Lapas Narkotika Jakarta Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pegawai

Jakarta, LapsustikNews – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta, Asep Sutandar memimpin langsung Upacara kenaikan pangkat serta penyematan tanda pangkat kepada 31 (Tiga Puluh Satu) Orang Pegawai Lapas Narkotika Jakarta, Bertempat di Halaman Apel Lapas Narkotika Jakarta, Senin (11/12).

Upacara diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat Golongan II, Golongan III, dan Golongan IV oleh Muryani, selaku Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan Lapas Narkotika Jakarta dan dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru kepada 3 orang perwakilan pegawai, oleh Bapak Kalapas.

Usai prosesi pelantikan dan penyematan pangkat Kalapas berpesan kepada pegawai “Sudah selayaknya kita Bersyukur atas kenaikan pangkat ini, terkait apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab masing – masing petugas selayaknya dapat di tingkatkan. Bangun terus kerjasama dan sinergitas antar lini di semua bidang, ini sangat penting karena merupakan kunci untuk mencapai tujuan organisasi”.

“Secermat mungkin, seteliti mungkin tugas di laksanakan secara maksimal, sehingga tidak ada hal hal terkait tugas dan tanggung jawab yang terlewatkan, terutama dalam pelayanan hak – hak Warga Binaan”.

“Akhirnya, Selamat kepada rekan – rekan yang sudah naik pangkat. Dan bagi yang belum naik pangkat, semoga ini bisa menjadi motivasi untuk dapat bekerja lebih baik lagi, agar nantinya kenaikan pangkat rekan rekan sekalian dapat berjalan tepat waktu, tanpa ada kendala”.

Seusai Acara, Kalapas melaksanakan pemotongan tumpeng sebagai simbol tanda Syukur Atas Acara Kenaikan Pangkat ini, bertempat di Area Loby Gedung I Lapas Narkotika Jakarta.

Kontributor : Budi Leksono ( Tim Humas )

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke – 46 KORPRI di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta, Asep Sutandar bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun  Ke – 46 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2017. Upacara di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Rabu (29/11) dimulai pukul 08.00 WIB.

Peserta Upacara terdiri dari Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dan Sekitar 1000 an Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta. Tema dari upacara ini adalah “Kerja Bersama Setia Sepanjang Masa, Meningkatkan Jiwa Korsa KORPRI Sebagai Perekat Pemersatu Bangsa”. Dalam Amanatnya, Asep membacakan Sambutan Tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Nasional KORPRI.

“Peringatan HUT KORPRI harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan Bangsa Indonesia. Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan Aparatur Sipil Negara sebagai agen perekat kebinekaanya. Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreatifitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila”.

“Di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus kita hadapi. Inovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari – hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara”.

“Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional, Selamat Ulang Tahun Korpri yang ke – 46. Selamat menunaikan tugas dan kewajiban bagi kepada seluruh anggota Korpri. Junjung tinggi Panca Prasetya Korpri”.

Kontributor : Budi Leksono (Tim Humas)

Lapas Narkotika Jakarta “Berasap”

Jakarta, LapsustikNews – Guna mengantisipasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta melakukan langkah pencegahan  dengan melaksanakan penyemprotan pestisida (Fogging), Rabu (15/11). Pelaksanaan fogging ini dilakukan oleh pihak Lapas Narkotika Jakarta bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Jakarta Timur.


Wabah demam berdarah ini tidak terlepas dari tinggihnya curah hujan dan pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu selain fogging, pencegahan demam berdarah di Lapas Narkotika Jakarta dilaksanakan dengan meningkatkan kebersihan lingkungan baik kebersihan kamar hunian Warga Binaan maupun lingkungan dalam lapas.
Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Lis Susanti bahwa di Lapas Narkotika Jakarta belum ditemukan kasus demam berdarah, namun untuk mengantisipasi hal tersebut kami melakukan langkah pencegahan salah satunya dengan fogging.

“Fogging dilaksanakan  dengan menyusuri Blok Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan, Saluran – saluran Air, Area Beranggang, dan Ruang Kerja Pegawai. Selain itu tempat yang memungkingkan  berkembang biaknya nyamuk juga dilakukan fogging untuk potensi  terjadinya demam berdarah,” tegas perempuan yang biasa di panggil Lis.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Beni Hidayat menjelaskan, “Bahwa langkah cepat guna mencegah wabah DBD harus dilaksanakan, jangan setelah ada korban tindakan pencegahan baru dilakukan. Pencegahan lebih baik daripada mengobati,” Tegasnya.

