Sustik Band WBP Lapsustik Jakarta Ikut Tampil Meramaikan Kegiatan Bazaar Romadhon 1440H Di Kementerian Hukum Dan HAM Republik Indonesia

Jakarta, LapsustikNews – Menindaklanjuti surat perintah dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II Jakarta dengan nomor surat W10.Pas.Pas2-PK.01.04.03-1724 pada tanggal 28 Mei 2019 perihal tugas pengawalan  sebanyak 9 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta  untuk mengisi acara Bazaar Romadhon di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Kemarin, Selasa (28/05) Tim Sustik Band Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta untuk menampilkan  musik sebagai pengisi hiburan menjelang penutupan kegiatan Bazaar Romadhon tersebut yang diselenggarakan di Lobby Graha Pengayoman, Gedung Sekretariatan Jenderal Kemenkumham.

Acara Bazaar Romadhon 2019 diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan tujuan melaksanakan program kerja serta menjadi ajang silaturrahmi antara pengurus dan anggota Dharma Wanita dengan Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Bazar dengan tema “Meraih Berkah Romadhon Dengan Hati yang Fitri” diharapkan dapat menjadi wujud kepedulian dalam menyambut bulan suci Romadhon dengan mengadakan Bazaar selama 2 hari dengan penjualan barang-barang yang sangat terjangkau dapat mencapai sasaran yang diharapkan serta meningkatkan tali silaturrahmi disamping untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT. Hal tersebut dikemukakan oleh Ibu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Wiwi Bambang Rantam, dalam sambutannya.

Dalam Bazaar Romadhon kali ini  menampilkan lebih dari 106 stand yang terdiri dari Fashion, Assesoris, Makanan, Baju Layak Pakai dan Sembako dengan harga yang terjangkau. Dalam Bazaar Romadhon ini penyelenggara juga membagikan voucher belanja yang bernilai Rp 50.000,- yang telah terjual kurang lebih 700 lembar atau sekitar Rp. 35.000.000,- di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM yang nantinya akan dibagikan kepada pihak-pihak yang lebih membutuhkan.

Selama tampil Sustik Band Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menampilkan beberapa lagu-lagu religi yang sangat menghibur bahkan ada beberapa pengunjung Bazaar dari Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Hukum dan Ham yang Request lagu-lagu Religi Islami sehingga menambah keseruan dalam acara.

Pada kesempatan ini Muhammad Arief Makmur selaku Pegawai yang juga menjadi Koordinator Program Kegiatan Seni Musik WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada tim humas “Alhamdulillah Pada penampilannya Sustik Band WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta kini merambah luas sampai tingkat ke Kementerian yang tadinya hanya sampai tingkat Direktorat Jenderal sehingga tim sustik band WBP sekarang lebih dikenal karena seringnya tampil dalam beberapa event acara besar .”  Arief pun menambahkan “Kegiatan Bazaar tahun ini sangat bagus karena diisi salah satunya dengan lomba Al-Qur’an antar unit eselon I selain itu bisa mempererat tali silaturrahmi antar pegawai kemenkumham lainnya.”

 

Kontributor (Nurmala Dewi )

 

 

Romadhon Semangat Jalin Toleransi, Jemaat Kristiani Gereja El-Shaddai Lapsustik Jakarta Bagikan Takjil Kepada Santri WBP Masjid Da’arusyifa Di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Selasa, (28/05) Romadhon semangat jalin toleransi, Jema’at Kristiani dari Gereja El-Shaddai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta bagikan menu makanan takjil sebanyak 1200 yang terdiri dari 600 snack kotak dalam bentuk makanan ringan, 600 bungkus dalam bentuk Es Buah yang semuanya diperuntukan bagi santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan 100 snack kotak takjil dibagikan kepada Pegawai Muslim yang melaksanakan Ibadah Puasa di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Pembagian takjil diserahkan di depan Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang disaksikan banyak santri WBP secara simbolis oleh Yussiska Alex Erwanto selaku Pegawai sekaligus Koordinator kegiatan kebaktian Gereja Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta kepada Abdul Manaf selaku Pegawai yang juga menjadi Koordinator kegiatan program santri WBP, kemudian takjil mulai disebar pukul 17.30 wib.

