Tingkatkan Kualitas Cinta Pada Bangsa Dan Negara, LPN Jakarta Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

LapsustikNews : Rabu, (17/07) adalah hari perdana bagi Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Klas IIA Jakarta untuk kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang di Laksanakan di Lapangan Upacara LPN Jakarta dengan dihadiri oleh Kepala Urusan Umum (Ka.Ur Umum) LPN Jakarta yang mewakili Kepala Subsi Bimkemaswat yang berhalangan hadir, Jajaran Pegawai Jabatan Fungsional Umum Bimbingan Pemasyarakatan LPN Jakarta yang juga sekaligus sebagai Koordinator Program Pembinaan dan diikuti seluruh Narapidana yang mengikuti program pembinaan di LPN Jakarta.

Upacara dimulai dari Pukul 07.30 s.d 08.00 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kecintaan kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia. Upacara ini menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan oleh Bagian Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas) LPN Jakarta dibawah pengawasan dan dikoordinir langsung oleh Kasubsi Bimkemaswat. Selain itu mengingat bahwa LPN Jakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas yang berupaya membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Tindakan Korupsi (WBK) di Tahun 2019 dimana dalam keberhasilannya harus didukung oleh 3 Elemen antrara lain Petugas, Narapidana dan Masyarakat. Dengan adanya Upacara tersebut diharapkan semua unsur terutama antara Petugas dan Narapidana bisa lebih memahami makna hakikat Berbangsa dan Bernegara.

Dalam Sambutannya Bisri Mustofa yang bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan “Upacara Hari Kesadaran Nasional berupa Upacara Bendera yang akan rutin kita peringati setiap tanggal 17 setiap Bulan, memiliki makna yang sangat penting untuk memantapkan kualitas pengabdian juga meningkatkan kecintaan kepada Bangsa dan Negara.” Bisri melanjutkan sambutannya “ Dengan adanya Upacara ini salah satu wujud nyata LPN Jakarta untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan memberikan Program Pembinaan kepada seluruh Narapidana sebagai bekal nanti saat kembali ke tengah-tengah Masyarakat.” Kemudian Bisri menambahkan “Bahwa Upacara merupakan wadah yang tepat untuk melakukan pembenahan-pembenahan sehingga kedepan, proses penyelenggaraan program pembinaan di LPN Jakarta akan lebih kuat, terarah, optimal, efektif dan efisien.” Selanjutnya Bisri mengakhiri “Kepada seluruh Koordinator Program Pembinaan dan Seluruh Petugas LPN Jakarta kami berikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan ini semoga dapat meningkatkan terus semangat pengabdian untuk bekerja secara professional di dalam memberikan kontribusi terbaik bagi seluruh narapidana, hal ini penting dingatkan kembali karena tugas dan tanggungjawab yang akan dihadapi kedepan sudah dipastikan semakin berat sejalan dinamika kehidupan bermasyarakat yang terus berkembang dari waktu kewaktu.”

Pada pelaksanaan Upacara yang bertindak sebagai Petugas dipercayakan kepada Narapidana yang telah dipilih langsung oleh masing-masing Koordinator Pembinaan dan selama kegiatan berlangsung terlihat semua yang hadir mengikuti dengan khidmat, sehingga Upacara berjalan dengan aman dan tertib.

 

Kontributor : Nurmala Dewi ( Tim Humas LPN Jakarta)

Kadiv PAS Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Melakukan Monitoring terkait Penyelenggaraan Bahan Makanan Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Rabu (17/7) Pukul 09.00 Pagi, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Ka. Div PAS) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham DKI Jakarta, R. Andhika Dwi Prasetya melakukan Monitoring terkait Penyelenggaraan Bahan Makanan Bagi Narapidana pada Ruang Pelayanan Restorasi (Dapur) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta.

Dengan di dampingi oleh Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan dan Perawatan Kesehatan Tahanan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Nana Herdiana beserta Staf, Kegiatan Monitoring ini di sambut baik oleh Kalapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar.

Andhika mengatakan, “Kegiatan Monitoring ini bertujuan untuk Mengetahui Bagaimana Mekanisme yang berjalan di dalam Penyelenggaraan Bahan Makanan Bagi Narapidana dari Mulai Penyedia hingga sampai ke Dapur Lapas Narkotika Jakarta”.

