Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahaya Kebakaran Di Lapas Bagi CPNS Oleh Jajaran Suku Dinas Jakarta Timur

Jakarta, LapsustikNews – Guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama masa orientasi lanjutan ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mengadakan pelatihan penaggulangan keadaan darurat bahaya kebakaran di lapas, Rabu (28/2). Pelatihan dipimpin oleh instruktur dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Coki Sitohang dan Dede Budi Simatupang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemberian teori di kelas dan praktek dilapangan.

“Kami ingin para CPNS tahu dan mampu menanggulangi kebakaran apabila terjadi kebakaran di dalam lapas”, ucap Bisri Mustopa, Kepala Urusan Umum Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan tersebut.

Dalam pelatihan tersebut, CPNS diberi pengetahuan mengenai penyebab kebakaran, kendala menangani kebakaran di Jakarta, klasifikasi kebakaran, proses terjadinya kebakaran, prinsip  menanggulangi kebakaran, jenis-jenis alat pemadam api ringan (APAR) dan berat (APAB) serta teknik menggunakan APAR dan teknik menanggulangi kebakaran menggunakan berbagai peralatan.

“Dalam upaya pemadaman api, yang perlu diperhatikan adalah segitiga api, yaitu oksigen (O2), panas dan bahan bakar. Apabila ketiga unsur ini bisa kita kendalikan maka api akan padam” ujar Dedi Budi Simatupang , yang telah menjadi petugas pemadam kebakaran sejak tahun 1990.

Instruktur kemudian mempraktekan cara memadamkan api menggunakan tangan kosong, karung goni basah dan APAR. CPNS pun berkesempatan mempraktekkan cara memadamkan api.

 

Kontributor : Sadi (Dokumentasi : Tim Humas Lapsustik Jkt).

Assesment Wawancara 100 CPNS Lapas Narkotika Jakarta Sebelum Masuk Ke Regu Pengamanan

Jakarta, Lapsustik News – Sebanyak 100 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Jakarta mengikuti assesment wawancara Kamis (22/2) sebagai Follow up kegiatan Assesment Psikologi yang dilaksanakan Kamis pekan lalu (15/2). Kegiatan ini untuk melengkapi data dari urutan kegiatan assesment psikologi sebelumnya namun menggunakan metode yang berbeda yakni Metode Wawancara yang bertujuan untuk lebih mengetahui Komitmen, Daya Tahan, Pengendalian Emosi,Integritas,Relasi Sosial dan Kerjasama dalam bekerja di Regu Pengamanan kelak  sesuai dengan aspek psikologinya. Demikian disampaikan oleh psikolog Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Winanti.

“Jadi kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan assesment psikologi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Metode yang digunakan adalah wawancara. Tujuan yang ingin kita capai adalah untuk mengetahui komitmen, daya tahan, pengendalian emosi,integritas,relasi sosial dan kerjasama saat bekerja di Regu Pengamanan nantinya”, ucap Winanti pada tim Humas.

Kegiatan assesment dilakukan oleh tim psikologi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta tim psikologi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Assesment dikoordinir oleh Aci Verawati, Kepala Seksi Assesment Dan Klasifikasi Ditjen PAS, yang juga ikut menjadi Assesor,

Aci menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan agar CPNS bisa lebih berusaha untuk bekerja dengan gerakan Pemasyarakatan PASTI Smart (Profesional-Akuntabel-Sinergi-Transparan-Inovatif dan Serious-Minded-Active-Responsive-Talk). Pelaksanaan kegiatan tersebut ditinjau pula oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta  Bambang Sumardiono.

 

Kontributor: Nurmala Dewi (doc: Tim Humas)

Latihan Menembak untuk Pegawai dan Latihan Keterampilan Bongkar Pasang Senjata untuk CPNS Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Sekitar 50 an Pegawai dan 100 an Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta mengikuti Latihan Bongkar Pasang Senjata dan Latihan Menembak di Lapangan Tembak IWK. Dusak Lapas Narkotika Jakarta, Selasa (20/02).

Sebelum latihan di lakukan, Beberapa  Instruktur dari Anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Jatinegara memberikan ulasan tentang Anatomi dan Teknis pelaksaan Bongkar Pasang Senjata. Turut Hadir dalam Kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta  Bambang Sumardiono, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Jakarta Asep Sutandar, Komandan Koramil Jatinegara Bapak Mayor Kav. Luky Dibyanto, dan Beberapa Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Wilayah DKI Jakarta.

