UPACARA PERINGATAN HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN KE-55 TAHUN 2019 DIGELAR DI LAPAS NARKOTIKA KLAS IIA JAKARTA

Jakarta, Lapsustik News Menindaklanjuti Nota Dinas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor :PAS/81/IV/2019 Tanggal 12 April 2019 Perihal : Permohonan Dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI untuk bertindak menjadi Inspektur Upcara dan Memberikan Sambutan dalam Kegiatan Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-55 yang pusatnya di gelar  di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta pada Sabtu,(29/04) dimulai pukul 08.00 s.d 11.00 wib.

Pelaksanaan Upacara di laksanakan di Lapangan Hijau/Gazebo Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Beserta Jajarannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan beserta Jajarannya, Dirjen Imigrasi beserta Jajarannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta beserta Jajarannya, Pejabat Struktural Lapas / Rutan se-DKI Jakarta beserta Jajarannya, Taruna dan Taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), Tamu Undangan Lingkungan Internal dan Eksternal Kementerian Hukum dan HAM RI serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas/Rutan yang akan menampilkan pertunjukan Tarian dan Nyanyian sebagai salah satu pengisi acara setelah Kegiatan Upacara HUT Pemasyarakatan selesai dilaksanakan.

Kehadiran Menteri dan Para Tamu Undangan disambut dengan penampilan Seni Degung dari Pertunjukan WBP Lapas Karawang.

Pejabat Upacara terdiri dari Yasonna Hamonangan Laoly selaku Menteri Hukum dan Ham RI bertindak sebagai Inspektur Upacara, Lilik Sujandi selaku Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bertindak sebagai Perwira Upacara dan Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bertindak sebagai Komandan Upacara.

 

Setelah Pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman, Perjanjian Kerjasama, Penandatanganan Prasasti dan Pemberian Piagam Penghargaan serta Launching Buku Menteri Hukum dan HAM dengan Judul “Pemasyarakatan dan Legacy” yang akan disampaikan secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM RI.

Dalam amanatnya Yasonna mengatakan “Sesuai dengan tema yang diusung yakni Mengimplementasikan Nilai Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan dan Inovatif (PASTI) demi mewujudkan Revitalisasi Pemasyarakatan, dimana Revitalisasi juga dibangun untuk membentuk sebuah flow dalam mendistribusikan kepada hunian dari Lapas super maximum, medium dan minimum security berdasarkan pada tingkat resiko sehingga tidak terjadi over kapasitas disuatu tempat, disisi lain kita juga akan melakukan percepatan-percepatan yang didasarkan pada perubahan perilaku, sehingga tidak terpaku pada waktu.”

Kemudian Yasonna melanjutkan “Seluruh rangkaian Bakti Pemasyarakatan telah kita lalui dan hari ini adalah puncak kegiatan Bakti Pemasyarakatan ke-55 untuk itu kepada seluruh keluarga besar Pemasyarakatan saya Ucapkan “Dirgahayu Pemasyarakatan! Selamat hari bakti kepada setiap insan-insan Pemasyarakatan di seluruh penjuru tanah air, Indonesia selalu menanti dharma bhaktimu.”

“Mari bekerja penuh dedikasi, berkomitmen menjaga integritas moral dan berkeyakinan membangun Pemasyarakatan PASTI, tetaplah menjadi pelayan masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan Negara. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi kita dalm berkinerja demi bangsa dan Negara Indonesia,aamiin. “Ucap Yasonna mengakhiri sambutannya.”

Setelah Kegiatan Upacara HUT Pemasyarakatan dilaksanakan, kemudian dilanjut dengan acara inti hiburan yang menampilkan beberapa pertunjukan tarian, nyanyian, koloni senjata, pencak silat dan Korps Musik Drumban dari Taruna dan Taruni Poltekip.

Dalam wawancaranya Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Utami Menjelaskan “Kami ingin meningkatkan kapasitas organisasi dengan melibatkan pihak-pihak terkait karena dalam melakukan pembinaan ada pilar masyarakat yang belum digarap secara optimal,”

Utami mengatakan “Peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk membantu mensukseskan pembinaan di ranah pengamanan maksimum, pengamanan medium, dan pengamanan minimum.”

“Harus ada pihak yang nantinya menerima untuk bisa membantu pendampingan ketika binaan kembali ke masyarakat dan revitalisasi ini dilakukan dengan melakukan pendampingan secara individu sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan bagi masing-masing warga binaan.” Ucap Utami kepada wartawan.