Berdasarkan Hasil Monitoring ini, Andhika berpesan “Terkait dengan Penyediaan Air Bersih dan Bahan Makanan yang di kirim ke Lapas Narkotika Jakarta, harus Sesuai Standar yang telah ditetapkan, baik dari segi Kualitas maupun Kuantitas nya. Serta terus tingkatkan Pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam Penyelenggaran Bahan Makanan Bagi Warga Binaan ini”.

“Segala sesuatu dalam Penyelenggaraan ini  yang sudah Baik agar tetap di jaga dan yang masih kurang baik agar di tingkatkan. Serta jangan lupa agar selalu terus menjaga Kebersihan Area Kerja, tutupnya”.

Asep Sutandar mengatakan, “Kegiatan Monitoring seperti ini sangat baik untuk jajaran nya, artinya ada perhatian dari tingkat Kantor Wilayah untuk turut serta memberi masukan terkait penyelenggaran Pemasyarakatan Khususnya di Lapas Narkotika Jakarta, agar Lebih Baik lagi Kedepan nya dalam memberikan Pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan”.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

TELECONFERENCE UNTUK KEGIATAN PENGUATAN DAN PENGARAHAN BAGI SATUAN KERJA YANG DIUSULKAN WBK/WBBM

Jakarta, Lapsustiknews – Menindaklanjuti perintah dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta melaksanakan kegiatan teleconference melalui aplikasi zoom, dalam rangka penguatan dan pengarahan bagi satuan kerja yang diusulkan WBK/WBBM yang dipusatkan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jum’at (12/7).

Kegiatan teleconference tersebut diadakan di Aula Gedung 1 lantai 3 Lapas Narkotika Jakarta, acara teleconference dimulai pukul 08:00 WIB. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ibu Wardatul Hamro selaku pembicara, Menyampaikan Arahan Pimpinan Tinggi (Pimti) Dalam Penguatan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Pada Satuan Kerja (Satker) Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan Korupsi (PK) dan Satker yang diusulkan sebagai satuan kerja WBK dan WBBM di Lingkungan Pemasyarakatanserta penilaian kepada UPT yang ditunjuk sebagai Satker WBK dan WBBM.

Itun Wardatul Hamro menyampaikan, “Diharapkan kepada Satker yang diusulkan untuk berpredikat WBK dan WBBM dapat memberikan hasil penilaian yang maksimal. Poin – poin yang perlu diperhatikan dalam penilaian diantaranya:

  1. Lingkungan Kantor, bahwa hal – hal yang harus diperhatikan adalah harus terlihat jelas untuk identitas kantor, petunjuk arah yang jelas untuk jalur masuk dan jalur keluar, ketersediaan tempat parkir yang rapi dan tersedia tempat parkir untuk disabilitas dan tentunya gratis, dan yang terakhir harus selalu terjaga keberseihan lingkungannya.
  2. Pelayanan kunjungan, bahwa hal – hal yang harus diperhatikan adalah ruang tunggu kunjungan selalu bersih dan petugas harus selalu ramah, proses penggeledahan harus sesuai SOP yang ada dan selalu memperhatikan keramahan, tempat kunjungan harus selalu terjaga kebersihannyan dan juga tidak ada pungli, dan yang terakhir harus ada fasilitas pendukung berupa tersedianya toilet, mushola dan ruang bermain.
  3. Pelayanan terhadap WBP, bahwa hal – hal yang harus diperhatikan adalah kamar hunian diupayakan agar selalu rapi, pelayanan untuk PB, CB, CMK, dll tidak ada pungli, WBP dipastikan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, kondisi dapur harus terjaga kebersihannya dan yang terakhir sarana ibadah yang ada harus selalu bersih,” jelasnya.

Lapas Narkotika Jakarta dalam penilaian tergabung di dalam tim V yang dipimpin oleh Bapak Nugroho dengan waktu pelaksanaannya pada tanggal 16 – 20 Juli 2019.

Kegiatan teleconference berakhir pukul 09:30 WIB dan berjalan dengan lancar, diharapkan kepada setiap Satker yang ditunjuk WBK dan WBBM agar mempersiapkan data dukung dalam penilaian.

Kontributor : Thoyib Andi

Tim dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Jakarta Timur, Kunjungi PKBM Pandu Pelajar Mandiri Milik Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta menerima Kunjungan Tim Rombongan dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Jakarta Timur, Kamis (11/07).

