Tetap Semangat Dalam Jalankan Rehabilitasi Di Bulan Ramadhan

 Lapsustik.News – Setelah sukses melaksanakan rehabilitasi pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta kembali dipercaya untuk melaksanakan program rehabilitasi Therapeutic Community (TC) kepada warga binaannya, Senin (27/6).

Program Manajer Lapas Narkotika Jakarta, Sigit Kariyadi, menjelaskan sebanyak 350 warga binaan pemasyarakatan (wbp) tahap 1 yang direhabilitasi telah memasuki fase inti selama 6 (enam) minggu atau fase rehabilitasi yang sesungguhnya usai melewati fase orientasi atau fase evaluasi fisik dan psikis.

Kami dibantu 12 petugas yang disebut Counselor dari Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DKI Jakarta yang membimbing peserta rehabilitasi agar program rehabilitasi ini berjalan dengan baik.

Banyak sekali manfaat dari kegiatan ini bagi WBP karena tidak hanya ilmu yang mereka dapat, namun juga bagaimana menjadi manusia yang mampu berinteraksi dengan lingkungan dan bekerja sama satu dengan yang lain, baik dengan WBP lain atau dengan masyarakat saat bebas nanti,” ujar Sigit.

Program rehabilitasi narkoba juga tetap berjalan selama Bulan http://www.cialisgeneriquefr24.com/cialis-bordeaux/ Ramadhan. Salah satu Family adit, menjalani serangkaian program yang telah disusun dengan perasaan senang.

Kegiatan itu sendiri berlangsung di blok khusus rehabilitasi dan Kelas yang telah disediakan.

Adit mengaku selalu menyempatkan diri untuk Tadarus selama Ramadhan. Menurut nya, menyimak teman membaca Al Quran sudah bisa merasa bahagia dan merasa senang, tuturnya.

2016 06 27 Rehab Sustik 4

Winanti, yang merupakan Psikolog Lapas Narkotika Jakarta, menjelaskan kegiatan rehabilitasi untuk WBP Lapas Narkotika Jakarta dimulai pukul 04.30–21.00 WIB.

Dimulai dengan Shalat Shubuh, mandi pagi, bersih-bersih kamar dan diakhiri closing house yang ditandai dengan doa bersama, kata winanti.

Winanti juga menegaskan tujuan utama kegiatan ini ialah membuat para peserta menjadi pribadi yang mampu bersosialisasi, dapat memecahkan permasalahannya sendiri, dan yang terpenting bis

a mandiri.

Karena itu, melalui rehabilitasi tersebut para pengguna narkoba diharapkan lebih terbuka dan peduli pada sesama dan lingkungan.

Semoga setelah bebas mereka bisa diterima kembali oleh keluarga dan masyarakat, harapnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>