LPN Jakarta Sabet 3 Prestasi Disampaikan Oleh PLT Kalapas Pada Acara Refleksi Akhir Tahun 2019 Dan Evaluasi Kinerja Pegawai

LapsustikNews – Dalam rangka memperbaiki peningkatan kualitas kinerja bersama bagi seluruh Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta, Jum’at (27/12) melaksanakan kegiatan refleksi akhir tahun dan evaluasi kinerja pegawai yang di laksanakan di Gedung Utama Aula Lantai III LPN Jakarta.

Kegiatan dimulai dari Pukul 08.30 s.d 10.30 wib yang dibuka dengan pembacaan dzikir dan sholawat bersama yang dipimpin oleh Abdul Manaf selaku salah satu Staf Pegawai LPN Jakarta. Kemudian dilanjut dengan Sambutan sekaligus arahan dari Eddy Junaedi sebagai Pejabat Pelaksana Teknis (PLT) Kepala LPN Jakarta yang menyampaikan “Refleksi berasal dari kata reflect, artinya memantulkan, menggambarkan, mencerminkan dan membayangkan. Maknanya, segala tindakan yang dilaksanakan merupakan gambaran dirinya. Orang dapat memberikan penilaian terhadap tindakan yang telah dilakukannya.”

Selanjutnya Eddy Junaedi pun menyampaikan “ Meskipun Lapas Narkotika Jakarta pada tahun 2019 belum berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK-red) kita jangan bersedih hati, karena di tahun 2019 Lapas ini ternyata berhasil meraih 3 Prestasi yaitu Terbaik Pertama kategori Pengelolaan Aplikasi Sisumaker, Kedua Terbaik Pertama kategori Media Publikasi Informasi dan Ketiga Terbaik Pertama Layanan Publik Berbasis HAM, selain itu Lapas Narkotika Jakarta juga merupakan Lapas yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara acara besar skala nasional seperti Penyelenggaraan Kegiatan Puncak Acara Upacara Hari Ulang Tahun Pemasyarakatan dan pusat pelaksanaan rekam E-KTP serentak untuk Warga Binaan Pemasyarakatan se-indonesia dalam rangka pemilihan umum tahun 2019.”

Dalam kesempatan yang sama Lis Susanti selaku Kepala Subbag Tata Usaha menyampaikan kepada seluruh jajaran petugas yang hadir di acara tersebut “Bahwa terkait kedisiplinan pegawai dalam bekerja sangat menentukan prestasi kinerja yang akan dicapai terutama dalam hal ketertiban pelaksanaan kehadiran yang berdasarkan mesin sistem finger print yang nantinya akan muncul pada aplikasi Sistem Kepegawaian (Simpeg-red) diharapkan untuk lebih baik lagi.”

Kemudian Soeistanto Pudji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembimbingan Anak Didik (Binadik), Heri Purnomo sebagai Kepala Seksi Adiministrasi Keamanan dan Doddy Naksabani selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Narkotika Jakarta turut serta menyampaikan yang pada intinya ucapan “ Terimakasih atas kerjasama dan dedikasinya kepada seluruh Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta terhadap tugas dan fungsinya pada tahun 2019 yang telah dilaksanakan dengan baik serta saling sinergi, terbukti ada banyak kegiatan dari layanan pengamanan dan pembinaan semuanya berjalan di Lapas ini dengan lancar, tertib, aman dan terkendali.”

Selama kegiatan berlangsung terlihat semua Petugas begitu fokus menyimak apa yang disampaikan oleh Jajaran Pejabat Struktural dan diakhiri dengan pembacaan doa bersama dengan harapan semoga Alloh SWT senantiasa memberikan perlindungan dan ridho-Nya, aamiin.

 

 

Kontributor : Nurmala Dewi dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta

73 Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Mendapatkan Remisi Khusus Natal 2019

Jakarta, Lapsustiknews – Sebanyak 73 narapidana beragama katolik dan protestan mengikuti misa Natal dengan khidmat di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta, Rabu (25/12/2019) siang. Setelah ibadah Natal, acara dilanjutkan dengan pemberian remisi atau pemotongan masa pidana. Kepala Sub Seksi Registrasi Lapas Narkotika Jakarta, Imam Badruttamam mengatakan, ada 73 narapidana yang mendapatkan remisi Natal pada tahun ini.