Bertempat di Area Gedung II Lapas Narkotika Jakarta, Tim yang di pimpin oleh Bapak Hardan selaku Koordinator Penilik Paud dan Dikmas pada Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Timur ini di terima Langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar beserta jajaran.

Dalam Sambutannya Asep Sutandar Menyampaikan, “Ucapan Selamat Datang kepada Tim Rombongan di PKBM Pandu Pelajar Mandiri milik Lapas Narkotika Jakarta. Asep sekaligus mengucapkan Terima Kasih kepada Tim yang telah datang dan memilih PKBM Pandu Pelajar Mandiri sebagai Tempat Peliputan Warta/Publikasi PP-PAUD dan Dikmas Jawa Barat Tahun 2019” ini.

Dalam Kesempatan ini Bapak Hardan selaku Ketua Tim menyampaikan, “Ucapan terima Kasih Kepada Kalapas dan Kepala PKBM Pandu Pelajar Mandiri yang telah memberi kesempatan untuk menerima kunjungan rombongan kami”.

“Adapun Tujuan Kegiatan ini adalah Untuk Melakukan Pendampingan Peliputan Warta/Publikasi PP-PAUD dan Dikmas Jawa Barat Tahun 2019” di PKBM Pandu pelajar Mandiri milik Lapas Narkotika Jakarta.

“PKBM Pandu Pelajar Mandiri milik Lapas Narkotika Jakarta adalah PKBM yang Berprestasi, dan pernah meraih predikat sebagai Juara 1 Pengelola PKBM Terbaik se Provinsi DKI Jakarta dan juga banyak sekali kegiatan – kegiatan yang di laksanakan di dalamnya, sehingga PKBM ini terpilih sebagai tempat Kegiatan Peliputan warta/publikasi, PP-PAUD dan Dikmas Jawa Barat Tahun 2019”.

Bapak Mardi Wibowo selaku Kepala Seksi Informasi dan Kemitraan dari P3 Paud Jayagirie Bandung mengaku terkesima dengan PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta, “PKBM ini sangat menarik dan unik dimana ada sebuah PKBM yang lokasinya ada di dalam Lapas”.

“Di PKBM ini saya menemukan banyak sekali kejutan – kejutan yang menarik, mudah – mudahan kebaikan – kebaikan yang kami petik disini dapat kami sebarkan dan tularkan di PKBM – PKBM yang lain di luar sana. Saya berharap kedatangan kami ini dapat memacu dan menambah motivasi khususnya untuk PKBM Pandu pelajar Mandiri untuk terus berprestasi dan meningkatkan Kualitas dalam pelaksanaan kegiatan PKBM, tutupnya”.

Rombongan sangat Antusias Berkeliling meninjau langsung tempat kegiatan PKBM Pandu Pelajar Mandiri yang di dampingi oleh kalapas dan Ketua PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta.

PELATIHAN MOTIVASI DAN HIPNOTERAPI KEPADA WBP LAPAS NARKOTIKA JAKARTA

Jakarta, Lapsustiknews – Menindaklanjuti surat dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta dengan nomor surat W10.UM.01.01-632 pada hari ini, Selasa (9/7) dilakukan kegiatan pelatihan motivasi dan hipnoterapi dari tim Gavra Mandiri kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta, Asep Sutandar. Kegiatan dimulai pukul 10:00 WIB, kegiatan diawali sambutan oleh Bapak Kalapas, dalam sambutannya beliau menyampaikan “Selamat datang untuk tim Gavra Mandiri di Lapas Narkotika Jakarta ini semoga acara pelatihan motivasi dan hipnoterapi ini berjalan dengan baik dan lancar. Untuk para WBP diharapkan mendengarkan baik – baik apa yang nanti disampaikan oleh tim motivator karena itu sangat bagus buat kalian.”

Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi dengan setiap sesi berdurasi 45 menit, sesi pertama diikuti oleh 80 orang WBP dan sesi kedua diikuti oleh 70 orang WBP. WBP yang mengikuti kegiatan ini yaitu WBP dari program Criminon, TC, Pramuka dan juga PKBM.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pencerahan kepada WBP agar mereka semua mendapatkan kedamaian dihatinya dan juga tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kepercayaan diri kepada para WBP, karena hipnoterapi itu suatu terapi melalui teknik sugesti, dimana sugesti ini dimaksudkan untuk dapat merubah atau memprogram ulang hal – hal buruk yang mungkin tersimpan di memori terdalam manusia.” Ucap Ayu Kyla selaku motivator kepada tim humas.