Kontributor (Nurmala Dewi dan Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

 

 

Ratusan Santri WBP Sustik Jakarta Mengikuti Kegiatan Isra Mi’raj 1440 H di Masjid Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Selasa, (23/04) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta menyelenggarakan peringatan Isra dan Mi’raj di Masjid Darusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta diikuti oleh Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dihadiri Wakil Walikota Jakarta Timur beserta jajarannya, Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan Tertentu (JFT) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, 40 Anak Yatim wilayah sekitar Cipinang Jakarta Timur beserta 3 Pendampingnya, Tamu Undangan, Dewan Guru Pondok Pesantren Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta serta Rizqi Dzulqornain selaku Penceramah.

Kegiatan dimulai setelah Sholat Dzuhur berjama’ah yang dipimpin oleh Sudirman selaku Pengurus Dewan Guru Pondok Pesantren Darusyifa bagi Santri WBP di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Kemudian acara dibuka dan disambut langsung oleh Soeistanto Pudji sebagai Kepala Seksi Binadik Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mewakili Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang berhalangan hadir dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Iwan Setiawan salah satu Santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Dalam sambutannya Soeistanto menyampaikan “Alhamdulillah, Terimakasih kepada seluruh Tamu Undangan, Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta serta para Santri WBP Pondok Pesantren Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah hadir mengikuti kegiatan yang tidak hanya Isra Mi’raj namun ada pemberian Santunan untuk 40 Anak Yatim serta sekaligus Tarhib Menjelang datangnya Romadhon  1440 H, di Masjid Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.”

“Peristiwa Isra dan Mi’raj merupakan peringatan salah satu kejadian luar biasa yang tidak pernah dialami oleh nabi-nabi sebelumnya hanya Nabi Muhammad SAW dimana beliau diberi kesempatan bertemu Alloh SWT dan menerima perintah-Nya yaitu melaksanakan Sholat 5 Waktu setiap hari.” Ucap Soeistanto.

Selanjutnya Soeistanto mengutarakan “Kita akan memasuki bulan Suci Romadhon 1440 H diharapkan kepada seluruh WBP yang beragama Islam untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya lahir dan bathin penuh suka cita menyambut datangnya bulan Istimewa tersebut.” Soeistanto mengakhiri dengan kalimat “Tak lupa saya ucapkan Terimakasih banyak kepada para Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah menginfaqkan sebagian hartanya untuk  berbagi sehingga acara pemberian santunan anak yatim dapat terlaksana dengan baik, Semoga Alloh SWT membalas dengan banyak kebaikan dan meridhoi kita semua,aamiin ya Robbal A’lamiin.”

Kemudian Uus Kuswanto selaku Wakil Walikota Jakarta Timur menyampaikan sambutannya “Terimakasih banyak atas undangan yang diberikan sehingga saya bisa menghadiri kegiatan Isra dan Mi’raj bersama WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, sungguh ini merupakan kehormatan yang berharga bagi saya karena baru pertama kali melangkahkan kaki masuk ke dalam Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.”

Uus melanjutkan dalam sambutannya “Saya sangat berharap dengan adanya peringatan Isra dan Mi’raj ini menjadikan kita semua lebih memahami makna yang terkandung didalamnya yaitu perintah untuk kita sebagai Umat islam melaksanakan Sholat 5 Waktu setiap harinya.”

“Semoga Santri WBP Daarusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan tentunya kita semua mampu melaksanakan apa yang menjadi kewajiban melaksanakan ibadah sesuai perintah Alloh SWT yang diajarkan oleh Utusan-Nya yaitu Nabi Muhammad SAW.” Ucap Uus dalam sambutannya.

Selanjutnya pemberian Santunan secara simbolis kepada 5 Anak Yatim yang mewakili sekaligus penyematan sebagai resminya kegiatan pembukaan pesantren Romadhon 1440 H yang akan dilaksanakan oleh seluruh Santri WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Berikutnya isi ceramah dari Rizqi Dzulqornain menyampaikan “Hikmah dari kejadian Isra dan Mi’raj adalah sebagai manusia yang diciptakan Alloh SWT harus banyak bersyukur dan bersabar menjalani kehidupan salah satunya yang sangat wajib diperhatikan adalah perintah Sholat karena Sholat merupakan Interaksi hubungan komunikasi antara Manusia dengan Alloh SWT, Laksanakan Sholat Awal Waktu tingkatkan kualitas ibadah sholat dimana sebentar lagi  kita akan sambut bulan suci Romadhon 1440 H.”

