Penyerahan Sertifikat Kelulusan Dan Pembukaan Kelas Baru Criminon

Jakarta, lapas-narkotikajkt.com  – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik Lapas Narkotika klas IIA Jakarta, Soeistanto Pudji Djatmiko, menutup secara resmi kelas rehabilitasi criminon dan penyerahan sertifikat kepada 29 Siswa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Criminon angkatan 35, sekaligus acara pembukaan kelas bagi 30 orang siswa baru dengan penyerahan kaos program criminon secara simbolis kepada siswa baru angkatan 36, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin (24/6). Dalam sambutannya, Soeistanto berharap terhadap para siswa yang telah menjalani program rehabilitasi di lapas Narkotika Klas IIA Jakarta benar-benar terbebas dari Narkoba dan untuk yang baru memulai program diharapkan untuk serius serta sungguh-sungguh menjalani dan mengikuti program yang diberikan di Lapas.

“Terbebas dari Lingkaran Gelap Narkoba memang sulit, akan tetapi para pecandu pasti bisa terbebas dari lingkaran gelap Narkoba, asalkan mempunyai niat,kemauan dan kegigihan dari lubuk hati yang terdalam untuk bebas Narkoba”, ucap pria yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika KlAS IIA Jakarta tersebut.

Salah satu siswa kelas rehabilitasi Criminon yang telah lulus dan menerima sertifikat, berinisial SF yang ditemui Tim Humas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengutarakan ucapan terimaksih yang sebesar-besarnya terhadap Lapas Narkotika. “ Saya tidak pernah terpikir bisa keluar dari Belenggu Narkoba, tetapi dengan program rehabilitasi criminon ini saya berupaya terlepas dari jerat Narkoba”, Tutur MA

Wajah-wajah ceria dan optimis menatap kehidupan yang baru tanpa Narkoba terpancar dari para siswa yang telah selesai menjalani program rehabilitasi criminon serta pancaran kegigihan tesirat dari wajah siswa criminon yang akan mengikuti kelas rehabilitasi criminon di Lapas Narkotika klas IIA Jakarta.

 

Kontributor: Eky (tim humas, www.lapas-narkotikajkt.com)

KEGIATAN PELATIHAN PENGAMANAN TINGKAT DASAR BAGI PETUGAS LAPAS DAN RUTAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KLAS IIA JAKARTA

Jakarta, Lapsustiknews – Sebanyak 40 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 5 orang wanita melakukan kegiatan pelatihan pengamanan di Lapas Narkotika Jakarta Klas IIA Jakarta, Rabu (26/6). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta Asep Sutandar, dalam sambutannya Asep mengatakan “Saya juga dulu berawal dari Anggota jaga sama seperti kalian ini, jadi jangan pernah berkecil hati dengan jabatan kalian saat ini, Semangat untuk para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini, semoga para peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik agar tetap mempertahankan integritasnya sebagai petugas lapas atau Rutan.” Selanjutnya para peserta diperintahkan oleh Bapak Kalapas untuk memperkenalkan diri masing-masing dan asal Unit Pelaksana Teknis (UPT) para peserta, setelah itu diberikan penayangan profil Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Sebelum memulai kegiatan simulasi pengamanan para peserta dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari 10 orang pada tiap kelompoknya. Simulasi pengamanan dibagi menjadi 9 tahapan yaitu:

  1. Praktek apel petugas pengamanan tingkat dasar
  2. Praktek serah terima tugas pengamanan
  3. Praktek penjagaan, Tempat : P2U
  4. Praktek pengawalan dan penggunaan sarana pendukung (borgol tangan)
  5. Praktek penguncian blok dan kamar hunian, Tempat : Blok C
  6. Praktek penggeledahan dan standar kesehatan, Tempat : Blok C
  7. Praktek kontrol dan penindakan gangguan kamtib, Tempat : Blok C
  8. Praktek pengendalian lingkungan, Tempat : Steril area (Antara Gedung 2 dan Gedung 3)
  9. Praktek penindakan gangguan kamtib keadaan tertentu, Tempat : Blok C

“Dimohon untuk para peserta kegiatan pelatihan pengamanan agar dapat mengikuti kegiatan pelatihan pengamanan ini dengan sungguh-sungguh”, ujar Rico selaku pengajar.

Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan para peserta mengikuti tahapan-tahapan dengan baik.

Rico menyampaikan kepada tim humas, “bahwa kegiatan pelatihan pengamanan ini sangat penting agar para peserta dapat memahami secara teori dan secara Praktek bagiamana SOP pengamanan secara baik dan benar.”

Kontributor : Thoyib Andi W

 

 

Rombongan Delegasi LSM Belanda Melihat Lebih Dekat tentang Program Pembinaan di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta menerima kunjungan Rombongan Delegasi Lembaga Swadaya Masyarakata (LSM)  Belanda, The Reclassering Netherland Probation Service (RNPS), pimpinan Anne Marie Bruist, Selasa (25/6).

Rombongan diterima Langsung oleh Kalapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar beserta Jajaran. Hadir pula dalam Rombongan, Perwakilan dari Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI dan Perwakilan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Di awal acara, Delegasi di pertontonkan Film pendek mengenai Profil Singkat Lapas Narkotika Jakarta, kemudian di lanjutkan dengan Sambutan dari Kalapas Narkotika Jakarta.

Asep mengucapkan “Selamat Datang di Lapas Narkotika Jakarta kepada para Delagasi, Lapas Narkotika Jakarta ini adalah Lapas Khusus yang di peruntukan untuk para pelanggar hukum yang terlibat dalam kasus Narkotika. Selain melaksanakan fungsi Keamanan, disini juga memberikan Program Pembinaan. Ada 2 Program Pembinaan yaitu Program Pembinaan Kepribadian dan Program Pembinaan Kemandirian. Pembinaan Kepribadian antara lain Pembinaan Keagamaan, adapun Pembinaan Keterampilan yaitu Program Pembentukan Keterampilan yang di peruntukan bagi Warga Binaannya. Kami memiliki banyak Produk yang di hasilkan oleh warga Binaan. Produk – produk tersebut kita bantu pasarkan di luar”.

Dalam Sambutannya Delegasi Belanda yang diwakili oleh Anne mengucapkan “Terima Kasih atas waktu dan tempat yang di berikan oleh lapas Narkotika Jakarta, sehingga rombongan Delegasi diberikan kesempatan untuk dapat melihat lebih dekat Program Pembinaan yang ada di Lapas”.

“Kami Sebuah Institusi Independen yang di biayai oleh Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan dan keadilan Belanda. Kami melakukan pendampingan dan monitoring sebagai pekerja sosial di Lapas, bekerja sama dengan Universitas Saxion di Kota Apeldoorn. Kami ingin belajar satu sama lain di Lapas Narkotika Jakarta, kata Anne Marie Bruist, yang juga Chairman The Center for Internatioanal Legal Corporation”.

Delegasi sangat antusias melihat Produk Pembinaan untuk Warga Binaan baik di Kelas Program Pembinaan Kepribadian maupun Produk Kerajinan Tangan yang di pamerkan di Galery Balai Latihan Kerja, Pada Kesempatan ini pimpinan Delegasi RNPS Anne Marie Bruist mengaku terpesona dengan berbagai program pembinaan bagi para narapidana di Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

70 Siswa WBP PKBM Pandu Pelajar Mandiri Sustik Jakarta Ikuti Kegiatan Praktek Mengajar Bersama Mahasiswa UNJ di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri Sustik Jakarta Hari Selasa, (18/06) pukul 10 pagi tadi melaksanakan kegiatan praktek mengajar yang diikuti 70 Siswa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, 13 Pengurus PKBM Pandu Pelajar Mandiri  bersama Dosen dan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Ruang Praktikum Belajar Gedung II Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

 

Kegiatan Praktek Belajar Mengajar ini disambut baik oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Bina Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Dalam sambutanya Soesitanto mengucapkan “ Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan praktek mengajar ini yang diselenggarakan dari pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ-red).” “Saya berharap semoga kegiatan ini terus terjalin dan berjalan baik untuk kedepannya,karena kegiatan ini sangat memberikan manfaat untuk warga binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta khususnya yang mengikuti program kejar paket sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri, kelak bisa memberikan bekal keterampilan saat bebas nanti.” Ucap Soeistanto