Acara berjalan dengan lancar, para WBP juga mengikuti kegiatan ini dengan baik, acara diakhiri dengan foto bersama.

Kontributor : Thoyib Andi

EVALUASI KINERJA PNS MUDA LAPAS NARKOTIKA JAKARTA

Jakarta, Lapsustiknews – Pada hari ini Jum’at (5/7) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta Melakukan kegiatan evaluasi terhadap kinerja PNS muda, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi Kinerja PNS muda dan juga untuk memotivasi agar Integritas dan kedisiplinan PNS muda tetap terjaga.

Kegiatan ini dimulai pukul 07:30 WIB, kegiatan diawali dengan berolahraga dipimpin langsung oleh Doddy Naksabani selaku Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka. KPLP) di Lapas Narkotika Jakarta. Para PNS muda terlebih dahulu melakukan stretching setelah itu mereka lari mengelilingi komplek Lapas. Pukul 08:30 WIB Setelah melakukan Olahraga para PNS muda menuju ruang Aula yang berada di gedung 1 lantai 3 untuk mendapatkan arahan.

Arahan dibuka oleh Lis Susanti selaku Kepala Subbagian Tata Usaha (Ka.Subbag TU) yang mewakili Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta. dalam arahannya beliau menyampaikan “yang akan kita kupas dalam kegiatan evaluasi ini yang pertama yaitu, masalah integritas dan yang kedua adalah masalah pertanggung jawaban kedisiplinan para PNS muda yang ada di jajaran pengamanan. Diharapkan kepada kalian para PNS muda untuk selalu menjaga integritas dan kedisiplinan kalian, kalian adalah orang – orang yang terpilih oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk melaksanakan tugas di Lapas Narkotika ini, tunjukkanlah profesionalisme kalian dalam bertugas, disiplinlah dalam berpakaian dinas, disiplinlah dalam hal absensi, tingkatkan perhatian pada area sekitar pos penjagaan, tingkatkan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas kedinasan.”

Muryani selaku Kepala urusan kepegawaian dan keuangan (Kaur kepeg & keu) menyampaikan “Ketika kita berbicara evaluasi tentunya tidak hanya sehari atau dua hari saja, tapi tentunya kalian sudah melaksanakan tugas sudah lebih dari satu tahun, bahwa salah satu instrumen yang kita nilai adalah disiplin, ketika kita berbicara disiplin seorang pegawai tentunya salah satu barometer ukurannya adalah kehadiran atau absensi. Jika seorang pegawai ada potongan tunjangan kinerjanya karena keterlambatan hadir itu mengindikasikan bahwa pegawai tersebut kurang disiplin.”

“kita melakukan evaluasi ini terhadap kalian agar kalian dapat meningkatkan kinerja kalian, kurangilah bermain HP pada saat kalian bertugas karena itu dapat mengurangi tingkat kewaspadaan/sense of security terhadap potensi gangguan kamtib.” Tutup Doddy Naksabani selaku Ka.KPLP.

Kepala Pengamanan LPNJ Dekatkan Hati, Ajak Napi Sustik Jakarta Aksi Lari Siang Bersama

Jakarta, Lapsustik News  : Rabu, (03/07) Pukul 13.30 wib setelah seluruh Narapidana melaksanakan Apel Siang, terlihat ada pemandangan kegiatan yang berbeda dari biasanya di Lapas Narkotika Narkotika Jakarta (LPNJ) yaitu sebuah kegiatan yang inspiratif dimana Dody Naksabani selaku Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Narkotika Klas IIA Jakarta mengajak para Narapidana untuk Aksi Lari Siang bersama di Lapangan Gazebo LPNJ.

Tentu kegiatan unik dan menarik ini didasari dengan alasan yang kuat, Dody Naksabani selaku Ka.KPLP LPNJ menyampaikan kepada Tim Humas  “Apa yang saya lakukan saat ini merupakan strategi pengamanan untuk deteksi dini gangguan kemananan dan ketertiban.”Selain itu Dody menambahkan “Saya bersama Jajaran Pengamanan berupaya memilih gaya yang humanis dengan cara dekatkan hati melebur bersama mereka, salah satunya mengajak Narapidana Lari Siang yang akan dijadwalkan setiap hari Senin, Rabu dan Jum’at dimulai pukul 13.30 wib sebanyak 5 putaran.” “Harapan saya semoga dengan langkah pendekatan kami ini, bisa menimbulkan suasana yang mencair sehingga keterbukaan komunikasi diantara pegawai pengamanan dan Narapidana berjalan harmonis.” Ujar, Dody.”