Menurut Asep Sutandar, “Latihan Bongkar Pasang Senjata ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan setiap Personil pegawai. Kami berharap semua personil tidak hanya mahir menembak tetapi juga terampil saat melakukakn bongkar pasang senjata, ujarnya”.

“Selain meningkatkan kemampuan personil, latihan bongkar pasang senjata juga bermanfaat membersihkan senjata dan mempersiapkan senjata untuk bisa digunakan sewaktu – waktu, Asep menambahkan.”

Ditempat yang sama juga di laksanakan latihan menembak oleh Kakanwil dan Beberapa Petugas Lapas Narkotika Jakarta dengan menggunakan Senjata Buatan PT. Pindad Jenis Senjata Laras Pendek P3A.

Kontributor : Budi Leksono

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta Tahun Buku 2017

Jakarta, LapsustikNews – Senin (19/2) pukul 09.00, Koperasi Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang bertempat di Ruang Aula Gedung II Lapas Narkotika Jakarta, Cipinang – Jakarta Timur.

Agenda Utama RAT Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta Tahun Buku 2017 adalah membahas dan mengesahkan Anggaran koperasi pegawai Lapas Narkotika Jakarta Tahun Buku 2017 dan Rencana Kerja Tahun 2018.

RAT Koperasi Pegawai tersebut dihadiri Ketua Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta, Bapak Basuki Katono, Dewan Pembina Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta yang juga selaku Kepala Lapas Narkotika Jakarta Bapak Asep Sutandar, Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Jakarta Timur Bapak Samsu Rizal Khadafi, Pengurus Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta, Dewan Pengawas Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta serta sekitar 100 an Anggota koperasi yang hadir.

Dalam Sambutannya Kepala Suku Dinas Koperasi Jakarta Timur menyampaikan “Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta sejauh ini Berjalan Baik dan Dapat menghasilkan Keuntungan. Pengurus yang Baik dapat memberikan terobosan – terobosan yang baik dalam perkembangan Koperasi kedepannya. Peran pembina Koperasi juga sangat penting dalam hal membuat kebijakan, ini akan sangat berpengaruh dalam perkembangan koperasi.

Dalam Sambutanya Pembina Koperasi, Asep Sutandar menyampaikan “Selamat Kepada Seluruh Pengurus Koperasi yang telah menjalankan amanah selama tahun 2017 dengan Baik, sehingga Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dapat Terus Berkembang. Terima kasih atas Kepercayaan dan Support dari para Anggota Koperasi. Semoga Kedepan Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Jakarta semakin Maju dan semakin dapat mensejahterakan para Anggotanya.

Ketua Koperasi, Basuki Katono menyampaikan, “Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2017 Koperasi memiliki arti penting dan strategis selain untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan angota Koperasi juga merupakan salah satu bentuk kepatuhan dan tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban dan hak baik sebagai pengurus maupun anggota sebagai komponen organisasi.

Dalam RAT kali ini salah satu program yang di hasilkan adalah Koperasi kedepan akan meluncurkan Program Pinjaman Lunak dengan besaran Maksimal 20 jt rupiah tanpa bunga dengan tenor angsuran maksimal selama 6 Tahun bagi para Anggota.

RAT selesai pada jam 12.00 yang di Akhiri dengan Pembagian Hadiah kepada Para Anggota Koperasi yang Berprestasi.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

BNNP DKI JAKARTA GELAR PENYULUHAN NARKOBA UNTUK CPNS LAPAS NARKOTIKA JAKARTA

Jakarta,LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menyelenggarakan penyuluhan bahaya narkoba kepada 101 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Narkotika Jakarta, Senin(19/2). Dalam penyuluhan tersebut CPNS diberikan materi seperti contoh-contoh, gejala-gejala, ciri-ciri, dan video dari bahaya dan dampak narkoba itu sendiri.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar, menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini antara lain adalah sebagai Implementasi dari Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan harapan Lapas Narkotika Jakarta terbebas dari ancaman narkoba, tidak ada petugas lapas yang terlibat dalam upaya penyelundupan dan penyalahgunaan narkoba, dengan demikian menjadi teladan terhadap warga binaan untuk tetap steril dari pengaruh narkoba.

“Kita tidak mau ada lagi petugas yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat memfasilitasi narapidana dalam peredaran naarkoba”, ucap Asep.

Penyuluhan dibagi kedalam dua sesi, dimana tiap sesi diisi dengan materi dan narasumber yang berbeda. Dalam sesi pertama bergerak sebagai narasumber Sayyid Aranjaya, Kasie Pencegahan BNNP DKI Jakarta. Beliau menyampaikan materi tentang pengertian tentang narkoba, fakta aktual tentang Narkoba di Indonesia, jenis-jenis narkoba dan dampak bahayanya untuk tubuh, modus-modus peredaran narkoba.