Sebagai Koordinator Kegiatan Layanan Peribadatan Gereja di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta  Yussiska Alex menyampaikan kepada Tim Humas  “Bahwa kegiatan pembagian takjil ini merupakan gagasan saya bersama rekan-rekan umat Kristiani dengan niat dan tujuan untuk menjalin toleransi antar umat beragama dimana kita saling menghormati, menyayangi dan menghargai terhadap umat agama lainnya.” Alex menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan bagi-bagi takjil mampu meningkatkan rasa saling asah, asih dan asuh diantara kita dalam menjalin persatuan dan kesatuan yang berlandaskan Pancasila.”

Alex juga menjelaskan kepada Tim Humas  “Untuk kegiatan bagi-bagi takjil ini terlaksana atas dukungan yang diberikan oleh Soeistanto Miko selaku Kepala Seksi Bina Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang juga mengapresiasi kegiatan tersebut dengan rasa syukur karena terbukti kehidupan antar umat beragama di dalam Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta  berjalan dengan baik.”

Kegiatan pembagian takjil disambut gembira oleh ratusan santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bahkan ada diantara mereka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Alex yang telah menyerahkan takjil kepada Abdul Manaf dengan sepenuh hati dan Selama pembagian takjil berlangsung semua santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berjalan dengan wajah riang gembira menerima takjil dengan tertib,aman dan lancar.

 

 

 

Kontributor (Nurmala Dewi )

 

Tetap Semangat Mengisi Kegiatan Romadhon, Pesantren Romadhon Santri Masjid Daarusyifa Lapsustik Jakarta Adakan Lomba Tausiyah

Jakarta, LapsustikNews – Dalam rangka ikhtiar menggali bakat dan kemampuan diri dalam mengamalkan ilmu Agama Islam yang didapat selama mengikuti kegiatan Romadhon di Masjid Da’arusyifa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Hari Selasa (28/05)  Pesantren Romadhon Santri Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta adakan Lomba Tausiyah dan Cerdas Cermat. Kegiatan Lomba diikuti oleh 17 Peserta Santri WBP yang dilaksanakan di dalam Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan dihadiri 2 orang  Dewan Juri dari Kementerian Agama Jakarta dan Anggota Koordinasi Dakwah Islam.

Sesuai arahan dan bimbingan Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang tak pernah berhenti untuk terus memotivasi kepada seluruh WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta agar senantiasa bersemangat menghidupkan kegiatan Romadhon dengan memanfaatkan sebaik mungkin segala fasilitas sarana dan prasarana yang telah disiapkan oleh Jajaran Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Lomba dimulai dari pukul 09.00 s.d 12.00 wib yang langsung dibuka dengan sambutan dari Jumadi selaku Kepala Subsi Bimkemaswat Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Pada kesempatan ini Jumadi menyampaikan “Harapan diadakannya kegiatan lomba ini semoga Ilmu yang didapat kelak bisa berguna bagi warga binaan dan mampu terbiasa tampil  ditengah-tengah masyarakat.” Jumadi melanjutkan “Mari sama-sama kita luruskan niat, dengan adanya kegiatan ini kita berupaya untuk melestarikan, menjaga dan mensyiarkan kegiatan Islam di bulan suci Romadhon penuh mulia.” Jumadi menambahkan “Semoga Alloh SWT meridhoi atas segala niat dan ikhtiar kita semua dalam melaksanakan kegiatan lomba ini dengan semata-mata karena Alloh SWT,aamiin.”

