Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Melakukan Kembali Kegiatan Perekaman Ulang KTP-Elektronik Bagi Napi/Tahanan untuk Mensukseskan Pemilu 2019

Kamis, (28/2), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta kembali melakukan kegiatan pencocokkan dan perekaman KTP-Elektronik. Hal ini dilakukan untuk menindak lanjuti terkait adanya ketidak cocokan data Warga Binaan yang sebelumnya sudah dilakukan pada saat perekaman pertama

Pelaksanaan rekam KTP-Elektronik di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini merupakan tindak lanjut surat Menteri Dalam Negeri Nomor 471.13/540/Dukcapil tanggal 10 Januari 2019 hal Gerakan Nasional Jemput Bola Serentak Perekaman KTP-Elektronik di Lapas/Rutan. Sekaligus mendukung terpenuhinya syarat hak konstitusional narapidana/tahanan pada Pemilihan Umum (PEMILU) Tahun 2019, dimana merupakan bukti sinergitas antara Kementerian Hukum dan HAM dan Kemeterian Dalam Negeri untuk melakukan rekam cetak KTP-Elektronik pada tanggal 17 s.d 19 Januari 2019 di seluruh Lapas,Rutan dan LPKA.

Seperti diketahui, sebelumnya sudah dilakukan perekaman KTP-Elektronik di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta (Rabu, 17 Januari 2019) yang  dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM beserta jajarannya, Menteri Dalam Negeri beserta jajarannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta Timnya, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Ketua Ombudsman, Ketua KPUD DKI Jakarta, Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Pimpinan Tinggi Madya Kemenkumham, Pimpinan Tinggi Pratama Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan , Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah (Kanwil) DKI Jakarta, Seluruh Kepala Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Lapas/Rutan/LPKA/Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) DKI Jakarta beserta jajarannya dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Pelaksanaan pencocokan dan perekaman kembali data  KTP-Elektronik di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dilaksanakan oleh 12 orang Petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta yang diawasi oleh Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Kegiatan ini di ikuti oleh 520 Warga Binaan Pemasyarakatan dimana data tersebut diambil dari perekaman pertama yang mana dari 2400 Warga Binaan Pemasyarakatan yang melakukan perekaman, ternyata ada 520 Warga Binaan Pemasyarakatan tersebut terdapat ketidak cocokkan data sehingga harus dilakukan perekaman dan pencocokkan kembali data KTP-Elektroniknya.

Selain untuk mensukseskan Pemilu 2019, Perekaman KTP-Elektronik ini juga bermanfaat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang sebelumnya tidak memiliki KTP-Elektronik setelah mereka bebas dari Lapas Narkotika Jakarta bisa memiliki Identitas Kependudukkan kembali. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini saya bisa memilih pada Pemilu 2019”. Hal ini disampaikan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan yang tidak ingin disebutkan inisial namanya menyampaikan kepada Tim Humas.

 

Kontributor : Heri dan Fahrurrozi (Tim Humas)

Skrining Mingguan Disambut Antusias Oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta-LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta Kamis, (28/2) kembali menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan rutin (Skrining) untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Kegiatan ini sudah dilaksanakan rutin setiap minggu di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mulai tanggal 24 Januari 2019 hingga akhir tahun nanti yang berlangsung mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Continue reading

Survey Pengukuran Sinyal Seluler di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Kamis (28/02) mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta untuk meninjau lokasi yang rencanannya dalam triwulan pertama akan segera dilakukan pemasangan Alat Pengendali Sinyal Seluler yang lebih canggih dari alat sebelumnya. Project  ini ditargetkan sudah terpasang di daratan Lapas/Rutan Cipinang dan Salemba. Alat ini dapat mengendalikan Sinyal WIFI, Sinyal Handphone, Sinyal Radio dan jangkauan sinyal di Area tertentu di mana alat tersebut dipasang.

Kegiatan Suvey Pengukuran sinyal ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS5.TI.02-140 tanggal 27 Februari 2019 perihal pemberitahuan survey pengukuran sinyal seluler di Cipinang dan Salemba yang ditandatangani oleh Dodot Adikoeswanto selaku Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama, yang merupakan tindak lanju hasil rapat antara Direkorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (KOMINFO) dan Ditjen PAS perihal Design Review Meeting alat pengendali sinyal.

Kegiatan ini terlaksana dengan baik berkat kerjasama Kementerian Hukum dan Hak Asas Manusia (KEMENKUMHAM), Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditikers dan Kamtib).