“Dengan materi yang diberikan diharapkan CPNS tidak mau mencoba, terpengaruh apalagi dimanfaatkan untuk memakai ataupun mengedarkan narkoba” ujar Sayyid.

Pada sesi kedua diisi oleh Engkos Kosidim, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP DKI Jakarta. Pada sesi kedua ini, Engkos menjelaskan tentang Rehabilitasi Korban Penyalahguna Narkoba, Landasan yuridis pelaksanaan Rehabilitasi, Kriteria Keparahan Kecanduan Narkoba, Program Terapi berdasarkan kriteria, Lembaga-lembaga Rehabilitasi sosial, dan Data Aktual klien rehab BNN Tahun 2016.

 

(Kontributor : Selvita

Dokumentasi : Tim Humas Lapas Narkotika Jakarta)

Atraksi Barongsai Meriahkan Peringatan Tahun Baru Imlek 2569 BE di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Atraksi Barongsai menjadi salah satu acara yang turut memeriahkan peringatan tahun baru Imlek 2569 BE di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Jum’at (16/2). Atraksi barongsai dilakukan mengelilingi lapangan lapas. Acara inti kegiatan peringatan tersebut dipusatkan di Vihara Cetya Sila Ratana Lapas Narkotika Jakarta.

Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Asep Sutandar, mengharapkan kepada seluruh warga binaan untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, sehingga keluar dari lapas menjadi pribadi yang lebih baik.

“Tema pelaksanaan Tahun Baru Imlek 2569 BE tahun 2018 di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta adalah ‘Kesetiaan Dalam Kebersamaan Mengutamakan Persatuan’. Oleh karena itu, saya selaku Kalapas mengajak semua warga binaan, marilah kita senantiasa memupuk rasa persatuan dan secara bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan dengan melaksanakan tatatertib dan aturan di lapas ini. Dan saya berharap, kelak saudara-saudara setelah keluar dari lapas ini, ada perubahan menuju kehidupan yang lebih baik lagi. Jadikanlah lapas ini sebagai pembelajaran berharga dalam sejarah hidup anda dan  jadikan Vihara ini sebagai tempat menemukan jatidiri anda”, ucap Asep dalam sambutannya.

Rohaniawan Agama Budha dari Yayasan Dhamachaka Jakarta, Romo Yasmin, dalam sambutannya sebelum memimpin do’a penutup mengharapkan perayaan tahun baru Imlek 2569 BE ini mampu memberikan perubahan sikap menjadi lebih baru dan lebih baik lagi kedepannya.

“Semoga dengan peringatan Tahun Baru Imlek 2569 BE mampu memberikan perubahan sikap menjadi lebih baru dan lebih baik lagi.  Semoga kita bisa menjadi pribadi yang baik untuk keluarga, untuk sesama dan bangsa ini”, ujar Romo Yasmin.

 

Kontributor : Sadi Doank (Tim Humas Lapsustik)

Assesment Psikologi Bagi 101 CPNS Lapas Narkotika Jakarta Sebelum Masuk Ke Regu Pengamanan

Jakarta, LapsustikNews – Sebanyak 101 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA  Jakarta mengikuti assessment psikologi , Kamis (15/2). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memudahkan dalam menyusun dan menempatkan CPNS ke regu pengamanan sesuai dengan aspek psikologinya. Demikian disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Lis susanti. “Tujuan dilaksanakan assesmen adalah untuk memudahkan kami, jajaran pembinaan kepegawaian, untuk menyusun rencana penempatan mereka sebagai anggota regu pengamanan. Assesmen merupakan bagian yang penting untuk menggali berbagai informasi kepada kami tentang berbagai aspek psikologi dari masing-masing CPNS. Misalnya, aspek kedisiplinan  dan kecenderungan yang bersangkutan dalam melaksanakan peraturan yang berlaku, kematangan emosional, tanggung jawab, bakat atau minat dan berbagai aspek psikologi lainnya yang tidak didapat dengan penglihatan kasat mata saja selama CPNS tersebut mengikuti masa orientasi lanjutan. Sehingga pada akhirnya, assesmen ini mempermudah kami menyusun SK(Surat Keputusan) penempatan mereka dalam regu pengamanan yang terbagi dalam empat regu pengamanan. Dimana butuh keseimbangan dari masing-masing personil anggota regu secara rata, meliputi kemampuan fisik dan aspek psikologi”, ujar Lis Susanti kepada tim Humas Lapsustik Jakarta. Kegiatan assesmen dilakukan oleh tim psikologi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta beserta tim psikologi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Assesmen dilakukan dalam dua gelombang, dimana masing-masing gelombang di bagi dalam dua kelas.   Aci Verawati, Kepala Seksi Assesment Dan Klasifikasi Ditjen PAS, yang juga ikut menjadi Assesor, menjabarkan  bahwa test yang akan diberikan meliputi Army Alpha Intelligence Test, Intelligence Structure Test (IST),  16PF (Personality Factor), Pauli Test dan Wartegg Ziechen Tets. Kontributor : Selvita, Dokumentasi : Tim Humas Lapsustik Jkt