Kontributor : Budi Leksono

Lapas Narkotika Jakarta kedatangan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta menerima Kunjungan Lapangan Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jum’at (10/11). Kunjungan sekitar 98 Mahasiswa lintas Semester dari mulai Semester 1, 3, dan 5 ini bertujuan untuk mengetahui Tugas dan Fungsi Lapas Narkotika Jakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Jakarta, Asep Sutandar beserta jajaran dan Abi Maulana, SH, MH. selaku Dosen Pendamping Mahasiswa FH – UMJ ini.

Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan “Ucapan Selamat Datang kepada Rombongan di Lapas Narkotika Jakarta”. yang kemudian di lanjutkan dengan paparan Video Profil Lapas Narkotika Jakarta. Asep juga menyampaikan “Ada 2 jenis pembinaan di Lapas ini, yaitu Pembinaan Kepribadian dan Pembinaan Kemandirian. Kedua hal tersebut tentu saja dapat berjalan apabila Kondisi Keamanan di dalam Lapas Kondusif. Maka dari itu Beliau selalu memastikan akan Pentingnya situasi Aman dan Kondusif di dalam Lapas yang dia pimpin.

Dalam kesempatan tersebut, Abi Maulana selaku Dosen Pendamping rombongan Mahasiswa mengucapkan “Terima Kasih kepada Lapas Narkotika Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada Mahasiswa FH – UMJ untuk dapat Mengenal dan Belajar lebih dekat mengenai Tugas dan Fungsi Lapas Narkotika Jakarta.

Di Akhir Acara Kalapas memberikan waktu selama 20 menit kepada rombongan Mahasiswa untuk Sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan dari mahasiswa adalah “Apakah Efektif melaksanakan Pembinaan di dalam Lapas yang Notaben nya sudah Over Kapasitas..?? Asep menjawab “Memang tidak Efektif, tapi Bagaimanapun Program Pembinaan harus tetap dilaksanakan dengan Sebaik – baiknya, walau dengan segala Kondisi dan Keterbatasan yang ada. Hasil dari Pembinaan ini akan dapat Saudara lihat di Kelas – kelas Program Pembinaan Kepribadian yang ada di Lantai 2 Gedung 2, serta Program Pembinaan Kemandirian di Balai Latihan Kerja Lapas Narkotika Jakarta ini.

Kontributor : Budi Leksono

Upacara Bendera di Lapas Narkotika Jakarta dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan

Jakarta, LapsustikNews – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta, Asep Sutandar bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017. Upacara di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Sabtu (28/10) dimulai pukul 08.00 WIB.

Peserta Upacara terdiri dari Pegawai Lapas Narkotika Jakarta dan Sekitar 700 an Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta. Tema dari upacara ini adalah “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Dalam Amanatnya, Asep membacakan Pidato Peringatan Hari Pahlawan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

“Setiap tanggal 10 November, kita seluruh Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka”.

“3 Para Pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita. Pesan itu adalah bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya, kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya – yakni berdaulat, adil, dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah maka peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 ini kita mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Apabila kita mampu bersatu sebagai satu bangsa maka kita dapat maju bersama – sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakatan Indonesia”.

Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni : “Terwujudnya indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong – royong.”

Selamat Hari Pahlawan Tahun 2017. Demikian, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi bangsa dan negara Indonesia, Amin. Merdeka.

Kontributor : Budi Leksono

Lapas Narkotika Jakarta memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan melaksanakan Upacara Bendera

Jakarta, LapsustikNews – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas II A Jakarta, Asep Sutandar bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 89 Tahun 2017. Upacara di laksanakan di Lapangan Hijau Lapas Narkotika Jakarta, Sabtu (28/10) dimulai pukul 08.00 WIB.
Peserta Upacara terdiri dari seluruh Pegawai Lapas Narkotika Jakarta diluar Petugas Jajaran Regu Pengamanan dan di ikuti oleh Sekitar 1000 an Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta.


Tema dari upacara ini adalah “Pemuda Indonesia Berani Bersatu”. Dalam Amanatnya, Asep membacakan Pidato Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
“Delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, Indonesia.