Tujuan dari survey pengukuran sinyal seluler untuk meningkatkan pengamanan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang sebelumnya sudah terpasang alat pengendali sinyal jaringan 3G dan saat ini akan diperbarui menjadi jaringan 4G yang lebih canggih dari alat sebelumnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya transaksi maupun pengendalian bisnis narkoba yang dilakukan warga binaan dari dalam Lapas serta melibatkan petugas di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan ini perwakilan dari Direktorat Teknologi Informasi dan Kerjasama (Ditikers) didampingi petugas Lapas Narkotika melakukan pemeriksaan perangkat, lokasi pemasangan dan pengukuran sinyal, agar perangkat terbaru dapat segera dipasang dan bisa berfungsi dengan baik.

Kegiatan survey ini dilakukan dengan menyusuri area branggang dan lapangan tembak Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, “setelah survey di Lapas Narkotika selesai selanjutnya kami akan bergerak ke RS Pengayoman , Rutan dan Lapas Klas I Cipinang”, ungkap Arif kepada Tim Humas

 

Kontributor dan Dokumentasi : Gde dan Ibnu (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

Kegiatan Pembangunan Karakter Bagi Petugas Pemasyarakatan Dalam Rangka Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2019 pada Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta Melalui Aplikasi Zoom

Jakarta Lapsustiknews : Berdasarkan surat edaran tanggal 21 Februari 2019 dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan No: PAS-UM.01.01-32 Perihal Pembangunan Karakter bagi Petugas Pemasyarakatan Rabu,(27/2) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti kegiatan Pembangunan Karakter Bagi Petugas Pemasyarakatan Melalui Aplikasi Zoom, sebagai rangkaian Kegiatan Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2019 serta dalam rangka meningkatkan kapasitas Petugas Pemasyarakatan.

Kegiatan Pembangunan Karakter Bagi Petugas Pemasyarakatan ini serentak dilaksanakan diseluruh Unit Pelaksana Teknis Lapas/Rutan se-Indonesia. Untuk Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung I Lantai III Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang dihadiri oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta para pejabat struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Tamu undangan dari Perwakilan Badan penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan (Balitbang) Kementerian Agama RI, Koramil Wilayah Jakarta Timur dan Kepala Polisi Sektor (Ka.Polsek) Wilayah Jakarta Timur dan Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Sebelum terhubung dengan aplikasi zoom yang dipusatkan di Gedung Graha Bhakti Pemasyarakatan Lantai 6 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta secara internal Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang mengatakan “Terimakasih saya ucapkan kepada para tamu undangan yang berkenan hadir perwakilan dari Balitbang Kementerian Agama RI, Koramil dan Kapolsek juga seluruh Pejabat dan Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk menyaksikan kegiatan pemberian materi motivasi Pembangunan Karakter bagi Petugas Pemasyarakatan melalui aplikasi Zoom yang dipusatkan di Kantor Ditjen Pemasyarakatan.” Asep menambahkan “Harapan saya semoga dengan kita bersama-sama mengikuti kegiatan motivasi ini kita semua akan lebih termotivasi dan semakin berkarakter yang baik dalam menjalani profesi menjadi petugas dilingkungan pemasyarakatan.”

Setelah sambutan kemudian acara berikutnya mulai terhubung dengan media aplikasi zoom yang dipusatkan di Kantor Ditjen PAS Lantai 6 Graha Bhakti Pemasyarakatan. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemasyarakatan lalu pembacaan do’a dan dilanjutkan laporan kegiatan yang dibacakan oleh Direktur Teknologi dan Kerja Sama (Tikers) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan “Tema kegiatan adalah Pembangunan Karakter Bagi Petugas Pemasyarakatan dengan tujuan agar seluruh petugas pemasyarakatan lebih mempunyai moral yang lebih baik karena bisa dikatakan kegiatan ini merupakan penguatan kapasitas dengan harapan mampu mengambil ilmu yang postif dari motivator yang akan memberikan materi dan bisa diterapkan dalam tugas fungsinya masing-masing.” Selanjutnya Sekretaris Ditjen PAS menyampaikan “Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Ditjen PAS dengan Balitbang Diklat Kementerian Agama RI yang akan dilakukan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) dengan Kepala Balitbang Diklat Kementerian Agama RI.