Menurut Dody Naksabani selama dirinya menjabat sebagai Ka.KPLP LPNJ “Saya perhatikan bahwa Narapidana di LPNJ ini membutuhkan suasana dan cara lebih manusiawi berperan menyatu dan ikut berusaha merasakan apa yang mereka alami sehingga kita bisa mampu menyentuh hatinya dan mengajak mereka untuk hidup tertib mengikuti aturan yang ada di LPNJ.” Ujar Dody kepada Tim Humas

Selama kegiatan lari berlangsung terlihat banyak Narapidana yang antusias semangat lakukan aksi  lari siang bersama Dody Naksabani.

Praktek Penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (LITMAS) Angkatan IX di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – 10 Orang peserta pelatihan calon Pembimbing Kemasyaraktan (PK)  kembali melaksanakan Praktek di Lapas Narkotika Jakarta seperti pada bulan Februari lalu, seperti sebelumnya peserta berasal dari berbagai Balai Pemasyarakatan (BAPAS) seluruh wilayah di Indonesia. Para peserta didampingi oleh 3 pendamping dari BPSDM Kemenkumham. ( 02/07)

Setibanya di Lapas Narkotika Jakarta, para peserta disambut langsung oleh Bapak Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta Asep Sutandar, kemudian para peserta diarahkan menuju ruang Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Lapas Narkotika Jakarta.

Sebelum kegiatan praktek dimulai, para peserta mendapatkan arahan terlebih dahulu dari Kepala Sub Seksi  Bimkemaswat ( Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan ) Jumadi. Dalam arahannya Jumadi Menyampaikan bahwa Lapas Narkotika Jakarta sebetulnya sudah menjalankan Program-Program Pembinaan, seperti Program Pembinaan Kepribadian dan Program Pembinaan Kemandirian. Program-program tersebut telah sukses berjalan dan telah disosialisasikan kepada seluruh Warga Binaan bahwa program-program tersebut wajib diikuti, karena program tersebut merupakan salah satu syarat untuk pengurusan Pembebasan Bersyarat (PB).

 

Para peserta dihadapkan langsung dengan warga binaan untuk dibuatkan bahan laporan penelitian melalui wawancara. “Peserta diklat ini sebelumnya telah mendapatkan materi di BPSDM, ini merupakan hari ke 17 dimana peserta menjalankan diklat selama 20 hari,
peserta diklat ini merupakan angkatan ke- IX dari XVII angkatan”. Ucap Liana sebagai Kasubbid Adm diklat Fungsional BPSDM Kemenkumham.

Selanjutnya, setelah melakukan praktek pada hari ini, para peserta harus membuat laporan yang mana laporan tersebut akan diujikan untuk menentukan kelulusan para peserta.

 

Kontributor : Ayep Saepuloh

Lapas Narkotika Jakarta Menyelenggarakan Sosialisasi Program Percontohan Tes dan Pengobatan Hepatitis C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta menyelenggarakan Sosialisasi Program Percontohan Tes dan Pengobatan Hepatitis C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Area Gasebo, Senin(1/7).

Kegiatan ini di Buka oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Ka.Sie Binadik) yang mewakili Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan, “Sosialisasi Program Percontohan Tes dan Pengobatan Hepatitis C ini diperuntukan untuk seluruh WBP Lapas Narkotika Jakarta”.

“Kegiatan ini di Awali dengan Sosialisasi yang di hadiri sekitar 200 WBP dan Pemeriksaan serta Pengambilan Sampel Darah sebanyak 20 WBP, dan untuk selanjutnya Kegiatan Sosialisasi akan dilanjutkan di tiap – tiap Blok Hunian. Harapan Kami, Seluruh WBP nanti mengikuti tes darah untuk pengecekan Terinfeksi Hepatitis C atau tidak”.

“WBP tidak perlu takut, karena Pencegahan lebih baik daripada Pengobatan. Andaikan dalam Pengecekan nanti, ditemukan Warga yang terinfeksi tentu akan langsung di tangani oleh Tim Medis dari Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta, dan Lama Masa Pengobatan Berlangsung selama 3 – 6 bulan”, tutupnya.