“Dari belahan barat indonesia, terdapat nama Mohammad Yamin. Seorang pemuda kelahiran Sawah Lunto Sumatera Barat yang mewakili organisasi pemuda Sumatera, Jong Sumatranen Bond. Dari Belahan Timur Indonesia, kita menemukan pemuda bernama Johannes Leimena, kelahiran Kota Ambon Maluku, mewakili organisasi pemuda Jong Ambon. Ada juga Katjasungkana dari Madura, ada juga Cornelis Lefrand Senduk, mewakili organisasi pemuda Sulawesi, Jong Celebes”.
“Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meladeni langkah – langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya”.
“Dalam sebuah kesempatan, Presiden Soekarno pernah menyampaikan : “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara – saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir”.


“Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita. Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala – galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan”.
Di Akhir sambutan beliau mengajak seluruh peserta upacara, “Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan Indonesia., Salam Pemuda…!!!

Kontributor : Budi Leksono

Buat Terobosan Baru, Lapas Narkotika Jakarta Miliki PasMart dan Galeri Kayna Cake And Bakery

Jakarta, LapsustikNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta memiliki Pasmart dan Galeri Kayna Cake And Bakery, yang diresmikan bersama oleh Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil) Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) DKI Jakarta, Bambang Sumardiono, dan Direktur Pelayanan Tahanan Dan Pengelolaan Barang Sitaan Negara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Wahidin, Jumat (27/10).

Dalam laporannya, Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Asep Sutandar, menyampaikan bahwa tujuan didirikannya Pasmart adalah untuk meminimalisir penyelundupan barang terlarang, seperti narkoba, melalui barang kemasan, mendukung program bebas peredaran uang dan mengurangi gangguan keamanan lapas. Pasmart akan membantu pengunjung untuk tidak perlu lagi membawa belanjaan dari rumah dan harganya pun bersaing dengan minimarket pada umumnya. Sedangkan Galeri Kayna Cake And Bakery adalah galeri yang memamerkan dan menjual hasil karya narapidana (kayna), seperti roti, makanan ringan dan hasil kerajinan tangan warga binaan.

“Tujuan didirikannya Pasmart adalah untuk mengurangi resiko penyelundupan barang terlarang dan mendukung program bebas peredaran uang. Barang yang disediakanpun adalah barang yang tidak dilarang berada didalam lapas, sehingga juga mengurangi resiko gangguan keamanan. Selain itu nanti pengunjung tidak perlu lagi repot-repot bawa barang belanjaan dari rumah, karena semua barang kebutuhan sudah kita sediakan di Pasmart. Hal ini bisa mempersingkat waktu pemeriksaan sehingga pengunjung bisa berkunjung lebih lama,” ucap Kalapas dalam laporannya.

“Kita juga menyediakan hasil karya narapidana berupa roti, kue dan kerajinan tangan,” lanjut Asep Sutandar.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta menyambut baik adanya pendirian Pasmart sebagai terobosan baru dalam meminimalisir penyelundupan barang terlarang kedalam lapas dan juga terobosan dalam mempermudah masyarakat dalam berkunjung.

“Tentunya bukan tanpa alasan adanya Pasmart dan Kayna. Karena dari awal saya sudah tekankan bahwa kita perlu perlu sosialisaikan, kita pamerkan karya narapidana kepada masyarakat. Disini ada produk unggulannya yaitu roti, kita tampilkan roti. Kita harus berani tampilkan supaya masyarakat mengetahui. Kemudian juga meminimalisir yang selama ini di DKI informasi dari dulu sampai sekarang ada penyelundupan barang-barang haram melalui barang kemasan, mungkin ini bisa meminimalisir penyelundupan barang haram tersebut. Ini terobosan yang saya inginkan. Kemudian satu lagi kalau masyarakat tidak sempat berkunjung ke dalam kemudian pesan disini dan kemudian disampaikan ke dalam. Ini terobosan baru, pesannya diluar, keluarganya tidak perlu kedalam. Ini butuh kepercayaan, butuh komitmen. Kalau sudah ada saling percaya tentu akan mudah,” ucap Kakanwil dalam sambutannya.

Kakanwil juga mengharapkan dan mengajak hasil-hasil karya narapidana bisa dipasarkan ke masyarakat melalui Kepala UPT dan para pegawai baik melalui pemesanan makanan buat rapat maupun untuk arisan.

“Saya berharap teman-teman Kepala UPT kalau ada rapat, pesan makanan disini. Ini timbal baliknya. Jadi produk karya anak-anak disini ayo kita pasarkan, ayo kita pamerkan. Masyarakat jadi tahu, kalau ada arisan bisa pesan makanan disini. Tentunya dituntut menyediakan produk yang bisa menyaingi produk diluar,” harap Bambang Sumardiono.