Rizqi menambahkan “Jangan lagi banyak mengeluh karena Alloh SWT sudah sangat baik memberikan banyak karunia-Nya kepada kita, ingin hidup selamat dunia akhirat segera laksanakan yang dicontohkan oleh Tauladan kita yakni Nabi Muhammad SAW.”

 

Kontributor : Nurmala Dewi  dan Ayep  (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

 

 

Pelaksanaan Pemilu 2019 Berjalan Tertib Dan Damai Di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta Rabu,(17/04) melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 di Lapangan Hijau Gedung III Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dimulai serentak pada pukul 08.00 s.d 13.00 wib. Antrean langsung terlihat ketika Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kegiatan Pemilu dilaksanakan oleh Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang ditunjuk langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sebagai Panitia Kelompok  Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dibentuk menjadi 6 Kelompok untuk 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdiri dari 7 personil Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan 2 Pengamanan Langsung (Pamsung)  dari setiap TPS nya.

Sebelum kegiatan pemungutan suara berlangsung, Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang juga sebagai PPS berkumpul di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Klas IIA Jakart untuk melaksakan Apel Pagi bersama yang dipimpin langsung oleh Soeistanto selaku Kepala Seksi Binadik Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Soeistanto menyampaikan dalam sambutan Apel Pagi “Mohon kepada Panitia Pemungutan Suara yang telah ditunjuk mampu melaksanakan tugasnya dengan Profesional dan aktif mengajak WBP dengan Persuasif agar semua WBP bersedia memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Umum 2019 ini.” “Mari kita berdo’a semoga kegiatan Pelaksanaan Pemilu berjalan baik, aman dan tertib,aamiin, ucap Soeistanto.

Sri Puguh Utami selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Lilik Sujandi selaku Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Bambang Soemardiono sebagai Kepala Kantor Wilayah dan R. Andhika Prasetya sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta turut hadir untuk mengontrol serta meninjau langsung proses pelaksanaan kegiatan Pemilu 2019 di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Imam Badrutammam sebagai Kepala Subsi Registrasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sekaligus Koordinator Kegiatan Pelaksanaan Pemilu 2019 di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menyampaikan kepada Tim Humas “ Alhamdulillah proses pelaksanaan Pemilu di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berjalan aman dan lancar, tidak ada permasalahan ketika memulai pemungutan suara dan penghitungan suara intinya secara keseluruhan Pelaksanaan Pemilu 2019 di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sudah berjalan tertib dan damai.”

Imam pun menjelaskan kepada Tim Humas “Bahwa Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) seluruhnya untuk WBP di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sebanyak 1835, namun Data Aktif yang artinya WBP masih berada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta hanya 1264 WBP tetapi yang menggunakan hak suaranya berjumlah 1140 WBP yang tidak menggunakan hak suaranya berjumlah 124 WBP sedangkan Data yang sudah tidak aktif lagi dengan alasan WBP sudah mutasi atau dipindahkan sebanyak 481 WBP dan 100 WBP sudah selesai menjalani masa pidana atau bebas dari Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.”

Meskipun cuaca sangat terik, namun tidak menjadikan Petugas KPPS Pemilu 2019 dan WBP di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta tak bersemangat ikut mensukseskan justru nampak terlihat semua yang berada di TPS dengan sabar menunggu antrian untuk melaksanakan proses pemungutan suara sesuai prosedur yang harus dilalui.

 

 

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

Tim Study Banding dari Badan Narkotika Nasional melakukan Kunjungan ke Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Jakarta menerima Kunjungan Tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (18/4) pagi.

Rombongan yang terdiri dari 3 orang ini Berkesempatan untuk melihat Sarana dan Prasarana yang ada di Lapas Narkotika Jakarta, Seperti Layanan Kunjungan, Layanan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), dan Layanan Self Service untuk Warga Binaan Pemasyarakatan.

Sebelum mengunjungi fasilitas – fasilitas tersebut, tim Rombongan di perkenalkan lebih dekat tentang Lapas Narkotika Jakarta melalui pemutaran Video Profil Lapas Narkotika Jakarta di Ruang Rapat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas II A Jakarta.