Yeyet selaku Dosen dari UNJ yang turut mendampingi Mahasiswanya menyampaikan sambutannya “Terima kasih banyak  atas sambutan dan kesempatan bagi kami, untuk bisa hadir melaksanakan praktek mengajar yang memang sudah menjadi agenda program kami dalam proses mengajar.” “Alhamdulillah saya lihat semua siswa WBP yang hadir disini mengikuti kegiatan dengan baik dan tertib.” Yeyet menambahkan “Semoga kedepannya kegiatan mengajar terus berlanjut dan berjalandengan lebih baik lagi.”

Dalam hal ini Hermansyah selaku Pegawai  yang juga berperan sebagai Kepala Sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjelaskan kepada Tim Humas “ Bahwa pelaksanaan kegiatan praktek mengajar ini merupakan tindaklanjut MOU kesepakatan yang telah dibuat sejak tahun 2018 disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Hermansyah juga menyampaikan “ Praktek mengajar ini berlangsung selama 3 hari, dimulai dari tanggal 18 Juni 2019 s.d 21 Juni 2019 dan  dibagi 2 keolompok tiap harinya masing-masing kelompok beranggotakan 8 mahasiswa dari UNJ.”

Selama proses mengajar berlangsung, semua siswa WBP yang hadir terlihat begitu semangat dan antusias mengikuti setiap pengajaran yang diberikan. Terbukti dengan sosialisasi dan komunikasi dialog terjalin aktif baik antara siswa dan Tim pengajar pada saat memberikan ilmu prakteknya dalam membuat keterampilan tas dan bantal sofa.

 

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

PELATIHAN METODE E-LEARNING DENGAN TEMA REFORMASI BIROKRASI

Jakarta, Lapsustiknews – Penetrasi internet di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat beberapa tahun belakangan ini. Hal tersebut diikuti dengan sejumlah tren positif antara peralihan sistem belajar offline ke online (E-learning). E-learning adalah hasil nyata untuk sebuah kemajuan pada bidang teknologi yang sangat bermanfaat. E-learning bisa semaksimal mungkin diaplikasikan secara langsung untuk mengembangkan sumber daya manusia yang dimiliki sebuah perusahaan, begitu juga yang dilakukan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam menindaklanjuti surat  Kepala Pusat Pengembangan DIKLAT Teknis dan Kepemimpinan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor : SDM.2.SM.02.03–570 tanggal 17 Mei 2019 untuk mengikuti pelatihan dengan metode E-learning gelombang IX Angkatan XXXV dan XXXVI, maka berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) Biro Kepegawaian Kementerian Hukum dan HAM RI, Maka Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor : W.10.SM.02.03-144 memerintahkan anggotanya sebanyak 20 orang untuk mengikuti pelatihan dengan metode E-learning gelombang IX angkatan XXXVI Tahun Anggaran 2019 selama 12 hari terhitung mulai tanggal 17 s.d 29 Juni 2019.

Kegiatan Metode E-learning hari ini (18/9) dibuka pada pukul 08:00 sampai dengan pukul 10:00 dengan materi tentang Hakikat Reformasi Birokrasi. Didalam proses pemberian materi oleh widyaswara, dilakukan forum diskusi terkait dengan materi yang diberikan. Jadi para peserta E-learning dapat bertukar pikiran dengan peserta yang lainnya. Kemudian pada pukul 10:00 s/d 14:00 diberikan post test seputar materi yang telah didiskusikan.

Abdur Rasyid Sirait Selaku Pegawai Lapas Narkotika Jakarta yang menjadi salah satu peserta E-learning Gelombang IX angkatan  XXXVI ini, menyampaikan kepada Tim Humas “Ujian E-learning yang diselenggarakan oleh BPSDM sangat berguna khususnya bagi ASN muda dalam mendalami pengetahuan mengenai Reformasi Birokrasi. Penyelenggaraan E-learning juga sangat memudahkan peserta dalam melakukan pembelajaran yang bisa dilakukan dimana saja.”