Sri Puguh Utami dalam sambutannya menyampaikan “Kegiatan Pembangunan Karakter Bagi Petugas Pemasyarakatan merupakan rencana yang sudah diagendakan yang merupakan tindak lanjut keseriusan bagi kami untuk memberikan pelayanan dan pembinaan bagi kepentingan seluruh petugas pemasyarakatan terutama dibidang intelektual yang bermoral.” Sri Puguh menambahkan “Harapan kami semoga dengan adanya kegiatan melalui media aplikasi zoom ini bisa terlaksana sesuai dengan sasaran dan tujuan kami yang ingin menjadikan petugas pemasyarakatan lebih punya karakter yang berbobot dan berkualitas.”

Kemudian Prof.Abdul Rahman Mas’ud selaku Kepala Balitbang Diklat Kementerian Agama RI memberikan materi motivasinya tentang 9 Prinsip Dasar Kehidupan sebagai berikut :

  1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari
  2. Kejujuran dan Integritas
  3. Bertanggung jawab
  4. Hormat pada aturan dan Hukum Masyarakat
  5. Hormat pada hak orang / warga lain
  6. Cinta pada kerjaan
  7. Berusaha keras untuk menabung dan investasi
  8. Mau bekerja keras
  9. Tepat Waktu

Acara berakhir dengan sesi foto bersama Petugas Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta seluruh pejabat Struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan Tamu undangan yang hadir.

 (Kontributor : Nurmala Dewi, Dokumentasi: Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

 

Keceriaan Warga Binaan dan Keluarganya Saat Kunjungan Kontak Langsung

Jakarta,LapsustikNews–  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Selasa (26/02) menyelenggarakan kegiatan kunjungan langsung untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dilaksanakan di Lapangan Hijau Gedung 3 Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka apresiasi terhadap warga binaan yang telah menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adkam),Heri Purnomo, dalam sambutannya yang mewakili Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Dalam sambutannya Heri Purnomo menyampaikan ”Pelaksanaan kegiatan layanan kunjungan diberikan dalam rangka Apresiasi Penghargaan dari Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, atas dukungan warga binaan sehingga terciptanya keamanan dan ketertiban di dalam Lapas”.

Selain itu, “Heri Purnomo berharap pemberian reward seperti ini semoga menjadi motivasi bagi setiap WBP untuk aktif mengikuti kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan bila kunjungan langsung ini terus berjalan dengan aman dan tertib Kalapas akan memberikankan secara rutin sebulan sekali kunjungan langsung ini,” ucap Heri Purnomo.

Kelihatan nampak wajah-wajah ceria penuh bahagia WBP dengan keluarganya dimana mereka bisa bertemu langsung dan berkumpul bersama. Anak-anak wbp yang ingin berjumpa dengan ayahnya bisa tetap bermain di Area yang telah disediakan sehingga keceriaan mereka tetap terjaga.

“Alhamdulillah, hari ini  saya sangat bahagia sekali karena saya dan anak saya bisa besuk  ayahnya  dengan melihat secara langsung, saya senang sekali diberikan kemudahan bertemu dengan suami saya, bangga sekali, saya sangat berterima kasih kepada Petugas atas pelayanannya,”ucap Ema (31) salah satu pengunjung wanita yang suaminya terjerat kasus narkoba.

Data yang diperoleh tim humas, total WBP yang dikunjungi sebanyak 354 orang . sedangkan jumlah pengunjung yang datang pada hari ini berjumlah 653 orang, yang terdiri dari 90 orang pengunjung pria, 398 orang pengunjung wanita dan 165 pengunjung anak-anak.

Kegiatan kunjungan berjalan baik, para pengunjung dengan sabar dan tertib menunggu nomor antrian panggilan. Untuk ibu yang menyusui dan anak-anak disediakan ruang menyusui dan bermain anak.

 

Kontributor : Syaeful (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

PROGRAM REHABILITASI BERBASIS PELATIHAN DAN KEWIRAUSAHAAN DI LAPAS NARKOTIKA KLAS IIA JAKARTA

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Narkotika Klas IIA Jakarta, mulai pada hari ini Senin 25 Februari 2019. Melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Berbasis Pelatihan dan Kewirausahaan bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta dan Yayasan Tenar (Terapi Narkoba) Indonesia.