Sebanyak 73 orang mendapatkan remisi karena dianggap memenuhi persyaratan, di antaranya berkelakuan baik, mengikuti pembinaan, dan syarat-syarat administrasi serta substansinya sudah terpenuhi seperti menjalani hukuman penjara lebih dari enam bulan. Sementara yang tidak mendapat remisi karena tidak memenuhi persayaratan admistratif dan substantifnya, mendapat hukuman mati dan penjara seumur hidup. “Kalau pidana mati dan seumur hidup memang tidak bisa dapat remisi,” kata Imam, Rabu (25/12/2019). Untuk jumlah remisinya bervariasi mulai dari 15 hari hingga satu bulan 15 hari.

Sebelumnya Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Soeistanto Poedji Djatmiko memberikan sambutan. ” Saya Ucapkan terima kasih kepada seluruh warga binaan yang beragama kristiani, karena selama ini telah menunjukan perilaku yang baik, tertib dan taat dalam melaksanakan program pembinaan, karena program pembinaan merupakan salah satu persyaratan mendapatkan remisi.” Pungkas Soeistanto

Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK remisi oleh kepala sub seksi regsitrasi, dan dilanjutkan dengan penyerahan SK remisi secara simbolis oleh Plt Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Eddy Junaedi. Selanjutnya Eddy memberikan sambutan kepada seluruh Warga Binaan, “Selamat Kepada Warga Binaan yang telah mendapatkan potongan masa pidana (remisi), kami ucapkan terima kasih karena selama ini telah menunjukan perlaku yang baik. ” Eddy menegaskan bahwa tema perayaan Natal Tahun 2019 harus benar-benar kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari, tema yang diusung pada tahun ini yaitu Menjadi sahabat bagi semua orang. ” Mari kita jaga kerukunan, persatuan dan persaudaraan antar umat beragama dimanapun kalian berada” Pungkas Eddy

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Kontributor : Ayep S

Libur Sekolah, Banyak Anak-Anak Bermain Di Lapangan Lapas Narkotika Jakarta ! Kok Bisa ?

LapsustikNews : Kamis, (26/12) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta kembali menyelenggarakan giat kunjungan kontak langsung untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terpusat di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan kunjungan mulai dibuka pendaftaran dari pukul 09.00 s.d 11.30 kemudian dibuka kembali pada pukul 13.00 s.d 15.00 WIB dan  dilaksanakan oleh Jajaran Petugas LPN Jakarta yang ditunjuk langsung oleh Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala LPN Jakarta dalam Surat Perintah dengan nomor surat W.10.PAS.PAS2.DL.03.04-4783 Pada Tanggal 23 Desember 2019 Perihal Petugas Pelaksanaan Layanan Kunjungan Kontak Langsung di LPN Jakarta.

Kegiatan Kontak langsung di hadiri oleh PLT Kepala Lapas Narkotika Jakarta Eddy Juanedi, dan Kasi Adkamtib Heri Purnomo.

Dalam sambutannya Eddy Junaedi  mengungkapkan ucapan terima kasih kepada seluruh Warga Binaan beserta keluarga, karena selama ini telah ikut berpartisipasi dalam memberikan seluruh pelayanan dengan sangat baik, aman dan tertib. “Ini semua merupakan sebuah bentuk apresiasi saya kepada Keluarga Pengunjung dan Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP-red) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas-red) Narkotika Klas IIA Jakarta yang bersikap baik dan tertib dalam mengikuti segala aturan yang berlaku di Lapas”  Eddy melanjutkan  “Harapan saya semoga dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan hiburan baik untuk Keluarga Pengunjung dan WBP nya sehingga tetap terus berusaha mengikuti tata tertib selama menjalani masa pidana  di Lapas Narkotika Jakarta dan mendukung Lapas Narkotika menjadi Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Saya dan Jajaran Petugas Lapas Narkotika Jakarta akan terus berusaha memenuhi apa yang menjadi Hak WBP dan semoga kegiatan kontak langsung bisa berjalan dengan lancar, aamiin.”

Farid Wajdi selaku koordinator pemanggilan nomor antrian kunjungan kontak langsung memberikan informasi kepada Tim Humas  “Kami menyediakan antrian sejak pagi tadi, dengan Jumlah 600 Nomor Antrian. Karena kegiatan ini bertepatan dengan Libur Hari Raya Natal dan Libur Sekolah, antrian langsung habis pada pukul 11.30 WIB.