Kegiatan metode E-learning pada hari ini berjalan dengan baik dan lancar.

Kontributor : Thoyib Andi W

MENIMBA ILMU DARI BALIK TEMBOK PENJARA

Jakarta, Lapsustiknews – Belajar itu bisa dimana saja dan kapan saja, dengan belajar kita mendapatkan banyak ilmu, karena ilmu itu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu yang akan menjaga kita sedangkan harta, kitalah yang menjaganya. Siapa saja boleh belajar tak terkecuali para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Jakarta. Pada hari ini PKBM yang ada di Lapas Narkotika Jakarta yang bernama Pandu Pelajar Mandiri membuka penerimaan murid baru untuk para WBP Lapas Narkotika Jakarta, Jum’at (14/6).

Hermansyah selaku petugas Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas) dan juga selaku Kepala sekolah PKBM Pandu Pelajar Mandiri Menyampaikan kepada tim humas “kegiatan ini sangat penting karena disinilah kita bisa menjelaskan kepada siswa baru tentang visi dan misi sekaligus tata tertib PKBM, agar siswa baru betul-betul memahaminya sehingga tidak ada lagi siswa yang putus ditengah jalan karena jenuh atau alasan tidak nyaman, jadi mereka siap lahir bathin, sungguh-sungguh dan ikhlas dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di PKBM Pandu Pelajar Mandiri”.

Kegiatan penerimaan siswa baru berjalan dengan aman dan tertib. Para WBP yang mendaftar sebagai siswa baru di PKBM Pandu Pelajar Mandiri sebanyak paket C 32 orang, paket B 26 orang dan Paket A 6 orang.

“Semoga kedepannya semakin banyak lagi WBP yang mendaftar Sebagai siswa baru di PKBM Pandu Pelajar Mandiri ini”, ucap Hermansyah.

Kontributor : Thoyib Andi W

JUM’AT SEHAT ALA WBP LAPAS NARKOTIKA JAKARTA

Jakarta, Lapsustiknews – Setelah kebutuhan rohani terpenuhi selama bulan ramadhan kini para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Narkotika Jakarta memenuhi kebutuhan jasmani mereka dengan melakukan kegiatan senam pagi, jum’at (14/6). Kegiatan senam pagi ini dimulai dari pukul 07.30 WIB dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta dan 3 petugas Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas). Dipandu oleh 3 orang instruktur senam para WBP sangat antusias dalam mengikuti kegiatan senam pagi tersebut, kegiatan senam pagi ini diikuti kurang lebih 500 WBP dan kegiatan ini berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

Rusli Amin selaku petugas Bimpas dan koordinator senam pagi WBP lapas Narkotika Jakarta menyampaikan “ Alhamdulillah Kegiatan senam pagi WBP hari ini berjalan dengan baik walaupun belum semua WBP yang ikut tapi setidaknya ada kurang lebih 500 WBP yang ikut terdiri dari santri dan yang ikut program”.

Kegiatan senam pagi ini memang menjadi kegiatan rutin para WBP Lapas Narkotika Jakarta di hari Jum’at. kegiatan senam pagi ini bertujuan agar para WBP Lapas Narkotika Jakarta tetap terjaga kondisi kesehatannya.

Kontributor : Thoyib Andi W

Jajaran Petugas Lapsustik Jakarta Laksanakan Apel Pagi Serentak 10 Juni 2019 Setelah Berakhirnya Cuti Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1440H

Jakarta, Lapsustik News  Menindaklanjuti surat edaran dari Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor surat :SEK-03.KP.09.04 Tahun 2019 tanggal 29 Mei 2019 perihal Pemantauan Kehadiran Aparatur Sipil Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440H. Maka Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika Klas IIA Jakarta melaksanakan Apel Pagi serentak, Senin (10/05) yang diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural, Pegawai Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan Tertentu (JFT) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang digelar di Lapangan Apel Gedung I Lapas Narkotika Jakarta.

Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bertindak sebagai Pembina Apel menyampaikan amanatnya sebagai berikut :

  1. “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Jajaran Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta terutama kepada Tim Layanan Kunjungan PNS Muda yang telah bersama-sama saling membantu mensukseskan kegiatan Layanan Kunjungan Hari Raya yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 05,06 dan 07 Juni 2019 yang dilaksanakan di Gedung II dan III Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.”
  2. “Saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas komitmen kerja yang dibuktikan melalui Apel Pagi Hari ini serentak kita laksanakan setelah berakhirnya cuti bersama Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2019.”
  3. “Meskipun Cuti bersama lebaran belum kita nikmati tapi bukan berarti kita tidak bisa mengambil hak cuti tersebut, untuk pegawai Lapas/Rutan semua tetap bisa mengambil cuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”
  4. “Tak Lupa Saya mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin setiap manusia pasti tak luput dari salah dan khilaf untuk itu atas nama Pribadi dan selaku pimpinan, saya Menghaturkan maaf semoga kita semua kembali fitri dengan berlapang hati untuk meningkatkan kembali tali silaturrahmi dalam diri kita masing-masing.”
  5. “Tidak lupa saya ingatkan kembali bahwa Lapas Narkotika Jakarta masih dalam pantauan penilaian menuju Wilayah Bebas dari Tindakan Korupsi (WBK) yang kita canangkan semoga kita bisa terus memperbaiki dan meningkatkan prestasi kinerja sehingga pembangunan Zona Intergritas Menuju WBK 2019 dapat kita raih dengan baik,aamiin.”
  6. “Mari kita bersama-sama memulai kembali bekerja dengan semangat, keras, cerdas dan ikhlas menyambut hari-hari dengan kegembiraan penuh harapan, songsong kebaikan, satukan hati dan fikiran menuju perbaikan.”

Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Kementerian Hukum dan HAM RI, Menyerukan Yel-yel dan Pembacaan Doa bersama. Apel pagi ditutup dengan bersalam-salaman antar pegawai guna saling memaafkan dan meningkatkan rasa kekeluargaan.

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

Hari Lebaran Idul Fitri ke-3, Jajaran Petugas Sustik Jakarta Tetap Semangat Buka Layanan Kunjungan

Jakarta, Lapsustik News  Menindaklanjuti Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) dengan nomor surat PAS-UM.01.01-88 tanggal 31 Mei 2019 perihal Pelaksanaan Kunjungan Idul Fitri Tahun 1440H. Jum’at (07/05) Jelang Hari Raya Lebaran Idul Fitri Ke-3, Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta tetap semangat membuka Layanan Kunjungan Keluarga yang dilaksanakan di Area Gedung 2 Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dimulai pada pukul 08.00 s.d 15.00 wib.

Meskipun sempat diguyur hujan tapi  tidak mengurangi semangat Petugas Kunjungan untuk tetap terus berusaha memberikan layanan yang terbaik dengan melaksanakan motto 5 S (Senyum,Sapa,Salam,Sopan dan Santun) kepada Pengunjung WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Mulai dari Layanan Pemberian nomor antrian, pemanggilan nomor antrian, pendaftaran, pemeriksaan makanan, penitipan barang, penggeledahan, penitipan kartu identitas pengunjung, pemanggilan WBP sampai dipertemukannya antara pengunjung dengan WBP yang hendak dikunjungi, semua terlayani dengan baik.

Berdasarkan Informasi yang diterima dari Sugeng salah satu Petugas Layanan Kunjungan menyampaikan kepada Tim Humas  “Bahwa rincian data keseluruhan jumlah kunjungan Lebaran Idul Fitri yang ketiga  ini antara lain Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 269 orang,  Jumlah Pengunjung Laki-laki  sebanyak 186 orang, wanita  sebanyak 395 dan anak-anak  sebanyak 189 orang, jumlah keseluruhan yang dilayani sebanyak 1039 orang”

Kegiatan Layanan Kunjungan Lebaran hari ke-3 ini tetap disambut gembira dan antusias terbukti masih banyak yang datang berkunjung berbondong-bondong bersama keluarganya untuk membesuk sanak family mereka yang masih harus menjalani masa pidana di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Riski salah satu WBP yang dikunjungi keluarganya menyampaikan kepada tim humas dalam wawancaranya “Alhamdulillah saya sangat senang karena bisa melepas rindu bertemu dengan keluarga, saya ucapkan makasih banyak kepada para bapak/ibu yang bertugas.” Riski yang wajahnya nampak berbinar-binar juga mengatakan kepada Tim Humas “Saya berada di Lapas ini sejak tahun 2017 dan dari tahun 2018 apalagi tahun 2019 banyak sekali perbaikan pelayanan yang saya rasakan, dari layanan makanan minuman dan kunjungan keluarga seperti ini.”