“Terima Kasih atas kesempatan yang diberikan Kepada Tim dari BNN untuk mengunjungi Lapas Narkotika Jakarta, Tujuan kami kesini adalah dalam rangka Study Banding melihat Sarana dan Prasarana serta Sistem Teknologi Informasi yang telah di Terapkan di Lapas Narkotika Jakarta.

Ini akan menjadi Bahan masukan untuk kami, karena dalam waktu dekat kami ada rencana akan membangun Rumah Tahanan (Rutan) Badan Narkotika Nasional. Ujar Andhika selaku Staf Pelaksana Badan Narkotika Nasional yang turut hadir dalam Tim.

Lapas Narkotika Jakarta telah menerapkan Teknologi Informasi yang cukup Baik, dari mulai Layanan Kunjungan, Layanan Informasi, dan Layanan Database Pemasyarakatan, baik yang tersentral dari Pusat maupun Hasil Inovasi Internal demi peningkatan kualitas Layanan Publik, jelas Soestanto Pudji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Ka Sie Binadik) Lapas Narkotika Jakarta.

Acara kunjungan Tim Study Banding BNN di Lapas Narkotika Jakarta berakhir pada pukul 12.00.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas Lapsustik)

“Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2019 Merupakan Program Nasional”Penegasan Arahan dan Motivasi Dari Nugroho Selaku Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM RI Kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Senin, (15/04) Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta senantiasa terus membuktikan usaha seriusnya membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Tindakan Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan mengikuti kegiatan Arahan dan Motivasi dari Nugroho Pejabat Eselon I yang merupakan Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM RI.

Pelaksanaan Arahan dan Motivasi ini merupakan tindak lanjut surat permohonan dari Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan Nomor Surat W.10.PAS.PAS2.KP.03.03-1245 Tanggal 08 April 2019 Perihal Permohonan Pembekalan dan Penguatan Reformasi Birokrasi Menuju WBK di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Kepada Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM RI.

Mulai pukul 13.00 s.d 13.45 wib, Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berkumpul di Ruang Aula Lantai III Gedung Utama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk menyambut  serta mendengarkan Arahan dan Motivasi dari Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM RI yang langsung dibuka oleh Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

“Terima kasih banyak atas kesediaan Bapak Nugroho yang telah memenuhi permohonan kami untuk memberikan arahan dan motivasi kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dalam rangka meningkatkan kesadaran motivasi diri membangun Zona Integritas mewujudkan WBK/WBBM pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Ucap Asep Sutandar

Asep pun menambahkan “Semoga kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan yang hadir benar-benar bisa mendengarkan dan memahami dengan sebaik mungkin, sehingga harapan kita menjadikan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjadi Lapas berpredikat WBK/WBBM terwujud, aamiin.

Kemudian Nugroho sebagai Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan materi arahan dan motivasinya sebagai berikut :

  1. “Berawal dari Tahun 2019 Pemerintah kita yaitu Presiden Jokowi telah menetapkan melalui Menteri Pembardayaan Aparatur Negara Republik Indonesia untuk kita semua pada Kementerian dan Lembaga harus Membangun Zona Integritas Menuju WBK/WBBM sampai akhir tahun 2019,
  2. Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM tahun 2019 merupakan Program Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PermenPAN) No.14 Tahun 2014 Tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah,
  3. Tidak hanya diketahui namun harus difahami oleh semua pihak Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bahwa pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM adalah Skala penting yang menjadi Program Nasional,
  4. Tahun 2020 Program Nasional menjadi Program Prioritas Nasional yang artinya bahwa semua Aparatur Sipil Negara (ASN) mau tidak mau, suka tidak suka harus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM,
  5. Selain dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi Pemerintah pun menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI pada Tahun 2020 untuk serta mendukung Program Prioritas Nasional yang nantinya ditingkatkan levelnya menjadi Program Skala Prioritas Nasional,
  6. Waspada terhadap tindakan Grativikasi dan Pungutan Liar bagi Oknum Aparatur Sipil Negara yang melakukan prilaku tersebut akan diberikan sanksi tegas berupa tindakan hukuman disiplin (hukdis) tingkat berat,
  7. Prilaku Grativikasi ada dua macam yaitu Transaksional dan untransaksional mau apapun bentuknya bagi yang pelaku Grativikasi akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,
  8. Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta diharapkan menjadi salah satu Lapas Percontohan (Pilot Project) yang artinya menjadi teladan dan contoh bagi internal Jajaran Lapas/Rutan se-DKI Jakarta bahkan secara eksternal dimana Lembaga lain pun diluar Jajaran Lapas/Rutan bisa melihat keberhasilan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang berpredikat WBK/WBBM,
  9. Intinya semua harus faham dan pastinya semangat untuk membangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, buktikan kualitas kinerja kita karena dengan terus berlomba-lomba meningkatkan kinerja sehinggga hasil capaian akan berdampak nantinya dengan kenaikan tunjangan kinerja,
  10. Teruslah oprimis, jangan pesimis, pastikan bahwa kita sebagai Aparatur Sipil Negara yang memiliki harkat dan martabat dengan baik yang mau berusaha terus bekerja dengan membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM, Hentikan Prilaku Pungutan Liar (Pungli), Stop Grativikasi apapun itu yang bisa merusak nilai-nilai pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.”