Antrian Pagi mulai dari Nomor 1 sampai dengan antrian 280, sedangkan antrian siang dimulai dari nonmor 281 sampai dengan nomor 600. Ini disebabkan Animo keluarga yang sangat tinggi karena kegiatan ini dilaksanakan hampir setiap satu bulan sekali, sekaligus menjadikan momen berbagi kebahagian dipenghujung tahun.” Pungkas Farid

Selama kunjungan kontak langsung, terlihat begitu banyak Warga Binaan Pemasyarakatan yang berbahgia dengan penuh canda tawa dan senyum ceria karena bisa bertemu dengan keluarganya secara langsung, dan bisa menghabiskan separuh waktu bersama Putra-putrinya. Kegiatan ini juga dihibur dengan  alunan music yang dipersembahkan oleh D’sustik Band

Kunjungan seperti ini pun seringkali menjadi momen keseruan untuk anak-anak, selain bisa bertemu dengan ayah atau keluarga, terlihat anak-anak asik  bermain dan berlari di area lapangan olahraga.

Selain itu nampak pula keseriusan dari para Petugas Layanan Kunjungan dalam memberikan pelayanan, memberikan pelayanan prima tanpa menghilangkan sikap yang ramah dan memberikan senyuman kepada pengunjung yang hadir, sehingga para pengunjung dapat merasakan kenyamanan selama berada di Lapas Narkotika Jakarta.

 

Kontributor : Ayep S

Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu Ke-91 di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta-LapsustikNews –  Senin, (23/12) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta turut serta melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu yang ke-91. Pelaksanaan upacara dimulai dari pukul 08.00 s.d 08.45 WIB, diikuti oleh seluruh Pegawai dan sekitar 500 an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta.

Ada yang Spesial pada upacara kali ini yaitu Terlibatnya Mayoritas Pegawai Perempuan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih yang terdiri dari Dian, Dahliya, Nonik, Karima, Novia, Agustina, Lina, Hanik, Widya. Muryani sebagai Perwira Upacara, Winanti bertugas menjadi Komandan Upacara, Retno sebagai Pembawa Acara, Diti bertugas menjadi Ajudan Inspektur Upacara, Tri Hartika selaku pembaca pembukaan UUD 1945, dr. Fina selaku pembaca sejarah singkat Hari Ibu , Nurmala bertugas menjadi pembaca do’a dan Citra selaku dirigen. Pasukan Pengibar Bendera kali ini menggunakan Formasi 9 orang. Walaupun hanya 3 hari persiapan, namun para petugas pengibar bendera dapat bertugas dengan Baik tanpa ada kesalahan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Lis Susanti, mewakili Kalapas bertindak selaku Inspektur Upacara. dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, “Pelaksanaan Peringatan Hari Ibu (PHI) mengingatkan kita tentang perjuangan kaum perempuan indonesia telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki – laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan”.

“Hakikat PHI setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia”.

“PHI ke – 91 Tahun 2019 adalah titik awal gerakan “percepatan” pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan dan memberikan perlindungan bagi perempuan untuk mewujudkan arahan Presiden, sehingga tema utama yang diangkat dalam PHI ini adalah “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.

“Pada kesempatan PHI ke-91 ini, saya ingin mengajak semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunyaakan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju. Selamat Hari Ibu ke-91 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta, Indonesia”.

Kontributor : Budi Leksono

Jajaran Petugas Dan WBP LPN Jakarta Laksanakan Upacara Memperingati Hari Bela Negara Yang Ke-71 Tahun 2019

LapsustikNews – Dalam rangka menindaklanjuti surat edaran dari Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI dengan nomor surat : SEK-UM.04.01-455 pada tanggal 02 Desember 2019 perihal : Pedoman Pelaksanaan Upacara Peringatan Ke-71 Hari Bela Negara Tahun 2019, maka Jajaran Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) melaksanakan upacara memperingati Hari Bela Negara yang ke-71 Tahun 2019 di Lapangan Hijau LPN Jakarta, Rabu (19/12).

Upacara dilaksanakan serentak dimulai pada pukul 08.00 s.d 08.45 wib dan dipimpin oleh Soeistanto Pudji Djatmiko selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik) LPN Jakarta sekaligus mewakili Pejabat Pelaksana Teknis (PLT) Kepala LPN Jakarta yang berhalangan hadir. Dalam hal ini Supriyanto sebagai Kepala Subsi Administrasi Keamanan pada LPN Jakarta bertindak sebagai Komandan Upacara, Doddy Naksabani selaku Kepala Kesatuan Pengamanan LPN Jakarta bertindak sebagai Perwira Upacara. Kemudian untuk peserta upacara dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural, Jajaran Pegawai Pejabat Fungsional Umum (JFU) dan Tertentu (JFT) serta diikuti 500 an WBP LPN Jakarta.

