Kalapas Memberikan Arahan kepada Seluruh Pegawai setelah Senam Pagi bersama di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews : Seluruh pejabat dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta Jumat (30/11) melaksanakan senam pagi bersama yang dimulai dari jam 07.00 s.d 08.30 wib. Kegiatan senam di laksanakan di halaman belakang gedung utama yang dipimpin oleh 3 instruktur senam yang khusus di undang oleh Kepala Lapas. Senam bersama ini merupakan aktifitas rutin setiap pekan dilaksanakan oleh seluruh pejabat dan pegawai Lapas Narkotika Jakarta.

 

Setelah senam pagi berakhir dengan penuh semangat Kalapas memerintahkan kepada seluruh pejabat struktural, petugas dan jajaran pengamanan Lapas Narkotika Jakarta untuk mengikuti arahan yang akan diberikan langsung oleh Kalapas. Asep Sutandar selaku Kalapas menyampaikan dalam arahannya “Menyikapi musibah yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh Lamboro di Gampoh Bineh Blang, sebanyak 113 tahanan kabur dari selnya kamis malam (29/11), kita sebagai petugas lapas meskipun tidak mengetahui apa yang menjadi sebab timbulnya musibah itu tapi kita harus lebih waspada, peduli dan pastinya lebih hati-hati terutama dibagian pengamanan.” Asep menambahkan “Bekerjalah sesuai aturan yang berlaku ketika terjadi pergantian shit jaga itu harus dalam keadaan personil yang tetap ada bukan kosong, karena disini bisa menjadi celah timbulnya tahanan atau napi untuk melakukan tindakan yang tidak diharapkan oleh kita semua.” Asep melanjutkan “Mari sama sama kita ambil pelajaran berharga, kita sikapi dengan perbaikan kinerja, disiplin, menjadi teladan sehingga pekerjaan kita bisa lebih baik, aman dan terkendali.” “Semoga dengan adanya pertemuan kegiatan ini Pegawai Lapas Narkotika Jakarta bisa lebih berhati –hati dalam bekerja, dimana atasan langsung bisa mengawasi anak buahnya dan pimpinan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.”

 

Setelah selesai seluruh pegawai kembali ketempat kerjanya masing-masing tetapi pejabat struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta berkumpul kembali bersama Kalapas untuk membahas persiapan agenda kegiatan kerja berikutnya yang akan dilaksanakan di bulan Desember 2018.

 

Kontributor : Nurmala Dewi ( Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta )

 

Lapas Narkotika Jakarta Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI yang ke-47

Jakarta, LapsustikNews – Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) 29 November 2018 di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Kamis (29/11) dimulai pukul 08.00 WIB. Upacara di pimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta. Asep Sutandar selaku Pembina Upacara, Farid Wajdi Kepala Sub Seksi Pelaporan Tata Tertib sebagai Komandan Upacara dan Kepala Seksi Administrasi Kemanan Heri Purnomo selaku perwira upacara.

Peserta Upacara terdiri dari Pegawai, Calon Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dan Sekitar 500 an Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta. Tema dari upacara ini adalah “Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa”. Dalam Amanatnya, Asep membacakan Pidato Peringatan Hari KORPRI dari Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Nasional KORPRI Pada Hari Ulang Tahun ke-47 Tahun 2018. Tujuan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-47 KORPRI bertujuan untuk mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonsia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik, meningkatkan semangat profesionalitas seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Tema peringatan hari ulang tahun ke-47 KORPRI adalah Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa maka jadikanlah momentum pelaksanaan pemilihan legislatif dan Pilpres tahun 2019 sebagai netralitas dan profesionalisme dalam menerapkan panca prasetya KORPRI yaitu pengabdian anggota KORPRI bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu melainkan pengabdian anggota KORPRI hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat.”

“Rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, bertanggungjawab dan berorientasi kerja fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik makin murah,cepat dan makin baik hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktifitas dan menghambat akselerasi laju pembangunan nasional.”

“Akhirnya kepada segenap jajaran KORPRI dimanapun bekerja selamat menunaikan tugas dan kewajiban lanjutkan pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara, Dirgahayu Korps Pegawai Republik Indonesia yang ke – 47 KORPRI maju terus.”

Upacara berlangsung kurang lebih selama 1 jam dengan khidmat dan di tutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Arif Makmur selaku petugas pembaca doa.

