Melihat Keseruan Lomba Panjat Pinang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 74, Salah satu nya diisi dengan Perlombaan Panjat Pinang. Acara ini di laksanakan di Lapangan Hijau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta, Senin (19/8).


Lomba Panjat Pinang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, terdapat dua buah batang pohon pinang yang ditancapkan di tengah – tengah Lapangan. Dua batang pohon pinang dengan panjang sekitar 10 meter ini diperuntukan khusus untuk peserta lomba Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Jakarta.


Setiap Peserta dalam satu tim terdiri dari 5 Orang, yang mewakili tiap – tiap blok Hunian. peserta wajib bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek, serta tidak diperbolehkan menggunakan menggunakan Alat bantu kecuali tali / sabuk yang terikat di pinggang peserta.


Para peserta nampak bahu – membahu bekerjasama memanjat batang pohon pinang yang sudah dilumuri campuran oli dan tanah liat, setiap regu hanya diberi waktu 7 menit. Hadiah seperti bantal, rokok, mie instan, piring plastik dan hadiah menarik lainnya diikat diatas batang pohon pinang tersebut dan berhak diambil oleh peserta yang berhasil sampai diatas.


Beberapa kali mencoba memanjat selama kurang lebih satu jam, belum ada satu tim pun yang berhasil meraih hadiah di ujung batang. “Susah sekali, sangat licin, mesti ada strategi khusus untuk bisa memanjat sampai atas”, ujar Ucok salah satu peserta lomba di Lokasi.


Akhirnya pada pukul 14.20 WIB, ada 2 peserta tim yang berhasil meraih puncak batang pohon pinang. Wbp nampak sangat antusias mengikuti dan menyaksikan perlombaan panjat pinang ini.

Asep Sutandar, selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta beserta Jajaran pegawai Lapas Narkotika Jakarta turut menyaksikan langsung perlombaan Panjat Pinang ini. “Perlomban berlangsung Sangat Menarik, Peserta saling Bahu – membahu memanjat sampai ke Puncak untuk mendapatkan Hadiah, Mudah2 an dengan adanya perlombaan ini dapat menjadi salah satu hiburan yang positif untuk Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta serta dapat mempererat rasa kebersamaan”, Ujar Asep.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke – 74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2019 di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sabtu (17/8). Sebanyak 150 an orang pegawai dan 500 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti upacara hari ini.

Ada yang unik dalam pelaksanaan Upacara Bendera Hari ini, dalam mengikuti kegiatan tersebut, para pegawai mengenakan busana adat yang menampilkan berbagai ragam adat budaya yang ada di Indonesia. Ada Baju Adat Daerah Papua, Jawa, Sunda, Dayak, Bali, Batak, Padang dan masih banyak lagi Baju Adat dari daerah lain.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Asep Sutandar. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asep Sutandar, Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia, Yasona H Laoly, “Hari ini 74 tahun yang lalu, Kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan. Kita patut bersyukur karena hingga tahun ke 74 bangsa indonesia masih mampu eksis dan berdiri kokoh berlandaskan Pancasila, Undang – undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

“Tema Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini adalah “SDM Unggul Indonesia Maju” ini sangat tepat jika dikaitkan dengan kondisi bangsa indonesia yang saat ini sedang mencurahkan semua potensi dan sumber daya menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.

“Faktor Sumber Daya Manusia, menjadi kunci utama berhasilnya sebuah tujuan organisasi, demikian juga di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, oleh karena itu maka pengelolaan ASN Aparatur dan peningkatan kapasitas SDM menjadi perhatian yang lebih prioritas di tahun belakangan ini”.

“Saatnya mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan perkembangan zaman, sehingga Indonesia menjadi bangsa besar serta mampu berkompetisi di tingkat dunia”.

“Sebagai Kado bagi Ulang Tahun Kemerdekaan kita yang ke 74 ini, mari kita buktikan bahwa seluruh ASN Kementerian Hukum dan HAM mampu menjadi insan pengayoman yang unggul dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan di negeri ini”.