Tema dari upacara ini adalah “Bela Negara Untuk Kemakmuran Rakyat” Dalam amanatnya, Soeistanto  membacakan Pidato Peringatan Hari Bela Negara dari Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional “Alhamdulillah Puji Syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat-Nya kita semua dapat kembali memperingati Hari Bela Negara yang ke-71 pada tahun ini, semenjak Mr. Syafroedin Prawiranegara mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948 di Bukittinggi untuk membela kelangsungan hidup Bangsa dan Negara, berbagai wujud bela Negara telah susul menyusul silih berganti, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap dan akan terus eksis untuk selama-lamanya.”

Soeistanto melanjutkan “ Dewasa ini kita sama-sama cermati bahwa tantangan yang dihadapi bangsa dan Negara kita, semakin hari semakin berat dan beragam bentuknya. Sebagaimana yang telah diingatkan oleh Bung Karno, bahwa perang modern bukan sekedar perang militer, melainkan peperangan yang menyangkut aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian, tidak hanya militer yang berperan membangun ketahanan Indonesia, tapi juga menuntut peran seluruh komponen bangsa demi kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI.”

Soeistanto meneruskan amanatnya “Dalam aktualisasinya, Bela Negara harus disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi oleh masyarakat secara umum serta dilandasi sinergi semua pemangku kepentingan sehingga terwujud kekuatan yang besar untuk mencapai tujuan yang besar pula. Dengan demikian, bela Negara bukan hanya menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun actual, namun juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa dalam jangka panjang yang memerlukan kerja keras serta sinergi bersama secara terus menerus.”

Akhir kata Soeistanto mengucapkan “Selamat Hari Bela Negara Tahun 2019, Jaga selalu persatuan dan kesatuan bangsa, pertebal rasa cinta tanah air dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara sesuai tugas dan profesi masing-masing.” “Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi dan memberkahi segala kesadaran, upaya dan kebersamaan bangsa kita dalam mencapai segenap tujuan dan cita-cita kemerdekaan menuju Manusia Indonesia Paripurna berdasarkan Pancasila.” memberikan kekuatan kepada kita semua untuk terus berusaha semangat juang Bela Negara, aamiin.”

Upacara berlangsung dengan khidmat dan di tutup dengan pembacaan doa oleh Hermansyah selaku petugas pembaca doa.

Kontributor : Nurmala Dewi dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta

Menyambut Hari Raya Natal 2019, WBP Lapas Narkotika Jakarta Ibadah Bersama Keluarga

Jakarta – LapsustikNews – Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta merayakan Natal 2019 dengan meriah bersama keluarga, Rabu (18/12), yang di mulai pukul 14.00 WIB. Acara dilaksanakan di area Gazebo Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, para WBP melaksanakan Ibadah yang dipimpin langsung oleh Pendeta Ev. Joyanda  Sianturi Mth dari Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Menteng. Selain Khotbah, juga ada nyanyian dan pujian yang dibawakan oleh para WBP sendiri.

Perayaan Natal di Lapas Narkotika Jakarta tidak terlihat beda dengan perayaan Natal di luar Lapas. Di mana pada Perayaan Natal kali ini, para WBP bisa beribadah bersama keluarga mereka sehingga perayaan Natal pun terasa lebih hikmat. Dalam Perayaan Natal dihadiri 243 WBP ditambah dengan keluarga yang datang, sehingga total menjadi 495 jemaat. Dalam Khotbahnya Pendeta Joyanda menyampaikan, “Natal adalah momentum Kasih Tuhan bagi semua umat manusia. Kasih Tuhan sesungguhnya bersifat mutlak dan universal, sehingga setiap orang yang memberikan kasih terhadap sesama dapat dikategorikan sebagai orang yang berbakti kepada Tuhan”.

Dalam Perayaan Natal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Eddy Junaedi beserta beberapa Pejabat Struktural, turut hadir dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa “Para WBP bisa dikatakan beruntung, karena di dalam Lapas ini mereka bisa merubah jalan hidupnya menjadi lebih baik lagi dengan terus aktif mengikuti program pembinaan kerohanian”.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dari pemenuhan Hak Warga Binaan dalam rangka pembinaan kerohanian yang bertujuan untuk meningkatkan Ketakwaan dan Keimanan kepada Tuhan bagi umat Kristiani. Selain itu, Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. Sehingga diharapkan tak hanya jasmani saja yang sehat, rohaninya juga”. Eddy menambahkan.