Pada waktu yang bersamaan Abdul Manaf selaku Pegawai yang juga menjadi Koordinator Kegiatan Santri di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “ Kegiatan Lomba Tausiyah merupakan bentuk apresiasi bagi warga binaan untuk berani tampil dan percaya diri agar tidak pesimis karena meskipun berada di dalam Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta namun WBP tetap bisa membuktikan kegiatan-kegiatan positif dan mudah-mudahan setelah bebas WBP nantinya dapat berperan aktif di masyarakat untuk membangun Bangsa dan Negara serta tidak kembali melakukan tindak pidana lagi.” Abdul Manaf pun menjelaskan “Bahwa kegiatan lomba Romadhon ini dimulai dari hari Senin tanggal 27 Mei 2019 s.d Rabu, 29 Mei 2019 dan Insya Alloh bagi pemenang lomba akan diumumkan hari Jum’at, tanggal 31 Mei 2019 nanti.”

Selama kegiatan berlangsung terlihat banyak peserta yang antusias penuh kehusuan menikmati setiap prosesnya dan mengikutinya dengan semangat.

 

Kontributor (Nurmala Dewi )

 

 

Pesantren Romadhon Santri Masjid Daarusyifa Lapsustik Jakarta Adakan Lomba Adzan dan MTQ WBP

Jakarta, LapsustikNews – Geliat semangat  terus dibuktikan dengan memasuki 10 hari terakhir bulan Romadhon Pesantren Masjid Da’arusyifa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengisi kegiatan dengan mengadakan Lomba Adzan dan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin, (27/05) diikuti WBP yang aktif mengikuti kegiatan pesantren selama Bulan Romadhon yang dilaksanakan di Masjid Da’arusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Jumadi selaku Kepala Subsi Bimkemaswat Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Bahwa Perlombaan ini selain sebagai Refresing Para Santri yang telah tekun beribadah siang dan malam selama Romadhon juga sebagai aplikasi dari apa yang telah dipelajari.” Jumadi menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan motivasi bagi santri WBP untuk meningkatkan pengetahuan Agama Islam dan terus berlomba-lomba dalam mengamalkan ilmu yang didapat dalam kehidupan mereka sehari-hari di Lapas juga sebagai pengalaman nantinya ketika mereka bebas dari masa hukuman.” Jumadi melanjutkan “Akan ada Hadiah yang telah kami siapkan bagi para peserta lomba, sebagai tanda Rasa Syukur bagi kita semua untuk berbagi kepada para Santri WBP meskipun sederhana tapi  penuh makna.”

Kegiatan lomba Adzan dan MTQ WBP ini terlaksana atas dukungan Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, dimana beliau selalu memberikan arahan dan bimbingannya kepada para santri WBP untuk terus berpacu dalam mengukir prestasi di bulan suci Romadhon mulia ini. Asep sangat mengapresiasi jajaran Bimbingan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan Lomba tersebut.

Pada waktu yang bersamaan Abdul Manaf selaku Pegawai yang juga menjadi Koordinator Kegiatan Santri di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjelaskan kepada Tim Humas “ Bahwa jumlah lomba untuk Adzan dan MTQ seluruhnya yang ikut ada 13 orang WBP.” “Kegiatan lomba ini disambut antusias oleh Santri WBP dan Selama kegiatan berlangsung nampak semua peserta yang mengikuti lomba berjalan dengan khidmat penuh kekhusuan.” Ucap Abdul Manaf.

 

 

Kontributor (Nurmala Dewi )

 

Buka Puasa Dan Tausiyah Agama Bersama Ustadz Munawir Ngacir (Penceramah MNCTV) Dalam Rangka Safari Romadhon 1440H Di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Setelah Pagi hari melaksanakan pembagian 320 paket Baksos Sembako dan 250 bungkus Takjil kepada Warga Sekitaran Cipinang Jakarta Timur, Kemudian Sore Hari Menjelang Maghrib Jajaran PetugasLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta melanjutkan kegiatan Safari Romadhon 1440 H, Kamis (23/05) dengan rangkaian acara Buka Puasa  dan Tausiyah Agama bersama Ustadz Munawir Ngacir (Penceramah MNCTV) yang dilaksanakan di Selasar Area Gedung II Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Acara ini dimulai pukul 16.30 s.d 19.00 wib dihadiri para tamu undangan, Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta beserta Jajarannya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Se-DKI Jakarta beserta Jajarannya, Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Kru Manajemen Ustadz Munawir Ngacir.

