BNNP DKI JAKARTA GELAR PENYULUHAN NARKOBA UNTUK CPNS LAPAS NARKOTIKA JAKARTA

Jakarta,LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menyelenggarakan penyuluhan bahaya narkoba kepada 101 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Narkotika Jakarta, Senin(19/2). Dalam penyuluhan tersebut CPNS diberikan materi seperti contoh-contoh, gejala-gejala, ciri-ciri, dan video dari bahaya dan dampak narkoba itu sendiri.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar, menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini antara lain adalah sebagai Implementasi dari Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan harapan Lapas Narkotika Jakarta terbebas dari ancaman narkoba, tidak ada petugas lapas yang terlibat dalam upaya penyelundupan dan penyalahgunaan narkoba, dengan demikian menjadi teladan terhadap warga binaan untuk tetap steril dari pengaruh narkoba.

“Kita tidak mau ada lagi petugas yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat memfasilitasi narapidana dalam peredaran naarkoba”, ucap Asep.

Penyuluhan dibagi kedalam dua sesi, dimana tiap sesi diisi dengan materi dan narasumber yang berbeda. Dalam sesi pertama bergerak sebagai narasumber Sayyid Aranjaya, Kasie Pencegahan BNNP DKI Jakarta. Beliau menyampaikan materi tentang pengertian tentang narkoba, fakta aktual tentang Narkoba di Indonesia, jenis-jenis narkoba dan dampak bahayanya untuk tubuh, modus-modus peredaran narkoba.

“Dengan materi yang diberikan diharapkan CPNS tidak mau mencoba, terpengaruh apalagi dimanfaatkan untuk memakai ataupun mengedarkan narkoba” ujar Sayyid.

Pada sesi kedua diisi oleh Engkos Kosidim, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP DKI Jakarta. Pada sesi kedua ini, Engkos menjelaskan tentang Rehabilitasi Korban Penyalahguna Narkoba, Landasan yuridis pelaksanaan Rehabilitasi, Kriteria Keparahan Kecanduan Narkoba, Program Terapi berdasarkan kriteria, Lembaga-lembaga Rehabilitasi sosial, dan Data Aktual klien rehab BNN Tahun 2016.

 

(Kontributor : Selvita

Dokumentasi : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)