Kegiatan ini nantinya akan rutin di lakukan setiap seminggu dua kali yaitu pada hari senin dan selasa dilakukan selama satu tahun di bagi ke dalam tiga Tahapan. Adapun target Warga Binaan yang akan mengikuti program rehabilitasi sejumlah 900 orang Warga Binaan. Pada tahap pertama kegiatan rehabilitasi ini terdapat 300 Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sejumlah 9 orang Petugas dari Yayasan Tenar (Terapi Narkoba) dimana 7 orang laki laki dan 2 orang perempuan sebagai narasumber pemberi materi. Pada hari ini ada tiga materi yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Materi pertama yang disampaikan yaitu materi mengenai Kesehatan, dimana materi tersebut berisikan bagaimana keinginan untuk mengkonsumsi narkoba itu muncul kembali serta bagaimana penanggulangannya juga pencegahannya. Dan pemberian informasi akibat yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba jenis tertentu.

Materi  kedua yang disampaikan yaitu materi mengenai Main Power, dimana materi tersebut berisikan bagaimana merubah Main Set untuk tidak berpikir negatif, bahwa belum terlambat untuk merubah motivasi untuk berubah menjadi lebih baik dan tidak mengulangi kembali kesalahan yang pernah dilakukan.

Serta materi yang ketiga yaitu materi mengenai Kerohanian, dimana materi tersebut berisikan bagaimana mereka harus lebih mengenal dirinya sendiri bahwa apa yang mereka lakukan dimasa lalu itu salah, dengan adanya materi ini diharapkan dapat memperkuat keyakinan untuk tidak mengulang kembali apabila sudah keluar atau bebas dari Hukuman.

Setiap sesi dan pertemuan akan berbeda untuk pemberian materi yang di sampaikan, diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan motivasi untuk merubah mainset seseorang untuk berubah menjadi lebih baik.

 

Kontributor : Fahrurrozi (Tim Humas)

Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Paket C Tahun Pelajaran 2018-2019 Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta

Jakarta, LapsustikNews –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta (25/02) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Paket C Tahun Pelajaran 2018-2019 bagi warga binaan.

Ujian Akhir Semester (UAS) ini dilaksanakan di ruang belajar mengajar (PKBM) Pandu Pelajar Mandiri Lapas Narkotika Jakarta, diikuti oleh 31 orang peserta. Para peserta ini terdiri dari 26 warga binaan Lapas Narkotika dan 5 peserta dari Pondok Pesantren Al Umamah Duren Sawit Jakarta Timur.

Ujian Akhir Semester(UAS) dilaksanakan dari tanggal 18-26 Februari 2019. Jadwal UAS hari ini adalah Bahasa Inggris dan Sosiologi. Kegiatan diawali dengan berdoa bersama supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam pelaksanaan UAS tersebut diawasi langsung oleh petugas Lapas Narkotika. “Semoga semua peserta ujian mendapatkan hasil yang memuaskan,” ucap Hermansyah selaku petugas pengawas.

Untuk jadwal Ujian Sosiologi yang seharusnya dilaksanakan siang dimajukan langsung setelah Ujian Bahasa Inggris dikarenakan Peserta Ujian akan mengikuti Kegiatan Rehabilitasi Berbasis Pelatihan dan Kewirausahaan.

“Saya sangat antusias dalam mengikuti Ujian Akhir Semester ini,” ucap Rizki warga binaan yang menjadi salah satu peserta ujian.

 

Kontributor : Syaeful (Tim Humas)

11 Peserta pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan turun lapangan untuk pelatihan penyusunan Litmas di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Jakarta, LapsustikNews –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta (22/02) kedatangan peserta pelatihan Pembimbing Kemasyaraktan (PK) untuk melaksanakan praktek penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), adapun jumlah peserta yang mengikuti praktek ini sebanyak 11 orang Calon Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan 3 pendamping dari BPSDM Kemenkumham. Para peserta ini merupakan calon PK yang sedang mengikuti Diklat di BPSDM.

Kegiatan praktek ini di laksanakan di ruang belajar mengajar (PKBM) Lapas Narkotika Jakarta, dengan melibatkan 11 orang warga binaan pemasyarakatan sebagai Narasumbernya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta, Lis Susanti mengawali sambutannya dengan memberikan arahan kepada peserta diklat untuk memaksimalkan praktek tersebut, supaya hasil yang dicapai maksimal sehingga para peserta dinyatakan lulus dan menjadi Pembimbing Kemasyarakatan yang profesional.

Selanjutnya, setelah melakukan praktek pada hari ini, para peserta harus membuat laporan yang mana laporan tersebut akan diujikan untuk menentukan kelulusan para peserta.