Pada akhir sambutan, Kalapas pun mengucapkan Selamat Natal Tahun 2019 dan Selamat menyongsong Tahun Baru 2020 kepada seluruh WBP dan keluarga yang hadir. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Cinderamata dari Gereja HKBP Menteng kepada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Acara berlangsung khidmat dan WBP beserta keluarganya tampak antusias dan bahagia.

 

Kontributor & Dokumentasi : Gde dan Ayep (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

GIAT SIDAK GABUNGAN AKHIR TAHUN JAJARAN PEMASYARAKATAN BERSAMA TNI-POLRI Di LAPAS NARKOTIKA

Jakarta, Lapsustik News – Menindak lanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal  Pemasyarakatan Nomor : PAS-PK.02.10.01-1442 12 Desember 2019 tentang Pencegahan dan Penindakan Terhadap Peredaran Gelap Narkoba di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan maka Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta bersama gabungan TNI, Polri, Satop Patnal Dirkamtib Ditjenpas dan Satgas Kamtib Kawil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta melaksanakan kegiatan penggeledahan insidentil kamar hunian warga binaan atau sidak yang merupakan salah satu langkah progresif dan upaya serius pemberantasan NARKOBA di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, (17/12) Kegiatan Sidak dilaksanakan  mulai pukul 19.30 s.d 21.30 WIB, diawali dengan kegiatan apel siaga malam. Sidak dipimpin langsung oleh PLT Kepala Lapas (Kalapas), Eddy Junaedi.

Kegiatan Sidak tersebut dilaksanakan untuk meminimalisir benda / barang-barang terlarang dan berbahaya di dalam Lapas seperti Narkoba, HP, Peralatan Elektronik (Listrik / Kabel), dan senjata tajam. Hal tersebut sebagaana diungkapkan oleh Eddy Junaedi dalam amanatnya saat apel. “Bahwa tujuan dari kegiatan sidak malam ini adalah dalam rangka langkah progresif dan serius upaya pemberantasan narkoba di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta,” ucap Eddy Junaedi.

Eddy Junaedi juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut bisa  menjadi langkah awal untuk mendeteksi dini apabila ada prilaku warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menyimpang dari aturan, terutama pada penyalah gunaan narkotika.

Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas berhasil menemukan  handphone, charger, pemanas atau element, kabel-kabel dan beberapa peralatan logam. Petugas juga melakukan tes urine kepada 25 orang WBP dengan hasil negatif,  Hasil temuan tersebut kemudian dibuatkan berita acara penggeledahan dan disimpan di gudang penyimpanan dan bila saatnya nanti akan dilakukan pemusnahan.

Kontributor  : Heri & Syaeful

Studi Tiru Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta Ke Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta,LapsustikNews, Selasa (17/12) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Narkotika Klas IIA Jakarta menerima kunjungan dari Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta dalam  rangka Studi Tiru Persiapan Program Rehabilitasi Tahun Anggaran 2020. Pukul 14.00 WIB Tim dari Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta tiba di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berjumlah 20 orang yang dipimpin langsung oleh Ari Budiningsih selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasie Binadik) dan disambut hangat oleh Lis Susanti selaku Kasubbag Tata Usaha Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kemudian Tim diarahkan ke Area Gedung II dan disambut oleh Soeistanto Poedji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik. Lis Susanti mewakili Plt. Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan “Alhamdulillah, terimakasih atas kunjungan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, mari kita sama-sama belajar untuk mensukseskan Program Rehabilitasi Tahun Anggaran  2020.”

Selanjutnya, Soeistanto menjelaskan  terkait sejauh mana persiapan yang telah dilaksanakan mulai dari sarana dan  prasarana serta kesiapan dari petugas untuk melakukan pelaksanaan Program Rehabilitasi Medis dan Sosial di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta pada tahun 2020. Setelah itu dilanjutkan dengan pemutaran video Profil dari Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dipandu oleh Winanti selaku Psikolog dan Assessor Program Rehabilitasi.

Kemudian dilakukan sesi tanya jawab mengenai program rehabilitasi sosial dan Medis Lapas Narkotika Klas IIA Jakata. Dalam kunjungan yang berlangsung hangat tersebut, tim ingin mengetahui lebih dalam terkait persiapan Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Jakarta yang akan dilaksanakan pada tahun 2020, dimana Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta juga ditunjuk untuk melakukan program  rehabilitasi tersebut.