Dibulan puasa Safari Romadhon merupakan ajang silaturrahim antara sesama muslim dibulan ramadhan. Dimana Tradisi silaturrahim ini sangat dianjurkan karena memiliki efek yang sangat konstruktif baik bagi kehidupan individu maupun sosial. Sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah, silaturrahim memiliki banyak manfaat. Diantaranya adalah memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki bagi yang melakukannya. Seperti hadis Rasulullah SAW. “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahim.

Kegiatan diawali dengan menyaksikan penampilan dari Tim Marawis Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang menampilkan beberapa buah lagu Islami yang diperdengarkan oleh para tamu undangan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al- Qur’an dan Sari Tilawah yang dibawakan oleh Muhammad Arief Makmur dan Widya yang keduanya merupakan Pegawai dari Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Berikutnya adalah acara Inti yaitu Tausiyah Agama yang disampaikan oleh Ustadz Munawir Ngacir dimana beliau juga penceramah yang biasa mengisi stasiun Televisi MNCTV dengan Tema Berbagi Berkah Dalam Romadhon Mulia menjelaskan “Bulan Romadhon merupakan peluang emas bagi setiap muslim untuk menambah jumlah pahalanya di sisi Alloh SWT. Di dalam hadits yang meriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi dikatakan “Bahwa amalan sunnah pada bulan Romadhon bernilai seperti amalan wajib dan amalan wajib ini senilai 70 amalan wajib di luar Romadhon.” Ustadz Munawir melanjutkan “Maka itu raihlah setiap peluang untuk berbuat baik sekecil apapun meskipun hanya sekedar tersenyum di depan orang lain. Ciptakanlah kreasi dan inovasi daalm berbuat kebaikan agar tabungan kita di bulan Romadhon terus bertambah.” “Mari kita jadikan bulan Romadhon ini yang terbaik apalagi menjelang 10 hari terakhir kita bersama-sama ikhtiar dan berdoa semoga bisa meraih malam Lailatul Qodar,aamiin.” Ucap Ustadz Munawir.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Munawir Ngacir yang kemudian lanjut dengan berbuka puasa yang dilanjutkan setelahnya dengan Sholat Magrib berjama’ah yang dipimpin oleh Sudirman Has selaku Koordinator Dewan Pengajar Santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

 

Kontributor (Nurmala Dewi )

 

Baksos Majelis Taklim Khairunnisa Lapsustik Jakarta Banjir Berkah Romadhon, 320 Sembako Gratis Diberikan Kepada Yatim , Dhua’afa Dan 250 Takjil Untuk Jama’ah Masjid Sekitaran Cipinang

Jakarta, LapsustikNews – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT maka untuk kesekian kalinya Pengurus Majelis Taklim Khairunnisa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta kembali meyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian sembako gratis sebangak 320 paket sembako kepada yatim dan kaum dhuafa sekitaran Cipinang wilayah Jakarta Timur yang dilaksanakan diLapangan Apel Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Kamis, (23/05) kemarin pada pukul 09.00 s.d 11.00 wib.