“Apabila peserta diklat ini dinyatakan tidak lulus maka peserta harus mengulang diklatnya sampai benar-benar dinyatakan lulus dan layak menjadi Pembimbing Kemasyarakatan”, ucap Ibu Isye Gilar Gunani.

Kontributor : Gde Dwaja Putra (Tim Humas)

Apel Pemusnahan Barang Sitaan Hasil Penggeledahan Periode 2018 sampai dengan Bulan Februari 2019 di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta memusnahkan Barang Sitaan Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Lapas Narkotika Jakarta, Periode 2018 sampai dengan bulan Februari 2019. Barang yang di musnahkan antara lain Handphone hingga Senjata Tajam.

Pemusnahan Barang Sitaan tersebut dilakukan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Jum’at (22/02), pukul 08.30 WIB. Pemusnahan itu dipimpin oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar dan di hadiri oleh Jajaran Pegawai Lapas Narkotika Jakarta serta di saksikan oleh Perwakilan dari Anggota TNI dan Polri Wilayah Hukum Jakarta Timur.

Adapun Perwakilan dari Unsur Polri hadir antara lain AKBP Arif. S selaku Kepala Bagian Operasi (Ka. Bag Ops) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suherman Syah selaku Kepala Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Ka. Sat Tahti) Polres Metro Jakarta Timur, dan dari Unsur TNI hadir Kapten ARH M. Sianturi Wakil Komandan Koramil (Wadanramil) Jatinegara, Serda Tarsono (Babinsa) Koramil Jatinegara, dan Kopda Asep SN (Babinsa) Koramil Jatinegara.

“Kita melakukan pemusnahan barang sitaan berupa Alat Komunikasi Handphone, kemudian ada Alat Senjata Tajam Buatan. Ini adalah Hasil Sidak kerjasama dengan Tim Satgas Kamtib Tingkat Kantor Wilayah maupun Sidak Internal. Terima Kasih kepada Teman – teman dari Polri dan TNI yang telah hadir dan Mendukung langkah – langkah kami dalam rangka mengantisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) di dalam Lapas. Apresiasi untuk teman – teman yang telah melakukan Operasi sedemikian rupa, “ ujar Asep.

Barang sitaan yang dimusnahkan itu terdiri dari 180 Ponsel genggam, 30 Senjata tajam buatan, 2 Barang Elektronik (Kipas Angin dan Magic Com), 15 Headset, dan 9 Charger Hp. Barang – barang itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Petugas Sudin Kesehatan Jakarta Timur cari jentik nyamuk di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta-LapsustikNews, Untuk melanjutkan kegiatan pelatihan juru pemantau jentik (Jumantik), Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Timur dan Petugas Puskesmas Kecamatan Jatinegara melakukan pengecekan langsung ke tempat penampungan air yang ada di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta, Kamis (21/2). Pengecekan tersebut dilakasanakan di kamar hunian blok C. Petugas Sudin Kesehatan Jakarta Timur dan petugas Puskesmas Kecamatan Jatinegara bersama petugas kesehatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dengan didampingi oleh petugas jaga blok C Melakukan pengecekan keseluruh tempat penampungan air yang ada di kamar hunian blok C yang berjumlah 48 Kamar dan 3 kamar mandi umum. Dalam pengecekan tempat penampungan air tersebut, ditemukan 34 kamar yang terdapat jentik nyamuk.

“Dari 48 kamar & 3 kamar mandi umum  di blok C, terdapat 34 kamar positif jentik nyamuk,” ucap Widya Rama Sujiwati, petugas kesehatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Salah satu petugas puskesmas Kecamatan Jatinegara, Risky Pebri Rahmasari, berharap agar WBP yang menjadi jumantik bisa lebih giat dan secara rutin melakukan pengecekan  tempat-tempat penampungan air yang ada di dalam kamar hunian WBP.

“Dengan hasil masih banyaknya tempat penampungan air yang positif terdapat jentik nyamuk, maka dihimbau sekali lagi kepada WBP yang menjadi jumantik agar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN perlu ditingkatkan untuk mencegah Kejadian Luar Biasa atau KLB demam berdarah di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Untuk bak-bak penampungan air yang tidak bisa dikuras agar menaburkan bubuk abate kedalam bak tersebut,” ujar Pebri saat memberikan pengarahan kepada WBP yang menjadi jumantik.

 

   

 

Kontributor Andi (Tim Humas)