

“PHI ke – 91 Tahun 2019 adalah titik awal gerakan “percepatan” pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan dan memberikan perlindungan bagi perempuan untuk mewujudkan arahan Presiden, sehingga tema utama yang diangkat dalam PHI ini adalah “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.

“Pada kesempatan PHI ke-91 ini, saya ingin mengajak semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunyaakan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju. Selamat Hari Ibu ke-91 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta, Indonesia”.

Kontributor : Budi Leksono