 

Kontributor : Nurmala Dewi  (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

“Kita Sebagai ASN Harus Bersikap Netral” Himbauan dari Kalapas Narkotika Klas IIA Jakarta Kepada Seluruh Jajaran Lapas Narkotika Jakarta Yang Menjadi Panitia KPPS Pemilu 2019

Jakarta, Lapsustik News  Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019 Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta yang terpilih menjadi Panitia Komisi Pemungutan Pemilihan Suara (KPPS) wajib mengikuti kegiatan arahan yang diberikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin (15/04) di Ruang Lantai III Aula Gedung Utama Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Kegiatan arahan ini bertujuan agar Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang bertindak sebagai Panitia KPPS Pemilu 2019 mengetahui dan memahami kewajiban dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Pilihan Presiden dan Wakil Presiden, Partai dan Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Republik Indonesia.

Berdasarkan Undang-Undang No.5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara yang berbunyi “Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)  adalah Pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.” Merujuk aturan tersebut maka sangat jelas bahwa ASN pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sudah seharusnya bersikap Netral karena bebas dari Intervensi Politik.

Kemudian Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta memberikan arahan dan himbauan kepada seluruh petugas yang hadir sebagai berikut :

  1. Mohon agar kepada Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang bertugas menjadi Panitia KPPS untuk membagi tugas secara baik agar semua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang mempunyai e-KTP yang artinya sudah melaksanakan rekam e-KTP mau dan mampu mengikuti kegiatan pemilu dengan mencoblos apa yang menjadi pilihan mereka,
  2. Sebagai Pimpinan tertinggi di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, sangat menghimbau dan mengingatkan kembali supaya Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta terutama yang bertugas menjadi Panitia KPPS untuk Menjaga Sikap Netral yang artinya tidak memihak ataupun mencondongkan diri kepada salah satu Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019,
  3. Upayakan semaksimal mungkin agar WBP tidak Golongan Putih (Golongan Putih) lakukan tindakan persuasif yang humanis kepada WBP, berikan pemahaman yang baik agar mereka tidak melewatkan momentum penting untuk Perubahan Kemajuan Bangsa Indonesia yang lebih baik,
  4. Dalam rangka pembangunan Zona Integritas diharapkan Kepada seluruh Jajaran Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta agar berperan aktif untuk memberikan layanan publik dan pembinaan kepada pengunjung dan WBP sehingga proses pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM benar-benar bisa terwujud,
  5. Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Tahun 2019 merupakan Lapas Pilot Project Medium Secuirty Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : PAS-15.PR.01.01 Tahun  2019 Tentang Penetapan Lembaga Pemasyarakatan Pilot Project Maximum Security, Medium Secutity dan Minimum Security, yang artinya Lapas ini harus bisa meningkatkan kualitas pemberian pelayanan program pembinaan kemandirian seperti memberikan pelatihan skill dan keterampilan kepada WBP sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
  6. Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM adalah harga mati yang harus kita laksanakan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbebas dari prilaku Korupsi, Kolusi serta Nepotisme, Stop tindakan Pungutan Liar (Pungli) dan hentikan Grativikasi.”