Kegiatan pembagian Sembako dan Takjil merupakan program rutinitas dibulan Romadhon yang dimulai sejak tahun 2009 silam, diprakarsai oleh Pengurus Majelis Taklim Khairunnisa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Pada setiap tahunnya selalu mendapatkan dukungan penuh oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta Jajarannya serta seluruh Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta juga beberapa pihak ketiga selaku mitra kerjasama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Dana Infaq dan sedekah yang terkumpul didapat dari seluruh Pejabat Struktural, Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Rekan-rekan alumni Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Para Mitra Kerjasama Pihak ke3 seperti Bank BJB Cabang Pembantu Pondok Kelapa , BRI Cabang Jatinegara Jakarta Timur, Koperasi Pengayoman Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Tim Pelaksana Penyediaan Bahan Makanan (Bama).

Sebelum 320 Paket Sembako dibagikan, Panitia Pelaksana kegiatan Baksos Menggelar acara pembukaan yang diawali dengan pembacaan Tilawah dan Sari Tilawah oleh Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, dilanjutkan dengan Laporan Kegiatan oleh Lilis selaku Ketua Baksos yang menyampaikan “Alhamdulillah, Terimakasih banyak atas semua pihak yang mendukung, sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan Baksos pembagian sembako dan takjil berhasil melampaui dari target yang diharapkan.” “Awalnya rencana pembagian paket sembako hanya 250 paket menjadi 320 paket begitupun dengan Takjil yang tadinya hanya 200 paket menjadi 250 paket belum lagi sisa dana yang masih ada tersisa yang nantinya akan kami salurkan kepada yang berhak menerima.”

Lilis melanjutkan “Merujuk pada firman Alloh SWT Q.S Al-Maidah Ayat 2 yang artinya saling tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa yang menjadikan motivasi bagi kami semua untuk Berbagi Berkah dalam  Romadhon Mulia, Mohon maaf atas segala kekurangan yang ada Semoga Alloh Meridhoi setiap aktivitas kita hari ini,aamiin.”

Dalam Sambutannya Asep Sutandar menyampaikan “Puji syukur kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kesempatanNya untuk kita semua berkumpul dalam keadaaan sehat wal afiat dan saya ucapkan Selamat Menjalankan Puasa di Bulan Suci Romadhon 1440 H bagi yang melaksanakannya.” Asep melanjutkan “Terimakasih kepada seluruh warga yang telah hadir, terimakasih banyak kepada para pengurus Majelis Taklim Khairunnisa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah berupaya mengajak kebaikan bagi kita semua untuk mau berbagi berupa sembako kepada warga yang kurang mampu, sungguh ini tindakan yang sangat mulia.” “Mohon kepada warga masyarakat yang hadir, kami minta doanya agar kami mampu bekerja sebaik mungkin, bisa amanah dalam bertugas dan semoga dengan doa bapak ibu yang kumpul disini, Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta senantiasa mendapatkan perlindungan dari Alloh SWT, dijauhi dari marabahaya,aamiin ya robbal a’lamiin,” Ucap Asep mengkahiri sambutannya.

Kemudian Asep Sutandar menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada 3 warga yang mewakili.

Sebelum acara diakhiri, Ustadz Arien Al Bantani memberikan Tausiyahnya “ Bulan Romadhon adalah bulan penuh berkah dengan limpahan pahala, apapun amal perbuatan yang baik dilaksanakan dibulan ini pasti akan diberikan pahala yang berlipat ganda.” Dalam hadits riwayat Bukhori dijelaskan seseorang yang menyumbangkan hartanya dijalan Alloh SWT, maka akan terdapat pintu syurga baginya dan Golongan orang-orang tersebut adalah orang-orang yang mendirikan sholat dan orang yang gemar bersedekah.”