Senam Sehat Bersama yang dirangkaikan dengan test urine CPNS Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Men Sana Incorpore Sano, “Di dalam Tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Itulah ungkapan yang sering kita dengar untuk menggambarkan pentingnya kesehatan tubuh, berkaca pada hal tersebut para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas II A Jakarta melakukan kegiatan senam bersama pada Jum’at, (09/02).

 

Senam Sehat di lakukan bersama – sama di Halaman Parkir Lapas Narkotika Jakarta. “Kegiatan senam memang telah rutin di lakukan Pegawai Lapas Narkotika Jakarta setiap hari Jum’at”, Jelas Lis Susanti selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Narkotika Jakarta.

“Dengan adanya penambahan CPNS sebanyak 101 Orang ini, menambah ramainya suasana Senam Pagi”, Perempuan yang biasa di panggil Lis itu menambahkan.

Para peserta senam mengikuti dengan antusias arahan dari Instruktur, terlihat pula jajaran pejabat struktural berpartisipasi menjadi peserta senam. Selama kurang lebih 1,5 jam para peserta menggerakan badan nya dengan penuh semangat.

Setelah Acara Senam Bersama selesai kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Test Urine bagi seluruh CPNS Lapas Narkotika Jakarta sebanyak 101 Orang. Pelaksaan Test Urine ini di Dampingi langsung oleh Tim Medis Klinik Lapas Narkotika Jakarta yang di pimpin Oleh dr. Yusman Akbar.

Menurut Yusman, “Tes urine menunjukkan komitmen Lapas Narkotika Jakarta untuk melawan penyalahgunaan Narkotika, Alhamdulilah kegiatan ini positif, Kita semua berkomitmen mendukung perang terhadap narkoba di lini manapun, tegasnya”.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

Luar Biasa, Lapas Narkotika Jakarta Jadi Satker Terbaik Kategori PAGU DIPA Sedang

Jakarta, LapsustikNews-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta mendapat penghargaan sebagai satuan kerja (satker) terbaik pertama lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta V Tahun Anggaran 2017. Penghargaan diberikan dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017 di Ruang Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Rabu (7/2). Pemberian penghargaan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Provinsi Jakarta, Dra. Rina Robiati.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPPN Jakarta V, Lasmaria Manurung, menjelaskan bahwa dari 272 satker mitra KPPN Jakarta V, terdapat 15 satker yang mendapat penghargaan dengan 9 kategori. Indikator yang digunakan untuk penilaian yaitu realisasi anggaran dengan bobot nilai 20%, penyelesaian tagihan (15%), Pengelolaan UP/TUP (15%), Rekonsiliasi dan LPJ Bendahara (10%), Pengelolaan Data kontrak (10%), Retur SP2d (10%), Penolakan SPM (10%), RPD dan Perencanaan Kas (5%) dan Penyampaian Saldo Rekening (5%).

“Kepada setiap satker yang menjadi juara nanti akan kita beri kartu “sakti”. Dengan kartu sakti nanti tidak usah antri saat ke KPPN”, tambah Lasmaria Manurung.

Dalam penghargaan tersebut, Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Lis Susanti. Kepada tim humas, Lis Susanti mengungkapkan rasa syukurnya karena telah mendapatkan penghargaan tersebut. Tidak lupa pula beliau  menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Narkotika Jakarta.

“Berkat bantuan do’a dan kerja sama seluruh jajaran Lapassustik, tim keuangan, tim umum dan do’a dari pimpinan Bapak Kalapas kita mendapat penghargaan ini. Terima kasih. Tambah sukses untuk tim Tata Usaha kedepannya”, ucap Kasubag Tata Usaha Lapas Narkotika Jakarta .

Kontributor: Sadi Doank (Humas Lapsustik Jkt)