 

Kontributor : Nurmala Dewi ( Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta )

Kajian Dzuhur sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440H Bersama Putra Almarhum Kyai Sejuta Umat

Jakarta, LapsustikNews  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta menyelenggarakan kajian dzuhur sekaligus Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW untuk yang kedua kalinya di Tahun ini, Rabu (28/11). Hadir dalam Acara ini Kepala Kantor Wilayah  ( Kakawil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Perwakilan dari Polres Metro Jakarta Timur, Perwakilan dari Badan Narkotika Nasional, Perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Pejabat Struktural dan Staff Pegawai Lapas Narkotika Jakarta serta sekitar 700 an Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta.

Acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kali ini dimulai pada Ba’da Dzuhur. Setelah Jamaah melaksanakan Ibadah Solat Dzuhur secara Berjamaah, seluruh peserta dengan Khidmat mengikuti rangkaian Kegiatan.

Asep Sutandar selaku Kepala Lapas menyampaikan dalam laporannya “Berterima kasih kepada panitia dan tamu undangan terutama KH.Fikri Haikal MZ yang menyediakan waktunya nanti untuk mengisi tausiyah.” Asep Menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan Maulid ini bisa menambah kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan pastinya ilmu pengetahuan agama islam dengan baik tentang Nabi Muhammad SAW.”

Bambang Sumardiono selaku Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta dalam Sambutannya  menyampaikan “Momen dan Kesempatan ini manfaatkanlah dengan semaksimal mungkin, ia berharap melalui kegiatan semacam ini dapat menambah Keimanan Warga Binaan Pemasyarakatan dan Petugas Lapas Narkotika Jakarta”. Fikri Haikal MZ menyampaikan, “Satu – satunya Pemimpin di Dunia yang cintanya kepada umat dari Dunia hingga Akhirat adalah Nabi Besar Muhammad SAW, kita patut meneladani Hidup Beliau, Nabi Hidup dengan Sangat Sederhana. Ada 3 Hal yang menjadi Pesan terakhir Sebelum Beliau Wafat, Yaitu :

  1. Assholatu Immaddudin yang artinya sholat adalah tiang agama bagi umat islam dimana Alloh langsung yang turun memerintahkan kepada Nabi Muhammad SWT. Sholat merupakan cara untuk berinteraksi dengan Alloh SWT, sholatlah dengan rasa cinta bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja.
  2. An Nissa, Mengangkat Harkat dan Martabat Wanita, Muliakanlah Wanita. Bagi kaum wanita jagalah akhlaq karena wanita merupakan insan yang bisa menimbulkan ujian bagi kaum laki-laki. Jangan pernah menjadi wanita bertingkah seperti Iblis yang selalu mengganggu. Wanita merupakan tiang negara, jika wanita nya baik maka negara pun akan baik
  3. Ummati, Nabi Muhammad SAW mengucapkan kalimat tersebut sebelum meninggal. Nabi Muhammad selalu memikirkan nasib umatnya dan Alloh menyampaikan kepada malaikat Jibril bahwa tidak akan dimasukan hamba Alloh ke dalam syurgaNya sebelum umatnya Nabi Muhammad SAW. Seluruh Umat Islam bersikaplah yang baik, pandailah memilih teman bergaul karena contoh nyata warga binaan pemasyarakatan yang ada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini disebabkan salah pergaulan dan kedepan setelah bebas dari Lapas di harapkan para wbp dapat menjadi pribadi yang lebih baik, taat beribadah dan tidak mengulangi perbuatan jahat lagi.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

Kembali Tampil Di BNN, Grup Orkes Gambus Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Bikin Bangga

Kembali Tampil Di BNN, Grup Orkes Gambus Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta Bikin Bangga

 

Jakarta-LapsustikNews, Grup Orkes Gambus Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta kembali tampil di depan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), pejabat dan ratusan pegawai BNN dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2018 M yang diselenggarakan di kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang Jakarta Timur, Selasa (27/11). Atas kesempatan tersebut, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Jumadi, mengungkapkan rasa bangganya.

 

“Dikesempatan yang kedua, pastinya kami bangga bahwa lagi-lagi mendapat kepercayaan untuk mengisi acara di BNN dan pastinya bukan kita saja yang bangga. Tapi WBP pun dianggap mampu mengikuti pembinaan di Lapas Narkotika Jakarta”, ucap Jumadi kepada Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta.