Selama kegiatan layanan kunjungan berlangsung dapat berjalan dengan lancar,aman dan tertib tanpa ada gangguan apapun dan  berakhir pada pukul 15.00 wib.

 

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

 

 

Serba Serbi Layanan Kunjungan Silaturahmi Keluarga Hari Raya Idul Fitri Ke-2 Tahun 2019 Di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Memasuki Hari Raya Ke-2, Jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta melanjutkan kembali Layanan Kunjungan Silaturahmi Keluarga Hari Raya Idul Fitri, Kamis (06/05) yang dilaksanakan di Lapangan Upacara (Gazebo) yang dimulai lebih awal dari hari sebelumnya yaitu  pada pukul 07.30 s.d 15.00 wib.

Loyalitas tanpa batas, buktikan komitmen kerja yang cerdas dengan penuh kreatifitas nampak Para Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta tetap ramah dan  fokus dalam memberikan Layanan Prima kepada Keluarga pengunjung Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Sebagai langkah untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, Lapas Narkotika Jakarta bekerja sama dengan pihak TNI dan Polisi sebanyak 4 Anggota Komando Krayon Militer (Koramil) Jatinegara dan 3 Anggota Polisi Sektor Jatinegara sebagai bagian dari Bantuan Keamanan Operasional.

Kemudian Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Alhamdulillah, Sejak hari Raya Idul Fitri yang pertama hingga hari ini sebanyak apapun jumlah pengunjung yang datang kita berusaha terus tingkatkan pelayanan prima seperti mengadakan fasilitas toilet untuk pengunjung dan selain itu petugas juga membuka layanan kantong penitipan barang agar barang milik pengunjung terjaga dengan aman selama berkunjung.” Asep menambahkan “Disinipun  kita terus  memperbaiki kualitas komitmen waktu pelayanan seperti pembagian nomor antrian, pendaftaran dan pemanggilan  yang dibuka lebih awal dari ketentuan waktu yang dijadwalkan, dengan tujuan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung, sehingga arus  masuk dan keluar pengunjung berjalan lancar meskipun yang berkunjung jumlahnya lebih banyak, tidak menjadi persoalan, semua terlayani dengan baik.”

Berdasarkan Informasi yang diterima dari Sugeng salah satu Petugas Layanan Kunjungan menyampaikan kepada Tim Humas  “Bahwa rincian data keseluruhan jumlah kunjungan hari Raya Idul Fitri yang kedua ini antara lain Jumlah WBP yang dikunjungi sebanyak 938 orang,  Jumlah Pengunjung Laki-laki yang berkunjung sebanyak 913 orang, wanita yang berkunjung sebanyak 1720 dan anak-anak yang berkunjung sebanyak 1027 orang, jumlah keseluruhan yang dilayani sebanyak 3660 orang”

Suasana kunjungan silaturrahmi keluarga Hari Raya Idul Fitri Ke-2 ini  selain nampak lebih padat juga  berbeda banyak serba-serbi yang terjadi ketika proses pelaksanaan berlangsung. Seperti di Area Lapangan Upacara (Gazebo) dimana terlihat banyak anak-anak WBP yang berkunjung menikmati fasilitas yang ada di lapangan tersebut, mereka begitu ceria karena meskipun berkunjung ke Lapas tetap bisa menghabiskan waktu dengan bermain gembira dan disaksikan langsung oleh Ayahnya yang masih harus menjalani masa hukuman di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Serba-serbi lainnya pun muncul seperti raut ekspresi wajah-wajah yang unik terlihat dari Pengunjung dan WBP ketika mereka saling bertemu melepas rindu.

 

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)