“Dirgahayu Negara Kesatuan Republik Indonesia, Tuhan Yang Maha Esa akan senantiasa menjagamu, dan kami siap menjadi pelindungmu. Jayalah Bangsaku, Jayalah Negeriku, Kementerian Hukum dan HAM “PASTI” Berkarya untuk Bangsa dan Negara Indonesia Tercinta,  ucap Asep Sutandar”.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibacakan nama – nama Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta yang berhak mendapat Remisi  Umum 17 Agustus Tahun 2019, adapun Warga Binaan Pemasyarakatan yang memenuhi syarat administrasi dan subtantif sebanyak 880 Orang.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

Heboh! Keseruan WBP Lapas Narkotika Jakarta ikuti lomba 17an

Jakarta, LapsustikNews – Jum’at, (16/08) Masih Dalam rangka kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-74, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta mengadakan kegiatan lomba antar antar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang di laksanakan di Area Lapangan Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan Lomba dimulai pukul 08.00 WIB diikuti oleh WBP perwakilan setiap Blok dan Program yang dengan antusiasnya mengikuti perlombaan tersebut. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Asep Sutandar selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Hermansyah selaku staf Seksi Bimbingan Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Asep Sutandar menyampaikan “Kegiatan lomba ini sebagai agenda rutin dalam rangka meyambut HUT RI, saya menghimbau agar Warga Binaan berpartisipasi mengikuti kegiatan daripada hanya berdiam di kamar saja dan untuk para pemenang saya akan kasih hadiah spesial. Untuk seluruh peserta lomba selamat berjuang, tetap semangat dan Junjung tinggi sporitiftas dalam kegiatan ini’.

“Lomba ini masih dalam serangkaian kegiatan menyambut HUT RI Ke-74, Ada 5 Jenis lomba yang diadakan yaitu Lomba makan kerupuk, makan oreo, memindahkan air, estafet baju, dan estafet balap karung, dan untuk Final Lomba Menyanyi “Lapsustik Idol” akan berlangsung nanti sore akan ada yang spesial karena mendatangkan Joy Tobing dan Saipul Jamil sebagai Juri Tamu final Lapsustik Idol.” Ucap Jumadi selaku Kepala Sub Seksi Bimkemaswat.

Salah seorang warga binaan berinisial “A” yang turut berpartisipasi dalam lomba sangat merasa senang dengan adanya kegiatan ini “kegiatan ini sangat menghibur kami Warga Binaan Lapas. Selain itu juga mampu menumbuhkan rasa persaudaraaan di antara kami”ucapnya.

 

 

 

(Kontributor:Firman, Dokumentasi:Budi Leksono)

Semarak Tarian Kolosal Pemecahan Rekor MURI “Indonesia Bekerja, Indonesia Jaya” Di LPN Jakarta

Jakarta, LapsustikNews –  Jum’at, (15/08) Petugas Pemasyarakatan Beserta Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta, mengikuti kegiatan tari kolosal secara serentak  dalam rangka menyambut datangnya Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)  Ke-74 Republik Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dengan menggunakan Aplikasi Zoom yang dipusatkan di Lapas Tangerang Klas I, kegiatan tari kolosal Indonesia Bekerja dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Ibu Sri Puguh Utami yang diikuti oleh 200 ribu orang Peserta Insan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang nantinya akan memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Di LPN Jakarta sendiri 400 WBP beserta petugas mengikuti kegiatan tari kolosal ini dengan antusias dan semangat. Kepala LPN Jakarta Asep Sutandar menyampaikan kepada Tim Humas LPN Jakarta “ Kegiatan ini diselenggarkan atas gagasan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang sudah seharusnya kita dukung dengan semangat karena Tari Kolosal Indonesia Bekerja  merupakan bentuk ekspresi dan bukti bahwa mereka yang ada di dalam Lapas masih bisa berkarya dan berekspresi, selain itu Tarian ini mengemban misi untuk memecahkan rekor MURI.”

Direktur Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan sambutannya “ Terima kasih kepada semua unsur yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Tari Kolosal Indonesia Bekerja dimana kita bersama-sama berusaha untuk memecahkan rekor MURI kembali.” Utami sapaan akrabnya menambahkan “ Koreografi Tari Kolosal adalah WBP, mereka tidak akan bisa ciptakan tarian bila tidak dibina Petugas yang berkapasitas serta bila tidak didukung oleh masyarakat, tentu hal ini tidak akan terjadi,” Tutur Utami.