 

Jumadi juga berharap citra positif narapidana dan pemasyarakatan dapat meningkat seiring semakin banyaknya kesempatan tampil bagi WBP Lapas Narkotika Jakarta mengisi acara-acara di instansi pemerintah.

 

“Saya berharap dengan semakin banyaknya organisasi atau badan pemerintah lainnya yang mempercayakan pengisian acara oleh grup band dan gambus WBP Lapas Narkotika Jakarta akan meningkatkan citra positif Narapidana dan Pemasyarakatan di tengah masyarakat,” harap Kasubsie Bimkemaswat Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta tersebut.

 

Atas kehadiran dan tampilnya Orkes Gambus WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta memenuhi undangan Kepala BNN Nomor B/Und-540/XI/RO/KP.04/2018/BNN tanggal 19 November 2018, Kepala BNN, Heru Winarko, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya.

 

“Kepada tim Gambus Lapas Narkotika Cipinang terima kasih atas kedatangan dan penampilannya di sini ” ucap Kepala BNN tersebut dalam sambutannya.

 

Kontributor : Sadi (Tim Humas LapsustikJkt)

Minimalisir korban, Lapas Narkotika Jakarta Adakan Simulasi Penyelamatan Bencana Gempa Bumi

Jakarta,Lapsustiknews- Menindaklanjuti sosialisasi Potensi Gempa Bumi Jakarta oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengadakan simulasi penanganan gempa bumi, Jum’at (23/11). Kegiatan dimulai dengan penjelasan mengenai hal-hal yang harus dilakukan bila terjadi gempa. Selanjutnya simulasi dilaksanakan dimulai dimana saat pegawai yang sedang berada di ruang kerja dan WBP di dalam blok masing-masing tiba tiba terjadi gempa dan ada peringatan gempa dari petugas. Gugus Penyelamatan Gempa Lapas Narkotika Jakarta yang di ketuai oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Anak Didik, Soeistanto, dan tim yang terdiri dari tim Captain Flooor, tim Hunian Sementara (Huntara), tim Dapur Umum, tim Quick assesment dan tim Medis segera melaksanakn tugasnya masing masing.

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan dalam rangka meminimalisir jumlah korban apabila terjadi bencana gempa bumi di wilayah Jakarta, mengingat Jakarta merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi gempa bumi. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Asep Sutandar, dalam pengarahannya.

“Mengingat banyak kejadian gempa yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Jakarta ini kan bisa terjadi gempa. Oleh karena itu, kita perlu melaksanakan kegiatan simulasi penanganan gempa bumi. Kenapa? Karena kita ingin tidak ada korban atau paling tidak jumlah korban seminimal mungkin bila terjadi gempa. Baik bagi pegawai maupun bagi para warga binaan. Saya berharap gugus penyelamatan gempa dapat bekerja secepat dan sebaik mungkin sesuai tugas-tugasnya apabila hal tersebut terjadi”, ujar Asep Sutandar dalam sambutannya.

Kegiatan simulasi penanganan gempa bumi mendapat antusias yang sangat baik dari WBP dan petugas yang ikut kegiatan simulasi, dimana mereka bisa melaksanakan arahan dan petunjuk dari captain Floor saat simulasi.

“Positif sekali kegiatan ini, bisa menjadi bekal kita kalau terjadi gempa baik di kantor maupun di rumah”, ucap Abdul Rojak, salah satu staf Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

“Bagus pak, jadi saya tahu cara menyelamatkan diri kalau ada gempa. Tapi mudah-mudahan sih engga terjadi gempa”, ujar AM (20), WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang divonis 4 tahun karena kasus narkoba.

Kontributor: Sadi

Dokumentasi: Tim Humas Lapsustikjkt

 

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Lapas Narkotika Jakarta.

Lapsustik news : Selasa 20 Nopember 2018, Lapas Narkotika Jakarta melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammmad SAW yang di hadiri oleh Bpk. Kakanwil Kemenkum dan HAM DKI Jakarta, Bpk. Kadiv Pemasyarakatan, Kabid Keamanan, Pejabat struktural, pegawai, serta 500 orang santri Lapas Narkotika Jakarta.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diawali dengan Pembacaan qalam ilahi oleh perwakilan Santri. Selanjutnya Kalapas Narkotika Klas IIA Jakarta memberikan laporan pelaksanaan kegiatan ini.