 

Kemudian sore harinya pukul 15.00 wib, Panitia Pelaksana Baksos membagikan 250 paket Takjil ke beberapa Masjid disekitaran Cipinang Jakarta Timur dan diakhiri dengan penyerahan saldo dana bantuan infaq sedekah sebesar Rp. 3.000.000 yang diterima oleh Jumadi selaku Kepala Subsi Bimkemaswat untuk kegiatan Romadhon yang aktif diikuti oleh Santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kontributor (Nurmala Dewi)

 

26 WBP Beragama Budha Di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2019

Jakarta, LapsustikNews –  Hari Raya Waisak menjadi kebahagiaan ganda bagi 26 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Budha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta. Pasalnya, selain bisa merayakan hari raya, mereka juga mendapatkan Remisi Khusus Waisak yang Berdasarkan pada Keputusan Presiden No.174 Tahun 1999 tentang Remisi dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. PAS-463.PK.01.01.02 Tahun 2019 tanggal 13 Mei 2019 tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Waisak Tahun 2019 bagi Narapidana dan Anak Pidana. Menindaklanjuti hal tersebut maka  Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Minggu (19/05)  melakukan kegiatan pelaksanaan pemberian remisi khusus Waisak 2019 pukul 16.00 sore di Vihara Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dihadiri oleh Kepala Seksi  Bina Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta Jajarannya dan diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beragama Budha berjumlah 50 (lima puluh).

Kegiatan diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan terkait remisi khusus waisak Tahun 2019 oleh Imam Badrutammam sebagai Kepala Subsi Registrasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kemudian penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi secara simbolis kepada dua orang perwakilan Narapidana oleh Kepala Seksi Bina Anak Didik (Ka.Sie Binadik) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Dalam Sambutan yang disampaikan oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Binadik Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta kepada seluruh wbp yang hadir mengatakan “Sebagaimana peringatan hari besar keagamaan yang lain, pada Hari Raya Waisak tahun ini, Pemerintah juga memberikan pengurangan masa pidana (remisi) kepada narapidana dan anak pidana yang beragama Budha dan telah berkelakuan baik.” Soeis melanjutkan “ Pemberian remisi jangan dianggap sebagai bentuk kemudahan-kemudahan bagi para warga binaan pemasyarakatan untuk cepat bebas, akan tetapi pemberian remisi agar dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan sekaligus memotivasi diri sehingga dapat mendorong personil wbp kembali memilih jalan kebenaran.” Soeis menambahkan “ Kesadaran untuk menerima dengan baik kegiatan pembinaan yang dilakukan di Lapas akan berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan di masa mendatang yang perlu kita sadari bahwa setiap manusia mempunyai dua potensi dalam kehidupannya yaitu potensi untuk berbuat baik dan potensi untuk melakukan perbuatan buruk (jahat), sehingga siapapun bisa berbuat salah atau khilaf, namun dengan tekad dan kesungguhan hati untuk memperbaiki diri niscaya masyarakat akan memberikan apresiasi dan kepercayaan kepada wbp untuk dapat berada kembali ditengah-tengah masyarakat.”

Pada kesempatan ini Dalam wawancaranya Soeistanto juga menyampaikan kepada Tim Humas         “Dalam rangka membangun Zona Integritas dalam mewujudkan Lapas WBK/WBBM diharapkan pelaksanaan Remisi Khusus Hari Raya Waisak bagi WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bisa menjadi salah satu bukti langkah nyata komitmen kami untuk terus berupaya meningkatkan layanan dengan bersih tanpa ada perbedaan sikap dan tidak ada pungutan liar yang kami lakukan  kepada seluruh WBP yang beragama Budha di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dimana kami membuka diri dalam Informasi, istilahnya tidak ada rahasia yang disembunykan pada kegiatan pemberian Remisi.” Soeis melanjutkan “ Kalaupun ada WBP yang tidak atau belum mendapatkan Remisinya itu bisa ditanyakan langsung kepada petugas Registrasi, saya pastikan WBP akan mendapatkan Informasi yang jelas dan akurat.”

Kegiatan dilaksanakan dengan damai, khidmat, penuh berkah dan Bagi WBP yang menerima Remisi terlihat bahagia merona dan ditutup dengan pembacaan doa serta foto bersama.