Dr. Yusman Akbar selaku koordinator Kegiatan menyampaikan dalam sambutannya, “Hepatitis C untuk penularannya paling sering oleh pengguna jarum suntik narkoba presentasenya bisa mencapai 80 – 90% terinfeksi. Dan Hubungan Seksualpun juga dapat menjadi jalan terinfeksi Hepatitis C walalupun presentase nya hanya 5%”.

“Gejala hepatitis C ini kurang spesifik, setelah 6 bulan terinfeksi belum ada gejala apa-apa. Setelah terinfeksi lama/kronis baru muncul diawali dengan mual-mual sampai muntah-muntah, nafsu makan tidak ada, secara fisik mata, muka, dan kulit terlihat kuning, dan Air kencing berubah warna menjadi cokelat”.

“Kita harapkan target kita, Seluruh WBP Lapas Narkotika Jakarta dapat di ambil sample darah nya, untuk  mengetahui jumlah WBP yang terinfeksi ada berapa. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap, setiap harinya akan ada sekitar 100 WBP yang akan kita ambil Sample darah nya”.

“Dengan adanya layanan kesehatan di Lapas Narkotika Jakarta ini dan dukungan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan juga RS. Pengayoman, kita semua berkomitmen untuk mencegah dan mengobati bilamana ada WBP yang terdeteksi terinfeksi Hepatitis C“, tutupnya.

Acara di akhiri dengan pengambilan sampel darah dan pemeriksaan terhadap 20 WBP untuk mengetahui ada tidaknya WBP yang terinfeksi hepatitis C, dari sejumlah 20 WBP yang diperiksa, terdapat 3 WBP yang Positif terinfeksi, untuk selanjutnya terhadap WBP yang terinfeksi akan di lakukan Pengambilan Sampel Darah kembali pada Minggu depan, untuk mengetahui seberapa banyak Virus Hepatitis C yang tersebar di dalam tubuh Penderita. Agar nantinya dapat dilakukan Tindakan Pengobatan yang Tepat, selama 3 bulan pertama.

Kontributor : Andi (Tim Humas)

Penyerahan Sertifikat Kelulusan Dan Pembukaan Kelas Baru Criminon

Jakarta, lapas-narkotikajkt.com  – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik Lapas Narkotika klas IIA Jakarta, Soeistanto Pudji Djatmiko, menutup secara resmi kelas rehabilitasi criminon dan penyerahan sertifikat kepada 29 Siswa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Criminon angkatan 35, sekaligus acara pembukaan kelas bagi 30 orang siswa baru dengan penyerahan kaos program criminon secara simbolis kepada siswa baru angkatan 36, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin (24/6). Dalam sambutannya, Soeistanto berharap terhadap para siswa yang telah menjalani program rehabilitasi di lapas Narkotika Klas IIA Jakarta benar-benar terbebas dari Narkoba dan untuk yang baru memulai program diharapkan untuk serius serta sungguh-sungguh menjalani dan mengikuti program yang diberikan di Lapas.

“Terbebas dari Lingkaran Gelap Narkoba memang sulit, akan tetapi para pecandu pasti bisa terbebas dari lingkaran gelap Narkoba, asalkan mempunyai niat,kemauan dan kegigihan dari lubuk hati yang terdalam untuk bebas Narkoba”, ucap pria yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika KlAS IIA Jakarta tersebut.

Salah satu siswa kelas rehabilitasi Criminon yang telah lulus dan menerima sertifikat, berinisial SF yang ditemui Tim Humas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengutarakan ucapan terimaksih yang sebesar-besarnya terhadap Lapas Narkotika. “ Saya tidak pernah terpikir bisa keluar dari Belenggu Narkoba, tetapi dengan program rehabilitasi criminon ini saya berupaya terlepas dari jerat Narkoba”, Tutur MA

Wajah-wajah ceria dan optimis menatap kehidupan yang baru tanpa Narkoba terpancar dari para siswa yang telah selesai menjalani program rehabilitasi criminon serta pancaran kegigihan tesirat dari wajah siswa criminon yang akan mengikuti kelas rehabilitasi criminon di Lapas Narkotika klas IIA Jakarta.

 

Kontributor: Eky (tim humas, www.lapas-narkotikajkt.com)