Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Dan Santunan Anak Yatim Bersama Keluarga Besar LPN Jakarta

LapsustikNews : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Dan Santunan sebanyak 40 Anak Yatim bersama Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta di selenggarakan di Mesjid Daarusyifa LPN Jakarta pada hari Rabu, (13/11). Hadir dalam acara ini Usmayadi selaku Sekretaris Walikota Jakarta Timur, Sudirman Has sebagai Koordinator Pengajar Agama Islam di LPN Jakarta beserta rekan-rekan sejawatnya, Ayu Kayla selaku Motivator, Pejabat Pelaksana Teknis (PLT) Kepala LPN Jakarta beserta jajarannya, Pegawai LPN Jakarta, Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), Anak-anak yatim sebanyak 40 dari sekitaran Cipinang Besar Utara dan Sekitar 800 an Santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Mesjid Da’arusyifa LPN Jakarta.

Acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kali ini dimulai pada Ba’da Dzuhur. Setelah Jamaah melaksanakan Ibadah Solat Dzuhur secara Berjamaah, seluruh peserta dengan Khidmat mengikuti rangkaian Kegiatan.

Acara diawali dengan sambutan oleh Edy Junaedi selaku PLT Kalapas Narkotika Jakarta  “Berterima kasih kepada panitia dan tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya acara ini berharap dengan adanya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dapat memberikan kita semua semangat untuk terus berusaha memperbaiki kualitas keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Alloh SWT, dengan mengikuti tauladan Rasul-Nya yang telah memberikan banyak contoh akhlaq yang mulia.” Harapan Edy Junaedi “Semoga Alloh SWT meridhoi atas apa yang kita laksanakan hari ini,aamiin.”

Sebelum tausiyah dimulai acara diisi dengan selingan Motivasi yang diberikan dari Ayu Kayla selaku Motivator menyampaikan kepada Jama’ah para Santri WBP LPN Jakarta “Jangan Putus Asa dari Rahmat Alloh SWT, teruslah berusaha bangkit dan berjuang memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan agar tidak terulang dikemudian hari, karena setiap manusia punya kewajiban untuk berdoa dan berikhtiar mencapai keberhasilan dalam hidup.”

Selanjutnya pembacaan Laporan Kegiatan oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Binadik LPN Jakarta sekaligus Ketua Pelaksana acara menyampaikan “Bahwa kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, merupakan bentuk nyata komitmen dari pembinaan kepribadian kerohanian keagamaan Islam dimana kita ketahui bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan Utusan Alloh SWT sebagai pemimpin Umat Islam yang harus ditiru oleh seluruh Umat Islam.”

Berikut acara dilanjut pembacaan tilawah yang dibacakan oleh 2 Santri terbaik dari WBP LPN Jakarta, disusul dengan sambutan dari Usmayadi selaku Sekretaris Walikota Jakarta Timur “Ini pertama kalinya bagi saya untuk bicara didepan Warga Binaan Lapas, Alhamdulillah saya  bersyukur dan berterimakasih atas undangannya.” Usmayadi menambahkan “Saya sangat bersimpatik dan bangga melihat serta mendengar secara langsung betapa piawainya Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Santri Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta, ayat yang dibawakan sangat fasih.”

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Santri WBP Mesjid Daarussyifa  LPN Jakarta yang berprestasi serta pemberian santunan secara simbolis kepada 3 anak yatim yang diserahkan oleh PLT Kalapas Narkotika Jakarta, Sekretaris Walikota Jakarta Timur dan Ustadz Taufiqurrahman selaku Pengisi Ceramah Tausiyah pada kegiatan ini.

Pada kesempatan ini  Ustadz Taufiqurrahman menyampaikan tauisyahnya kepada seluruh keluarga besar LPN Jakarta “Bahwa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW marilah kita ikuti apa yang menjadi ajarannya,seperti Ibadah Qiyamullail dan Sodaqoh dimana ibadah ini merupakan ibadah yang sangat disukainya.” Taufiqurrahman menambahkan “Jika mengaku cinta pada Nabi Muhammad SAW, maka buktikanlah kecintaan kita dengan mengikuti segala sunnahnya.”

 

Kontributor Berita :  Nurmala Dewi Bersama Tim Dokumentasi LPN Jakarta

Study Lapangan Taruna Poltekip di Lapas Narkotika Jakarta

LapsustikNews-­Rabu 13 November 2019 Lapas narkotika jakarta menerima kunjungan Study Lapangan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum dan HAM, Sebanyak 40 Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Program Pendidikan Bimbingan Kemasyarakatan tingkat 3 didampingi dosen pengajar dengan tema kegiatan “Praktek Assesment High Risk and Need, Problem, Solving dan Pendidikan Anti Korupsi”

Peserta tiba di Ruang Kelas area gedung 2 dan disambut langsung oleh Eddy Junaedi selaku Plt. Kepala Lapas Narkotika Jakarta serta Jajaran Binadik Soeistanto Poedji Djatmiko selaku Kasie Binadik, Jumadi kasubsie Bimkemaswat, Imam Badruttamam Kasubsie Regiatrasi kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ali Muhammad Kepala Prodi Bimbingan Kemasyarakatan Poltekip.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih kepada Jajaran Lapas Narkotika Jakarta atas berkenan menerima kedatangan peserta studi lapangan. Kegiatan study lapangan ini sebagai momen awal, dan untuk selanjutnya Lapas Narkotika Jakarta bisa menjadi menjadi Laboratorium praktik Taruna Poltekip untuk semua program studi. “Ini adalah rumah kalian yang menjadi bagian penting,  jadikan ini sebagai momen berharga bagi kalian karena ini adalah kali pertama praktik berhadapan dengan Narapidana,
Jangan melakukan introgasi kepada Narapidana, ini praktek menilai, wawancara untuk mendapat informasi relevan, valid dan aktual” ucap Ali Muhammad sembari menutup sambutannya.

Dilanjutkan Sambutan oleh Eddy Junaedi, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Lapas Narkotika Jakarta pada tahun 2020 dipercaya untuk melakukan rehabilitasi sosial sebanyak 1000 Warga Binaan Pemasyarakatan dan 400 WBP rehabilitasi medis.
“untuk menentukan WBP yang berhak mendapatkan rehabilitasi diperlukan Asessment.  menempatkan diri bagi WBP bahwa kalian bukan polisi yang akan melakukan introgasi, para Taruna harus sebagai pengayom (solusi) bagi mereka,  kalian akan melakukan Asessment maka akan memberikan solusi dan arah hidup bagi mereka.” Dalam penutup sambutannya Eddy Junaedi berpesan agar para Taruna melebur dengan Pegawai dan WBP.

Setelah sambutan, Taruna terjun langsung praktik melakukan Asessment kepada 20 orang WBP di ruangan kelas, tampak antusias para taruna saat mewawancarai WBP.

 

 

 

 

Kontributor & Dokumentasi :   Firman. A