70 Siswa WBP PKBM Pandu Pelajar Mandiri Sustik Jakarta Ikuti Kegiatan Praktek Mengajar Bersama Mahasiswa UNJ di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri Sustik Jakarta Hari Selasa, (18/06) pukul 10 pagi tadi melaksanakan kegiatan praktek mengajar yang diikuti 70 Siswa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, 13 Pengurus PKBM Pandu Pelajar Mandiri  bersama Dosen dan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Ruang Praktikum Belajar Gedung II Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

 

Kegiatan Praktek Belajar Mengajar ini disambut baik oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Bina Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Dalam sambutanya Soesitanto mengucapkan “ Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan praktek mengajar ini yang diselenggarakan dari pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ-red).” “Saya berharap semoga kegiatan ini terus terjalin dan berjalan baik untuk kedepannya,karena kegiatan ini sangat memberikan manfaat untuk warga binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta khususnya yang mengikuti program kejar paket sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri, kelak bisa memberikan bekal keterampilan saat bebas nanti.” Ucap Soeistanto

Yeyet selaku Dosen dari UNJ yang turut mendampingi Mahasiswanya menyampaikan sambutannya “Terima kasih banyak  atas sambutan dan kesempatan bagi kami, untuk bisa hadir melaksanakan praktek mengajar yang memang sudah menjadi agenda program kami dalam proses mengajar.” “Alhamdulillah saya lihat semua siswa WBP yang hadir disini mengikuti kegiatan dengan baik dan tertib.” Yeyet menambahkan “Semoga kedepannya kegiatan mengajar terus berlanjut dan berjalandengan lebih baik lagi.”

Dalam hal ini Hermansyah selaku Pegawai  yang juga berperan sebagai Kepala Sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjelaskan kepada Tim Humas “ Bahwa pelaksanaan kegiatan praktek mengajar ini merupakan tindaklanjut MOU kesepakatan yang telah dibuat sejak tahun 2018 disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Hermansyah juga menyampaikan “ Praktek mengajar ini berlangsung selama 3 hari, dimulai dari tanggal 18 Juni 2019 s.d 21 Juni 2019 dan  dibagi 2 keolompok tiap harinya masing-masing kelompok beranggotakan 8 mahasiswa dari UNJ.”

Selama proses mengajar berlangsung, semua siswa WBP yang hadir terlihat begitu semangat dan antusias mengikuti setiap pengajaran yang diberikan. Terbukti dengan sosialisasi dan komunikasi dialog terjalin aktif baik antara siswa dan Tim pengajar pada saat memberikan ilmu prakteknya dalam membuat keterampilan tas dan bantal sofa.

 

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

PELATIHAN METODE E-LEARNING DENGAN TEMA REFORMASI BIROKRASI

Jakarta, Lapsustiknews – Penetrasi internet di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat beberapa tahun belakangan ini. Hal tersebut diikuti dengan sejumlah tren positif antara peralihan sistem belajar offline ke online (E-learning). E-learning adalah hasil nyata untuk sebuah kemajuan pada bidang teknologi yang sangat bermanfaat. E-learning bisa semaksimal mungkin diaplikasikan secara langsung untuk mengembangkan sumber daya manusia yang dimiliki sebuah perusahaan, begitu juga yang dilakukan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam menindaklanjuti surat  Kepala Pusat Pengembangan DIKLAT Teknis dan Kepemimpinan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor : SDM.2.SM.02.03–570 tanggal 17 Mei 2019 untuk mengikuti pelatihan dengan metode E-learning gelombang IX Angkatan XXXV dan XXXVI, maka berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Biro Kepegawaian Kementerian Hukum dan HAM RI, Maka Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor : W.10.SM.02.03-144 memerintahkan anggotanya sebanyak 20 orang untuk mengikuti pelatihan dengan metode E-learning gelombang IX angkatan XXXVI Tahun Anggaran 2019 selama 12 hari terhitung mulai tanggal 17 s.d 29 Juni 2019.

Kegiatan Metode E-learning hari ini (18/9) dibuka pada pukul 08:00 sampai dengan pukul 10:00 dengan materi tentang Hakikat Reformasi Birokrasi. Didalam proses pemberian materi oleh widyaswara, dilakukan forum diskusi terkait dengan materi yang diberikan. Jadi para peserta E-learning dapat bertukar pikiran dengan peserta yang lainnya. Kemudian pada pukul 10:00 s/d 14:00 diberikan post test seputar materi yang telah didiskusikan.

Abdur Rasyid Sirait Selaku Pegawai Lapas Narkotika Jakarta yang menjadi salah satu peserta E-learning Gelombang IX angkatan  XXXVI ini, menyampaikan kepada Tim Humas “Ujian E-learning yang diselenggarakan oleh BPSDM sangat berguna khususnya bagi ASN muda dalam mendalami pengetahuan mengenai Reformasi Birokrasi. Penyelenggaraan E-learning juga sangat memudahkan peserta dalam melakukan pembelajaran yang bisa dilakukan dimana saja.”

Kegiatan metode E-learning pada hari ini berjalan dengan baik dan lancar.

Kontributor : Thoyib Andi W