Pendirian Pasmart di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bekerja sama dengan Koperasi Pegawai Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta dan PT Anugrah Vata Abadi selaku mitra koperasi. Acara tersebut juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada 20 orang anak yatim di lingkungan lapas. Hadir dalam acara tersebut dari unsur Pemerintah Daerah DKI Jakarta, unsur Kepolisian, unsur Militer, Kepala Divisi di Kanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta, Kepala UPT Wilayah DKI Jakarta dan Banten serta tokoh Masyarakat.

Pembelian barang di Pasmart bisa dilakukan secara online dan terintegrasi dengan pendaftaran layanan kunjungan online di www.lapas-narkotikajkt.com

Kontributor : Sadi (Humas LapsustikJkt)

Tingkatkan Layanan Kunjungan, Lapas Narkotika Jakarta Sediakan Pendaftaran Kunjungan Online dan Pasmart Mulai 30 Oktober 2017

Jakarta,LapsustikNews – Menjadi salah satu UPT (Unit Pelayanan Teknis) yang ditunjuk untuk melaksanakan layanan berbasis teknologi informasi (TI), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta menyiapkan pendaftaran kunjungan secara online dan Pasmart. Demikian disampaikan oleh Kepala Lapas, Asep Sutandar, dalam pengarahan untuk menyatukan visi dan misi layanan kunjungan, Kamis (26/10)

“Sebanyak 111 UPT telah ditunjuk jadi UPT Pemasyarakatan pelayanan berbasis teknologi informasi oleh Dirjen Pemasyarakatan, salah satunya adalah Lapas Narkotika Jakarta. Walaupun sebelumnya kita juga telah melaksanakan layanan berbasis TI, seperti PB (pembebasan bersyarat) online, validasi data SDP (sidtem database pemasyarakatan), integrasi sosial, remisi online, manajemen kunjungan, manajemen kamar, sistem pembinaan narapidana berbasis digital dan bebas peredaran uang. Maka kali ini kita akan buat terobosan berupa pendaftaran kunjungan online. Jika sebelumnya pengunjung harus mengambil nomer antrian secara manual, maka sekarang pengunjung bisa mendaftar kunjungan secara online dari rumah tanpa perlu antri. Nanti saat pengunjung datang tinggal dilakukan validasi,” demikian disampaikan oleh Kalapas Narkotika Jakarta.

Selain itu, layanan kunjungan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta akan segera terintegrasi dengan Pasmart, sebuah minimarket yang disediakan oleh Lapas Narkotika Jakarta,dimana nantinya semua barang yang dibutuhkan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) telah disediakan, sehingga pengunjung cukup memesan barang kebutuhan di Pasmart setelah mendaftar kunjungan. Tujuannya adalah untuk meminimalisir penyelundupan barang terlarang, seperti narkoba, melalui barang kemasan seperti yang pernah terjadi sebelumnya dan mengurangi gangguan keamanan lapas. Selain itu, Pasmart akan membantu pengunjung untuk tidak perlu lagi repot membawa belanjaan dari rumah dan harganya pun bersaing dengan minimarket pada umumnya.

“Tujuan didirikannya Pasmart adalah untuk mengurangi resiko penyelundupan barang terlarang, maka kita perlu membatasi barang bawaan pengunjung. Nantinya yang diperbolehkan dibawa hanya makanan matang olahan rumah secukupnya, sedangkan barang kemasan kita sediakan di Pasmart, seperti rokok, sabun, sampo, sikat gigi dan lain-lain. Barang yang disediakanpun adalah barang yang tidak dilarang berada didalam lapas, sehingga juga mengurangi resiko gangguan keamanan. Selain itu nanti pengunjung tidak perlu lagi repot-repot bawa barang belanjaan dari rumah, setelah mendaftar bisa memesan belanjaan di Pasmart, bawa struk belanjanya ke dalam, serahkan pada warga binaannya, trus nanti tinggal ambil di kantin koperasi. Jadi barang-barang yang ada di Pasmart depan hanyalah display, nanti barang belanjaannya disediakan di kantin dalam lapas. Selain itu, Pasmart juga akan melayani pegawai dan masyarakat umum. Oleh karena itu, maka harga yang disediakan pun harus miring agar mampu bersaing, agar masyarakat dan pegawai mau belanja disana,” lanjut Asep Sutandar.