 

Kontributor (Nurmala Dewi)

Lapas Narkotika Jakarta Melaksanakan Upacara Bendera Untuk Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke 111 Tahun 2019 Dengan Tema “Bangkit Untuk Bersatu”

Jakarta, LapsustikNews –  Berdasarkan surat edaran dari Kantor Wilayah DKI Jakarta dengan nomor surat W.10.UM.03-01-457 pada tanggal 15 Mei 2019 Perihal Pedoman Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 Tahun 2019. Menindaklanjuti hal tersebut maka  Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin (20/05) tepat pukul 08.00 s.d 09.00 serentak melaksanakan Upacara Bendera untuk Memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Upacara Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang diikuti oleh Pejabat Struktural, Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 500-an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Hari Kebangkitan Nasional diperingati seluruh Kementerian / Lembaga dan Elemen Bangsa Indonesia yang hari ini genap 111 tahun. Tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 secara Nasional adalah “Bangkit Untuk Bersatu” dengan tujuan Meningkatkan kembali jalinan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan ini  Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bertindak sebagai Inspektur Upacara serta membacakan Pidato Amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang menyampaikan “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.”

Asep melanjutkan pidatonya “Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi.”

Asep menambahkan dalam pidatonya “Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membuktikan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

Asep mengakhiri “Akhir kata, saya haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. INDONESIA BANGKIT! INDONESIA BERSATU!

Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Dody Naksabani selaku Ka. KPLP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Komandan Upacara ditugaskan kepada Imam Badrutammam selaku Ka.Subsi Registrasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Pembawa Acara oleh Novia Biandiah, Pembacaan UUD 1945 oleh Abimantrana, Pengibar Bendera dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera dari WBP Lapas Narkotika Jakarta yang terpilih, Dirigen oleh Dahliya Maharani, Pembacaan KORPRI dipimpin oleh Rizki Humardani, WIdi Kurniawan bertindak sebagai Ajudan Inspektur Upacara  dan Pembacaan doa oleh Syaifull.

 

Kontributor (Nurmala Dewi dan Budi Leksono)

Lapsustik Jakarta Menerima Kedatangan Tim Safari Dakwah On The Spot Metro TV

Jakarta, LapsustikNews – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Selasa (14/05) pada pukul 11.00 wib, menerima kedatangan Tim Safari Dakwah On The Spot dari Program Metro TV yang disambut hangat dan sukacita oleh Kepala Lapas beserta jajarannya di Ruang Lobby Utama Gedung Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Acara ini merupakan salah satu program yang dibuat oleh Metro TV untuk meningkatkan Syiar Dakwah Islam di Bulan Suci Romadhon yang ditayangkan setiap hari menjelang waktu sahur yang lebih dikenal dengan sebutan “Acara Sahur On The Spot”

Tim Safari Dakwah On The Spot terdiri dari Ustadz Taufiqurrahman selaku Penceramah yang memberikan Tausiyah untuk episode ini berisi tentang materi  tema “Menahan Hawa Nafsu” selain itu ada juga Indah Kirana sebagai Host atau Pembawa Acara dari Metro TV yang akan mendampingi sang Ustadz dalam melaksanakan safari tersebut dan Kru Kameramen dari Metro TV yang turut meliput Safari Dakwah On The Spot ini.

Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta Jajarannya mendampingi Tim Safari Dakwah On The Spot Metro TV berkeliling melihat ke beberapa area yang ada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Kedatangan Tim disambut dengan Penampilan Musik Marawis oleh Personil Group Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Jakarta di Lapangan Gazebo Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang juga dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Kepala Lapas Narkotika Jakarta dengan Tim Safari Dakwah On The Road ini.

Kemudian Ustadz Taufiqurahman beserta Tim melaksanakan Sholat Dzuhur berjama’ah yang dilanjutkan pemberian ceramah Kultum oleh Ustadz Taufiqurrahman di Masjid Daarusyifa yang dihadiri banyak para santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Bahwa Inti yang disampaikan beliau adalah “Salah satu cara menahan hawa nafsu yaitu, mengekang syahwat dan keinginan, sebab hewan yang tidak bisa dikendalikan akan menjadi jinak dan lemah jika dikurangi porsi makannya.”