Selain itu sebelumnya Dodot Adikoeswanto selaku Ketua Panitia yang juga Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama menuturkan kegiatan ini diikuti tiga unsur, yakni Petugas Pemasyarakatan, WBP dan Masyarakat. Dalam laporannya Dodot menjelaskan “Ini adalah bentuk ekspresi WBP bahwa mereka selama pidana dapat pembinaan dibawah bimbingan Petugas dan dukungan Masyarakat untuk siap berintergrasi kembali menjadi manusia yang bertanggungjawab.”

Acara tari kolosal berlangsung meriah seluruh Petugas dan WBP menikmati dan mengikuti semua gerak tarian dengan kompak. Terlihat dari setiap gerakan dimulai dengan bersama dan diakhiri teriakan “PASTI” dengan bersama-sama penuh semangat yang menandakan bahwa apapun yang dijalani harus dihadapi dengan optimis dan harus punya motivasi yang baik.

Kontributor Nurmala Dewi

 

Meriah ! Audisi Sustik Idol 2019, Juri : Peserta Audisi Sudah Mampu Bersaing dengan Vokalis Diluar

Jakarta, LapsustikNews – Rabu, (14/08) Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-74, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta mengadakan kegiatan lomba menyanyi antar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertajuk “Lapas Narkotika Idol” yang di laksanakan di Area Gazebo Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan Lomba dimulai pukul 13.00 WIB dan diikuti oleh 19 orang WBP Lapas Narkotika Jakarta yang dengan antusiasnya mengikuti perlombaan tersebut. Perlombaan semakin meriah  karena acara dipimpin langsung oleh Winanti sebagai MC dan Soeistanto, Dian, La Ode sebagai Juri, para juri tersebut merupakan pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

Selama perlombaan berlangsung terlihat semua peserta tampil dengan performa terbaiknya. Peserta menyanyikan beragam genre lagu. Mulai dari Pop, dangdut, reggae, hingga Lagu Nasional.

Jumadi sebagai Kasubsi Bimkemaswat Lapas Narkotika Jakarta yang juga selaku Koordinator kegiatan lomba menyanyi antar WBP Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Audisi ini merupakan  rangkaian perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74, tujuan dari perlombaan ini adalah sebagai ajang pencarian bakat dan menyalurkan hobi untuk WBP Lapas Narkotika Jakarta”. Kegiatan ini berlangsung selama Dua hari, pada hari ini 14/08/19 dan besok Kamis. lanjut Jumadi.

Tidak ketinggalan, Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta ikut memberikan tanggapan terkait kegiatan tersebut, “Audisi ini merupakan audisi tahunan dalam rangka menyambut HUT RI, audisi ini merupakan salah satu perlombaan yang banyak diminati. Selain untuk berkompetisi, audisi ini bertujuan untuk menumbuhkan Jiwa Nasionalisme bagi para peserta khususnya “ Pungkasnya.

 

 

 

Kontributor

Syaeful

 

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Kegiatan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta diawali dengan mengumandangkan Gema Takbir Bersama yang di ikuti oleh Pegawai dan Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta dengan diiringi pemukulan bedug di Area gazebo, Sabtu (10/8) malam.


Kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Idul Adha berjamaah di lapangan Hijau, pada Minggu (11/8) Pagi. Bertindak selaku imam, yaitu Uztadz H. Sudirman HAS, SE. Dan selaku Khotib Uztadz Mukhlisin S.Ag. yang dalam kesempatan ini mengambil Tema “Implementasi Konsep Qurban dalam Kehidupan Seorang Muslim”, dalam ceramahnya.

Kalapas Narkotika Jakarta Asep Sutandar menyampaikan dalam Sambutanya, “Saya mengucapkan Terima Kasih kepada Seluruh Panitia Kurban atas Kerja Kerasnya, sehingga dapat terlaksananya Rangkaian Kegiatan Perayaaan Hari Raya Idul Adha Tahun ini di Lapas Narkotika Jakarta dengan Baik”.


“Saya selaku pimpinan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah berkurban baik sapi maupun kambing, baik itu dari yayasan, rekan-rekan pegawai maupun para warga binaan. Mudah-mudahan amal ibadah kita semua mendapat balasan dari Allah SWT, aamiin”.