 

Nurmala Dewi (Kontributor Berita Lapas Narkotika Jakarta)

Pelaksanaan Kegiatan Isra Mi’raj dan Doa Bersama Penyelenggaraan Pemilu 2019 Melalui Teleconference Pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, Lapsustik News Jum’at,(12/04) Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta beramai-ramai menuju Masjid Darusyifa Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk mengikuti kegiatan Isra Mi’raj dan Doa bersama Penyelenggaraan Pemilu 2019 melalui Teleconference yang langsung disiarkan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kegiatan dimulai dari pukul 08.00 s.d 11.00 wib yang dihadiri oleh Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta Jajarannya. Sebelum mengikuti acara Teleconference Asep Sutandar menyampaikan sambutannya kepada Pegawai dan WBP yang hadir “Terima kasih bagi Pegawai dan WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang telah datang meyiapkan diri mengikuti kegiatan Isra Mi’raj dan Doa Bersama Penyelenggaraan Pemilu 2019 Melalui Teleconference yang langsung disiarkan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Dalam Rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bakti Pemasyarakatan ke-55.” Asep menambahkan “Saya berharap semoga kegiatan Teleconference ini berjalan tertib, Pegawai dan WBP bisa mengikuti dengan khidmat penuh kekhusuan.”

Selanjutnya seluruh Pegawai dan WBP yang hadir kembali menyaksikan Kegiatan Teleconference Isra Mi’raj yang langsung disiarkan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Acara dibuka  pembacaan Tilawah dan Sari Tilawah kemudian dilanjut sambutan dari Sri Puguh Utami sebagai Kepala Direktur Jenderal Pemasyarakatan “Kegiatan Isra Mi’raj dan Doa Bersama Penyelenggaraan Pemilu 2019 Melalui Teleconference merupakan ajang peningkatan silaturrahmi dengan menggunakan kecanggihan tekhnologi, kita semua bisa saling menyapa dan mengajak serta memberikan energy positif kepada lingkungan Jajaran Pemasyarakatan Seluruh Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.” Sri melanjutkan “Acara Teleconference ini masih dalam rangkaian menyambut HUT Bakti Pemasyarakatan ke-55, kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita dengan menjadikan contoh teladan Nabi Muhammad SAW ketika melaksanakan Isra Mi’raj yang nantinya dijelaskan oleh Nara Sumber yang telah hadir disini.” “Selain Isra Mi’raj disini kita pun melaksanakan Doa bersama agar Penyelenggaraan Pemilu 2019 berjalan aman dan tertib sehingga kesatuan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga,aamiin.” Ucap Sri.

Kegiatan ini menghadirkan Imam besar Masjid Istiqlal KH. Nazaruddin Umar, dalam kesempatannya beliau menekankan kesabaran dalam menjalani ujian di Lapas atau Rutan, “Penjara merupakan tempat untuk menebus dosa dan kesalahan kita, bukan tempat akhir dari segalanya, jalani dengan sabar dan ikhlas, belum tentu orang diluar sana lebih baik atau lebih mulia dari kita yang berada dipenjara, mungkin sebagian orang menganggap kita pendosa, tapi jangan berputus asa dari rahmat Allah SWT karena ampunan dan rahmat Allah SWT jauh lebih besar, begitu pula dengan Petugas Pemasyarakatan juga merupakan pekerjaan yang mulia karena bertujuan membina dan membimbing Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi lebih baik, mungkin orang-orang tidak mengenal kita di Dunia, tapi insyaAllah akan dikenal di Langit.” Ucap Nazaruddin Umar dalam  untaian hikmah.

Kontributor : Nurmala Dewi dan Eki ( Tim Humas dan Publikasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta)

 

JEERA Wallet Kian Melesat, JEERA Foundation : Jeera Wallet, Cara Belanja Digital di Lapas

Jakarta, Lapsustik News – Era digital telah mengubah perilaku manusia. Hal itu pun berdampak ke sektor jasa keuangan. Sebelum teknologi berkembang pesat, masyarakat menggunakan jasa perbankan untuk melakukan berbagai kegiatan.

Namun kini setelah digitalisasi merebak, pembayaran cash mulai ditinggalkan, dan beralih ke sistem pembayaran yang lebih praktis menggunakan dompet virtual, seperti Jeera Wallet. Kondisi tersebut pun sangat bermanfaat untuk mendukung program bebas peredaran uang di Lembaga Pemasyarakatan, khusunya di Lapas Narkotika Jakarta.