“Dengan adanya kunjungan  ini, diharapkan  terjalinnya sinergi antar Lembaga Pemasyarakatan yang terinspirasi dari Coorporate University agar kegiatan Program Rehabilitasi Medis dan Sosial di tahun 2020 dapat dilaksanakan denga baik dan sesuai harapan, baik di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sendiri maupun di Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta,” tutur Ari Budiningsih selaku Kasie Binadik Perempuan  Klas IIA Jakarta. 

 Kontributor : Syaeful dan Gde

Lapas Perempuan Klas IIA Malang melakukan Study Tiru Ke Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Tim dari Lapas Perempuan Klas IIA Malang melakukan Study Tiru ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta hari Selasa (10/12/2019). Pukul 12.00 WIB Kedatangan Tim dari Lapas Perempuan Malang berjumlah 23 orang yang dipimpin langsung oleh Ika Yusanti selaku Kepala Lapas Perempuan Malang, mendapat sambutan hangat dari Lis susanti sebagai Kasubbag Tata Usaha Lapas narkotika Klas IIA Jakarta.

Tim kunjungan kemudian di arahkan ke Area Gedung 2 disambut langsung oleh Soeistanto selaku Kasie Binadik beserta jajaran, kegiatan di awali dengan pembacaan doa setelah itu di lanjutkan dengan pemutaran video Profil dari Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan sambutan dari Soeistanto Kasie Binadik yang menjelaskan terkait sejauh mana persiapan yang telah dilaksanakan dari mulai sarana dan prasarana serta kesiapan dari petugas untuk melakukan pelaksanaan program rehabilitasi medis dan sosial di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta pada tahun 2020. Setelah itu di lakukan sesi tanya jawab mengenai program rehabilitasi sosial dan Medis Lapas Narkotika Klas IIA Jakata. Dalam kunjungan yang berlangsung hangat tersebut, tim ingin mengetahui lebih dalam terkait persiapan Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Jakarta yang akan dilaksanakan pada tahun 2020, dimana Lapas Perempuan Malang juga ditunjuk untuk melakukan program rehabilitasi tersebut.

Kemudian acara dilanjutkan dengan mengajak tamu kunjungan untuk berkeliling melihat program yang ada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta diantaranya Program kemandirian yaitu PKBM (Program Kegiatan Belajar Mengajar), Criminon, Komplementer, dan Hafidz Qur’an. Dilanjutkan dengan melihat kegiatan lain yang ada di Klinik Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Tidak hanya itu tim kunjungan juga melihat ke area Balai latihan kerja (BLK), area dapur, area Blok A kemudian Area Kunjungan.

“Dengan adanya kunjungan ini diharapkan terjalinnya sinkronisasi antar Lembaga Pemasyarakatan yang terinspirasi dari Coorporate University agar kegiatan program rehabilitasi medis dan sosial di tahun 2020 dapat dilaksanakan denga baik dan sesuai harapan baik di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sendiri maupun di Lapas Perempuan Malang”pungkas Ika selaku Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Jakarta.

 

Kontributor : Rasyid dan Fahrurrozi

Lapas Narkotika Jakarta raih penghargaan UPT Terbaik Pelayanan Publik Berbasis HAM

LapsustikNews-Jakarta. Sehubungan dengan Surat Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia Nomor HAM-UM.06.01-211 tanggal 4 Desember 2019 Tentang Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM, Lapas Narkotika Jakarta mendapatkan penghargaan kategori (UPT) Unit Pelaksana Teknis Terbaik Pelayanan Publik Berbasis HAM  yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia pada Peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke-71 tahun 2019 yang bertempat di Gedung Merdeka Bandung (10/12).

Penghargaan ini merupakan hasil dari Penilaian Pelayanan Publik Berbasis HAM yang telah terlaksana pada tanggal 13 September 2019 di Lapas Narkotika Jakarta, Total ada 74 UPT seluruh Indonesia yang mendapatkan Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM.

Lapas Narkotika Jakarta adalah salah satu UPT yang meraih penghargaan ini dengan predikat “Sangat Baik” atas upaya melaksanakan Pelayanan Publik yang Berbasis HAM,  Eddy Junaedy Selaku Plt Kalapas Narkotika Jakarta saat dihubungi tim Humas menyampaikan “Ini merupakan apresiasi dari Pimpinan atas hasil kerja keras semua jajaran petugas Lapas Narkotika Jakarta, meskipun tidak mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Namun hal ini tidak boleh membuat kita patah semangat tetapi justru sebaliknya kita harus meningkatkan pelayanan publik kita kepada masyarakat”.

 

 

 

Kontributor : Firman .A