“Hari Raya Idul Adha adalah dalam Rangka untuk menguji ketaatan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, Manusia hendaknya rela berkurban, sekalipun itu demi masyarakat, bangsa, dan negara. Saya mengharapkan kegiatan Idul Adha ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tutupnya.


Menurut ketua panitia perayaan Idul Adha Lapas Narkotika Jakarta, Jumadi. “Idul Adha 1440 H terkumpul hewan kurban sebanyak 21 ekor kambing dan 9 ekor sapi. Pihak yang telah menyumbangkan hewan kurban meliputi warga binaan, pegawai lapas, koperasi pegawai, Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bank BRI Cabang Jatinegara dan para mitra Lapas Narkotika Jakarta. Sedangkan daging hewan kurban tersebut akan dibagikan untuk warga binaan Lapas Narkotika Jakarta yang saat ini berjumlah 2458 an orang”. Pembagian dalam bentuk sudah dimasak oleh dapur Lapas.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-74, LPN Jakarta Meriahkan Dengan Kegiatan Lomba Antar Pegawai

Jakarta, LapsustikNews – Jum’at, (09/08) Dalam rangka menyambut datangnya Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-74, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Jakarta meriahkan dengan kegiatan lomba antar pegawai yang di laksanakan di Lapangan Apel Pegawai di Gedung I LPN Jakarta.

Kegiatan Lomba dimulai setelah seluruh pegawai melaksanakan senam pagi bersama dan diikuti seluruh staff pegawai termasuk para Pejabat Struktural LPN Jakarta yang dengan antusiasnya mengikuti rangkaian demi rangkaian acara tersebut.

Selama lomba berlangsung terlihat semua peserta begitu menikmati, dengan keseruan canda tawa lepas melebur menjadi satu, saling bekerjasama baik antar Pegawai maupun dengan Pejabat Struktural yang juga ikut aktif memeriahkan kegiatan lomba ini.

Bahkan Asep Sutandar selaku Kepala LPN Jakarta nampak senang dengan keterlibatannya berbaur melebur ikut menjadi peserta beberapa lomba dengan tertawa bahagia Asep Sutandar menikmati suasana keseruan lomba.

Lis Susanti sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha LPN Jakarta yang juga selaku Koordinator kegiatan lomba antar pegawai LPN Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Lomba ini selain dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia sekaligus meningkatkan rasa cinta kepada Bangsa serta untuk meningkatkan hubungan silaturrahmi antar Pegawai dengan Pejabat Struktural melebur menjadi satu, meningkatkan sinergitas agar tumbuh keharmonisan diantara semua petugas LPN Jakarta.”

Dahliya Maharani salah satu Pegawai LPN Jakarta yang berperan menjadi MC dalam acara kegiatan lomba menyampaikan kepada Tim Humas “Ada 5 macam lomba yang diikuti oleh para peserta antara lain Lomba Balap Karung, Kelereng Dalam Sendok, Makan Kerupuk, Memasukan Paku ke dalam Botol dan Tarik Tambang.” Selain itu Dahliya menambahkan “Untuk Lomba Tarik Tambang sistemnya bukan personal tetapi berbentuk Tim atau Group yang terdiri dari 6 orang peserta, sedangkan lomba yang lainnya diikuti secara personal pegawai.”

Agustina Ayu Lestari selaku Seksi Acara menyampaikan kepada Tim Humas “Juara I,II dan III Lomba Balap Karung berhasil diraih oleh Ayep, Andi dan Ibnu kemudian Juara I,II, dan III Lomba Kelereng dalam sendok diraih oleh Dity, Rizki dan Dian, Selanjutnya Juara I,II dan III Lomba Makan Kerupuk diraih oleh Tina, Sadi dan Suprianto yang juga selaku Kepala Subsi Keamanan LPN Jakarta, Berikutnya untuk Juara I,II dan III Memasukan Paku ke dalam botol dimenangkan oleh Ibnu, I Gde dan Widya sedangkan Juara I dan II Lomba Tarik Tambang dimenangkan Tim Andi Toyib dan Farid Wajdi yang juga selaku Kepala Subsi Pelaporan dan Tata Tertib LPN Jakarta.”

Kontributor Nurmala Dewi dan Dokumentasi Ayep