Pada Hari Jum’at (12/04) setelah selesai melaksanakan senam rutin pagi, Warga binaan Lapas Narkotika Jakarta mengikuti kegiatan sosialisai penggunaan JEERA Wallet sebagai dompet digital yang bisa digunakan warga binaan untuk melakukan pembayaran pada pembelian produk di seluruh kantin (SUSTIK MARKET) Lapas Narkotika Jakarta, dengan cara yang sangat mudah yakni dengan menempelkan Jari pada Fingerprint Reader.

Achmad Chaerudin selaku Kepala Unit Keuangan Jeera cabang Lapas Narkotika Jakarta menyerukan “ Ayo, segera daftarkan ulang apabila virtual accountnya (VA) lupa atau hilang. Dan jangan lupa untuk mendaftarkan diri bagi Warga binaan yang belum memiliki Virtual Acount “.

Virtual Account (VA) atau istilah lain adalah rekening pribadi, dimana nomor VA ini dapat di Top Up atau isi ulang oleh keluarga Warga Binaan, sehingga Warga Binaan tidak lagi memegang Uang Tunai dalam jumlah berapapun. Ini sangat berdampak baik pada program pencegahan peredaran Uang Tunai di dalam Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta

Pada kesempatan itu juga, Pihak jeera yang diwakili oleh Kanit Keuangan menjelaskan bahwa JEERA Foundation sangat mendukung program lapas narkotika yang sedang membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), karena dengan hadirnya Jeera Wallet, Lapas Narkotika dapat bebas dari Pungutan Liar (Pungli), Gratifikasi bahkan Korupsi sekalipun.

“Ayo, Mari sukseskan Lapas Narkotika Jakarta menuju wilayah bebas dari korupsi !  “ Pungkas Achmad Chaerudin kepada seluruh Warga Binaan yang hadir.

Kontributor dan Dokumentasi :  Ayep Saepuloh (Tim Humas Lapsustik)

Do’a Kalapas Untuk peserta UNBK Paket C PKBM Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, Lapsustik News –Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM ) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta (12/04) melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Pendidikan Kesetaraan Program Paket C Tahun Pelajaran 2018-2019 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Jakarta.

UNBK dilaksanakan di Laboratorium  Komputer Lapas Narkotika Jakarta, diikuti oleh 24 orang peserta ujian. Sebelum ujian dimulai, kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas Narkotika Jakarta Asep Sutandar, yang didampingi oleh Soeistanto Poedjidjatmiko (Kasi Binadik), Jumadi ( Kasubsie Bimkemaswat ) dan Kepala PKBM Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta, Hermansyah.

Pada awal sambutannya, Kepala Lapas narkotika Jakarta, disambut dengan yel-yel semangat dari seluruh peserta ujian, UNBK ? Sukses ! dengan lantangnya diucapkan para peserta ujian. Dalam sambutannya Asep Sutandar menegaskan “Bahwa UNBK ini harus dilaksanakan dengan penuh semangat, dan jangan lupa untuk mengucapkan rasa syukur atas rahmatNya bahwa dengan adanya bantuan perangkat computer, para peserta dapat mengikuti UNBK yang tidak kalah lancarnya dengan peserta UNBK diluar sana “.

Kegiatan pelaksanaan Ujian ini merupakan tahap akhir setelah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dilaksanakan pada bulan Maret lalu. UNBK ini merupakan ujian terakhir yang menentukan kelulusan para peserta PKBM, dimana para peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan Ijazah setara dengan SLTA yang dapat digunakan untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, ataupun untuk keperluan melamar pekerjaan.

“Semoga para peserta diberikan konsentrasi, dan bisa menjawab semua soal dengan tepat serta mendapatkan hasil yang memuaskan“ Ucap Asep Sutandar dalam penutupan sambutannya

Kepala PKBM Pandu Pelajar mandiri Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Hermansyah menjelaskan “Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 12 – 15 April 2019, dalam 1 hari jadwal ujian terdiri dari 2 mata pelajaran yang diujikan dengan sesi pertama dimulai pukul 08:30 – 10:30.

Pada kesempatan yang sama, monitoring dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, bagian pelaksana bidan PAUD dan LITMAS, Jamal Riswanto yang didampingi oleh Ibu Sri Hartini sebagai penilik menyambangi Ruang UNBK PKBM Lapas Narkotika Jakarta “ Apabila ada masalah, Tolong dibicarakan ! Semoga hasilnya memuaskan dan ijazahnya bias dipergunakan dengan baik dikemudian hari “ pungkas Jamal.