Pendaftaran kunjungan online bisa diakses melalui www.lapas-narkotikajkt.com. Kemudian pilih kunjungan online dan pilih formulir kunjungan. Selanjutnya pengunjung diminta mengisi data yang tersedia diformulir pendaftaran. Setelah selesai, pengunjung akan mendapatkan kode booking yang harus divalidasi saat datang berkunjung. Barang-barang belanjaan di Pasmart juga bisa dipesan melalui online di website yang sama. Sehingga nantinya pengunjung tinggal membayar barang belanjaannya di Pasmart saat berkunjung. Layanan pendaftaran kunjungan online dan Pasmart ini mulai dibuka pada tanggal 30 Oktober 2017.
“Pendaftaran kunjungan online dan pemesanan barang di Pasmart mulai berlaku pada hari Senin, tanggal 30 Oktober 2017,” ucap koordinator layanan kunjungan sekaligus Kasubsie Keamanan Lapas Narkotika Jakarta, Pance Daniel, dalam penjelasannya.

Berikut alur layanan kunjungan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta:

Kontributor : Sadi (Humas LapsustikJkt)

KUNJUNGAN KHUSUS ANAK JAGA “KEINTIMAN” KELUARGA

Jakarta, LapsustikNews – Kunjungan khusus anak yang selalu dilaksanakan setiap bulannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta diharapkan bisa menjaga kedekatan hubungan anak dengan ayahnya yang sedang menjalani masa pidana di lapas. Demikian disampaikan oleh koordinator kunjungan anak, Lis Susanti, disela-sela layanan kunjungan khusus anak, Minggu (22/10).

“Kunjungan ini diharapkan bisa untuk tetap menjaga hubungan baik dan keintiman antara anak dengan ayahnya. Jangan sampai nanti saat si warga binaannya ini bebas, pulang kerumah trus anaknya malah takut, ga kenal,” ucap Lis Susanti pada Lapsustiknews.

Memang kunjungan khusus anak kali ini cukup membuat bahagia anak-anak maupun warga binaan yang merupakan ayah anak tersebut.

Kunjungan khusus anak bulan Oktober 2017 tercatat 121 warga binaan dikunjungi dan toal pengunjung sejumlah 267 orang, terdiri dari 139 pengunjung anak-anak dan 10 pengunjung dewasa pria dan 118 pengunjung dewasa wanita.

 

Kontributor: Sadi Doank(Tim Humas)

Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung melakukan Study Banding di Lapas Narkotika Jakarta

Jakarta, LapsustikNews – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, Edy Kurniadi beserta Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Lampung beserta jajaran melaksanakan Study Banding terkait Kinerja UPT Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Jakarta (16/10).

Kunjungan tersebut di terima langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Klas II A Jakarta dengan  didampingi oleh Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Robianto.

Dalam Sambutanya Kalapas Narkotika Jakarta, Asep Sutandar mengucapkan “Selamat Datang kepada rombongan, dan Terima Kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Divisi Pemasyarakatan Lampung yang melakukan Study Banding di Lapas Narkotika Jakarta. Kegiatan ini dapat menambah Semangat dan Motivasi untuk pengembangan lapas ke depan nya. Kunjungan ini tidak hanya untuk kepentingan bapak dan ibu sekalian (Rombongan jajaran Pemasyarakatan lampung) namun untuk kita semua disini, di harapkan kegiatan ini dapat memajukan Pemasyarakatan dan menambah pengalaman – pengalaman Baru. Selamat Datang dan Selamat menikmati…”

Dalam Sambutannya Kepala Divisi Pemasyarakatan Lampung, Edy Kurniady mengucapkan “Terima Kasih atas penyambutan yang luar biasa dari jajaran Lapas Narkotika Jakarta ini. Selama ini kita hanya berkutat menghadapi permasalahan yang ada di tempat kita (Lampung), hari ini kita diberikan kesempatan untuk dapat melihat permasalahan dan belajar dari Lapas Narkotika Jakarta tentang pengelolaan Lapas. Mudah –mudahan kita dapat mengambil manfaat dari Kunjungan ini, harapnya”.

Rombongan memulai kunjungan di Area Kelas Pembinaan yang berada di Gedung II, kemudian di lanjutkan ke Balai Latihan Kerja, Dapur, Poliklinik, dan terakhir Ruang Kunjungan yang berada di Area Gedung III.