Selesai memberikan kultum Ustadz disambut hangat dan antusias oleh para santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang berebutan ingin bersalaman mencium tangan beliau, sebagai tanda penghormatan rasa syukur akan hadirnya ustadz bersama Tim Kru Metro TV.

Selepas itu Tim Safari Dakwah On The Spot melanjutkan kunjungannya berkeliling ke Ruang Praktek Belajar Mengajar PKBM Pelajar Pandu Mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyaksikan langsung dan berdialog dengan beberapa siswa WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Lalu Tim Safari Dakwah On The Spot mendatangi ruang Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta melihat kegiatan Program Pembinaan Kemandirian seperti Pembuatan Roti dan Perkayuan. Asep Sutandar menjelaskan kepada Tim Safari Dakwah On The Spot yang hadir “Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta memberikan layanan pembinaan kemandirian bagi WBP untuk mengisi waktu dan menyalurkan bakat dan minat sesuai kemampuan masing-masing WBP.” Asep melanjutkan “Hari ini Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta memproduksi Roti sebanyak 500 bungkus yang bekerjasama pihak Jeera selain itu bahkan  ada WBP yang telah bebas dari Lapas ini ternyata bisa bekerja menjadi karyawan di Holland bakery dengan mendapatkan penghasilan yang lumayan besar.”

Kemudian Tim Safari melanjutkan kembali kunjungannya ke Ruangan Masjid Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk melihat beberapa kelas santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang terdiri dari kelas Ibtidiyah, Tahfidz dan Aliyah. Disini Ustadz Taufiqurahman melakukan tes sambung ayat kepada santri WBP kelas Tahfidz dan nampak para santri bisa mengikutinya dengan baik. “Masya Alloh saya kagum dengan kegiatan pesantren disini, para santri WBP mampu menjawab sambung ayat dari Ustadz.” Ucap Indah Kirana ketika melihat langsung kegiatan tersebut.

Kontributor (Nurmala dan Syaeful)

Walaupun Berpuasa, WBP Lapsustik Jakarta Tetap Gembira Penuh Semangat Ikuti Kegiatan Latihan Marawis

Jakarta Lapsustik News-  Dalam rangka mempersiapkan diri untuk memberikan penampilan terbaiknya, Senin (13/05) Personil Group Musik Marawis  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan gembira penuh semangat mengikuti latihan persiapan music marawis yang akan tampil di Hari Minggu(19/04)  mendatang di Masjid Menara 165 Jalan untuk mengisi program Damai Indonesiaku.

Walaupun berpuasa, seluruh personil group musik marawis WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta tetap gembira penuh  semangat ikuti kegiatan Latihan Marawis yang dilaksanakan di Selasar Gedung II Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Bahkan Iqbal salah satu personil WBP sekaligus sebagai Vokalis Group Musik Marawis  Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mengatakan kepada Tim Humas “ Alhamdulillah saya sangat senang ikut latihan ini karena mengingat pentingnya persiapan untuk penampilan yang dipercayakan kepada kami di acara TV one  di Masjid Menara 165 Minggu,(19/05) nanti, jujur kami bahagia bisa menambah pengalaman untuk terus meningkatkan potensi kami dalam bermusik.”

 

Komarudin salah satu Pegawai Jabatan Fungsional Umum jajaran Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “Adapun tujuan diadakannya latihan Marawis dilaksanakan agar Personil WBP Group Marawis Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bisa lebih mempersiapkan diri untuk tampil memenuhi Undangan dalam acara TV One di Masjid Menara 165 nanti.” Harapan Komar “Semoga Personil WBP Group Marawis mampu memberikan penampilannya yang terbaik lagi,aamiin.”

 

Kontributor (Nurmala Dewi)