Bapak Bambang Sumardiono dalam Sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau meminta kita semua agar mampu meneladani 4 sifat Nabi Muhammad SAW yaitu Sidiq yaitu jujur, Amanah yaitu dapat di percaya, Tabligh yaitu menyampaikan dengan benar dan apa adanya, Fathonah yaitu cerdas dalam kehidupan sehari hari. Terutama khusus untuk para WBP Lapas Narkotika Jakarta semoga nanti keluar lapas mampu menjadi pribadi yang lebih baik.

Ustad Muhammad Sholeh selaku pengisi Acara pada hari ini menyampaikan kiranya Peringatan Maulid ini mampu memperkuat Uhkuwah Islamiyah di antara kita semua.

Sosialisasi Potensi Gempa Bumi Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews : Menyikapi berbagai bencana alam yang menimpa Bangsa Indonesia berupa Bencana Nasional Gempa Bumi dan Tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Palu Sulawesi Tengah. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengundang nara sumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memberikan sosialisasi Potensi Gempa Bumi Jakarta, Jum’at (16/11) di Ruang Gedung Utama Lantai 3 Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta. Sosialisasi diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural, Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dan 2 nara sumber dari BMKG wilayah Jakarta Pusat.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Lis Susanti selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Ka.Subbag) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mewakili Kepala Lembaga pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta yang berhalangan hadir. Lis Susanti menyampaikan dalam sambutannya “ Dikarenakan adanya peristiwa musibah bencana gempa bumi yang terjadi  memakan banyak jumlah korban di beberapa wilayah Provinsi Indonesia, kami bermaksud mengadakan acara sosialisasi penanggulangan bencana gempa agar kita semua yang berada di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini bisa saling menyelamatkan diri dan sesama kita terutama bisa menolong atau membantu warga binaan pemasyarakatan yang jumlahnya mencapai ribuan.” Lis menambahkan “Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini para petugas lapas mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk keselamatan diri dan keluarga dalam menghadapi gempa bumi yang berpotensi terjadi di Jakarta.”

Narasumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Suci Dewi selaku Kepala Sub bidang Mitigasi Gempa menyampaikan bahwa, “Jakarta bukanlah daerah subduksi yang akan mengakibatkan gempa, tetapi Jakarta akan menjadi daerah yang terdampak oleh gempa.”

Untuk mengantisipasi bencana tersebut, pada sosialisasi ini, Suci Dewi  dan rekannya Yudo Dwi  menyampaikan hal-hal yang harus dilakukan ketika menghadapi  bencana gempa bumi dan tsunami. Jauh sebelum bencana terjadi, keluarga yang tinggal di daerah rawan bencana harus memperhatikan cara menata barang agar tidak membahayakan saat bencana terjadi. Jika seseorang sedang berada di lantai atas saat terjadi bencana gempa bumi, selain bersembunyi di bawah meja, adalah mendekatkan diri dengan tiang di pojok ruangan karena tiang tersebut merupakan pondasi utama rumah atau gedung.

Kegiatan diakhiri dengan Simulasi yang dilakukan oleh semua pejabat dan pegawai yang hadir.

 

Kontributor : Nurmala Dewi ( Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta )

 

Kunjungan Peserta Pelatihan Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Sebanyak 25 Peserta Pelatihan Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Narkotika Jakarta, Kamis (15/11) Pukul 09.00.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Rombongan peserta di pimpin oleh Bapak Yanuar Sadewa, S.Ag. M.Si selaku Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Banten yang  sekaligus sebagai Perwakilan Penyelenggara. Yanuar menyampaikan “Tujuan dari Kunjungan ini adalah untuk Menyamakan Persepsi dan Sinergitas Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehibilitasi”.

“Selain Berkunjung ke Lapas Narkotika Jakarta, Peserta Rombongan ini juga mengunjungi Lapas Narkotika Bandar Lampung, Lapas Narkotika Langkat, dan Lapas Narkotika Samarinda. Ke 25 Peserta Rombongan ini terdiri dari Perwakilan Angota Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Riau, Polda Kalsel, Polda Sulut, Kejati DKI Jakarta, Kejati Banten, Kejati Riau, Kejati Sulut, BNNP DKI Jakarta, BNNP Banten, BNNP Riau, BNNP Kalimantan Selatan, BNNP Sulawesi Utara, BNNK Tangerang Selatan, BNNK Cilegon”.

