Kegiatan Peningkatan Pemahaman Sadar Hukum Bagi WBP LPN Jakarta Bersama Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta

LapsustikNews –  Senin, (18/11) sebanyak 38 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta mengikuti Kegiatan Peningkatan Sadar Hukum Bersama Tim Penyuluhan Hukum dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta. Adapun WBP yang hadir terdiri dari WBP yang aktif mengikuti kegiatan program Pramuka dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di LPN Jakarta.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Belajar PKBM Pandu Pelajar Mandiri LPN Jakarta Area Gedung 2 Lapas Narkotika Jakarta yang dimulai pada pukul 10.30 s.d 12.00 wib yang diisi oleh David Nur Iman, Sukoco Hendarto dan Eli Sararijani selaku Tim Penyuluh Hukum dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Jumadi sebagai Kepala Subsi Bimkemaswat LPN Jakarta menyambut hangat kedatangan Tim Penyuluh Hukum dan menyampaikan sambutannya “Alhamdulillah, terimakasih banyak atas kehadiran Tim Penyuluh Hukum untuk memberikan Ilmu dan Informasi tentang hukum kepada Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta dan berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan.”  “Semoga dengan adanya kegiatan penyuluhan ini bisa memberikan pemahaman kepada WBP yang terkait dengan hukum sehingga peningkatan kesadaran hukum semakin baik,aamiin.” Ucap Jumadi.

Pada kegiatan penyuluhan ini terdapat 3 materi yang disampaikan oleh para Nara Sumber yaitu pertama materi tentang Peningkatan Kesadaran Hukum Bagi WBP yang disampaikan  oleh  David NurIman menyampaikan “Hukum sebagai perwujudan nilai-nilai yang mengandung arti bahwa kehadirannnya untuk melindungi dan memajukan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, olehnya karena itu, pembinaan nilai disiplin sebagai salah satu indikator hukum sangat perlu dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan dalam rangka peningkatan kesadaran hukum bagi narapidana.

Lalu materi kedua perihal tentang Pembinaan Kesadaran Hukum Bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan yang disampaikan oleh Elli “ Bahwa semua undang-undang dan peraturan pemerintah adalah untuk mengatur ketertiban dan perilaku manusia sehingga tidak akan ada lagi pelanggaran hukum.” Eli menambahkan “Dengan adanya pembinaan kesadaran hukum bagi Narapidana di Lapas bertujuan untuk memberikan pemahaman sadar hukum dengan tidak melanggar aturan hukum seperti salah satunya memahami isi Peraturan Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009.”

Kemudian dilanjutkan  dengan materi ketiga  dengan tema Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang disampaikan oleh Sukoco Hendarto menjelaskan “Kesadaran berbangsa dan bernegara yaitu sikap dan perilaku harus sesuai dengan kepribadian bangsa dan selalu mengkaitkan dirinya dengan cita-cita dan tujuan hidup bangsa Indonesia yg termaktub dalam pembukaan UUD 1945 melalui menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, menumbuhkan rasa memiliki dan patriotisme serta memiliki kesadaran atas tanggung jawab yang menghormati lambang  negara dan mentaati peraturan perundang-undangan.”

Selama kegiatan berlangsung terlihat para WBP LPN Jakarta begitu serius dan antusias menyimak setiap materi yang disampaikan oleh nara sumber. Bahkan Sukoco Hendarto salah satu Nara Sumber menyampaikan kepada Tim Humas “WBP yang mengikuti kegiatan penyuluhan hukum ini sangat antusias dan sangat semangat, terbukti mereka semua aktif ketika kami berikan simulasi tepuk kadarkum, dimana bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan dari kami akan diberi hadiah dan saya perhatikan hampir semuanya berusaha  menjawab.”

Kontributor : Nurmala Dewi dan Tim Dokumentasi LPN Jakarta

Pelatihan Budidaya Perikanan untuk Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta.

LapsustikNews– Sebanyak 50 orang Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta mendapat pelatihan budidaya perikanan oleh Suku Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kota Jakarta Timur, Senin (18/11).

Kegiatan Pelatihan Budidaya Perikanan ini merupakan satu bentuk sinergi antara Lapas Narkotika Jakarta dengan Sudin KPKP Kota Jakarta Timur, kegiatan bertempat di ruang kelas area gedung 2 dimulai pukul 10.00 WIB dibuka dengan sambutan dari Supriyadi Shaleh selaku Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Lapas Narkotika Jakarta atas undangannya dan ini merupakan kali pertama tim dari Sudin KPKP datang ke Lapas Narkotika Jakarta, dilanjutkan sambutan oleh Eddy Junaedi Plt. Kepala Lapas Narkotika Jakarta yang mana dalam sambutannya beliau menyampaikan untuk seluruh WBP harap mengikuti kegiatan tersebut dengan serius, karena ini kali pertama dan juga bisa sebagai bekal keahlian ketika nanti sudah melanjutkan hidup di dunia luar.

Setelah melakukan penjelasan secara teori oleh Sudin KPKP dan beberapa tanya jawab dari WBP, tiba saatnya sesi praktik di kolam budidaya milik Lapas Narkotika Jakarta. Sebanyak 7 orang perwakilan WBP didampingi oleh Soeistanto selaku Kasi Binadik Lapas Narkotika Jakarta dan Tim dari Sudin KPKP Jakarta Timur menerapkan materi yang telah didapatkan pada sesi teori di kelas.

Tampak sangat antusias WBP yang melakukan praktik budidaya tersebut, karena dipandu langsung oleh tim Sudin KPKP Jakarta Timur.

Saat ditemui Tim Humas, Soeistanto Kasi Binadik Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan  “Kegiatan ini bertujuan agar WBP akan punya keahlian setelah keluar dari sini, bahkan tadi Sudin KPKP membuka pintu bagi WBP yang sudah bebas untuk bergabung bersama mereka”.

 

 

Kontributor: Firman. A

Upacara Hari Kesadaran Nasional : Pelayanan Kepada WBP Adalah Prioritas Utama

Lapsustiknews, (18/11/2019). Sudah menjadi rutinitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta, untuk memperingati Hari Kesadaran Nasional pada tanggal tujuh belas (17) setiap bulannya. Upacara ini dilakukan setiap tanggal 17, karena diambil dari tanggal Kemerdekaan Indonesia dengan harapan agar para Pejabat, Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Jakarta dapat memperingati dan mengenang perjuangan para Pahlawan setiap bulannya. Sehingga semangat untuk berjuang dan mengabdi pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, dapat terbarukan. Karena itu, upacara yang diselenggarakan setiap bulannya ini, wajib diikuti oleh setiap Petugas dan WBP Lapas Narkotika Jakarta.

Pada upacara ini, yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Plt Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta Eddy Junaedi, Amd. IP., S. Sos., M. Si. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa seluruh Warga Binaan harus bekerjasama melawan Korupsi, Gratifikasi dan Pungli. Seluruh Pimpinan dan Petugas Lapas Narkotika Jakarta juga harus menghindari praktek Suap, Korupsi, Gratifikasi dan Pungli, sesuai dengan Program Pembangunan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) yang telah dicanangkan pada awal tahun lalu.

Selain itu, peningkatan pelayanan terhadap wargabinaan juga harus menjadi prioritas dan menjadi perhatian serius. Jangan sampai ada Warga Binaan yang merasa tidak dapat dilayani dengan baik. Upacara diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Petugas.

Kontributor : Ayep S