Tetap Semangat Mengisi Kegiatan Romadhon, Pesantren Romadhon Santri Masjid Daarusyifa Lapsustik Jakarta Adakan Lomba Tausiyah

Jakarta, LapsustikNews – Dalam rangka ikhtiar menggali bakat dan kemampuan diri dalam mengamalkan ilmu Agama Islam yang didapat selama mengikuti kegiatan Romadhon di Masjid Da’arusyifa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Hari Selasa (28/05)  Pesantren Romadhon Santri Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta adakan Lomba Tausiyah dan Cerdas Cermat. Kegiatan Lomba diikuti oleh 17 Peserta Santri WBP yang dilaksanakan di dalam Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan dihadiri 2 orang  Dewan Juri dari Kementerian Agama Jakarta dan Anggota Koordinasi Dakwah Islam.

Sesuai arahan dan bimbingan Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang tak pernah berhenti untuk terus memotivasi kepada seluruh WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta agar senantiasa bersemangat menghidupkan kegiatan Romadhon dengan memanfaatkan sebaik mungkin segala fasilitas sarana dan prasarana yang telah disiapkan oleh Jajaran Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Lomba dimulai dari pukul 09.00 s.d 12.00 wib yang langsung dibuka dengan sambutan dari Jumadi selaku Kepala Subsi Bimkemaswat Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Pada kesempatan ini Jumadi menyampaikan “Harapan diadakannya kegiatan lomba ini semoga Ilmu yang didapat kelak bisa berguna bagi warga binaan dan mampu terbiasa tampil  ditengah-tengah masyarakat.” Jumadi melanjutkan “Mari sama-sama kita luruskan niat, dengan adanya kegiatan ini kita berupaya untuk melestarikan, menjaga dan mensyiarkan kegiatan Islam di bulan suci Romadhon penuh mulia.” Jumadi menambahkan “Semoga Alloh SWT meridhoi atas segala niat dan ikhtiar kita semua dalam melaksanakan kegiatan lomba ini dengan semata-mata karena Alloh SWT,aamiin.”

Pada waktu yang bersamaan Abdul Manaf selaku Pegawai yang juga menjadi Koordinator Kegiatan Santri di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “ Kegiatan Lomba Tausiyah merupakan bentuk apresiasi bagi warga binaan untuk berani tampil dan percaya diri agar tidak pesimis karena meskipun berada di dalam Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta namun WBP tetap bisa membuktikan kegiatan-kegiatan positif dan mudah-mudahan setelah bebas WBP nantinya dapat berperan aktif di masyarakat untuk membangun Bangsa dan Negara serta tidak kembali melakukan tindak pidana lagi.” Abdul Manaf pun menjelaskan “Bahwa kegiatan lomba Romadhon ini dimulai dari hari Senin tanggal 27 Mei 2019 s.d Rabu, 29 Mei 2019 dan Insya Alloh bagi pemenang lomba akan diumumkan hari Jum’at, tanggal 31 Mei 2019 nanti.”

Selama kegiatan berlangsung terlihat banyak peserta yang antusias penuh kehusuan menikmati setiap prosesnya dan mengikutinya dengan semangat.

 

Kontributor (Nurmala Dewi )