Kedatangan Rombongan peserta di sambut oleh Kalapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar. Dalam kesempatan tersebut Kalapas menyampaikan Tentang Kegiatan yang berkaitan dengan Program Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Jakarta, yang salah satunya merupakan Program Rehabilitasi Pecandu Narkoba.

Dalam kunjungan ini Peserta Rombongan dibagi menjadi 6 Kelompok untuk melakukan Sesi Wawancara terhadap Beberapa Warga Binaan Pemasyarakatan. Di Akhir Acara Rombongan di ajak untuk Meninjau Ruang Kelas Program Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta dan Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Budi Leksono

Lapas Narkotika Jakarta Melaksanakan Upacara Bendera dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan yang ke -73

Jakarta, LapsustikNews – Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Senin (12/11) dimulai pukul 08.00 WIB. Upacara di pimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas IIA Jakarta. Asep Sutandar selaku Pembina Upacara, Jumadi Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) sebagai Komandan Upacara dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Dody Naksabani selaku perwira upacara.

Peserta Upacara terdiri dari Pegawai, Calon Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dan Sekitar 500 an Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta. Tema dari upacara ini adalah “Semangat Pahlawan Di Dadaku”. Dalam Amanatnya, Asep membacakan Pidato Peringatan Hari Pahlawan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

“Setiap tahun pada tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.” “Di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih.” “Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.” “Semangat Pahlawan Di Dadaku mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.”

“Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita, aamiin.”

Upacara berlangsung kurang lebih selama 1 jam dengan khidmat dan di tutup dengan pembacaan doa oleh Hermansyah selaku petugas pembaca doa.

 

Kontributor : Nurmala Dewi ( Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta )

THE GATHERING OF HEROES, MOMENT WBP TAMPIL BERSAMA PAHLAWANNYA DAN BANGKITKAN SEMANGAT UNTUK PERANGI NARKOBA

Jakarta,LapsustikNews – Kegiatan The Gathering of Heroes memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2018 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Sabtu (10/11), berlangsung meriah. Pelaksanaan kegiatan meliputi layanan kunjungan khusus, perlombaan baca puisi perjuangan, perlombaan fashion show baju pahlawan dan menyanyi lagu perjuangan antara warga binaan pemasyarakatan (wbp) bersama keluarganya. Orang tua pemenang pertama lomba bernyanyi, menyampaikan kesannya dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Harapan saya anak saya bisa menjadi lebih baik. Semua persoalan buruk semua insan pasti akan dapat. Tapi itu kita kubur dalam dalam dan tidak akan kita bongkar lagi untuk kita menjadi generasi yang lebih baik,” ucap ayah Hafis, sambil berkaca-kaca karena terharu baru kali ini menyanyi bersama anaknya.

Kegiatan The Gathering of Heroes bertujuan untuk menggelorakan semangat kepahlawanan dan WBP bisa menyadari definisi pahlawan secara luas serta sebagai bentuk implementasi peningkatan peran serta dan kontribusi masyarakat. Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Arpan. Pada akhir sambutannya, Arpan menyatakan bahwa saat ini kita berperang melawan narkoba.

“Pesan saya yang paling mendalam, kalau dulu kita perang menghadapi musuh, mengorbankan nyawa dan darah, sekarang mari kita bulatkan tekad bersama untuk perang melawan narkoba yang merusak dan meracuni bangsa Indonesia ini. Sekali lagi, sekarang kita perang melawan narkoba”, ujar Arpan dalam sambutan membuka acara The Gathering of Heroes di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Selain mengikuti kegiatan lomba, para WBP juga menampilkan drama musikal, grup band dan memajang handycraft karya warga binaan. Dalam acara tersebut, total WBP yang dikunjungi sebanyak 134 orang, sedangkan pengunjung yang membezuk sebanyak 293 orang, terdiri dari 41 pengunjung laki-laki, 165 pengunjung perempuan dan 87 pengunjung anak-anak.

 

Kontributor: Sadi (tim humas)