Kontributor dan Dokumentasi :  Ayep Saepuloh dan Eky Riswandi (Tim Humas Lapsustik)

Untuk Kesekian Kalinya Wujudkan Apresiasi Kepada Narapidana Jajaran Lapsustik Membuka “Layanan Prima Kunjungan Kontak Langsung” Bagi WBP di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, Lapsustik News  Menindaklanjuti Surat Perintah Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta dengan Nomor: W.10.PAS.PAS.2.DL.03.04-1248 Tanggal 10 April 2019 Perihal Surat Perintah Pelaksanaan Kegiatan Layanan Kunjungan Kontak Langsung  Dalam Rangka Pemenuhan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dilaksanakan Kamis,(11/02) di Lapangan Hijau Gedung III Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Pelaksanaan kegiatan layanan kunjungan kontak langsung melibatkan Pegawai Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Fungsional Umum (JFU) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan dikoordinir langsung oleh Pejabat Struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.  Teknis pelaksanaan kunjungan dibagi 2 sesi yaitu sesi pagi yang dimulai dari pukul 09.00 s.d. 12.00 wib, kemudian setelah istirahat dan dilanjutkan sesi siang dimulai dari pukul 13.30 s.d 15.00 wib.

Sebelum layanan pendaftaran kunjungan dibuka, Asep Sutandar sebagai Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta memberikan Sosialisasi tentang aturan Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan Kunjungan pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, adapun yang disampaikan sebagai berikut :

  1. “Layanan Kunjungan Kontak Langsung bulan April 2019 adalah kegiatan untuk kesekian kalinya diberikan sebagai wujud Apresiasi (Penghargaan) kepada WBP dan Keluarga Pengunjung WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta karena selama pelaksanaan proses layanan kunjungan berlangsung WBP dan Keluarga WBP selalu kooperatif kepada petugas layanan kunjungan dan berjalan tertib mengikuti  aturan yang berlaku pada Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.
  2. Adanya batasan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa pada saat berkunjung itu merupakan bentuk antisipasi dari kemungkinan penyelundupan barang terlarang melalui barang bawaan pengunjung.
  3. Ruang kaca sebagai sekat pembatas yang ada di dalam ruangan kunjungan telah ada sejak peresmian operasionalisasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sebagai Lapas Khusus Narkotika oleh Megawati selaku Presiden Republik Indonesia yang ke-5.
  4. Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Tahun 2019 merupakan Lapas yang membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Prilaku Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM-red) yang artinya Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta sedang berupaya serius memberikan Peningkatan Layanan Publik salah satunya Layanan Kunjungan kepada WBP dan Keluarga Pengunjung WBP yang baik dengan inovasi teknologi dengan biaya Rp 0, dan disediakan fasilitas yang mumpuni sehingga pelayanan yang diberikan diharap mampu memberikan hasil yang terbaik.

Kemudian Heri Purnomo selaku Kepala Seksi Adkam yang juga menjadi Pengawas Area Kunjungan menyampaikan kepada WBP dan Keluarga Pengunjung WBP “Kami berharap, semoga adanya Kegiatan Kontak Langsung menjadikan semua WBP terus bersemangat memperbaiki diri dengan adanya dukungan dari keluarga yang datang berkunjung dan WBP diharapkan berperan aktif mengikuti kegiatan pembinaan, sehingga bisa saja kegiatankunjungan kontak langsung ini menjadi sering dilaksanakan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta karena adanya perubahan prilaku yang lebih baik yang ditunjukan WBP.”

Ruslan salah satu dari pengunjung menyampaikan kepada Tim Humas “Saya sangat senang, karena bisa bertemu langsung dengan anak saya di Lapas Narkotika Jakarta dan selama proses layanan berlangsung kami dilayani, difasilitasi, diawasi serta dijaga cukup baik oleh  Petugas Layanan Kunjungan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.”

Berdasarkan informasi yang didapatkan layanan kontak langsung Total WBP yang dikunjungi 369 orang, pengunjung wanita 391 orang, pengunjung pria sebanyak 100 orang dan anak 153 orang.

Kontributor : Tim Humas dan Publikasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta (Nurmala Dewi, Budi Leksono dan Andi Toyib)